cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 500 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENARCHE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENARCHE PADA SISWI KELAS V DAN VI Ellyzabeth Sukmawati; Norif Didik Nur Imamah; Indah Sulistyoningrum
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.216 KB)

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama yang biasa terjadi dalam rentang umur 10-16 tahun. Kurangnya informasi tentang kesehatan reproduksi menyebabkan pengetahuan remaja tentang kesehatan khususnya tentang menarche kurang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang menarche terhadap tingkat pengetahuan tentang menarche pada siswi kelas V dan VI. Metode penelitian yang dilakukan yaitu quasi eksperimendengan rancangan pre – eksperimen design dan pendekatan “One Group Pretest-Postest’’. Teknik sampling menggunakan total sampling (44 siswi), instrument menggunakan kuesioner tertutup. Analisis menggunakan paired t test. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan siswi kelas V dan VI sebelum diberikan pendidikan kesehatan paling banyak dalam kategori cukup sebanyak 21 orang (47,7%). Pengetahuan siswi kelas V dan VI sesudah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 41 orang (93,2%), hal ini menunjukan ada peningkatan yang signifikan dari pretes terhadap posttes. Hasil uji t tes diperoleh harga t hitung = 11,084, df = 43 harga t tabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 1,684 maka t hitung > t tabel (11,084 > 1,684) dan nilai p-value (0,000) < α (0,05). Simpulan penelitian ini ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang menarche terhadap tingkat pengetahuan tentang menarche pada siswi kelas V dan VI. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Menarche.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA IBU DALAM MELAKUKAN PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI DESA KAMAL WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAIRATU BARAT Nurani Hasanela; Asih D.; Ibrahim Karmila Fitri
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.295 KB)

Abstract

Diare merupakan salah satu penyebab angka kematian dan kesakitan tertinggi pada anak, terutama pada balita. Di Indonesia penyakit diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat, karena tingginya angka kesakitan dan angka kematian terutama pada balita. Padahal berbagai upaya pencegahan telah dilakukan untuk menurunkan angka kejadian diare. Peran orang tua dalam kegiatan pencegahan merupakan faktor yang sangat penting. Pengetahuan dan sikap sangat diperlukan dalam menentukan perilaku seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya ibu dalam melakukan pencegahan diare pada balita di desa kamal wilayah kerja puskesmas kairatu barat. Metode yang digunakan adalah analitik korelasi, sampel berjumlah 33 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunankan Purposive Random Sampling. Instrumen yang digunakan kuisioner. Pengolahan data dengan SPSS 16, menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil dalam penelitian ini diperoleh nilai signifikasi pendidikan (p=0,005), pengetahuan (p=0,045), dan sikap (p=0,031). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pendidikan, pengetahuan, dan sikap ibu dalam melakukan pencegahan diare pada balita di desa kamal wilayah kerja puskesmas kairatu barat. Kata Kunci: Diare, Pencegahan
HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SCHOLOO KEYEN KABUPATEN SORONG SELATAN Inggerid Agnes Manoppo; Seftina Adriani Patrisia Renyaan
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja dapat dipahami sebagai suatu keadaan dimana seorang mengahadapi tugas atau pekerjaan yang tidak biasa atau belum biasa dijangkau oleh kemampuannya. 51,4% perawat mengalami stres bekerja di 3 ruangan pada RSUD Scholoo Keyen Kabupaten Sorong Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Scholoo Keyen Kabupaten Sorong Selatan. Penelitian ini menggunakan metode desain penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan total populasi dan besarnya sampel 37 responden. Penelitian ini menguji hipotesis dengan menggunakan uji chi-square dengan kemaknaan α< 0,05Berdasarkan hasil uji statistik chi-square menunjukan hubungan stres kerja p = 0,000 dengan α = 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan stres kerja dengan kinerja perawat. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan stres kerja dengan kinerja perawat, di RSUD Scholoo Keyen Kabupaten Sorong Selatan. Saran meningkatkan pelayanan kesehatan dengan melibatkan lintas terkait berupa kerja sama dengan pemerintah daerah untuk peningkatan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Kata kunci: Stres Kerja, Kinerja Perawat
Pengaruh Menyusui Dini Terhadap Lamanya Pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) Pada Ibu Post Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tarakan yuni retnowati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.986 KB)

