cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
ISSN : 23382996     EISSN : 25286978     DOI : -
Core Subject : Education,
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, Universitas Singaperbangsa Karawang. Konten jurnal meliputi tulisan hasil penelitian atau kajian teoretis pada bidang pendidikan secara umum. Jurnal ini terbit dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 219 Documents
MODERNISASI PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MEMASUKI ABAD 21 Euis Anih
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 4 No 2 (2016): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.404 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang berkembang pesat di era globalisasi saat ini tidak berpengaruh terelakkan di dunia pendidikan. Permintaan global memerlukan pendidikan untuk selalu terus-menerus menyesuaikan dengan upaya pengembangan teknologi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama penyesuaian penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)  untuk pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran. Memasuki abad ke- 21 TIK kini sangat merasa perlu dan pentingnya untuk belajar peningkatan kualitas. Sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi menyediakan cakupan yang luas, cepat, efektif, dan efisien untuk penyebaran informasi ke berbagai belahan dunia. Kecenderungan perubahan dan inovasi dalam dunia pendidikan terus terjadi dan berkembang dalam memasuki abad ke-21 sekarang. Perubahan tersebut meliputi: mudah untuk mencari sumber belajar, lebih banyak pilihan untuk digunakan dan penggunaan TIK, meningkatnya peran media dan multimedia dalam kegiatan pembelajaran, waktu belajar yang lebih fleksibel, penggunaan pembelajaran berbasis komputer, komputer dibantu instruksi, penggunaan media televisi/ video, mobile learning, e-learning, sistem manajemen pembelajaran, kurikulum on-line, e-library, model pembelajaran dengan pembelajaran sistem individual, kompetensi patokan terutama bukan dari institusi sekolah yang dengan ijazah, melainkan dikembangkan melalui standarisasi, akreditasi, dan sertifikasi oleh kelompok profesional.Kata Kunci: Modernisasi Pembelajaran,  Teknologi Informasi dan Komunikasi
Dewan Redaksi, Kata Pengatar, dan Daftar Isi Jurnal, Tata Cara Penulisan Daftar Isi
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 4 No 2 (2016): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.339 KB)

Abstract

Inovasi Pendidikan
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THE POWER OF TWO DENGAN TIPE THINK PAIRS CHECK PADA SISWA KELAS XI SMAN 6 MERANGIN Nurmaliati Nurmaliati
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 5 No 1 (2017): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.892 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan dari model pembelajaran kooperatif tipe The Power Of  Two dengan tipe Think Pairs Check terhadap hasil belajar Fisika siswa kelas XI SMAN 6 Merangin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Peminatan IPA kelas XI SMAN 6 Merangin yang berjumlah 5 kelas. Sampel  dalam penelitian ini adalah kelas XI A sebagai kelas eksperimen I yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe The Power of Two dan kelas XI B sebagai kelas eksperimen II yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pairs Check. Teknik analisis data menggunakan uji-t, berdasarkan analisis data didapat thitung sebesar 3,998 dan ttabel dengan taraf signifikansi 0,05 sebesar 1,997, maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar Fisika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe The Power of Two dengan tipe Think Pairs Chec  pada siswa kelas XI SMAN 6 Merangin Tahun Pelajaran 2016/2017 pada pokok bahasan Fluida Statik.. 
IMPLEMENTASI BRAIN-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SERTA MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP Karunia Eka Lestari
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 2 No 1 (2014): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.339 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa kemampuan koneksi dan berpikir kritis matematis siswa belum sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu faktor penyebab permasalahan tersebut adalah pembelajaran yang tidak memberikan keleluasaan kepada siswa untuk memberdayakan potensi otak secara optimal, dimana pembelajaran pada umumnya lebih menekan pada penggunaan fungsi otak kiri. Sementara itu, mengajarkan kemampuan koneksi dan berpikir kritis matematis perlu didukung oleh pergerakan otak kanan. Karakteristik ini dapat dijumpai dalam pembelajaran Brain-based Learning (BbL) karena BbL menawarkan suatu konsep pembelajaran yang diselaraskan dengan cara kerja otak yang didesain secara alamiah untuk belajar.Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen, dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sukasari Sumedang yang terdiri atas lima kelas dan diambil dua kelas sebagai sanpel penelitian. Data kuantitatif diperoleh dari hasil pretes dan postes kemampuan koneksi dan berpikir kritis matematis selanjutnya diolah secara deskriptif dan inferensial. Sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil angket motivasi belajar, jurnal harian dan lembar observasi selanjutnya diolah secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peningkatan kemampuan koneksi dan berpikir kritis matematis siswa melalui BbL lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran langsung; 2) secara keseluruhan motivasi belajar dan respon siswa yang mendapat pembelajaran matematika melalui BbL, menunjukkan sikap yang positif.Kata Kunci : Brain-based Learning, Kemampuan Koneksi dan Berpikir Kritis Matematis, Motivasi Belajar Siswa.
BANDURA’S LEARNING THEORIES: TEACHING PRONUNCIATION FOR TEACHERS IN KINDERGARTEN Ayu Bandu Retnomurti
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 5 No 2 (2017): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.267 KB)

