cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 500 Documents
KETEPATAN WAKTU PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RSUD DR. HARJONO S PONOROGO citra sri wulandari; rumpiati rumpiati; dwi nurjayanti
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan dokumen rekam medis yang baik dilakukan secara cermat, lengkap dan tepat waktu. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui prosentase ketepatan waktu pengembalian berkas Rekam Medis Rawat Inap di RSUD Dr. Harjono S Ponorogo. Jenis Penelitian ini merupakan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Populasi dan sampel penelitian ini adalah 12 petugas rawat inap, 2 petugas analisis rekam medis, dan berkas rekam medis dengan teknik Accidental sampling. Analisa data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ketepatan pengembaliannya sebesar 5% sebanyak 155 berkas, sedangkan ketidaktepatannya pengembalian yaitu 95% sebanyak 3171 berkas. Alur pengembalian dokumen dimulai dari unit rawat inap masuk ke analisis kelengkapan, apabila belum lengkap dokumen dikembalian ke unit rawat inap untuk dilengkapi. Dokumen yang lengkap langsung ke coding/index, assembling, dientri, dicosting, dan disimpan di filling. Penyebabnya dari Faktor man (kurangnya perlengkapan administrasi (fotocopy pembayaran) dan tanda tangan DPJP), Faktor material (belum terlaksana secara maksimal buku ekspedisi sebagai pengendali), Faktor method (kurangnya sosialisasi SPO terkait pengembalian berkas). Kesimpulannya bahwa pengembalian berkas belum sesuai SPO yaitu 2x24 jam. Pihak rumah sakit diharapkan mengevaluasi sosialisasi terkait SPO pengembalian dan mengingatkan kembali kepada dokter agar mengisi berkas dengan lengkap.
PENGARUH STRES KERJA TERHADAP BEBAN KERJA PERAWAT inggerid agnes manoppo
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

