cover
Contact Name
Evandro Manuputty
Contact Email
evandro_willem@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
evandro_willem@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jamak
ISSN : 26547317     EISSN : 26567970     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat JAMAK merupakan jurnal pengabdian masyarakat (ABDIMAS) di bidang manajemen dan akuntansi yang memuat artikel-artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat JAMAK diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020)" : 7 Documents clear
PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA BUMDES DI KECAMATAN KAIRATU dan KAIRATU BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Elsina Huberta Aponno; Shirley Hutubessy
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v3i2.509

Abstract

Kondisi ideal yang diharapkan terjadi dari BUMDes bukan hanya sebagai bentuk lembaga sosial tapi menjadi lembaga ekonomi yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan anggota. Kondisi riil BUMDes di Propinsi Maluku pada umumnya dan Kabupaten Seram Bagian Barat pada khususnya masih jauh dari yang diharapkan. Masih banyak masalah dalam pengelolaan BUMDes yang masih harus mendapatkan perhatian berbagai pihak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk turut memberikan kontribusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi BUMDes pada umumnya antara lain kapasitas pengurus yang belum cukup memadai serta pengetahuan manajerial yang minim. Kegiatan dalam bentuk pelatihan ini dilakukan melalui tahapan input, proses dan output. Inputnya adalah pengelola BUMDes yang di-proses melalui pre test, peta harapan, penyajian materi, dan post test, sehingga diharapkan bisa menghasilkan output berupa pengelola BUMDes yang kompeten dalam hal pelembagaan dan pengelolaan BUMDes. Metode pelatihan dilakukan dalam bentuk metode ceramah, diskusi (tanya jawab), praktek, presentase kelompok, dan permainan. Hasil kegiatan ini adalah pengelola BUMDes yang lebih memahami konsep dasar BUMDes, mampu mengaplikasikan perencanaan unit usaha dengan menggunakan analisa bisnis kanvas, mampu mengaplikasikan manajemen strategi dengan menggunakan analisa SWOT, mampu mengaplikasikan strategi pemasaran dengan menggunakan analisa marketing mix, yang mampu mengaplikasikan sistim akuntansi sederhana, mampu membuat Rencana Kerja Tindak Lanjut, serta mampu membuat proposal unit usaha.
Pelatihan Penggunaan Bahasa Inggris Sederhana Kepada Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Jemaat Eri Sebagai Pemandu Wisata Bagi Turis Vascolino Pattipeilohy; Febiyola Wijaya; Cynthia I Tjokro; Gylbert A Rumalatu
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v3i2.628

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dengan tema Pelatihan “Penggunaan Bahasa Inggris Sederhana” Kepada Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Jemaat Eri Sebagai Pemandu Wisata Bagi Turis Bertujuan agar membantu Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Jemaat Eri Sebagai Pemandu Wisata mampu menggunakan Bahasa Inggris sederhana yang baik dan benar. Kompetensi akhir yang diharapkan dari pelatihan ini adalah Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Jemaat Eri menguasai Bahasa Inggris sederhana yang baik dan benar dan mereka sudah siap sedia sebagai pemandu wisata, dan menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengenal orang dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 7 dan 14 Oktober 2018.Pelaksanaan kegiatan yang diawali dengan melakukan Pre-speaking activity, While-speaking activity, dan Post-speaking activity. Dan yang terutama kami lakukan adalah dengan mengadakan kelompok peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mempraktekkan percakapan.Suasana dan situasi selama pelatihan menyenangkan. Pelatihan yang kami lakukan ini berjalan dengan baik, santai dan tidak mengalami ketegangan, disela-sela pelatihan kami, juga melakukan break dengan acara makan siang bersama, bergabung dengan peserta, bercakap-cakap. Peserta pelatihan mengikuti dengan tenang, santai dan serius. Bahkan peserta yang semula target kami adalah AMGPM, ternyata yang hadir pun terlihat ada beberapa anak sekolah Minggu dan yang sudah bekerja.
Peran Modal dan Pendapatan Home Industry Dalam Literasi Keuangan Baiq Fitri Arianti; Khoirunnisa Azzahra; Siti Chaerunisa Prastiani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v3i2.576

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai peran modal dan pendapatan home industry dalam literasi keuangan pada Ibu - ibu RT. 06 Beranda Ganesha 2 Kahuripan, Bogor.  Metode yang di gunakan dalam melakasanakan kegiatan ini adalah dengan menggunakan metode discussion, ceramah, dan tanya jawab yang terkait peran modal dan pendapatan usaha dalam literasi keuangan. Hasil yang di capai dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman dalam literasi keuangan yang serta kemampuan keterampilan melakukan pembukuan modal dan pendapatan secara sederhana.
Sosialisasi E-Money Dan Pembuatan Merchant E-Money Bagi Pengusaha Kuliner Dalam Meminimalisir Penyebaran Covid 19 Di Kota Ambon Maudy Marla Tanihatu; Meiske Helena Tangnga
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v3i2.582

Abstract

E-money merupakan salah satu alat pembayaran yang berbeda dengan kartu kredit  ataupun kartu debit. Prinsip orang memiliki e-money adalah menyimpan sejumlah uang pada media elektronik, namun tingkat pemahaman masyarakat terhadap e-money masih kurang. Pemanfaatan uang e-money di kota Ambon masih terbilang terbatas, yaitu pada sektor transportasi online, di supermaket dan beberapa toko di mall, di Indomaret dan Alfa Mart, yang semuanya itu merupakan jaringan toko nasional yang sudah menerapkan sistem pembayaran non tunai dengan e-money sebagai salah satu metode pembayarannya. Kurangnya informasi dan pemahaman masyarakat tentang e-money menjadi penyebab utama kurangnya minat masyarakat kota Ambon dalam memanfaatkan e-money sebagai alat pembayaran non tunai. Demikian juga halnya  pada usaha-usaha yang pemiliknya orang Ambon masih sangat jarang ditemui usaha-usaha teersebut yang memiliki dan terdaftar sebagai merchant e-money. Permasalahannya sama, yaitu kurangnya informasi dan pemahaman tentang kemudahan bertransaksi yang di miliki oleh e-money tersebut. Tujuan akhir yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah  pengusaha kuliner yang menjadi sasaran kegiatan ini dapat memakai e-money sebagai alat pembayaran non tunai, mempunyai merchant E-Money sendiri dan tentunya membantu pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus covid 19 di kota Ambon. Selain itu, masyarakat kota Ambon juga dapat mengenal transaksi virtual dan memanfaatkan E-Money dalam berbagai transaksi yang dilakukan.Metode pendekatan yang dipakai dalam kegiatan ini adalah pendataan pengusaha kuliner yang ada dikota Ambon dan menentukan 10 pengusaha yang akan dijadikan sasaran kegiatan serta melakukan pendekatan awal dengan mereka, mengidentifikasi jenis merchant E-Money yang bisa digunakan dengan mudah dan aman serta dapat dipahami secara baik oleh pengusaha kuliner yang menjadi sasaran, melakukan kunjungan secara langsung ke lokasi usaha dari 10 pengusaha kuliner dan menjelaskan tentang penggunaan E-Money, membuat merchant E-Money bagi 10 pengusaha kuliner sebagai media untuk bertransaksi secara virtual dengan pembeli, melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara daring lewat media sosial seperti facebook dan instagram tentang pentingnya penggunaan E-Money terutama dalam era covid 19 sekarang ini dan melakukan pendampingan secara berkala kepada 10 pengusaha kuliner yang menjadi sasaran agar transaksi lewat merchant E-Money dapat berjalan secara berkelanjutan dan mengevaluasi hasil penggunaan merchant E-Money yang sudah dimiliki.
Pelatihan Manajemen Merek dan Kemasan pada Kelompok Pemberdayaan Di Klasis Piru Kecamatan Piru Kabupaten Seram Bagian Barat Andrie Christina Salhuteru; Alvian Sapulette; Harold Hursepuny
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v3i2.566

Abstract

Kelompok pemberdayaan Nakahena sebagai produsen gula merah briket, dalam memasarkan produknya masih bersifat tradisional, dimana dikemas dalam daun enau dan tanpa merek. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di rumah ketua kelompok selama satu hari yang melibatkan unsur Dinas terkait dan Lembaga Legislatif dalam  Kabupaten SBB.  Metode  pelaksanaan kegiatan ini yaitu Metode Ceramah dan Praktek diman hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian adalah para peserta memperoleh pengetahuan tentang pentingnya merek dan kemasan yang baik sesuai dengan aturan yang berlaku, serta adanya perubahan mindset anggota kelompok yang nantinya dapat lebih mengembangkan wilayah pemasarannya.
Pemusnahan Arsip Pada Kantor Desa Amahusu Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Carla Tousalwa; Deflin T Nanulaitta; Evandro A.W Manuputty
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v3i2.625

Abstract

Pemusnahan arsip adalah kegiatan mengurangi jumlah arsip yang yang telah melampaui batas penyimpanan dan tidak memiliki nilai guna (Barthos, 2016). Pada Kantor  Negeri Amahusu ditemukan adanya sebahagian besar  arsip yang telah melampaui masa penyimpanan tercampur dengan arsip yang masih aktif dipakai dan juga ditemukan arsip yang telah dimakan rayap, hal ini mengakibatkan kelambatan dalam proses pencarian arsip yang akan digunakan dan menyebabkan inefisiensi biaya pemeliharaan arsip dan dapat mengganggu kesehatan petugas kearsipan. Pemusnahan arsip juga pernah dilakukan oleh kantor ini dengan cara arsip dikumpulkan kemudian dibakar tanpa memperhatikan penggolongan arsip tersebut, proses ini  tidak sesuai dengan prosedur pemusnahan arsip yang baik dan benar. Adapun Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah : Menganalisis pengelolaan manajemen kearsipan terutama pemusnahan arsip yang tepat  pada Kantor Negeri Amahusu dan Mengidentifikasi permasalahan pengelolaan manajemen kearsipan terutama pada proses pemusnahan  arsip pada Kantor Negeri Amahusu. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu pada tanggal 10 – 11 November 2018 bertempat di gedung Pertemuan Desa Amahusu yang diikuti oleh 19 orang peserta yang merupakan perwakilan dari Staf Pemerintah Negeri Amahusu, Staf Saniri Negeri, Staf RT/RW, Lembaga Pendidikan dan Lembaga Keagamaan yang ada dalam desa Amahusu. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode : Ceramah dan Praktek.Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini Membantu staff dan saniri Negeri dalam memusnahkan  arsip pada Kantor Negeri Amahusu  dengan baik sesuai dengan aturan dan mekanisme pemusnahan arsip, Membantu staff dan saniri Negeri Amahusu dalam mengatasi permasalahan pemusnahan arsip, Mengharapkan para staff dan saniri Negeri Amahusu yang telah mengikuti kegiatan pelatihan ini, dapat membantu pihak atau instansi yang lain yang berdomisili di Negeri Amahusu yang menghadapi masalah pemusnahan arsip.
Pengelolaan Kearsipan Surat Masuk Dan Surat Keluar Pada Kantor Pemerintahan Negeri Amahusu Dan Negeri Nusaniwe Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon DEFLIN TRESYE NANULAITTA; Carla C Tousalwa; Cynthia I Tjokro
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT JAMAK Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmj.v3i2.626

Abstract

Pada Kantor Negeri Amahusu dan Negeri Nusaniwe, pengelolaan kearsipan surat masuk dan surat keluar masih belum tertata dengan baik dan rapi, surat masuk dan surat keluar setelah didisposisi oleh pimpinan langsung dicatat kedalam buku agenda dan dimasukan dalam map odner surat masuk dan surat keluar dan disimpan dalam lemari arsip, namun pemanfaatan kolom-kolom pada buku agenda belum baik dan benar karna tidak terdapat tanggal pengagendaan surat, nama file, dan paraf yang merupakan penentu dalam penggunaan salah satu sistim penyimpanan yang dipakai oleh suatu instansi. Tujuan diadakan Kegiatan Pengabdian ini adalah Menganalisis pengelolaan kearsipan surat masuk dan surat keluar yang efekif pada Kantor Pemerintahan Negeri Amahusu,  Negeri Nusaniwe , dan lembaga lainnya yang ada di Negeri Amahusu dan Negeri Nusaniwe dan Mengidentifikasi kendala pengelolaan kearsipan surat masuk dan surat keluar pada Kantor Pemerintahan Negeri Amahusu, Negeri Nusaniwe , dan lembaga lainnya yang ada di Negeri Amahusu dan Negeri Nusaniwe. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan selama 2 (dua) hari yaitu pada tanggal 27 – 28 Juli 2019 bertempat di Balai Pertemuan Negeri Amahusu yang diikuti oleh 55 orang peserta yang terdiri dari staff pemerintahan negeri, staff kantor kecamatan nusaniwe, staff puskesmas, lembaga pendidikan (SD – SMA), lembaga kepemudaan yang ada di negeri amahusu dan negeri nusaniwe. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu Metode Ceramah dan Metode Praktek.Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah para peserta memperoleh pengetahuan dan ketrampilan tentang tata cara mengelola administrasi surat masuk dan surat keluar yang baik dan benar (proses penerimaan, proses pencatatan, proses penyimpanan sampai dengan proses penemuan kembali surat tersebut ketika diminta/dibutuhkan).

Page 1 of 1 | Total Record : 7