cover
Contact Name
Andreas Christian Louk
Contact Email
andreas.louk@staf.undana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfisika@undana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
ISSN : 25035274     EISSN : 26571900     DOI : https://doi.org/10.35508/fisa
Jurnal Fisika – Fisika Sains dan Aplikasinya diterbitkan oleh Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknk - Universitas Nusa Cendana secara berkala (setiap 6 bulan) yaitu setiap bulan April dan Oktober, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang Fisika beserta dengan terapan ilmu fisika. Artikel yang dipublikasi dalam Jurnal FiSA dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian).
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
KARAKTERISTIK CAMPURAN DYE ALAMI KLOROFIL - ANTOSIANIN DARI EKSTRAK KULIT BUAH NAGA - DAUN BINAHONG DAN EKSTRAK PAKCOY - KOL UNGU UNTUK DIKEMBANGKAN SEBAGAI DYE PADA SEL SURYA DSSC (DYE-SENSITIZED SOLAR CELL) Rahmatullah, Alzachry Redhaqa; Yuliasari, Fitri; Pambudi, Teguh; Imadul Umam, Hilman
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v10i2.24380

Abstract

Penelitian ini meneliti potensi campuran dye alami yang mengandung pigmen antosianin dan klorofil untuk aplikasi Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). Dua kombinasi spesifik yang diteliti yaitu: dye dari kulit buah naga (Hylocereus undatus) dicampur dengan daun binahong (Anredera cordifolia), serta dye dari kol ungu (Brassica oleracea) dengan pakcoy (Brassica rapa). Proses ekstraksi dilakukan menggunakan etanol sebagai pelarut melalui metode maserasi dan larutan yang telah di ekstraksi kemudian dianalisis menggunakan spektroskopi FTIR (Fourier Transform Infra-Red) dan UV-Vis (Ultra-Violet – Visible). Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi penting seperti hidroksil, karbonil, dan karboksil dalam masing – masing campuran dye. Sementara itu, analisis UV-Vis menunjukkan bahwa dye campuran kulit buah naga dan binahong memiliki penyerapan cahaya yang lebih kuat pada λ = 537 nm dibandingkan dengan dye campuran kol ungu dan pakcoy pada λ = 540 nm. Kedua campuran ini menunjukkan luas penyerapan di seluruh spektrum tampak (400–700 nm), yang merupakan faktor penting untuk penyerapan cahaya yang lebih efisien. Kemudian, nilai bandgap yang dihasilkan adalah 2,10 eV untuk dye campuran kulit buah naga dan binahong, sementara itu 2,48 eV untuk dye campuran kol ungu dan mengindikasikan potensi transfer muatan yang lebih baik. Kemudian uji kompatibilitas dye dengan lapisan TiO₂ menunjukkan bahwa dye mampu meningkatkan absorbansi material semikonduktor, menunjukkan potensinya sebagai fotosensitizer dalam DSSC. Hasil-hasil membuktikan bahwa campuran dye alami sangat berpotensi sebagai material alternatif dari dye sintetis dalam teknologi DSSC, sekaligus mendukung pengembangan solusi fotovoltaik yang lebih ramah lingkungan.
RANCANG BANGUN KALORIMETER DIGITAL BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN SENSOR DS18B20 UNTUK PEMBELAJARAN FISIKA Potabuga, Putri Wulandari; Amisan, Trianita Imannuela; Marianus, Marianus; Tumangkeng, Jeane Verra; Pawarangan, Ishak
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v10i2.21488

Abstract

Practicum is an important component in physics learning to help students understand concepts concretely, one of which is the concept of heat and Black's principle. This research aims to design and build an Arduino Uno-based digital calorimeter prototype with a DS18B20 temperature sensor as a practicum medium that can measure temperature digitally and in real-time. The method used is Research and Development (R&D) with the stages of planning and designing tools, assembling components, and testing tool performance. The test results show that the device can measure temperature with a relative error ranging from 0.35% to 4.29% against the theoretical value based on Black's principle. The linear regression between the sensor measurement results and the theoretical value shows a coefficient of determination of =0.9789, which indicates a very high level of accuracy and data conformity. This tool not only modernises thermal experiments, but also aligns with STEM education goals through the integration of technology in the physics curriculum. This innovative device provides a practical solution for schools with limited resources and opens up opportunities for adaptation for wider educational applications.
IDENTIFIKASI GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN DAERAH PANAS BUMI PLTP ULUMBU DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNETIK Widiawati, Yosepha; Tanesib, Jehunias L.; Sutaji, Hadi Imam; Wahid, Abdul
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v10i2.22940