1INGGERID AGNES MANOPPO (Program Studi Profesi Ners STIKes Papua, Sorong, e-mail: inggridagnes87@gmail.com 2TRIANI BANNA Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Papua ABSTRAK Latar Belakang: Data yang dihimpun PPNI menunjukkan bahwa 51 % perawat mengalami stres saat menjalankan tugas. Tingkat stres terlihat dari seringnya perawat merasa pusing dan lelah, Istirahat semakin minim karena beban kerja yang terlalu tinggi. Beban kerja perawat penting untuk di ketahui agar tidak terjadi kualitas pelayanan keperawatan yang kurang baik di mata masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap beban kerja perawat di Ruang rawat inap RSUD Sele Be Solu Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua perawat pelaksana yang bekerja di tiga Ruang Rawat Inap (Asoka, Bougenville, Melati) RSUD Sele Be Solu Kota sebanyak 41 orang, sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Data primer diolah dan dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel yang berhubungan dengan beban kerja adalah stres kerja (p value = 0,029 < 0,05), motivasi kerja (p value = 0,017 < 0.05), kelelahan kerja (p value = 0,034 < 0.05). Saran diberikan kepada pihak RSUD Sele Be Solu Kota Sorong perlu adanya perhatian khusus dan kerja sama tim yang baik untuk menghindari terjadinya peningkatan beban kerja perawat yang dapat memengaruhi kualitas pelayanan yang kurang baik. Kata kunci : stress kerja , beban kerja
TINJAUAN ASPEK KEAMANAN DAN KERAHASIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUANG FILING PUSKESMAS BALONG KABUPATEN PONOROGO dwi febriharti; Ani Rosita; Rumpiati Rumpiati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan dokumen dan kerahasiaan dokumen merupakan pokok penting dalam pengelola seluruh dokumen rekam medis. keamanan dan kerahasiaan dokumen rekam medis pada Puskesmas Balong Kabupaten Ponorogo masih dijumpai beberapa permasalahan. Permasalahan yang terpenting yaitu belum tersedianya ruangan khusus filing dan petugas filing. Mengetahui tinjauan dalam aspek keamanan dokumen dan kerahasiaan dokumen rekam medis di ruang penyimpanan dokumen di Puskesmas Balong Kabupaten Ponorogo. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data, wawancara dan observasi. Subjek penelitian yaitu 10 informan petugas medis. Objek penelitian adalah keamanan dan kerahasiaan dokumen rekam medis di ruang penyimpanan. Berdasarkan Hasil Penelitian terhadap keamanan pengolahan dokumen rekam medis di filing Puskesmas Balong Kabupaten Ponorogo dapat diketahui dari segi fisik masih belum terlindungi dari resiko kebakaran, dan kebanjiran, sedangkan dari segi biologis belum mengunakan kapur barus (kamfer) pada seluruh rak. Berdasarkan aspek kerahasiaan pintu tidak dikunci dan masih terdapat petugas selain rekam medis masuk ruang filing. Hal tersebut karena belum ada prosedur tentang keamanan dokumen dan kerahasiaan dokumen rekam medis. Perlu dibuatkan Standar Operasional Prosedur berisi aturan petugas dalam memberikan pelayanan yang baik terhadap keamanan dokumen dan kerahasiaan dokumen rekam medis.
HUBUNGAN NILAI REFLEKS PRIMITIF DAN TINGKAT KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA ANAK CEREBRAL PALSY TIPE SPASTIK Djohan Aras; Aco Tang
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Refleks primitif pada dasarnya terdapat pada pertumbuhan yang normal dan refleks-refleks tersebut melatarbelakangi perkembangan motorik kasar pada anak. Namun, pada anak cerebral palsyterjadi gangguan aktivitas motorik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nilai refleks primitif dan tingkat kemampuan motorik kasar pada anak cerebral palsytipe spastik.Metode yang digunakan adalah metode penelitian korelatif dengan uji spearman’s rho. Digunakan teknik total sampling sehingga didapatkan sampel 30 orang penderita cerebral palsytipe spastik yang menjalani terapi di klinik Fisioterapi dan berusia 0-8 tahun. Penilaian refleks primitif menggunakan skala nilai refleks dan tingkat kemampuan motorik kasar dinilai berdasarkan tingkatan GMFCS (Gross Motor Functional Classification System). Hasil analisa menunjukkan terdapat korelasi antara refleks primitif dan kemampuan motorik kasar pada ke-6 refleks primitif yang diuji, yaitu ATNR dengan nilai r (-0,439) dan nilai p 0,015 (p
HUBUNGAN KELENGKAPAN ANAMNESIS DENGAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS PADA REKAM MEDIS RAWAT JALAN KASUS ISPA BERDASAR ICD 10 TAHUN 2010 DI RS GRIYA WALUYA PONOROGO TRIWULAN I PERIODE 2017 ahmilu dwiki mari&#039;i; Ike Sureni; Ani Rosita
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelengkapan anamnesis merupakan seluruh data yang didapat dari informasi pasien saat dokter melakukan Tanya jawab. Keakuratan kode merupakan ketepatan coder dalam menentapkan kode terkait diagnosis yang sudah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kelengkapan anamnesis dengan keakuratan kodefikasi diagnosis pada kasus ISPA berdasarkan ICD 10 di RS Griya Waluya Ponorogo periode 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini seluruh rekam medis kasus ISPA triwulan I periode 2017 sejumlah 125. Sampel yang digunakan yaitu total sampling. Analisa data yang digunakan yaitu analisa kuantitatif. Hasil penelitian kelengkapan anamnesis dengan keakuratan kodefikasi kasus ISPA, anamnesis yang lengkap sebanyak 41(32,8%) dan tidak lengkap sebanyak 84(67,2%). Kode yang akurat 58(46,4%) dan tidak akurat sebanyak 67(53,6%). Hubungan kelengkapan anamnesis dengan keakuratan kode memperoleh hasil signifikan p=0,233. Tidak ada hubungan antara kelengkapan anamnesis dengan keakuratan kode diagnosis kasus ISPA di RS Griya Waluya Ponorogo.
Kebutuhan Keluarga Pasien yang Dirawat di Intensive Care Unit (ICU): Literature Review Alfi Rusdianti; Fitri Arofiati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.611 KB) | DOI: 10.33846/2trik9101

Abstract

Intensive care unit (ICU) is in principle not designed to accept the presence of a patient's visitor or family for a long time. One of the effects that arises is an increase in the patient's family anxiety. In general, nurses do not consider the patient's family as part of his holistic care. So, it takes the role of nurses to identify the patient's family needs, in order to realize holistic care. This review aims to identify the family needs of patients treated in the intensive care unit. Literature is obtained from the Ebsco database, ProQuest and Science Direct, using keywords: family needs, nursing strategy and intensive care unit. From 7 literature sources obtained about what is needed by the patient's family. This review produced 5 themes, namely family needs for information, closeness, support, involvement, and knowing the care received by patients. This review only focuses on the patient's family needs in general. The family is part of the patient. Identified family needs, namely information needs, closeness, support, involvement and knowledge of care received by patients. The participation of health workers is needed in identifying and encouraging the fulfillment of family needs. Keyword: family needs, nursing strategies, intensive care unit
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN AIR SUSU IBU (ASI) PADA SUHU -15ºC TERHADAP KUALITAS ASI Griennasty Clawdya Siahaya
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.066 KB)