Abstract

There are so many to be found inappropriate to pronounce the English vocabularies for students in all education level in Indonesia. Therefore, it needs appropriate pronunciation practice for kindergarten teachers, by using modelling method from Bandura’s theory, to be learned for students in the beginning which is when they are in Kindegarten. This research is important to be carried out because the level of making characters by them in teaching learning process starts from kindergarten era. In here, the source of the data from TK Sekar Ananda Depok. The research finding is based on taking sample in practicing teachers one by one, the total of teachers in TK Sekar Ananda is 10 teachers, but 8 teachers who did not yet pronounce well and 2 teachers who have pronounced well. From the data, it can be showed that the amount of sample in pronounce the vocabularies for teachers which is who did not yet pronunciation well is many more than the sample who have pronounced well, that is because inappropriate to pronounce the English vocabularies for students in Kindergarten. Here are some of the main in modelling method from students who taught by their teachers in TK Sekar Ananda Depok such as Attention, Retention, Reproduction, and Motivation. By using modelling method from Bandura’s theory, to pronounce the English vocabulary, the English teacher has to introduce the features of pronunciation like consonant sounds and vowel sounds to their students in order to increase the ability to pronounce the vocabulary well. Keywords: Pronunciation, vocabulary, modelling method, Bandura’s theory
PELATIHAN PENINGKATAN CAPACITY BUILDING KOMPETENSI TUTOR PROGRAM KEAKSARAAN USAHA MANDIRI DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT KABUPATEN KARAWANG Dayat Hidayat
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 2 No 1 (2014): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.957 KB)

Abstract

Kompetensi yang harus dikuasai tutor Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) perlu dinyatakan sedemikian rupa agar dapat dinilai, sebagai wujud kompetensi tutor Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) sebagai tenaga pendidik yang mengacu pada pengalaman langsung. Tutor Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) perlu mengetahui tujuan belajar, dan tingkat-tingkat penguasaan yang akan digunakan sebagai kriteria pencapaian secara eksplisit, dikembangkan berdasarkan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan, dan memiliki kontribusi terhadap kompetensi-kompetensi yang sedang dipelajari. Kondisi ini yang menjadi faktor pendorong untuk melaksanakan Pelatihan Peningkatan Capacity Building Kompetensi Tutor Program Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) di Kebupaten Karawang.Tujuan kegiatan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pembinaan dan pelatihan peningkatan kompetensi tutor dalam melaksanakan pelatihan Kewirausahaan Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) di PKBM Kabupaten Karawang. Materi yang diberikan dalam kegiatan pelatihan tersebut adalah meliputi 1) kemampuan pedagogik, 2) kemampuan professional, program KUM, kemampuan kepribadian, dan sosial. Metode atau cara yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan melalui pelatihan dan pembinaan kepada pengurus dan tutor Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) di PKBM Kabupaten Karawang.Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan sebagai bahan masukan bagi pengurus dan Tutor Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) di di PKBM Kabupaten Karawang agar pelaksanaan program Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) dapat berjalan lebih baik dan mencapai hasil yang lebih optimal. Sebagai bahan masukan bagi penguatan kelembagaan PKBM di Kabupaten Karawang agar menjadi sarana pengembangan program Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) dalam melaksanakan programnya.Kata Kunci: Kompetensi Tutor, Keaksaraan Usaha Mandiri
IMPLEMENTASI STANDAR PENILAIAN KURIKULUM 2013 PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN UNTUK MEMBENTUK MORAL FEELING SISWA Wahyudin Fitriyana
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 5 No 2 (2017): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.308 KB)