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode geomagnetik yang bertujuan untuk membuat pemodelan bawah permukaan daerah panas bumi PLTP Ulumbu dan untuk mengidentifikasi batuan apa saja yang terdapat di bawah permukaan daerah panas bumi PLTP Ulumbu berdasarkan data geomagnetik. Data penelitian ini diperoleh dari Earth Magnetik Anomaly Grid versi 3 (EMAGv3 ) melalui website NOAA Emag2v3. Pengolahan data dilakukan dengan metode downward continuation menggunakan perangkat lunak Surfer 13, dengan penerapan teknik Moving Average, sehingga diperoleh nilai anomali residual kemudian membuat pemodelan dua dimensi (2D) dengan menggunakan Software Zondgm2d. Hasil penelitian menunjukan pemodelan dua dimensi (2D) bawah permukaan PLTP Ulumbu jenis batuan yang di dapatkan adalah berupa intrusi mafik, basalt segar, batuan vulkanik seperti seperti andesit-basat,tufa, batu lava, dan batuan non-magnetik dan Jenis batuan ini ditemukan pada kedalaman yang berbeda-beda.
CHARATERIZATION ON OPTICAL PROPERTIES OF CARBON NANODOTS FROM SCREW PINE LEAVES FOR COPPER ION DETECTION Ngara, Zakarias Seba; Lende, Damaris Natalia; Johannes, Albert Zicko; Bukit, Minsyharil
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v10i2.25384

Abstract

Here, we fabricate, characterize and synthesize the highly fluorescent carbon nanodots (C-dots) from screw pine leaves (SPL). The objectives of this research are to fabricate C-dots from SPL using the carbonization method which is followed by sonication, centrifugation and filtering processes, to charactrize the optical properties of the as-prepared C-dots, and to applied these C-dots as sensor for detection of copper (Cu2+) ions. The optical properties of the C-dots can be characterized from their absorption (Abs), photoluminescence (PL), and Fourier Transform infrared (FTIR) spectra. Whereas the application of the as-produced C-dots as sensor for Cu2+ ions detection can be investigated by the quenching of PL intensity of C-dots after coordination with Cu2+ ions. The analysis of Abs, PL, and FTIR spectra demonstrated the formation of C-dots from SPL in ethanol solutiion. These C-dots have an absorption peak at 276 nm corresponding to the π→π* transition and PL peak at 401 nm corresponding to their blue fluorescence. Fortunately, the interaction between the as-prepared C–dots and Cu2+ ions displayed the PL quenching of the C-dots with the LOD value as low as 2.85 μM. Based on these results, these C-dots exhibited the sensing system for Cu2+ ions detection
QUANTUM TUNNELING IN FLASH MEMORY TECHNOLOGY: ENABLING SCALABLE NON-VOLATILE STORAGE Prajaska, Nicola; Siregar, Anpo Ferdy; Akhsan, Hamdi; Ariska, Melly
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.26383

Abstract

Modern non-volatile memory technology relies heavily on quantum tunneling, which allows electrons to pass through insulating barriers that are otherwise impenetrable. This paper investigates the use of tunneling methods in flash memory designs to provide high-density and scalable storage. Reviewing tunneling physics in floating-gate and charge-trap memory, assessing barrier-engineering techniques, and investigating scalability options are the goals. Fourteen chosen publications published between 2010 to 2025 were the subject of a systematic literature review (SLR) with an emphasis on high-k dielectric materials, nanoscale device design, and tunneling-barrier engineering. The findings demonstrate that leakage can be decreased while programming efficiency is maintained by improving barrier thickness and dielectric characteristics. Furthermore, the advancement of 3D NAND technology depends heavily on sophisticated materials and device structures. This study indicates that quantum tunneling is still the key mechanism enabling next-generation scalable non-volatile memory, notwithstanding the reliability issues it introduces.
PEMANFAATAN LIMBAH SERBUK GERGAJI DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BATU BATA MERAH Sulaiman, Dady; Karmila, Karmila; Ulva, Siti Maria; Sari, Ayu Lingga Ratna
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.26784

Abstract

Batu bata merah merupakan material bangunan yang banyak digunakan, namun proses pembuatannya masih bergantung pada tanah liat yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah serbuk gergaji dan abu sekam padi sebagai bahan campuran terhadap sifat fisis dan kuat tekan batu bata merah. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan variasi campuran limbah sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% dari massa tanah liat. Parameter yang diuji meliputi susut bakar, daya serap air, densitas, dan kuat tekan, kemudian dibandingkan dengan standar SNI 15-2094-2000 dan SII 0021-1978. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase campuran limbah menyebabkan penurunan densitas dan kuat tekan serta peningkatan daya serap air. Variasi campuran 5% menghasilkan performa paling optimal dengan nilai susut bakar 7,14%, daya serap air 18,67%, densitas 1,67 g/cm³, dan kuat tekan tertinggi sebesar 4,33 N/mm², yang seluruhnya memenuhi standar mutu. Dengan demikian, pemanfaatan limbah serbuk gergaji dan abu sekam padi hingga 5% berpotensi menghasilkan batu bata ramah lingkungan dengan kualitas teknis yang baik.
RESPON PERAMBATAN TERMAL TRANSIEN PADA MATERIAL DINDING BANGUNAN DENGAN VARIASI KETEBALAN MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA IMPLIS Pratama, Ananta Kusuma Yoga; Pranoto, Hari
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.27378

Abstract

Penelitian ini menganalisis perpindahan panas konduksi satu dimensi secara transien pada dinding bangunan yang dikenai pembebanan suhu permukaan luar akibat radiasi matahari menggunakan pendekatan numerik berbasis persamaan panas. Persamaan panas satu dimensi diselesaikan dengan metode beda hingga menggunakan skema implisit Backward Time–Central Space (BTCS) untuk menjamin stabilitas numerik pada simulasi waktu yang relatif panjang. Tiga jenis material dinding, yaitu beton ringan, bata merah, dan batako, dianalisis dengan variasi ketebalan 0,15 m, 0,20 m, dan 0,25 m. Suhu awal dinding diasumsikan seragam sebesar 25 °C, sementara permukaan luar ditetapkan pada suhu konstan sebesar 34 °C. Hasil simulasi menunjukkan bahwa panas merambat secara bertahap dari permukaan luar menuju bagian dalam dinding, dengan laju penetrasi yang dipengaruhi oleh sifat termofisika material dan ketebalan dinding. Batako menunjukkan respons termal yang lebih cepat dibandingkan bata merah dan beton ringan, sedangkan peningkatan ketebalan dinding secara konsisten memperlambat kenaikan suhu pada sisi dalam. Analisis nondimensi menggunakan Fourier number menegaskan bahwa seluruh sistem berada dalam rezim transien selama waktu simulasi, sehingga perbedaan respons termal yang diamati dapat dijelaskan sebagai konsekuensi langsung dari mekanisme difusi panas dan skala panjang karakteristik dinding.
ANALISIS DAN PEMETAAN KEBISINGAN INDUSTRI DI PLTP ULUBELU MENGGUNAKAN SOUND LEVEL METER DAN APLIKASI SMARTPHONE Aprilia, Ayu; Syafriadi, Syafriadi; Amelia, Ela
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.27539

Abstract

Kebisingan menjadi polusi fisik nyata di lingkungan industri Kebisingan dapat menyebabkan gangguan pendengaran, stress hingga penurunan produktivitas kerja. Pemerintah telah menetapkan ambang batas kebisingan sebesar 85 dB untuk paparan selama 8 jam/hari. Melihat fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis Tingkat kebisingan dan membuat peta zonasi risiko kebisingan di PLTP Ulubelu, Lampung. Pengukuran kebisingan menggunakan Sound Level Meter (SLM) dan aplikasi ponsel. Pengukuran dilakukan pada 100 titik dengan metode grid point measurement. Pengukuran dilakukan selama jam kerja pada ketinggian 1,5 meter. Data yang diperoleh akan dianalisis deskriptif dan spasial menggunakan Golden Surfer V28. Hasil penelitian menunjukkan titik pada koordinat 1.3-5.7 memiliki tingkat kebisingan di atas ambang batas berkisar 89,60 dB hingga 104,32 dB. Intensitas tertinggi ditemukan pada area kompresor sebesar 104,32 dB. Hal ini menjadi landasan bagi manajeman wajib menambahkan APD alat dengar pada pekerja. Pemetaan spasial menunjukkan zona kebisingan terkonsentraasi pada area mesin bertekanan dan system bermekanik berat. Selanjutnya, perbandingan pengukuran dengan alat dan aplikasi ponsel memiliki selisih rata-rata 6.13 dB. Aplikasi ponsel cenderung mengalami underestimasi nilai. Temuan ini menunjukkan aplikasi ponsel layak digunaan sebagai skrinning awal tetapi pengukuran dengan alat terkalibrasi tetap diperlukan. Alat terkalibrasi akan mengukur risiko kebisingan di lingkungan industri dengan akurat.
MICROPHYSICAL AND DYNAMICAL CHARACTERISTICS OF HAIL-BEARING CONVECTIVE CLOUDS IN DEPOK: THE CASE OF 28 OCTOBER 2024 Zikri, Muhammad Aulia; Alghazali, Muhammad Fathurrachman; Alamin, Mirza Virgiansah; Zakir, Achmad; Mulya, Aditya
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.27602

Abstract

This study investigates the microphysical and dynamical characteristics of hail-producing convective clouds over the Depok region, Indonesia, through a case study of the event on 28 October 2024. A multi-data approach was applied by integrating weather radar data, Himawari-9 satellite, and ERA5 atmospheric reanalysis. Radar analysis revealed intense convective cores with reflectivity exceeding 55–60 dBZ, high Vertically Integrated Liquid (VIL) values (~50 mm), and ZHAIL probabilities above 80%, indicating well-developed hail cores. Satellite observations showed cloud growth and extremely low cloud-top temperatures coinciding with peak radar signatures. Although Convective Available Potential Energy (CAPE) values were relatively modest, reanalysis data indicated strong moisture availability, deep-layer instability, and favorable wind shear. These results demonstrate that hail formation in tropical urban regions is driven by the combined effects of moisture-rich environments, deep atmospheric instability, and organized convective dynamics rather than by high CAPE alone.
RESPON MATERIAL AKIBAT KEKERASAN PAHAT BUBUT HARDFACING TERHADAP NILAI KEKASARAN PERMUKAAN Budayawati, Irene; Betan, Agustinus D; Abdullah, Amiruddin; Hore, Duran; Niron, Fransisko Piri; Lantang, Lukas
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.27605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons nilai kekerasan pahat bubut hardfacing hasil modifikasi mata potong terhadap kekasaran permukaan, sehingga dapat menghasilkan pahat bubut alternatif untuk mengatasi keterbatasan pengadaan alat potong di laboratorium demi meningkatkan kompetensi mahasiswa dan kualitas layanan bagi pengguna laboratorium. Metode yang digunakan meliputi tahap perancangan, persiapan, pembuatan, serta demonstrasi pada mesin bubut. Parameter pemesinan yang divariasikan meliputi kedalaman potong 0,1 mm, 0,2 mm, dan 0,3 mm; putaran mesin 320 rpm, 440 rpm, dan 540 rpm; dengan material kerja aluminium, baja St 37, dan baja S45C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kekerasan maksimum pahat hardfacing adalah 65,16 HRC dengan nilai kekasaran permukaan 2,953 μm pada material baja St 37. Sementara itu, nilai kekerasan minimum sebesar 62,06 HRC menghasilkan kekasaran permukaan 3,521 μm pada material S45C. Untuk proses pemesinan, nilai kekasaran maksimum (paling kasar) tercatat 5,108 μm pada material baja St 37, sedangkan nilai kekasaran minimum (paling halus) sebesar 0,939 μm diperoleh pada material aluminium