cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Farmasi Higea
ISSN : -     EISSN : 25413554     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2020)" : 14 Documents clear
Skrining Aktivitas Antibakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Ekstrak Etil Asetat Jamur Endofit dari Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Dwi Dinni Aulia Bakhtra; Aried Eriadi; Silvia Rahmatika Putri
Jurnal Farmasi Higea Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.044 KB) | DOI: 10.52689/higea.v12i1.269

Abstract

Jamur endofit adalah jamur yang terdapat dalam sistem jaringan tumbuhan. Jamur endofit dapat menghasilkan senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meskrining aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli ekstrak etil asetat jamur endofit dari daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.). Isolasi jamur endofit menggunakan metode tuang dengan media Sabouraud Dextrose Agar (SDA). Dari hasil isolasi didapatkan 5 jenis isolat jamur endofit dengan kodePC1,PC2,PC3, PC4 dan PC5. Selanjutnya, setiap isolat jamur dikultivasi menggunakan media beras selama 20-30 hari. Hasil kultivasi diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat. Dari hasil ekstraksi didapatkan berat ekstrak etil asetat yang bervariasi yaitu 431-978 mg. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan konsentrasi 10 %. Berdasarkan hasil skrining aktivitas antibakteri daya hambat terbesar ditunjukan pada isolat jamur PC5 dengan diameter hambat    19,20 mm. Isolat yang memiliki aktivitas antibakteri terbesar dilanjutkan dengan pengamatan kandungan kimia. Dari skrining metabolit sekunder untuk isolat jamur PC5positif mengandung alkaloid, flavonoid dan tanin. Dari hasil di atas dapat disimpulkan daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) mengandung jamur endofit yang dapat menghasilkan senyawa antibakteri.
Studi Analisa Efektivitas Biaya pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RSUP DR. M. Djamil Padang Rahmi Yosmar; Listia Ningsih; Ifmaily Ifmaily
Jurnal Farmasi Higea Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.86 KB) | DOI: 10.52689/higea.v12i1.260

Abstract

Kanker payudara adalah keganasan pada jaringan payudara yang berasal dari epitel duktus maupun lobusnya. Salah satu pengobatan kanker payudara adalah kemoterapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas biaya regimen kemoterapi yang digunakan pasien kanker payudara di RSUP Dr. M Djamil Padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data diambil dari rekam medis dan administrasi pasien. Teknik sampling adalah Purposive Sampling. Parameter yang digunakan adalah peningkatan kesehatan pasien dan total biaya medis langsung. Pasien yang sesuai dengan kriteria inklusi berjumlah 64 pasien. Regimen kemoterapi yang digunakan adalah FAC; Gemcitabine+Navelbine; Paclitaxel+Cisplatin; Paclitaxel+ Doxorubicin; Docetaxel dan FAC+Herceptin. Regimen kemoterapi yang paling cost-effective untuk pasien kanker payudara stadium II adalah FAC, stadium III adalah FAC dan stadium IV adalah Paclitaxel+Doxorubicin.
Studi Fisikokimia Ekstrak Umbi Bit Merah (Beta Vulgaris L) Sebagai Pewarna Pada Sediaan Tablet Ridho Asra; Zikra Azizah; Rina Desni Yetti; Desi Ratnasari; Boy Chandra; Sestry Misfadhila; Nessa Nessa
Jurnal Farmasi Higea Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.124 KB) | DOI: 10.52689/higea.v12i1.265

Abstract

Umbi bit merah (Beta vulgaris L.) mengandung pigmen betasianin yang berfungsi sebagai alternatif pewarna alami. Pada penelitian ini betasianin dari ekstrak umbi bit merah di ekstraksi dengan metode ultrasonic assisted extraction (UAE) menguunakan pelarut air dan dikeringkan dengan metode Frizee Draying. pengujian betasianin dari sekstrak umbi bit merah dilakukan dengan kromatografi lapis tipis diperoleh nilai Rf = 0,7 dan panjang gelombang maksimum 535 nm yang di analisis dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Spektrum FTIR  menunjukan bahwa pada isolat terdapat adanya gugus fungsi yang identik dengan betasianin standar. Betasianin dalam ekstrak diperoleh dengan kadar 98,6474% yang stabil pada suhu 40 °C dan pH 5. Zat warna betasianin dari ekstrak umbi bit merah telah diaplikasikan dalam sediaan farmasi, dan pada penelitian ini zat warna betasianin dari ekstrak dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk sediaan tablet.
Perbandingan Metode Sokletasi Dengan Maserasi Terhadap Daya Aktivitas Antioksidan Bunga Tasbih (Canna hybrida Hort.) Irene Puspa Dewi
Jurnal Farmasi Higea Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v12i1.255

Abstract

Bunga tasbih mengandung antosianin yang merupakan suatu senyawa yang termasuk golongan flavonoid. Antosianin dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang menghambat, mencegah dan menghilangkan kerusakan oksidatif pada molekul target. Untuk mendapatkan senyawa antosianin, dilakukan proses ekstraksi yang memiliki berbagai macam metode. Metode ekstraksi yang beranekaragam tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode sokletasi dengan maserasi terhadap daya antioksidan ekstrak etanol bunga tasbih. Metode pengujian daya antiosidan ekstrak etanol bunga tasbih yang digunakan adalah metode DPPH. Hasil penelitian yang didapat adalah IC50 ekstrak etanol bunga tasbih yang diektraksi dengan metode sokletasi adalah 26,5 µg/mL dan termasuk memiliki daya antioksidan yang sangat kuat. IC50 ekstrak etanol bunga tasbih yang diekstraksi dengan metode maserasi adalah 32,7 µg/mL dan termasuk memiliki daya antioksidan yang kuat. Sebagai pembanding digunakan Vitamin C yang memiliki IC50 adalah 5,3 µg/mL dan termasuk memiliki daya antioksidan yang sangat kuat. Dari data tersebut, disimpulkan bahwa daya antioksidan ekstrak etanol bunga tasbih yang diekstraksi dengan metode sokletasi lebih kuat dibandingkan daya antioksidan ekstrak etanol bunga tasbih yang diekstraksi dengan metode maserasi.

Page 2 of 2 | Total Record : 14