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan ideal bagi bayi untuk dapat tumbuh optimal baik perkembangan otak maupun fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu penyimpanan ASI pada suhu -15ºC terhadap kualitas ASI (protein, total mikroba, pH, warna dan aroma). Penelitian ini dilaksanakan di dua Laboratorium, yaitu di Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku, dan Laboratorium Biologi-Kimia, Fakultas MIPA Universitas Pattimua Ambon. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan penyimpanan meliputi penyimpanan ASI pada suhu -15ºC dengan lama waktu penyimpanan 0 (nol) hari (A0), 4 hari (A1), 8 hari (A2) dan 12 hari (A3) dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan lama waktu penyimpanan ASI pada suhu -15°C berpengaruh nyata terhadap kualiatas ASI yakni kadar protein, total bakteri dan keasaman (nilai pH) ASI dengan hasil uji analisis ragam diperoleh nilai Fhitung nilai Ftabel 5%. Analisis terhadap kualitas warna dan aroma ASI yang dianalisis secara deskriptif memberikan hasil warna ASI yang disimpan pada penyimpanan beku -15°C selama 12 hari tidak mengalami perubahan masih terlihat berwarna putih susu kekuningan, dan untuk aroma atau bau ASI yang disimpan pada penyimpanan beku -15°C mengalami perubahan aroma di hari ke-8 dan ke-12 hari tercium aroma agak anyir disertai bau logam dan bau atau aroma ASI mendekati aroma santan kelapa.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN TOILET TRAINING DI RA AR-ROHMAN KABUPATEN MAGETAN Nisa Ardhianingtyas
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan anak, orang tua mempunyai peran penting yang membantu menentukan kepribadian anaknya yang kelak akan terbentuk dan membawa kehidupan mereka selanjutnya. Kasih sayang dan perhatian orang tua yang dimiliki mempengaruhi keberhasilan dalam penerapan toilet training. Penelitian ini bertujuan : 1) Mengidentifikasi pola asuh orang tua, 2) Mengidentifikasi tingkat keberhasilan toilet training, 3) Menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training. Jenis penelitian adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah orang tua dan murid di RA Ar-Rohman Kabupaten Magetan yang berjumlah 30 responden. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa data menggunakan Kendall Tau. Ada hubungan yang positif antara pola asuh orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet training, diperoleh nilai sig. (2 tailed)
PENGARUH PEMAHAMAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP SUHADI PRAYITNO
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.07 KB)

Abstract

Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun merupakan salah satu rumah sakit di Kota Madiun yang memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun sangat memerlukan SDM yang berkualitas. Pada tahun 2015 tingkat kinerja perawat tergolong masih rendah, terlihat dari nilai Indikator Kinerja Individu (IKI) tahun 2015 di RSI Siti Aisyah Madiun yaitu dari 90 perawat instalasi rawat inap terdapat 7 perawat yang mendapat nilai baik sebanyak 23,3% dan 83 perawat mendapat nilai cukup sebanyak 76,6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman budaya organisasi terhadap kinerja perawat instalasi rawat inap di RSI Siti Aisyah Madiun. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik, dengan desain cross sectional study. Populasi adalah perawat instalasi rawat inap di RSI Siti Aisyah Madiun. Dari populasi sejumlah 90 orang, dengan menggunakan teknik sampling proporsionate statisfied random sampling, diperoleh sampel sebanyak 73 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Korelasi Kendall Tau (t) untuk mengetahui korelasi atau hubungan antara dua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat instalasi rawat inap di RSI Siti Aisyah Madiun kurang memahami budaya organisasi dan nlai indikator Kinerja Individu (IKI) perawat sebagian besar mendapat niilai cukup. Sedangkan hasil uji Kendall” tau_b menunjukkan bahwa nilai sig adalah 0,017 < 0,05 dan koefisien korelasi Kendall” tau_b yaitu 0,205 disebut hubungan linier yang positif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemahaman budaya organisasi terhadap kinerja perawat. Pimpinan RSI Siti Aisyah Madiun hendaknya lebih menginternalisasi budaya organisasi kepada seluruh anggota RSI Siti Aisyah Madiun.
HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DENGAN KEJADIAN ABORTUS eni subiastutik
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi ibu hamil risiko KEK di Indonesia sebesar 21,6% dari sampel total 8187 ibu hamil, di Jawa Timur sendiri terdapat 868 ibu hamil risiko KEK atau sebesar 27,5%. KEK pada ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. Dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengidentifikasi adanya hubungan KEK dengan kejadian abortus. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan retrospektif, jumlah sampel 27 diambil secara insidental sampling dan di dapat ibu abortus yang KEK sebanyak 75,00%. Hasil analisa data penelitian menggunakan uji Chi Kuadrat Satu Sample dengan taraf kesalahan 0,05 diperoleh nilai X2 hitung 5,000. Dengan demikian X2 hitung lebih besar dari X2 tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungan antara kekurangan energi kronis (KEK) dengan kejadian abortus di RSD dr.Soebandi bulan Juni-Juli tahun 2013. KEK adalah kurangnya gizi yang terjadi dalam kurun waktu yang lama, KEK menyebabkan pertumbuhan organ-organ kandungan tidak baik, salah satunya pertumbuhan endometrium yang mengakibatkan hasil konsepsi tidak dapat berimplantasi dengan baik yang selanjutnya akan berpengaruh selama berlangsungnya pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Upaya pencegahannya adalah dengan datang sedini mungkin ke nakes untuk memeriksakan status gizi dan mendapatkan pelayanan pengetahuan mengenai kebutuhan gizi yang seimbang. Kata kunci : Kekurangan Energi Kronis (KEK), Abortus

Page 11 of 50 | Total Record : 500


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue