cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 500 Documents
PENGARUH TEKNIK AKUPRESUR TERHADAP PENGURANGAN INTENSITAS NYERI KALA I PERSALINAN Indah Sulistyoningrum
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.557 KB)

Abstract

Persalinan adalah tugas reproduksi untuk melanjutkan kehidupan dimuka bumi. Semua wanita mengalami nyeri selama persalinan dan hal ini merupakan proses fisiologis. Salah satu metode efektif dalam menanggulanginya adalah metode akupresur yang dilakukan secara nonfarmakologis. Akupresur merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri, karena tubuh akan menghasilkan hormon endorphin. Hormon ini dapat berfungsi sebagai obat penenang alami yang diproduksi otak sehingga menimbulkan rasa nyaman. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh akupresur terhadap pengurangan intensitas nyeri persalinan. Penelitian dilakukan menggunakan quasi eksperiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah 38 orang. Analisis hasil penelitian menggunakan uji t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh akupresur terhadap pengurangan intensitas nyeri persalinan pada ibu inpartu kala I di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Cilacap. Kata kunci: Akupresur, intensitas nyeri persalinan dan ibu inpartu kala I
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP PROGRAM PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK Ida Sofiyanti
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.646 KB)

Abstract

Angka kejadian penularan HIV dari ibu ke anak meningkat seiring meningkatnya angka kejadian HIV pada faktor risiko rendah yaitu ibu rumah tangga. Upaya pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut dengan pelaksanaan program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA). Prong pertama dari program PPIA adalah memberikan informasi tentang HIV/AIDS kepada semua ibu hamil yang melaksanakan pemeriksaan kehamilan. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan besar sampel 97 ibu hamil. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian disajikan dalam tabel dengan persentase dan tabulasi silang antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% responden berada pada usia 20-35 tahun, 48% berpendikan SMA, 54% bekerja, 71% mempunyai pengetahuan baik dan 53% mempunyai sikap tidak mendukung. Pengetahuan yang baik tidak selalu diikuti dengan sikap mendukung terhadap program PPIA. Disarankan bagi instansi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pelayanan antenatal care terpadu terkait integrasi layanan konseling dan tes HIV dengan pemeriksaan rutin kehamilan. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, PPIA
BEDA EFEKTIVITAS ANTARA HOLD RELAX DAN CONTRACT RELAX TERHADAP PENAMBAHAN RANGE OF MOTION (ROM) SENDI LUTUT AKIBAT OSTEOARTHRITIS DI RS.BHAYANGKARA Hendrik Hendrik; Muhammad Awal
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoarthritis adalah gangguan sendi yang dapat menyebabkan keterbatasan gerak sendi yanng dapat diatasi dengan pemberian latihan yang aktif dan pasif. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain penelitian Pre Test-Post Test two group desain Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antara hold relax dan contract relax terhadap penambahan range of motion (ROM) sendi lutut akibat Osteoarthtritis.. Penelitian ini dilakukan di Poli Klinik Fisioterapi RS Bhayangkara dengan populasi adalah semua pasien Osteoarthtritis yang berkunjung ke RS. Bhayangkara Makassar selama penelitian berlangsung, dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 10 orang berdasarkan kriteria inklusi dengan usia 45-65 tahun. Hasil Uji t pairedpada kelompok hold relax diperoleh nilai p = 0,025< 0,05dan pada kelompok contract relax diperoleh nilai p = 0,099 > 0,05 sedangkan berdasarkan hasil uji independent test antar kelompok hold relax dan kelompok contract relax menunjukkan bahwa tidak signifikan dimana nilai p=0,305 > 0,05. Kesimpulan Hold relax dan Contract relax memberikan efek yang sama terhadap peningkatan nilai ROM sendi lutut pasien Osteoarthtritis, tidak ada pemberian yang signifikan pada penambahan ROM sendi lutut pasien Osteoarthtritis antara kelompok perlakuan. Kata Kunci: Hold relax, Contract relax, ROM sendi lutut, OA
EFEK TERAPI AUDIO VISUAL DAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU INPARTU KALA I Indah Risnawati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya AKI salah satunya terjadi pada saat proses persalinan. Kecemasan adalah kondisi psikologis yang sering dialami oleh ibu bersalin. Kecemasan ini dapat mengganggu kelancaran selama proses. Kecemasan dapat hilang atau berkurang dengan terapi dan intervensi yang tepat. Terapi audiovisual dan komunikasi terapeutik merupakan metode non farmakologik yang diduga dapat menurunkan tingkat kecemasan. Pada penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh terapi audio visual dan komunikasi terapeutik terhadap penurunan tingkat kecemasan pada inpartu kala I. Responden adalah ibu inpartu kala I yang menjalani proses persalinan di Puskesmas Gribig kabupaten Kudus. Jenis penelitian adalah quasi-experiment dengan pendekatan pre test and post test Nonequivalent control group, sampel 20 ibu partus. Instrumen kecemasan menggunakan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale), dan terapi audio visual menggunakan media video bayi lucu dan diiringi dengan music klasik yang menenangkan, sedangkan komunikasi terapeutik mengunakan kuesioner. Uji statistic dengan Teknik uji wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan nilai p: 0,005, artinya ada perbedaan yang signifikan antara terapi audio visual dan komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin. terdapat perbedaan terapi audio visual menurunkan tingkat kecemasan pada ibu inpartu kala I. Kesimpulan : Ada pengaruh terapi audio visual terhadap tingkat kecemasan ibu partus kala I. Saran: terapi audiovisual dan komunikasi terapeutik dapat menjadi alternatif tindakan untuk mengurangi kecemasan saat proses persalinan. Kata Kunci: Cemas, Terapi, Audio visual, Inpartu
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO KEJADIAN PENYAKIT KUSTA (MORBUS HANSEN) Riska Ratnawati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.895 KB)

Abstract

Pendahuluan : Kusta merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh bakteri kusta (Mycobacterium leprae ) yang menyerang syaraf tepi, kulit dan jaringan tubuh lainnya kecuali susunan saraf pusat. Kusta tipe Multi Basiler (MB) merupakan sumber utama penularan penyakit kusta, namun cara penularan yang pasti belum diketahui. Indonesia hingga saat ini merupakan salah satu negara dengan beban penyakit kusta yang tinggi. Pada tahun 2013, Indonesia menempati urutan ketiga di dunia setelah India dan Brazil. Tahun 2013, Indonesia memiliki jumlah kasus kusta baru sebanyak 16.856 kasus dan jumlah kecacatan tingkat 2 di antara penderita baru sebanyak 9,86%. Banyaknya kasus kusta di daerah endemik yang terjadi tanpa adanya kontak langsung dengan penderita kusta memungkinkan adanya sumber penularan di luar manusia seperti lingkungan dan hewan yang dapat menyebabkan kejadian kusta. Faktor geografi, etnik atau suku dan sosial ekonomi (pendidikan dan pekerjaan ) diduga dapat mempengaruhi kejadian kusta. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan resiko kejadian penyakit kusta (Morbus Hansen) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Metode : Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2016 menggunakan rancang bangun penelitian case control study. Lokasi penelitian di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita kusta yang terdaftar dalam anggota Paguyuban Budi Utomo di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi tahun 2015. Jumlah populasi kelompok kasus sebesar 18 orang, sedangkan populasi kelompok kontrol sebesar 36 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini pada kelompok kasus 18 penderita (Total Populasi)dan sampel kelompok kontrol sama besar jumlahnya dengan kelompok kasus dengan perbandingan 1:2. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square . Hasil : Variabel yang merupakan faktor risiko penyakit kusta adalah kondisi sanitasi rumah meliputi kondisi dinding rumah, kondisi lantai rumah, jamban sehat dan karakteristik masyarakat meliputi pendidikan dan riwayat kontak . Rekomendasi : perlu meningkatkan penemuan penderita baru secara aktif dengan cara lebih mengoptimalkan program survey kontak, RVS (Rapid Village Survey) dan mengaktifkan kembali paguyuban dan kader kusta. Kata Kunci : Resiko-penyakit kusta
EFEKTIFITAS MANAJEMEN NYERI DENGAN KOMPRES DAN RELAKSASI TERHADAP NYERI SAAT PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Sugeng Triyani; Theresia Eugenie
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.202 KB)

Abstract

Kecemasan akibat rasa nyeri persalinan merupakan faktor yang mempengaruhi ibu untuk memilih persalinan sectio caesaria tanpa indikasi medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas kompres hangat-relaksasi genggam jari, kompres dingin-relaksasi genggam jari terhadap skala rasa nyeri saat persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida. Rancangan penelitian quasi experiment ini adalah pretest-posttest design with control group. Sampel penelitian adalah 75 ibu bersalin primigravida kala I fase aktif di Puskesmas Kec. Cengkareng Jakarta Barat. Sejumlah 25 responden diberi perlakuan kompres hangat dan relaksasi genggam jari, 25 responden dengan perlakuan kompres dingin dan relaksasi genggam jari, 25 responden sebagai kontrol yang tidak diberi kompres dan relaksasi namun diberikan asuhan persalinan normal. Rata rata skala nyeri saat persalinan kala I fase aktif sebelum perlakuan pada kelompok I adalah 5,2; kelompok perlakuan II 5,1 dan kelompok kontrol sebesar 5,6. Rata-rata skala nyeri saat persalinan kala I fase aktif setelah perlakuan pada kelompok perlakuan I adalah 4,2, sedangkan pada kelompok perlakuan II sebesar 4.3 dan kelompok kontrol memiliki skala nyeri yang sedikit lebih tinggi yaitu 5,7. Ada perbedaan skala nyeri persalinan berdasarkan kompres, kecemasan, gaya koping dan dukungan suami. Kompres hangat-relaksasi genggam jari dan kompres dingin relaksasi genggam jari sama efektifnya dalam menurunkan skala nyeri saat persalinan kala I fase aktif. Kata kunci: Kompres hangat-relaksasi genggam jari, kompres dingin-relaksasi genggam jari, skala nyeri saat persalinan kala I fase aktif.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI REMAJA PUTRI TENTANG VIRGINITAS DENGAN SIKAP TERHADAP PERILAKU SEKS BEBAS PADA SISWI KELAS XI Ellyzabeth Sukmawati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.129 KB)

Abstract

Perubahan zaman ikut merubah pergaulan pada remaja. Pergaulan perempuan dan laki-laki menjadi sangat bebas, bahkan sampai pada tahap yang mengkhawatirkan. Fenomena hubungan seks pranikah bukan hanya terjadi pada satu tempat saja, tapi hampir merata di seluruh nusantara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi remaja putri tentang virginitas dengan sikap terhadap perilaku seks bebas pada Siswi Kelas XI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasi dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah adalah seluruh siswi kelas XI yang berjumlah 165 orang. Sampel diambil sebesar 63 siswi kelas XI dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisa data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswi yang persepsinya positif tentang virginitas hampir semua 91,3% memiliki sikap yang tidak mendukung terhadap perilaku seks bebas, sedangkan siswi yang persepsinya negatif hanya 52,9% yang memiliki sikap tidak mendukung terhadap perilaku seks bebas. Dan dari hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara persepsi remaja putri tentang virginitas dengan sikap terhadap perilaku seks bebas pada siswi kelas XI (x2 = 9,490 >x2 tabel = 3,841, p = 0,002 < 0,05, OR = 9,333, CI = 2,303 – 37,833). Kata Kunci: Persepsi remaja, Virginitas, Sikap, Perilaku seks bebas
PENENTUAN ANGKA BAKTERI PADA RUANG PERAWATAN RS. Dr LATUMETEN AMBON Fenti Adonia Tupanwael
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.678 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian identifikasi jenis dan angka bakteri pada udara diruang perawatan Rumah sakit Dr. Latumeten Ambon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta mengidentifikasi bakteri yang terdapat pada setiap ruang perawatan sebelum dan sesudah dibersihkan di RS Dr. Latumeten Ambon. Penelitian ini merupakan study observasional menggunakan pendekatan deskriptif dilakukan dengan mengambil sampel udara pada lima ruangan perawatan RS Dr. Latumeten Ambon menggunakan alat Microbiology Air Sampler (MAS-100). Identifikasi bakteri dilakukan di Instalasi Mikrobiologi Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengembangan Penyakit Menular (BTKL PPM) Kelas II Ambon. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah bakteri pada ruang perawatan sebelum dan sesudah dibersihkan berkisar 10-1640 CFU/m3. Bakteri yang ditemukan adalah Staphylococcus epidermidis, Staphylococcus haemolyticus, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulanbahwa jumlah bakteri melebihi standard yang di tetapkan oleh keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1204/MENKES/SK/X/2004 tentang persyaratan indeks angka Kuman udara ruang/bangsal perawatan yaitu konsentrasi maksimum mikroorganisme udara adalah 200-500 CFU/m3. Kata kunci: Angka bakteri, Staphylococcus epidermidis, Staphylococcus haemolyticus, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa
HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA DENGAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI RUANG NIFAS RUMAH SAKIT UMUM DARMAYU KABUPATEN PONOROGO Diati Setianing Tyas; Rumpiati Rumpiati; Dwi Nurjayanti
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan payudara pada masa nifas bertujuan untuk mempersiapkan payudara agar dalam kondisinya tetap baik. Pada masa menyusui masalah yang biasa muncul adalah putting susu yang terlalu masuk kedalam, lecetnya putting susu, pembengkakan pada payudara. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Perawatan Payudara Dengan Pengeluaran ASI Desain penelitian ini menggunakan penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah jumlah rata-rata ibu post partum bulan Februari tahun 2018 di ruang nifas Rumah Sakit Umum Darmayu Kabupaten Ponorogo, sedangkan sampel penelitian jumlah ibu post partum melahirkan secara normal di bulan Februari di ruang nifas Rumah Sakit Umum Darmayu Kabupaten Ponorogo. Tehnik pengambilan sampel Problability Sampling, jumlah sampel sebanyak 18 responden Variabel Independent adalah Perawatan Payudara dan Variabel Dependent Pengeluaran ASI. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan dari 18 responden, 10 responden (55.5%) dengan perawatan secara mandiri dan 8 responden (44.4%) melakukan perawan payudara secara bantuan. Dari 18 responden, 12 responden (66.7%) mempunyai pengeluaran ASI lancar dan 6 responden (33.3%) mempunyai pengeluaran ASI secara tidak lancar. Berdasarkan hasil uji statistic chi-square .914 > 0.05 dengan taraf signifikan 5% maka tidak ada hubungan antara perawatan payudara dengan pengeluaran ASI. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perawatan payudara tidak mempengaruhi pengeluaran ASI.
PENGARUH LOKASI PEMASANGAN INFUS TERHADAP KEJADIAN FLEBITIS Inggerid Agnes Manoppo; Maylar Gurning
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasangan infus merupakan prosedur invasif yang sering dilakukan di rumah sakit untuk mengobati berbagai kondisi penderita di lingkungan perawatan rumah sakit. Pasien yang menjalani rawat inap mendapatkan terapi cairan infus dan di berikan secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama akan meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi dari pemasangan infus, salah satunya adalah infeksi nosokomial. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lokasi pemasangan infus terhadap kejadian flebitis pada pasien rawat inap di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong. Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan Uji Chi-square. Populasi berjumlah 52 pasien yang terpasang IVFD dan sampel adalah semua pasien yang terpasang infus dengan jumlah sampel memakai total populasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi yang dinilai dengan Visual Infusion Phlebitis Score. .Hasil Penelitian : Ada pengaruh Lokasi Pemasangan Infus dengan kejadian flebitis pada pasien rawat inap di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong, p = 0,000 yang berarti value < 0,05. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan agar rumah sakit dapat menerapkan SOP dengan lebih baik dan bagian keperawatan dapat melakukan supervise keperawatan Kata kunci: Lokasi Pemasangan Infus, Flebitis

Page 10 of 50 | Total Record : 500


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue