Jurnal Desain
Jurnal Desain focused to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding research and developments include research reports, conceptual ideas, studies, theories, using the qualitative approach in Design and Visual Communications, Interior Design, Fashion Design, Product Design, Fine Art, Photography, Animation and other related fields of Visual Art. The scope of this journal encompasses to a study of typography, branding, photography, media studies, design studies, advertising, animation, illustration, visual culture, nirmana, film, videography, etc.
Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain"
:
21 Documents
clear
Pengaruh pencahayaan buatan TWG Tea at Plaza Senayan terhadap suasana ruang dan kenyamanan pengunjung
Sungdinata, Marjorie Salma;
Tjandradipura, Carina
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.27837
Pencahayaan buatan berperan penting dalam mendesain suatu ruang, salah satunya dalam mendesain ruang kafe. Pencahayaan buatan tidak hanya sekadar menjadi penunjang aktivitas pengguna tetapi juga menjadi pembentuk suasana ruang kafe yang berhubungan erat dengan kenyamanan pengunjung. Pencahayaan buatan juga berperan untuk memberikan keunikan pada sebuah kafe, salah satunya adalah kafe TWG Tea at Plaza Senayan yang merupakan sebuah franchise dari Singapura. Pencahayaan buatan di TWG Tea at Plaza Senayan memiliki beberapa masalah seperti pencahayaan yang menyilaukan mata serta terang lampu yang yang kurang merata pada area display. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji penerapan pencahayaan buatan di TWG Tea at Plaza Senayan terhadap pembentukan suasana toko dan kenyamanan pengunjung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi dan kuesioner yang dilengkapi dengan studi literatur terkait pencahayaan buatan. Penelitian ini membagi TWG Tea at Plaza menjadi 3 (tiga) area, yaitu area makan, area display, dan area bar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencahayaan buatan di ketiga area TWG Tea at Plaza Senayan tidak memenuhi (melebihi) standar kuat pencahayaan menurut SNI (Standar Nasional Indonesia) tetapi tetap dapat memenuhi kebutuhan aktivitas pengunjung. Walaupun melebihi standar, TWG Tea at Plaza Senayan memperhatikan aspek pencahayaan buatan lainnya dengan baik sehingga pengunjung tetap merasakan kenyamanan dari suasana ruang yang terbentuk.
Wacana dan perjuangan kekuasaan hijaber dalam web series religi islami: Perspektif ideologi Marxis, pluralisme kritis, dan budaya hidup
Sunaryanto, Sunaryanto
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.26679
Tujuan penelitian ini menganalisis secara kritis perjuangan ideologi dan kekuasaan hijaber melalui mini series Harmoni Cinta produksi Film Maker Muslim Studios dan BTS The Series produksi Hijab Alila. Kerangka teori menggunakan perspektif ideologi dan kekuasaan Branston dan Stafford yang terdiri dari 3 (tiga) konsep yaitu ideologi marxis, pluralisme kritis, dan budaya hidup. Pendekatan Marxian melihat ideologi sebagai alat kekuasaan kelas dominan yang menjadikan nilai dominan tampak alami. Pluralisme kritis menganalisis pergeseran fokus ke identitas seperti gender, ras, dan etnis. Budaya hiidup berakar dari gagasan Gramscian tentang akal sehat bahwa pandangan umum terbentuk dari warisan sejarah dan ideologi yang saling bertentangan. Metode analisis data menggunakan analis wacana kritis (CDA) Norman Fairclough yang terdiri dari 3 (tiga) dimensi yaitu teks, praktik produksi dan konsumsi, serta praktik sosio kultural. Kesimpulan penelitian menunjukkan mini series Harmoni Cinta merepresentasikan pahlawan perempuan berhijab yang cantik, modern, solehah, dan melawan ideologi patriarki. Namun, hijaber dalam web series ini juga mencerminkan kebangkitan dakwah modern yang harus tunduk pada kekuasaan ekonomi Bank Syariah Indonesia (BSI). Sedangkan, BTS The Series merepresentasikan pahlawan perempuan berhijab yang cantik, modern, solehah, dan konservatif melawan pengaruh kekuasaan K-Pop dan kelompok LGBT. Web series ini merepresentasikan ideologi dakwah konservatif Felix Siauw yang membangun kekuasaan ekonominya sendiri melalui brand hijab Alila.
Pilah sampah melalui media edukasi kreatif: pendekatan design thinking
Chandra, Marcellino;
Erlyana, Yana
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.24282
Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya volume sampah di Indonesia yang tidak diimbangi dengan solusi yang tepat untuk menanganinya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pengadaan tempat pembuangan akhir sampah (TPST), seperti TPST Bantargebang. Namun, TPST ini memiliki permasalahan penyusutan kapasitas ruang sampah dan belum menerapkan sistem pengelolaan yang baik. Pendidikan merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan sampah, termasuk pada anak usia dini. Salah satu cara yang menarik untuk mengedukasi anak usia dini adalah dengan menggunakan media edukasi bermain. Media edukasi bermain ini perlu dirancang dengan memperhatikan visual yang menarik bagi anak. Perancangan ini bertujuan untuk merancang media edukasi bermain berbasis visual dan warna untuk menumbuhkan kebiasaan memilah sampah pada anak usia dini. Perancangan ini menggunakan metode design thinking dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi pustaka disertai dengan pengujian menggunakan metode focus group discussion. Media edukasi kreatif ini menggunakan unsur simbolik penggunaan warna sesuai dengan kategori penggolongan tempat sampah yaitu hijau dan kuning dengan hasil bahwa media edukasi kreatif ini dapat membantu anak-anak untuk mengingat dan memudahkan anak-anak dalam mebedakan sampah organik dan non-organik. Sehingga dapat disimpulkan melalui peracangan ini yang membawa pendekatan visual dan media pembelajaran interaktif, media ini dapat menjadi alternatif solusi dalam pendidikan mengenai sampah sejak dini.
Redesign of the user interface for the career development center (CDC) website, Telkom University Bandung
Muntaz, Ahmad Aqil;
Putra, I Dewa Alit Dwija;
Triani, Ananda Risya
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.28502
Nowadays, the development of the job market is becoming increasingly competitive. Companies have various specific criteria for their prospective employees. In addition to having a degree, job candidates are also required to possess various soft skills. Therefore, Telkom University, through the Career Development Center (CDC), strives to prepare its students for employability. The Career Development Center (CDC) at Telkom University operates a website that serves as a digital platform for information sharing and interaction with both students and alumni. However, based on the results of the observation, issues were found on the website, including a user interface that is considered neither informative nor visually appealing. Considering the main function of this website is as a center for information and interaction among the academic community, a redesign of the CDC Telkom University website is necessary using a design thinking approach as the design method. Data was collected through observation and interviews, which were then analyzed using descriptive analysis methods to produce a user interface design that meets user needs. The result of this design process produced a new CDC website design in the form of a high-fidelity prototype that has undergone testing using the usability testing method and received positive feedback from end users. Through the redesign of this website's user interface, it is hoped that a good user experience will be achieved, allowing the Career Development Center of Telkom University to optimally convey information.
UI flat design and skeuomorphism mediation with neumorphism (material design)
Darmawan, Andreas James;
Sentani, Elizabeth Jessica;
Carera, Adela;
Gerungan, Clarissa Fidelya;
Gultom, Dina Agustina Lestari
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.28147
This study discusses the mediation between Skeuomorphism and Flat Design through the Neumorphism or Material Design approach in interface design or user interface (UI). Skeuomorphism UI is known to present user nostalgia with realistic visuals that maintain the correlation of real objects, but often loads the performance of handheld devices. In contrast, Flat Design UI offers memory efficiency through minimalist images with flat color blocks, but tends to disappoint and confuse users. Neumorphism UI emerges as a solution that combines the advantages of both, creating visuals that still resemble real objects but are lighter, presenting a minimalist realistic feel. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, data collection through purposive sampling, literature studies and interface design observations. The results of the study are expected to contribute as learning materials in introducing, using, and creating better interface designs, both in terms of aesthetics and functionality. By understanding the role of Neumorphism UI as a mediator between visual nostalgia and efficiency of use, interface designers are expected to be able to present an optimal, innovative, and relevant user experience (UX) with technological developments.
Analisis video iklan madu herbal Eyebost dengan SWOT dan AISAS untuk optimasi kampanye Meta ads
Nasution, Rojesh Mangaraja Soalohon;
Murdowo, Djoko Arsyad
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.26668
Meta Ads adalah platform periklanan yang menggunakan sistem kampanye berbasis konten video iklan. Salah satu produk yang diiklankan adalah madu herbal Eyebost. Produk ini mengalami keuntungan dan kerugian dalam kampanye September dan Oktober 2024. Dengan permasalahan utama pada efektivitas konten video yang tidak mencapai target audiens berdasarkan data kampanye yang menunjukkan nol penjualan. Metode penelitian yang dilakukan berupa kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis SWOT dan model AISAS. pada konten video iklan madu herbal Eyebost. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi strategi visual dan komunikasi dalam video iklan, serta mengidentifikasi faktor-faktor video konten iklan yang mempengaruhi keberhasilan penjualan. Dengan pendekatan AISAS, penelitian ini juga bertujuan untuk melacak perjalanan audiens dari melihat konten video iklan hingga melakukan pembelian. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat hasil konten iklan yang tidak menghasilkan daya tarik dengan angka 0 terhadap leads customer service dan juga terdapat pembeli yang cukup tinggi dengan total sekitar 130 konsumen yang membeli 227 produk, bahwa iklan yang memiliki testimoni dari dokter dengan menjelaskan penyakit mampu menciptakan awareness terhadap audiens yang berdampak terhadap penjualan di kampanye iklan. Penulis merekomendasikan konten iklan yang memiliki visual dan komunikasi yang baik serta memiliki tokoh kredibel yang digunakan untuk menyampaikan isi pesan iklan, tentunya iklan seperti ini akan mampu meningkatkan kepercayaan lebih terhadap konsumen.
Analisis elemen visual sebagai daya tarik bagi pengguna pada desain karakter game horor Dreadout2
Tjahjawulan, Indah;
Amboro, Yudi;
Naufal, Dzulfiqar Akbar
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.27025
DreadOut adalah salah satu contoh game horror buatan Indonesia yang sukses dalam penjualan. Kesuksesan DreadOut yang diproduksi oleh developer asal Bandung Digital Happiness ini kemudian dilanjutkan melalui sequelnya berjudul DreadOut2. Game dengan tokoh utama kehidupan remaja SMA ini memiliki tampilan visual yang menarik. Tampilan visual dalam video game adalah hal utama yang dilihat oleh pengguna. Semakin bagus kualitas tampilan visual pada sebuah video game, maka akan semakin besar pula daya tarik game tersebut bagi pengguna untuk memainkannya. Desain karakter merupakan salah satu elemen visual penting yang berperan sebagai daya tarik tersebut. Penelitian terhadap tampilan visual desain karakter game Dreadout 2 dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode analisis visual yang didukung dengan studi literasi dan arsip pada desain visual karakter bertujuan untuk mendapatkan pola yang membentuk rancang bangun desain visual karakter sehingga dapat diketahui faktor yang menjadi kunci keberhasilan desain karakter game Dreadout2. Sesuai hasil perbandingan dan analisis awal ditemukan bahwa faktor kunci keberhasilan desain karakter game horor DreadOut2 banyak dipengaruhi oleh adanya representasi lokal dan global dari hantu dan tokoh supernatural yang ditemukan di media populer. Hantu dan tokoh supernatural di media populer—mencakup film, majalah, televisi, dan komik—tidak hanya berasal dari cerita rakyat Indonesia tetapi juga kiasan horor internasional. Desain karakter yang digunakan pada akhirnya membentuk tampilan visual dan nuansa karakter yang ada dalam game horor ini sehingga menciptakan estetika lintas budaya yang beresonansi dengan khalayak luas pengguna video game Indonesia dan menjadi kunci kesuksesan Dreadout2. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan rekomendasi elemen kunci yang menjadi blok penyusun desain karakter video game horror Indonesia.
Pembuatan purwarupa Kendang Jatilan berbahan daur ulang dengan pendekatan practice-led research
Indrabakti, Mochamad Hasrul;
Indriani, Sekarlita;
Putra, Bramanta Octa Danu;
Astono, Anjar Dwi;
Geni, Hector Wisesa;
Pramudito, Bonaventura Brian Mozart;
Yuditya, Jeremia Hendri
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.27078
Penelitian ini mengembangkan prototipe kendang jatilan menggunakan material daur ulang seperti banner PVC dan kantong plastik LDPE untuk menggantikan bahan tradisional seperti kayu dan kulit hewan, dengan tujuan mengurangi limbah plastik sekaligus mempertahankan fungsi akustik alat musik tersebut. Metode practice-led research diterapkan melalui proses perancangan, eksperimen, dan refleksi, di mana teknik stave dan jig digunakan untuk membentuk badan kendang dari PVC, sedangkan membran plastik dibuat menggunakan sistem press panas untuk mencapai ketebalan dan ketegangan yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendang yang dibuat dari material daur ulang mampu menghasilkan kualitas suara yang baik dan berfungsi dengan baik dalam pertunjukan Jatilan, sekaligus berkontribusi pada pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Proyek ini membuktikan potensi material limbah dalam seni tradisional, mendukung konsep ekonomi sirkular, dan memainkan peran penting dalam mengintegrasikan seni, teknologi, dan keberlanjutan lingkungan untuk mempromosikan pariwisata budaya yang lebih berkelanjutan.
Machine kitsch theory: Contrasting shifts in public perceptions towards AI-generated art
Wiradarmo, Aulia Ardista;
Azhar, Hanif Arsyad
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.26970
The rapid integration of Generative Artificial Intelligence (GenAI) into the art world has sparked debates on its authenticity and creative value. This study investigates public perceptions of AI-generated art, focusing on changes in interest and interpretation before and after disclosure of GenAI's involvement. Grounded in theories of generative art and kitsch, it examines how GenAI evokes both admiration and criticism. Using an explanatory sequential mixed-method approach, a survey of 553 respondents evaluated interest, emotional reactions, and the ability to distinguish AI-generated from human-made artworks. Quantitative data revealed a decline in interest post-disclosure (overall mean: 5.09 to 4.75), while qualitative insights highlighted polarised views on AI’s role in art. Respondents praised GenAI’s technical sophistication and democratising potential but criticised its lack of emotional authenticity. It identifies contrasting perceptions of GenAI in art, emphasising the need for ethical considerations and a redefinition of artistic values as technology reshapes creativity and aesthetic judgement
Perancangan furnitur standing mirror multifungsi bergaya minimalis
Sundara, Gilar;
Pratama, Allegra Rizky
Jurnal Desain Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v12i3.29020
Furnitur multifungsi yang disertai cermin menunjang tersedianya tempat penyimpanan barang, menciptakan ilusi ruangan yang lebih luas, dan mendukung penampilan diri. Konsep furnitur tersebut tertuang dalam desain standing mirror multifungsi. Furnitur ini berusaha didesain untuk menjawab kebutuhan inovasi furnitur indoor yang hendak dikembangkan di perusahaan manufaktur furnitur PT Woodexindo. Metode yang digunakan dalam mendesain ini adalah Glass Box. Di dalamnya terdapat empat tahapan utama yang dapat berulang untuk mencapai solusi optimum, yaitu: penyerapan informasi kebutuhan desain standing mirror dari berbagai kalangan, analisis, sintesa desain berupa gambar dan prototipe, dan evaluasi. Dalam tahapan evaluasi, sebanyak 3 orang perwakilan perusahaan menjadi responden wawancara dan sebanyak 118 orang menjadi responden kuesioner. Perancangan standing mirror ini telah menghasilkan desain yang optimum terhadap fungsinya untuk becermin dengan tambahan fitur rak dan gantungan, serta tampilannya yang minimalis sesuai dengan karakter produk PT Woodexindo.