Abstract

Achievement of learning outcomes of student in the curriculum can be seen from the assessment results.Assessment as the process of collecting and processing information to measure student learning outcomes.The theory in this research is based on permendikbud no. 104/2014 on assessment standards and the formation of moral feeling (Lickona 1992).The population of 720 students class VIII SMP Negeri 2 and 5 Bandung.Sampling using random sampling method. The sample of research is 233 participants. Methods of data collection include observation, interviews, questionnaires, documentation studies and literature studies. The results of this study indicate that (1) the implementation of the standard assessment of curriculum 2013 in SMP Negeri 2 and 5 Bandung in accordance with existing provisions that is based on permendikbud no 104/2014 on assessment standards. Teachers are given guidance in determining the assessment of the outcomes of the learning process. (2) the test result of significant efffect on applying the standard of assessment to "moral feeling" is 0.622 (3) the formation of students' moral feeling based on the implementation of the assessment standards has a sufficient impact  When teachers appropriately implement the assessment standards will have a greater impact
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN M-APOS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP Karunia Eka Lestari
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 3 No 1 (2015): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.177 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika yang  masih didominasi oleh aktivitas-aktivitas yang ditujukan untuk pencapaian mathematical basics skills semata. Pembelajaran seperti ini menyebabkan kegiatan belajar matematika hanya sekedar menghafal rumus tanpa disertai keterampilan berpikir dan memecahkan masalah yang pada akhirnya mengakibatkan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dalam memecahkan masalah matematika, suatu ide tidak dapat muncul secara tiba-tiba. Ide-ide terjadi setelah berbagai macam simbol diolah sehingga dapat dikatakan bahwa dalam proses berpikir akan melewati beberapa tahap pengkontruksian mental seperti action, process, object, dan scheme. Tahap-tahap pengkonstruksian mental tersebut terdapat dalam model pembelajaran M-APOS. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan populasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bandung semester ganjil tahun ajaran 2010/2011 pada pokok bahasan aritmatika sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pembelajaran dengan menggunakan model M-APOS lebih baik dari pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui  pembelajaran konvensional yang menggunakan metode ekspositori; 2)  Respons siswa terhadap pembelajaran ini menunjukkan respons yang positif, dapat dilihat dari angket,  jurnal harian dan hasil observasi terhadap aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung.Kata kunci: M-APOS, Pemecahan masalah matematis
MENGINTEGRASIKAN AUTOMATIC GRAMMAR CHECKER DALAM KELAS MENULIS Nia Pujiawati
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 6 No 1 (2018): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.944 KB)

Abstract

Salah satu aspek yang harus dikuasai oleh mahasiswa dalam menulis teks adalah kemampuan dalam lexico-grammatical features atau tata bahasa. Akan tetapi, kemampuan tata bahasa ini justru menjadi kesulitan terbesar yang dihadapi mahasiswa sehingga banyak ditemukan kesalahan tata bahasa atau grammatical errors dalam tulisan mereka sehingga membuat dosen merasa kesulitan bahkan kewalahan ketika memberikan koreksi. Salah satu pemecahan masalahnya adalah dengan menerapkan Automatic Grammar Checker dalam proses pembelajaran menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan mahasiswa terhadap penggunaan automatic grammar checker dalam kelas Essay Writing. Untuk menjawab rumusan masalah ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian survey. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Singaperbangsa Karawang, semester dua, yang mengambil mata kuliah Essay Writing. Data penelitian ini akan diperoleh dari hasil angket yang akan disebarkan kepada mahasiswa setelah mereka menggunakan automatic grammar checker dalam proses pembelajaran menulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek penelitian menunjukkan respons yang positif terhadap penggunaan Grammarly. Responden menilai bahwa pemeriksa tata bahasa ini tidak hanya membantu mereka dalam mengidentifikasi letak kesalahan dan mengoreksi kesalahan yang ada dalam teks mereka, tetapi juga mengarahkan mereka untuk menjadi pembelajar mandiri atau autonomous learners. 
MODEL KEPEMIMPINAN SEKOLAH BERKARAKTER UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIDIKAN Bambang Ismaya
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 3 No 1 (2015): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.141 KB)

Abstract

Pengelolaan  sekolah merupakan hal urgen terutama  di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kepemimpinan sekolah berkarakter untuk meningkatkan mutu pendidikan. Mengetahui iklim sekolah dan efektifitas sekolah serta menganisis pengaruh secara parsial maupun simultan terhadap efektifitas sekolah. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode survey dan angket sebagai instrumennya, populasi 30  SDN,  sampel 95 guru di kecamatan di kecamatan Karawang Barat. Hasil penelitian menunjukan bagaimana gambaran kepemimpinan sekolah berkarakter untuk meningkatkan mutu pendidikan. Temuan penelitian yaitu peran pemimpin sekolah sebagai pemrakarsa inovatif, kreatif dan berkarakter perubahan/ kemajuan pendidikan, minat profesional guru, dukungan orang tua, motivasi siswa masih rendah. Rekomendasi untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan pemimpin sekolah memfungsikan wadah MGMP tumbuhkan komitmen dan dedikasi tinggi sebagai guru profeesional, orang tua menjadi mitra sekolah, dan pelaksanaan program diklat dan PKB bagi kepala sekolah dan guru oleh Dinas Pendidikan Kecamatan Karawang Barat.Kata kunci: Kepemimpinan, Mutu Pendidikan

Page 8 of 22 | Total Record : 219