Abstract

Jumlah pemberian ASI Ekslusif di Indonesia masih rendah yaitu 32% dari kelahiran bayi. Masalah menyusui pada keadaan khusus adalah ibu melahirkan dengan secsio Caesarea. Di Indonesia jumlah kelahiran dengan Sectio Caesarea tergolong tinggi. Ibu dengan persalinan SC belum dilaksanakan inisiasi menyusu dini, kontak antara ibu dan bayi dimulai setelah ibu berada diruang perawatan. Hal ini tentu saja berdampak pada penundaan stimulasi ASI antara Ibu dan bayiÇ di masa krisisnya, yaitu satu jam setelah melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh menyusui dini terhadap lamanya pengeluaran ASI pada ibu post Sectio Caesarea di RSUD Tarakan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian jenis quasi-eksperimen dengan menggunakan bentuk rancangan ”Posttest Only Control Group Design”. Total responden sebanyak 70 orang dengan 36 ibu sebagai kelompok perlakuan (dilakukan menyusui dini) dan 34 ibu sebagai kelompok kontrol. Lokasi penelitian di Ruang Rawat Gabung Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa lamanya pengeluaran ASI pada ibu post Sectio setelah dilakukan menyusui dini lebih banyak terjadi kurang dari 24 jam (77,78%) sedangkan ibu yang tidak dilakukan menyusui dini.lamanya pengeluaran ASI lebih banyak terjadi setelah 24 jam (76,47%). Setelah dilakukan uji statistic didapatkan bahwa dilakukan menyusui dini mempengaruhi lamanya pengeluaran ASI pada ibu post Sectio Caesarea dengan OR = 5,235
PERBEDAAN INDEKS DEBRIS SEBELUM DAN SETELAH MENYIKAT GIGI DENGAN POSISI LAP TO LAP PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI PAUD AL JANNAH Niakurniawati Niakurniawati; Herry Imran; Nasri Nasri
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.353 KB)

Abstract

Karies merupakan masalah utama dalam kesehatan gigi mulut dan tingginya tingkat akumulasi plak merupakan factor prediposisi terjadinya karies gigi. Akumulasi debris dapat dikendalikan dengan menyikat gigi merupakan metode pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang efektif dan sering digunakan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan indeks debris sebelum dan setelah menyikat gigi dengan posisi lap to lap pada usia 2-3 tahun. Jenis penelitian eksperimental semu dengan pengambilan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian terdapat perbedaan indeks debris sebelum dan setelah menyikat gigi dengan posisi lap to lap pada anak usia 2-3 tahun di PAUD Al Jannah Banda Aceh. Hal ini berarti menyikat gigi dengan posisi lap to lap secara signifikan dapat menyebabkan penurunan indeks debris pada anak yang berusia 2-3 tahun. Indeks debris sebelum menyikat gigi dengan posisi lap to lap pada anak usia 2-3 tahun di PAUD Al Jannah Banda Aceh masuk dalam kategori sedang dengan skor plak 1,9 dan Indeks debris setelah menyikat gigi dengan posisi lap to lap pada anak usia 2-3 tahun di PAUD Al Jannah Banda Aceh masuk dalam kategori baik dengan skor debris 0,2. Diharapkan menyikat gigi dengan posisi lap to lap dapat diperkenalkan kepada masyarakan luas melalui sosialisasi dibidang kesehatan (promotif), guna menambah pengetahuan orangtua tentang kesehatan gigi anak dan meningkatkan kepedulian orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak. Kata kunci: Menyikat gigi, Lap to Lap
PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA BALITA DENGAN ASI EKSKLUSIF LEBIH BAIK DARIPADA BALITA TANPA ASI EKSKLUSIF Dwi Yanti
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.842 KB)

Abstract

ASI eksklusif dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak untuk mencapai kemajuan yang optimal salah satunya perkembangan motorik halus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik halus pada balita usia 3-5 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional, menggunakan desain penelitian survey analitik. Subyek penelitian adalah 32 balita yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Mann Whitney, dengan p-value = 0,011 yang artinya ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik halus pada balita usia 3-5 tahun. Disarankan untuk tempat penelitian meningkatkan pemberian konseling bagi orang tua untuk terus menstimulasi perkembangan anak sesuai tahapannya. Kata kunci: ASI eksklusif, Perkembangan motorik halus, Balita
ANALISA KEPUASAN PERAWAT POLIKLINIK TERHADAP PELAYANAN PETUGAS REKAM MEDIS DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO Sovia Handayani; Dwi Nurjayanti; Nanang Trihandoko
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan akan terpenuhi, apabila pelayanan petugas rekam medis yang diberikan dalam suatu Rumah Sakit telah sesuai dengan harapan perawat poliklinik. Dampak yang dirasakan apabila suatu pelayanan petugas rekam medis dalam memberikan pelayanannya belum sesuai maka perawat akan tidak puas, sehingga pelayanan yang baik akan memberikan rasa puas terhadap perawat poliklinik yang dilayani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan perawat poliklinik terhadap pelayanan petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di poliklinik, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampling jenuh, yang dilaksanakan bulan November 2016- Maret 2017. Hasil dari penelitian adalah kepuasan perawat terhadap pelayanan petugas rekam medis ditinjau dari dimensi reliability (reliabilitas) cukup puas (47,5%), dimensi assurance (jaminan) cukup puas (57,2%), dimensi tangible (bukti fisik) cukup puas (58,3%), dimensi emphaty (empati) cukup puas (56,1%) dan dimensi responsiveness (daya tanggap) cukup puas (45,8%). Kepuasan terendah kategori dimensi responsiveness (daya tanggap). Kata Kunci : Kepuasan Perawat, Pelayanan petugas Rekam Medis
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIRETROVIRAL PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) EDY BACHRUN
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.882 KB)

Abstract

Kepatuhan menentukan seberapa baik pengobatan antiretroviral (ARV) dalam menekan jumlah viral load jika terapi yang dijalankan tidak serius maka virus akan menjadi resistensi. Dukungan keluarga atau orang terdekat karena keluarga merupakan orang terdekat yang mempunyai hubungan kekerabatan yang diharapkan mampu sebagai pendorong dan memotivasi ODHA dalam mengkonsumsi obat ARV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat ARV pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kelompok Dukungan Sebaya Sehati. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 50 responden. Pada penelitian ini menggunakan teknik sampling yaitu Purposive sampling. Data diolah menggunakan metode, univariat, bivariat dan chi-square. Hasil penelitian keluarga yang mendukung ODHA di KDS Sehati sebesar 54%, keluarga yang tidak mendukung sebesar 46%, kepatuhan minum obat ARV di KDS Sehati sebesar 48%, ketidak patuhan minum ARV sebesar 52%. Sedangkan untuk analisis chi-square dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat ARV pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di KDS Sehati memperoleh nilai p value = 0,004 dengan nilai α = 0,05, yang berarti ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat ARV pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di KDS Sehati. Dukungan keluarga diperlukan karena ODHA akan mengalami rasa bosan sehingga tidak merasa putus asa, diharapkan dengan adanya dukungan keluarga dapat menunjang semangat hidupnya. Untuk itu disarankan kepada masyarakat dan keluarga untuk memberikan dukungan penuh kepada ODHA untuk patuh dalam minum obat ARV.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN LANSIA DI POSYANDU LANSIA Nur Syamsiah; Rumpiati Rumpiati; Yocykha Ari Rimbaga
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga merupakan suatu sikap atau tindakan memberikan bantuan baik bantuan secara emosional maupun instrumental. Salah satu faktor yang mempengaruhi keaktifan adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia di posyandu lansia Dukuh Ngagik, Desa Tambang, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo. Desain penelitian korelasional, rancangan survey cross sectional. Populasi penelitian seluruh lansia di Dukuh Ngagik, Desa Tambang, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo. Teknik sampling total sampling. Sampel dalam penelitian ini lansia yang ada di Dukuh Ngagik, Desa Tambang, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo yaitu 35 responden. Variabel Independen dukungan keluarga, sedangkan Variabel Dependen keaktifan lansia. Uji statistik Spearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki dukungan tinggi yaitu sebanyak 15 responden (42,9%), dan sebagian besar lansia memiliki keaktifan aktif yaitu 19 responden (54,3%). Berdasarkan hasil uji Spearman Rank didapatkan hasil ρ=0,007 yang artinya ρ kurang dari 0,05 dengan tingkat korelasi 0,450, maka Ho di tolak berarti ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia Dukuh Ngagik, Desa Tambang, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo. Semakin tinggi dukungan keluarga yang diberikan maka semakin tinggi pula keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia. Maka dari itu diharapkan keluarga selalu memberikan motivasi atau dukungan kepada lansia untuk tetap mengikuti kegiatan posyandu lansia. Kata Kunci:Dukungan Keluarga, Keaktifan, Posyandu Lansia
KONSENTRASI LOGAM BERAT CADMIUM DAN TIMBAL PADA AIR DAN SEDIMEN DI TELUK AMBON Gracia Victoria Souisa
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.939 KB)

Abstract

Pencemaran berbagai jenis logam berat telah menjadi perhatian utama karena efek toksisitas yang dapat ditimbulkannya. Beberapa kegiatan yang mencemari Teluk Ambon antara lain limbah domestik akibat berkembangnya pemukiman di wilayah pantai Teluk Ambon, pembuangan limbah oleh PLTD, pembuangan limbah dari depot pertamina, galangan kapal, transportasi laut ferri dan speedboat, bangkai kapal yang tersebar di sekitar teluk, dan limbah pertanian yang berpotensi menyumbangkan berbagai cemaran logam berat seperti Timbal (Pb) dan Cadmium (Cd). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang konsentrasi cadmium dan timbal pada air dan sedimen di Teluk Ambon bagian dalam. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pemeriksaan konsentrasi cadmium dan timbal dalam air dan sedimen dilakukan di BTKL PPM Kelas II, Ambon dengan menggunakan AAS Shimadsu, type AA-6300. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi Cd dan Pb di perairan Teluk Ambon bagian dalam masih berada pada ambang batas normal. Sedangkan konsentrasi Cd pada sedimen berkisar antara 0.0086 – 0.0517 mg/L dan konsentrasi Pb pada sedimen berkisar antara 0.0817- 0.5329 mg/L juga masih berada dibawah nilai ambang batas. Kata Kunci : Konsentrasi Cadmium, Timbal, Air, Sedimen

Page 9 of 50 | Total Record : 500


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue