cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
E-JUPEKhu
ISSN : 11116789     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPPEKhu: Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of special education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Early Intervention of Children with Special Needs 2) Identification and Assessment of Children with Special Needs 3) Modification of the Curriculum for Children with Special Needs in Inclusive Education Schools 4) Compensatory Education Services 5) Creative Learning 6) Assistive Technology for Children with Special Needs 7)Physical Adaptive for Children with Special Needs
Arjuna Subject : -
Articles 1,086 Documents
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Media Plastisin Pada Anak Tunagrahita Kelas V di SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi MS, S.H. Jambi Desmayati, Helda; Kusumastuti, Grahita
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129965

Abstract

This research was based on two visually impaired students who experienced obstacles to fine motor skills so that it affected the learning process and independence. Based on the observation results, students cannot use their fingers properly when clawing small objects and holding pencils. The research method used is classroom action research consisting of two cycles. Each cycle consists of four face-to-face meetings which are carried out in several stages consisting of: planning, implementation of actions, observation and reflection. Three methods of gathering data were used: testing, documentation, and observation. Both quantitative and qualitative methods are used to analyze data. The findings demonstrated that employing plasticine medium to enhance fine motor skills enhanced. Following action, the Supreme Court received a portion of 75%, before being given action of 25% and N got a percentage of 71.8% before being given action of 21.8%%. 
Meningkatkan Kemandirian Menggosok Gigi Anak Tunagrahita Menggunakan Media Tutorial Samudhra, Muhammad Wira; Budi, Setia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130353

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas pada siswa Tunagrahita di SLB Negeri 1 Binjai, dilatarbelakangi oleh permasalahan terkait tentang kemandirian menggosok gigi. Subjek penelitian terdiri dari dua orang anak tunagrahita yang berinisial C dan RP. Hasil dari pengamatan yang penulis lakukan terlihat dalam pembelajaran program khusus pada kurikulum merdeka dengan elemen merawat diri pada fase A dengan tujuan pembelajaran anak mampu menggosok gigi. Terlihat anak menunjukkan kurang mampu dalam menggosok gigi yang dilakukan dengan sendiri. Berdasarkan hasil asesmen kemampuan awal didapatkan interpretasi hasil analisis tugas anak tunagrahita ringan dalam menggosok gigi, C memperoleh nilai 37% dan RP memperoleh nilai 45%. Sehubungan dengan permasalahan diatas peneliti tertarik membantu anak tunagrahita dalam meningkatkan kemandirian menggosok gigi dengan menggunakan media berbasis digital seperti video tutorial. Peneliti ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Pada pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini peneliti menggunakan sistem desain siklus yang di dalamnya terdapat komponen perencanaan, pelaksanaan, pengamatan serta refleksi. Dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti menggunakan beberapa metode pengumpulan data yaitu tes, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian siklus I dilaksanakan dengan empat kali pertemuan, nilai yang diperoleh setiap peserta didik pada pertemuan keempat yaitu C 65% dan RP 62,5% Penulis Bersama kolaborator menyimpulkan bahwa pada kegiatan pelaksanaan tindakan siklus I belum semua peserta didik mendapatkan hasil yang optimal maka dari itu pelaksanaan Tindakan penelitian dilanjutkan pada siklus II. Hasil pengukuran kemampuan setiap peserta didik pada pertemuan keempat siklus II yaitu C 92,5% dan RP 90%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian siswa tunagrahita dalam menggosok gigi, dengan tujuan mencapai nilai yang optimal dan memuaskan seperti yang diharapkan.
Meningkatkan Kemampuan Teknik Smash dalam Permainan Badminton pada Anak Tunarungu Melalui Metode Guided Discovery Alya, Nabila Fitri; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu1258490.64

Abstract

This research based on two students who did not understand the smash technique in badminton. Based on the results of the observations that have been made, it appears that the student has an interest and talent in badminton. The aim of this research is to improve smash technique skills using the guided discovery method for deaf children. Method research that choosen by, was classroom research consisting of two cycles. In each cycles there are 4 face-to-face sessions, conducted in several phases: planning, action implementation, observation and reflection. The data collection techniques used were: observation, recording and testing. Data analysis was performed using both quantitative and qualitative methods.The results of the research showed that the process of learning smash techniques in badminton for deaf children in class VIII was carried out using the increased guided discovery method. After being given action, R got a percentage of 86.11%, before being given action 19.44% and N got a percentage of 72.22% before being given action 16.67%. So it can be concluded that the research objectives in this study were achieved, with the conclusion that the guided discovery method can improve the ability of smash techniques in badminton games in deaf children.
Efektivitas Metode Multisensori Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan pada Anak Tunagrahita Ringan di SLB YPPC Painan Sari, Teti Yuspa; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129356

Abstract

Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk melihat apakah metode multisensori mampu meningkatkan kemampuan anak tunagrahita ringan dalam mengenal lambang bilangan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan jenis eksperimen, single subject research (SSR), desain A-B-A, dan teknik pengumpulan data berupa tes perbuatan. Selanjutnya data yang didapatkan selama proses penelitian akan dianalisis menggunakan analisis visual grafik garis. Berdasarkan data-data yang didapatkan selama penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwasanya metode multisensori mampu meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1 sampai 10 bagi anak tunagrahita ringan di SLB YPPC Painan.
Meningkatkan Rasa Percaya Diri dengan Unjuk Diri pada Siswa Tunagrahita Ringan Melalui Permainan Tim Melina, Erna; Efendi, Jon; Nurhastuti, Nurhastuti; Taufan, Johandri; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.128568

Abstract

Artikel ini mengulas tentang penerapan tim untuk meningkatkan rasa percaya diri dengan unjuk diri khususnya menjawab pertanyaan guru pada anak tunagrahita ringan. Penelitian eksperimen ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan berdesain ABA. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini. Waktu permainan sebagai variabel x, dan rasa percaya diri dengan menunjukkan diri sebagai variabel .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan frekuensi unjuk diri khususnya menjawab pertanyaan guru pada siswa tunagrahita ringan melalui tim permainan. Hal ini dibuktikan dengan kondisi A1 dengan frekuensi 1,2,2,2 dan persentase 75%. Kondisi B dengan frekuensi 2,4,4,5,4,5,5,5 dengan persentase 85%, dan kondisi A2 dengan frekuensi 4,5,5,5 dan persentase 75%. Setelah dijelaskan, maka tim permainan dapat mengingatkan perilaku percaya diri dengan menunjukkan diri kepada siswa tunagrahita. 
Efektivitas Penggunaan Media Video Tutorial dalam Meningkatkan Keterampilan Tari Pasambahan bagi Anak Tunarungu Agustin, Nur Hairra; Sopandi, Asep Ahmad
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i1.127553

Abstract

Penelitian ini fokus pada masalah yang dihadapi siswa tunarungu ketika mereka belajar keterampilan tari pasambahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggunakan media video tutorial untuk meningkatkan keterampilan tari pasambahan anak tunarungu sedang kelas V di SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang menjadi dasar penelitian ini. Studi pendahuluan menemukan bahwa dua orang siswa mengalami kesulitan dengan gerakan tari pasambahan. Selain itu, guru menggunakan media pembelajaran dengan kurang efektif, yang tidak mendukung keterampilan pembelajaran, dan tidak menarik bagi siswa untuk memahami materi di dalam kelas.Penelitian tindakan kelas, yang dilakukan oleh peneliti bersama guru, adalah jenis penelitian yang digunakan. Sementara peneliti bekerja sama, guru kelas bertindak sebagai pemberi tindakan. Studi dilakukan dalam dua siklus, dengan empat pertemuan per siklus. Data penelitan dikumpulkan melalui observasi dan uji coba. Dua siswa tunarungu sedang adalah subjek penelitian. Media pembelajaran yang digunakan adalah video instruksional.Kata Kunci: Media video tutorial, Tari pasambahan, Tunarungu
Efektivitas Metode Forward Chaining Pada Keterampilan Memanen Jamur tiram bagi Anak Down Syndrome Kurniawan, Dwi Ikhsan; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i1.126307

Abstract

Peneltiian ini dilakukan di SLBN 1 Muaro Sijunjung. Berdasarkan hasil observasi pada anak down syndrome kelas VIII C dimana anak belum mampu melakukan keterampilan memanen jamur tiram pada tahapan pemotongan jamur tiram. Penelitian ini menggunakan metode forward chaining untuk meningkatkan kemampuan anak down syndrome dalam memanen jamur tiram. Penelitian ini berjenis eksperimen berbentuk  single subject research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah anak down syndrome kelas VIII C SLBN 1 Muaro Sijunjung. Dengan teknik pengumpulan data yaitu tes perbuatan. Analisis data yang digunakan analisis data virtual grafik yang dibagi atas analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan sebanyak 14 kali pertemuan diperoleh data pada fase baseline (A1) sebanyak 3 kali pertemuan dengan persentase yang diperoleh yaitu 31,25%, 31,25%, 31,25%. Pada fase intervensi (B) sebanyak 7 kali pertemuan dan kemampuan anak menunjukan peningkatan yang terlihat dari hasil persentase yang diperoleh yaitu 75%, 78,18%, 81,25%, 84,37%, 90,62%, 90,62%, 90,62%. Dan pada fase baseline (A2) sebanyak 4 kali pertemuan tanpa pemberian intervensi dengan persentase yang diperoleh 87,5%, 87,5%, 87,5%, 87,5%. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa metode forward chaining efektif dalam meningkatkan kemampuan memanen jamur tiram anak down syndrome.
Pengaruh Permainan Sensori Menjepit Pom-Pom Terhadap Motorik Halus Anak Autis Larasati, Cucu
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.128963

Abstract

Seorang anak autis mungkin menunjukkan kesulitan dalam interaksi sosial, perilaku, dan ucapan. Kemampuan motorik halus seorang anak meliputi ketangkasan buku-buku jari dan otot-otot kecil lainnya di tangan. Salah satu permainan yang bermanfaat dan mendidik adalah permainan menyematkan pom-pom. Kemampuan motorik halus anak autis dan aktivitas sensorik Pom-Pom Pinching. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana membantu anak autis dengan kemampuan motorik halusnya melalui permainan sensorik mencubit pom-pom. Penelitian ini menggunakan desain penelitian subjek tunggal (SSR) sebagai metodologi eksperimentalnya. Permainan sensorik mencubit pom-pom meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak autis, menurut penelitian.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Anggota Tubuh Melalui Penggunaan Media Pop-Up Book Pada Siswa Disabilitas Intelektual Ringan Anita, Anita; Kusumastuti, Grahita
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129915

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program pengenalan bagian tubuh SLBN Sri Soedewi MS Jambi yang belum maksimal. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dibagi menjadi dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Setiap siklus mempunyai tahapan pengorganisasian, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi, dan perolehan hasil. Penelitian ini menggunakan tes, dokumentasi, dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan dua hal: individu penyandang disabilitas intelektual dapat belajar mengenali bagian tubuh melalui penggunaan media Pop Up Book. Kedua, individu dengan disabilitas intelektual dapat menjadi lebih mahir dalam pengenalan bagian tubuh. Hal ini terbukti ketika membandingkan hasil awal kedua kelompok. yaitu A dengan 11,11%, dan S dengan 19,44%, yang semuanya berada dalam kategori kurang. Setelah dilakukan kegiatan pembelajaran hingga siklus II, skor kedua siswa meningkat menjadi 92% untuk A, dan 97% untuk S, semuanya dalam kategori sangat baik. Siklus II dilakukan karena hasil kemampuan pada siklus pertama belum mencapai nilai tertinggi, dengan hasil 56% untuk A, dan 64% untuk S dimana tingkat kemampuannya masih dengan kategori cukup baik
Efektifitas Media Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kata Pada Anak Tunagrahita Ringan Sitepu, Latifah; Mahdi, Arisul
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130292

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh permasalahan yang dialami oleh anak mengalami masalah dalam mengabungkan huruf menjadi kata, seperti: ba dibaca da, sa dibaca ja, kemudian anak mengalami hambatan dalam membaca suku kata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca kata melalui media kartu bergambar bagi pada anak tunagrahita ringan kelas VII di SLBIT Sahabat Al Qur’an Binjai. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi dan diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan kolaborasi dengan teman sejawat bertindak sebagai observer yang mengamati aktivitas peneliti dan kegiatan tindakan dilakukan dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat kali pertemuan dengan waktu satu kali pertemuan 60 menit. Hasil penelitian pada siklus I nilai yang diperoleh NW dari pertemuan pertama sampai pertemuan keempat yaitu 35%, 40%, 45%, dan 50%, dan RM memperoleh nilai 40%, 45%, 50%, dan 50%. Sedangkan pada siklus II kemampuan siswa meningkat secara signifikan, nilai yang diperoleh NW dari pertemuan pertama sampai pertemuan keempat yaitu 55%, 70%, 85%, dan 90%. Sedangkan RM memperoleh nilai 60%, 80%, 90%, dan 95%. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca kata pada anak tunagrahita ringan kelas VII di SLBIT Sahabat Al Qur’an Binjai.

Page 99 of 109 | Total Record : 1086