cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 500 Documents
STIGMA DAN DISKRIMINASI SERTA STRATEGI KOPING PADA ORANG DENGAN HIV DAN AIDS DI KOTA AMBON Mamuly, Wilma Fransiska
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik9201

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) / Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) is a health problem in the world. This study aims to analyze stigma and discrimination and coping strategies in people with HIV / AIDS (PLWHA). This qualitative research uses a phenomenological approach. The main informants were 10 people living with HIV, who were determined by the purposive sampling method, and eight supporting informants. Data collection is done through in-depth interviews based on interview guidelines. The results showed that: 1) all informants knew about information related to HIV / AIDS from different sources, thus affecting the coping strategy undertaken by the informant; 2) the informant closes his status as PLWHA, so that his life can be lived normally and in order to avoid discrimination; 3) in the community, the influence of stigma is so great that discrimination against PLWHA continues to occur, this is one of the factors that causes high mortality and continues to increase the incidence of HIV / AIDS. Stigma and discrimination against PLWHA occur in the family and community environment. It was concluded that the influence of stigma was so great that it made discrimination continue to occur to informants. The informant is aware of that, therefore many informants choose to close their status as PLWHA, so they can live a normal life. Keywords: PLWHA; coping; social; stigma; discrimination ABSTRAK Human Immunodeficiency Virus (HIV) /Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan masalah kesehatan di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stigma dan diskriminasi serta strategi koping pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Informan utama adalah ODHA sebanyak sepuluh orang, yang ditentukan dengan metode purposif sampling, dan delapan informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui melalui in-depth interview berdasarkan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) semua informan mengetahui tentang informasi berkaitan dengan HIV / AIDS dari sumber yang berbeda-beda, sehingga berpengaruh terhadap strategi koping yang dilakukan oleh informan; 2) informan lebih menutup statusnya sebagai ODHA, agar kehidupannya bisa dijalani secara normal dan dalam rangka mengindari diskriminasi; 3) di masyarakat, pengaruh stigma sangat besar sehingga diskriminasi terhadap ODHA terus terjadi, ini adalah salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka kematian dan terus meningkatnya angka kejadian HIV/AIDS. Stigma dan diskriminasi pada ODHA terjadi dalam keluarga dan lingkungan masyarakat. Disimpulkan bahwa pengaruh stigma sangat besar sehingga membuat diskriminasi terus terjadi kepada informan. Informan menyadari akan hal itu, oleh karena itu banyak informan yang memilih untuk menutup statusnya sebagai ODHA, agar bisa hidup normal. Kata kunci: ODHA; koping; sosial; stigma; diskriminasi
FAKTOR KEJADIAN CONGESTIVE HEARTH FAILURE (CHF) DIRUANGAN ICU DI RSUD MASOHI KABUPATEN MALUKU TENGAH TAHUN 2015 Lukman Labassy
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Gagal jantung adalah suatu keadaan ketika jantung tidak mampu mempertahankan sirkulasi yang cukup bagi kebutuhan tubuh, meskipun tekanan pengisian darah pada vena normal Gagal jantung menjadi penyakit yang terus meningkat kejadiannya terutama pada lansia. Congestive Heart Failure/Gagal Jantung adalah ketiadak mampuan jantung untuk mempertahankan curah jantung yang adekuat guna memenuhi kebutuhan metabolic dan kebutuhan oksigen pada jaringan meskipun aliran balik vena adekuat (Smeltzer, 2012). Berdasarkan data dari rekam medis RSUD Masohi jumlah pasien CHF yang menjalani rawat inap dari bulan Maret 2015 hingga bulani Juni 2017 yaitu sebanyak 8 orang dan keseluruhan pasien yang menderita CHF, dirawat di ruang ICU. Desain penelitian adalah hasil akhir dari suatu tahap keputusan yang dibuat oleh peneliti berhubungan dengan bagaimana suatu penelitian bisa diterapkan (Notoatmojo 2010). Jenis penelitian ini adalah deskripsi, yaitu hanya menggambarkan prevalensi penyakit gagal jantung Congestive Hearth Failure (CHF) dari Tahun 2015-2017 di RSUD Masohi menggunakan tehnik observasi pada responden dengan lembaran observasi. Data dianalisiskan menggunakan analisis statistik dan analisis univariat dengan menggunakan uji analisis deskritip. Berdasarkan Penelitian yang dilakukan di ruang ICU RSUD Masohi maka didapatkan hasilnya adalah dari total responden 8 orang, responden yang memiliki riwayat kejadian Congestive Hearth Failure (CHF) adalah sebesar 8 orang (100,0%). Dengan Usia yang paling Dominan yaitu > 41 Tahun dengan jumlah sebanyak 7 orang (87,5%) dan yang paling sedikit ada pada Usia < 41 Tahun dengan jumlah sebanyak 1 orang (12,5%) dan dari 8 pasien terdapat 6 orang perempuan (75,0%) sedangkan sisanya adalah 2 orang (25,0%) adalah laki-laki. Kata Kunci : Identifikasi Umur, Jenis Kelamin Pada Pasien CHF
JARAK ANTARA TEMPAT TINGGAL DAN TINGKAT PENDAPATAN TERHADAP JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS HATONDUHAN KECAMATAN HATONDUHAN Sondang Sidabutar
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.883 KB)

Abstract

Pendahuluan: Puskesmas Hatonduhan memiliki 9 nagori dengan jumlah penduduk 23.639 Jiwa/ 5.900 KK, terletak di nagori Saribu Asih, sehingga pasien sehari-harinya mayoritas adalah warga nagori Saribu Asih, dari beberapa nagori jumlah kunjungan pasien rawat jalan ke Puskesmas sangat sedikit, ada beberapa warga karena kondisi suatu penyakit yang penanganannya harus dilakukan di puskesmas seperti kunjungan pasien tambal gigi, cabut gigi, perawatan TB paru/ Kusta, pemasangan IUD dan lain sebagainya. Penelitian bertujuan membahas faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kunjungan pasien rawat jalan, yaitu: faktor jarak tempat tinggal dengan puskesmas dan tingkat ekonomi (pendapatan) terhadap jumlah kunjungan rawat jalan di Puskesmas Hatonduhan Kabupaten Simalungun. Metode Penelitian: Jenis Penelitian adalah kuantitatif dengan menerapkan rancangan pengambilan sampel secara kelompok atau gugus (cluster sampling), dengan bantuan kuesioner dan diperoleh jawaban dari responden yang telah dilakukan penelitian. Hasil: penelitian adalah distribusi persentase jarak antara tempat tinggal masyarakat dengan puskesmas mayoritas jauh : ≥ 4 km, sebanyak 418 orang (47.20%), tingkat ekonomi pendapatan masyarakat perbulannya mayoritas berpenghasilan tipe kelas atas yaitu : ≥ Rp. 1.000.000 (lebih dari 1 juta) sebanyak 651 orang (73.60%). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh faktor jarak, tingkat ekonomi (pendapatan) terhadap jumlah kunjungan rawat jalan di Puskesmas Hatonduhan. Kata Kunci : Jarak tempat tinggal, Ekonomi, Kunjungan Rawat Jalan.
STUDY INTRA-OPERATIVE RADIATION THERAPY (IORT) PADA LINAC KONVENSIONAL BERDASARKAN PERCENTAGE DEPTH DOSE (PDD) DAN PROFIL DOSIS BERKAS ELEKTRON Sabriani Suci Zasneda
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intra-Operative Radiation Therapy (IORT) adalah terapi radiasi yang dilakukan pada saat operasi pengangkatan tumor. Teknik ini menghantarkan radiasi elektron dosis tinggi dalam satu kali paparan radiasi dengan teknologi mobile linac. Pada penelitian ini, dikaji pemodelan teknik IORT mengguanakan pesawat linac konvensional dengan simulasi Monte Carlo code EGSnrc. Simulasi yang dilakukan adalah sebagai berikut: (1) memodelkan dan simulasi head akselerator konvensional tanpa aplikator untuk berkas elektron keluaran 10 MeV menggunakan BEAMnrc. (2) memodelkan aplikator IORT berbahan PMMA berdiameter 10 cm dan ketebalan 0.5 cm dengan SSD 80 cm dan 100 cm untuk diameter 4 cm, 6 cm, 8 cm dan 10 cm dan mensimulasikannya dengan hasil simulasi pertama sebagai input. (3) simulasi berkas elektron 10 MeV dalam phantom air berukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Simulasi dengan BEAMnrc menunjukkan adanya kontaminasi bremsstrahlung pada spektrum energi 0.5 MeV dan berkas elektron terhambur sejauh 10 derajat. Ketika simulasi menggunakan DOSXYZnrc dihasilkan bentuk sebaran dosis yang baik, dengan kedalaman maksimum sebesar 5 cm dan profil dosis dengan kedataran dibawah 3% dan lebar penumbra sekitar 12 mm – 14 mm (dalam batas toleransi yang dibolehkan). Kata Kunci: Intra-Operative Radiation Therapy (Iort), Linac Konvensional, Percentage Depth Dose (Pdd), Profil Dosis
Kinerja Petugas Rekam Medis Diruang Filling Ditinjau dari Kompetensi Perekam Medis di RSU Muhammadiyah Ponorogo Muhamad Ikhsan Amsori; Dwi Nurjayanti; Rumpiati Rumpiati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik9301

Abstract

The medical recording profession standard has 2 competency categories, namely core competencies and supporting competencies. This type of research is descriptive, with the aim of knowing the relationship between the performance of officers in the filling room and the competence of medical recorders. The research sample was 5 medical record officers, selected by saturated sampling technique. Data were collected through observation and interviews. The competence of medical record officers in the filling room of Muhammadiyah Hospital Ponorogo is said to be good. Of the 7 required competencies, the officers have understood and mastered 5 competencies. Meanwhile, the performance of medical record officers is categorized as good, which is indicated by a neat appearance and work results in accordance with the job description. Keywords: medical recorder; competence; performance ABSTRAK Standar profesi perekam medik memiliki 2 kategori kompetensi yaitu kompetensi pokok dan kompetensi pendukung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan tujuan untuk mengetahui keterkaitan antara kinerja petugas di ruang filling terhadap kompetensi perekam medik. Sampel penelitian yaitu 5 orang petugas rekam medik, yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Kompetensi petugas rekam medik di ruang filling RSU Muhammadiyah Ponorogo dikatakan baik. Dari 7 kompetensi yang disyaratkan, yang sudah dipahami dan dikuasai oleh petugas adalah 5 kompetensi. Sementara itu, kinerja petugas rekam medik dikategorikan baik, yang ditunjukkan dengan penampilan yang rapi dan hasil kerja yang sesuai dengan uraian tugas. Kata kunci: perekam medik; kompetensi; kinerja
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN BERBASIS PHP DAN MYSQL DI PUSKESMAS PEMBANTU PARINGAN KABUPATEN PONOROGO Eko Ahmad Nur Irianto; Ani Rosita; Ike Sureni
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan rekam medis di TPPRJ Puskesmas Pembantu Paringan belum optimal dikarenakan proses pendaftaran pasien masih dilakukan secara manual/konvesional kemudian dicatat pada buku folio, serta belum didukung oleh sistem informasi Tujuan penelitian ini untuk merancang Sistem Informasi Pendaftaran Pasien Rawat Jalan berbasis Php dan Mysql di Puskesmas Pembantu Paringan Kabupaten Ponorogo. Desain Penelitian ini adalah R&D. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas pendaftaran TPPRJ dan Kepala Puskesmas Pembantu Paringan yang berjumlah 2 orang, populasi objek adalah alur pelayanan medis. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas Pembantu Paringan dapat diketahui bahwa perancangan sistem informasi pendaftaran pasien diperoleh skor 3,00 dengan nilai A oleh validator ahli pengembangan, skor 2,87 dengan nilai B oleh validator ahli sistem dan skor 3,28 dengan nilai A oleh validator ahli desain. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan untuk meningkatkan proses pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Paringan Kabupaten Ponorogo.
PENGARUH HEALTH EDUCATION TENTANG PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI DUSUN PATINIA KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT M. S. J Malisngorar; Jayanti Djarami; Rifyal Lamani
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih banyak ibu hamil yang memilih melahirkan ditolong oleh dukun. Walaupun sudah ada bidan desa dan tenaga kesehatan lainnya, keberadaan bidan desa masih belum dimanfaatkan sepenuhnya di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pasangan usia subur (PUS) sebelum dan sesudah diberikan heath education tentang pemiihan penolong persalinan serta pengaruh health education tentang pemilihan penolong persalinan pada pasangan usia subur (PUS) di Dusun Patinia Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode quasy-eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode total sampling yang berjumlah 64 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan SPSS, menggunakan uji nonparametric wilcoxon. Hasil uji wilcoxon menunjukkan 6 responden pengetahuan menurun, 52 responden pengetahuan meningkat dan 6 responden pengetahuan tetap, serta diperoleh nilai signifikansi sebesar (p
HUBUNGAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB SUNTIK DEPO MEDROKSIPROGESTERON ASETAT TENTANG EFEK SAMPING TERHADAP KEPATUHAN SUNTIK Siti Nur Rohmah; Evi Pratami; Sherly Jeniawaty
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/9207

