cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
ISSN : 23382996     EISSN : 25286978     DOI : -
Core Subject : Education,
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, Universitas Singaperbangsa Karawang. Konten jurnal meliputi tulisan hasil penelitian atau kajian teoretis pada bidang pendidikan secara umum. Jurnal ini terbit dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 219 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH PERSAMAAN DIFERENSIAL Mokhammad Ridwan Yudhanegara
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 3 No 2 (2015): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.122 KB)

Abstract

Artikel ini menyajikan hasil penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian eksperimen dengan desain the randomized solomon four-group design, yang dilakukan terhadap mahasiswa semester VI tahun akademik 2014-2015 pada mata kuliah Persamaan Diferensial Tujuan penelitian ini selain untuk membandingkan kemampuan berpikir kreatif matematis dari kelompok mahasiswa yang diberi perlakuan model pembelajaran problem posing atau tidak, juga untuk membandingkan kemampuan berpikir kreatif dari kelompok mahasiswa yang diberi pretes atau tidak. Berdasarkan analisis data menggunakan one way ANOVA, diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa: 1) pada taraf kepercayaan 95%, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis yang signifikan antara kelompok mahasiswa yang diberi perlakuan model pembelajaran problem posing dengan yang tidak; dan 2) pada taraf kepercayaan 95%, tidak cukup bukti untuk menyatakan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis antara kelompok mahasiswa yang diberi pretes dengan yang tidak. Dengan demikian, perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis yang terjadi disebabkan oleh adanya perlakuan model pembelajaran problem posing bukan disebabkan oleh pemberian pretes di awal perkuliahan.Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis, Model Pembelajaran Problem Posing, Persamaan Diferensial
IMPLEMENTASI DESAIN PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF BERBASIS KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN KEBERMAKNAAN BELAJAR Nur Fitri Rizkiyah; Stefanus C. Relmasira
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 6 No 2 (2018): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.07 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan kebermaknaan belajar siswa melalui implementasi desain pembelajaran tematik integratif berbasis karakter. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas model Stringer yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahap look, think, dan act. Instrumen pengumpulan data menggunakan instrumen soal, angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Salatiga 03. Analisis data dilakukan dengan deskripsi komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil dan kebermaknaan belajar siswa. Hal ini ditunjukkan pada ketuntasan hasil belajar tematik pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia, IPS, dan PPKn secara berturut-turut pada siklus I 79%, 70%, dan 73%. Selanjutnya meningkat pada siklus II yaitu 88%, 76%, dan 79%. Hasil kebermaknaan belajar siswa pada kategori sangat bermakna pada siklus I sebesar 76% dan meningkat pada siklus II sebesar 88%. Dengan demikian implementasi pembelajaran tematik integratif berbasis karakter dapat meningkatkan hasil dan kebermaknaan belajar siswa kelas IV SDN Salatiga 03.
Dewan Redaksi, Kata Pengatar, dan Daftar Isi Jurnal, Tata Cara Penulisan Daftar Isi
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 3 No 2 (2015): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.424 KB)

Abstract

Manajemen dan Pembelajaran dalam Pendidikan Terkini
PERAN KELUARGA, GURU DAN MASYARAKAT DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Tika Santika
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 6 No 2 (2018): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.586 KB)

Abstract

Pendidikan karakter merupakan langkah sangat penting dan strategis dalam membangun jatidiri bangsa. Karakter adalah cara berfikir dan berprilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama baik dalam lingkup keluarga, sekolah dan masyarakat. Sistem pendidikan sekarang ini mengalami banyak kelemahan mendasar sehingga terjadi adanya degradasi moral, maka untuk itu perlu adanya upaya yaitu dengan meningkatkan peran tri pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat dalam pembentukan karakter mulai dari anak usia dini.
PANJANG RATA-RATA TUTURAN ANAK USIA 2 TAHUN 7 BULAN DALAM BINGKAI TEORI PEMEROLEHAN BAHASA ANAK Roni Nugra Syafroni
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 4 No 1 (2016): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.803 KB)

Abstract

Jumlah elemen yang mengandung arti dalam kalimat yang diucapkan anak dapat diukur dengan panjang rata-rata tuturan atau mean length of utterance (MLU). MLU merupakan satu konsep yang digunakan untuk mengukur produk linguistik yang dihasilkan oleh seorang anak. Secara umum, penghitungan MLU dilakukan dengan membagi bilangan morfem dengan bilangan ujaran. Artinya, jumlah bilangan ujaran yang diperlukan adalah 50 atau 100 ujaran utama anak. Semakin tinggi MLU anak, maka semakin tinggilah penguasaan berbahasa anak tersebut. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tuturan seorang anak berusia 2 tahun 7 bulan. Data diambil dengan menggunakan alat rekam. Sumber data dalam penelitian ini adalah seorang anak laki-laki berusia 2 tahun 7 bulan yang bernama Muhammad Akbar. Data penelitian diperoleh selama 2 minggu, yaitu mulai dari tanggal 14 hingga 28 Desember 2015. Bahasa yang digunakan sehari-hari oleh Muhammad Akbar adalah bahasa Indonesia dan terkadang menggunakan campur kode bahasa Sunda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan bahasa pertama anak usia 2 tahun 7 bulan berdasarkan pengukuran MLU-nya. Hasil analisis membuktikan, subjek penelitian telah mampu bertutur dari kalimat satu-kata sampai kalimat tujuh-kata. Jenis kata yang telah dikenal subjek penelitian adalah nomina (N), verba (V), adjektiva (Adj), adverbia (Adv), dan numeralia (Num). Bila dilihat dari pola kalimat, Muhammad Akbar telah mampu bertutur dengan pola dengan pola dasar, seperti FV + FN, FN + FN, FN + FAdj, FV + FAdj, dan FV+Adv.Kata Kunci: Tuturan, Tuturan Anak, Panjang Rata-Rata Tuturan
ENGAGING MOBILE ASSISTED LANGUAGE LEARNING (MALL) INTO EFL LISTENING CLASS Iwan Ridwan
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 7 No 1 (2019): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.466 KB)

Abstract

The objective of this research was to find out the progress of the students’ listening fluency through Mobile Assisted Language Learning (MALL). The researcher used Classroom Action Research with twenty four samples at Senior High School or SMA Muhammadiyah Karawang who have experienced using Mobile Phone in any applications needed. To make the teaching-learning process clear and relevant should be supported by the experts’ theories, such as Howatt and Dakin (1974) stated that Listening is the ability to identify and understand what other saying. It is also supported by Howard Gardner (1983) by saying that Teachers have begun to understand how using audio in the classroom can increase the circle of readers by engaging learners with auditory and spatial intelligence learning style. Moreover, mobile phone is a portable device that can be brought anywhere and anytime we want to. Despite there is no agreement about defining Mobile Assisted Language Learning (MALL), (Traxler?s, 2005) defined mobile learning as any educational provision where the dominant technologies are handheld devices. Also, (O?Malley et al., 2003: 6) defined mobile learning as a type of learning that takes place when the learner is not at a fixed location, or when the learner takes advantage of the learning opportunities offered by mobile technologies. This study showed that MALL improved the students’ listening skill. Therefore, the researcher suggested that EFL teachers use Mobile Assisted Language Learning as an alternative way to improve students’ listening skill and teaching quality as well.
PENERAPAN TAPPS DISERTAI HYPNOTEACHING (HYPNO-TAPPS) DALAM MENINGKATKAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SMP Audra Pramitha Muslim
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 4 No 1 (2016): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.328 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan disposisi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran TAPPS disertai hypnoteaching (hypno-TAPPS) dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen, dengan populasi siswa kelas VIII salah satu SMPN Kota Padang. Satu kelas sebagai kelompok kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional dan satu kelas lainnya sebagai kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran Hypno-TAPPS. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini yaitu angket dan lembar observasi. Lembar observasi digunakan untuk menghitung persentase aktivitas guru dan siswa dalam setiap pertemuan, setelah itu diolah secara deskriptif dan hasilnya dianalisis melalui laporan esai yang menyimpulkan kriteria dan karakteristik serta proses yang terjadi dalam pembelajaran. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji peningkatan disposisi matematis siswa pada angket adalah independent sample t-test. Hasil dari uji–t tersebut menemukan bahwa perbedaan rata-rata peningkatan disposisi matematis siswa pada kelas eksperimen tidak lebih baik dari kelas kontrol. Artinya, pembelajaran TAPPS disertai hypnoteaching tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan disposisi matematis.Kata Kunci : Hypno-TAPPS dan Disposisi Matematis
SURVEY MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENAM KELAS IX SMP 2 KLARI Muhammad Mury Syafei; Abduloh Abduloh; Teten Hidayat
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 7 No 1 (2019): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.821 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi siswa pada pembelajaran Senam di mata pelajaran Penjaskes sekolah, karena dari hasil observasi saya selaku peneliti ternyata materi pembelajaran senam itu memerlukan percaya diri untuk para siswa melakukan setiap gerakan – gerakan yang disampaikan oleh guru, karena senam itu sangat penting untuk dipelajari disetiap sekolah karena Pendidikan memiliki sasaran pedagogis, oleh karena itu pendidikan kurang lengkap tanpa ada pendidikan jasmani, karena gerak sebagai aktivitas jasmani adalah dasar bagi manusia untuk mengenal dunia dan dirinya sendiri yang secara alami berkembang searah dengan perkembangan zaman. Pada saat peneliti melaksanakan observasi di SMP Negeri 2 Klari, peneliti menemukan masalah tentang motivasi siswa. Dimana masih dijumpai beberapa siswa yang masih bermalas-malasan dan kurangnya keinginan siswa pada saat mengikuti pembelajaran penjas, terutama dalam pembelajaran Senam. Hal ini bisa saja di sebabkan karena kebutuhan dalam belajar siswa kurang terpenuhi, sehingga keinginan untuk berhasil siswa menjadi kurang. metode survey digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan), tetapi peneliti melakukan dalam penumpulan data, misalnya dengan mengedarkan kunsioner, test, wawancara terstruktur dan sebagainya (perlakuan tidak seperti dalam ekperimen).dengan kata lain teknik pengumpulan data secara kunsioner atau berbentuk angket. Karena sesuai dengan penelitian yaitu survey untuk mengetahui motivasi pembelajaran. dengan pertimbangan frekuensi terbanyak berada pada kategori sedang dengan 15 orang siswa atau 36,71%
The Use of Computer in Improving Writing Skill Nia Pujiawati
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 1 No 1 (2013): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
THE EFFECT OF TEACHING METHODS AND LEARNING MOTIVATIONS ON STUDENTS’ SPEAKING SKILL Acep Bahrum Kamil
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 5 No 1 (2017): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.869 KB)

Abstract

This research is aimed at findings out the 1) difference between discussion and role play method in affecting students’ speaking skill;  2) interaction of teaching methods and learning motivation on students’ speaking skill; 3) if role play is more effective for the students with high learning motivation than discussion on students’ speaking skill; 4) if discussion is more effective for the students with low learning motivation than role play on students’ speaking skill. This research was factorial design where the class was divided into two classes and four groups.  The total of sample of each group is 20 students. So the total of sample is 80 students. This research was conducted eight time meetings. The instruments of this research are learning motivation questionnaire and test. The result of the research shows that, there was no interaction between learning motivation and teaching method. This result supported by the result of two ways a nova Fobserved 2.98 < Ftable 3.97, but the implementation of group discussion method is effective to improve the speaking skill with students who are high motivation than students who are low motivation. The difference is based on the level of students’ motivation. Thus, it can be concluded that for the students with high motivation, discussion is more effective than role-play on students’ speaking skill. Therefore, role-play is more effective than discussion on students’ speaking skill for students who have low learning motivation at the eleventh grade of SMAN 1 Pangkalan Karawang. Keywords: Role play, Discussion, learning motivation, speaking skill

Page 7 of 22 | Total Record : 219