Abstract

The side effect of DMPA injection was the main reason for acceptors to leave this contraception. In a preliminary study at PMB Farida Hajri, it was found that as many as 28% of acceptors did not comply with the injection schedule. The aim of the researchers was to determine the relationship between DMPA injection contraceptive acceptors' knowledge of injection contraception and injection compliance. This type of research is an analytic survey with a cross-sectional design. Data were collected at PMB Farida Hajri and PMB Afah Fahmi Surabaya. The sample size was 96 injection family planning acceptors, which were selected by purposive sampling technique. The data was collected using a questionnaire and family planning acceptor card. The collected data were then analyzed using the Chi-square test. The results showed that the p-value of Chi-square was 0.001. Furthermore, it was concluded that there was a relationship between knowledge of DMPA injection family planning acceptors about side effects and injection compliance. It is suggested that DMPA injection family planning acceptors can increase knowledge about the side effects of family planning and midwives can increase the provision of related counseling. Keywords: DMPA injection; side effects; knowledge; obedience ABSTRAK Adanya efek samping KB suntik DMPA merupakan alasan utama bagi akseptor untuk meninggalkan kontrasepsi ini. Pada studi pendahuluan di PMB Farida Hajri, ditemukan bahwa sebanyak 28% akseptor tidak mematuhi jadwal suntik. Tujuan peneliti adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan akseptor KB suntik DMPA tentang kontrasepsi suntik dengan kepatuhan suntik. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross-sectional. Pengambilan data dilakukan di PMB Farida Hajri dan PMB Afah Fahmi Surabaya. Besar sampel adalah 96 akseptor KB suntik, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan kartu akseptor KB. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p-value dari Chi-square adalah 0,001. Selanjutnya disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan akseptor KB suntik DMPA tentang efek samping dengan kepatuhan suntik. Disarankan agara para akseptor KB suntik DMPA dapat meningkatkan pengetahuan tentang efek samping KB dan bidan dapat meningkatkan pemberian konseling terkait. Kata kunci: KB suntik DMPA; efek samping; pengetahuan; kepatuhan
Pemanfaatan Kotoran Sapi dengan Campuran Ampas Tebu dan Limbah Kubis (Brassica oleracea) Menjadi Kompos Secara Aerobik Syafaat Nur Dzulhaj; Juherah Juherah; Abdur Rivai
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik9114

Abstract

-
PENINGKATAN BERAT BADAN ANAK BALITA MELALUI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (BUBUR MANADO) DI DESA MELINANI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAHAI KEC. SERAM UTARA KAB.MALUKU TENGAH Jayanti Djarami; Miranda Waas; Siahaya Patrecia
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Gizi kurang merupakan salah satu masalah gizi utama pada balita di Indonesia. Tujuan : Untuk Mengetahui Peningkatan berat badan Anak Balita melalui pemberian makanan tambahan ( Bubur Manado) Di Desa Melinani Wilayah kerja Puskesmas Wahai Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen pada satu kelompok sample dengan desain one group pre post-test. Penelitian ini dilakukan untuk melihat adanya peningkatan berat badan anak balita melalui pemberian makanan tambahan ( Bubur Manado). Hasil : Hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar observasi dan tindakan pemberian Makanan Tambahan bubur Manado dari 4 orang anak balita,dengan frekuensi waktu pagi siang dan malam selama 30 hari. Di mana responden yang di jadikan sampel adalah anak balita di desa melinani yang berjumlah 4 oang anak balita. Kesimpulan : Setelah dilakukan penelitian di desa Melinani dari tanggal 19 Agustus - 9 september didaptakan kesimpulan bahwa : ada pengaruh positif program pemberian makanan tambahan (Bubur Manado) terhadap peningkatan Berat Badan anak Balita di desa Melinani wilayah kerja Puskesmas Wahai kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah. Kata kunci :peningkatan berat badan, status gizi

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue