cover
Contact Name
Mira
Contact Email
mirautami85@gmail.com
Phone
+6287855047095
Journal Mail Official
jurnalkeperawatanterpadu2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Praburangkasari, Dasan Cermen, Sandubaya, Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal)
ISSN : 24069698     EISSN : 26850710     DOI : https://doi.org/10.32807/jkt
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) is a nursing journal published by Poltekkes Kemenkes Mataram. This journal focuses on original research about nursing care delivery, organization, manjagement, workforce, policy and research methods relevant to nursing and other health professions related to nursing. The journal particularly welcomes studies that aim to evaluate and understand complex health care and nursing care interventions and health policies which employ the most rigorous designs and methods appropriate for the research question of interest. All accepted articles will be published on an open-access basis and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Articles 117 Documents
Riwayat Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Pada Penderita Kanker Payudara Ridawati Sulaeman; Irwansyah Irwansyah; Sukmawati Sukmawati; Masadah Masadah
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 3, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v3i1.96

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu pembunuh utama wanita. Hormon estrogen dapat meningkatkan proses proliferasi dan pertumbuhan sel–sel spesifik pada tubuh serta bertanggung jawab terhadap sebagian besar sifat seksual sekunder wanita. Pada payudara estrogen dapat menyebabkan pengendapan lemak dalam kelenjar payudara. Survei World Health Organization (WHO) menyatakan 8–9% wanita mengalami kanker payudara. Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki prevalensi untuk penyakit kanker, yaitu sebesar 0,6%. Data rekam medik Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2018 ditemukan 897 jiwa penderita kanker payudara yang sedang rawat jalan. Tujuan penelitian  adalah untuk mengetahui  gambaran riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal pada penderita kanker payudara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif. Populasi penelitian adalah semua pasien kanker payudara yang sedang rawat jalan di RSUD Provinsi NTB pada tahun 2018, yaitu sebanyak 897 jiwa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 47 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia ≥50 tahun yaitu sebanyak,= 25 orang (53 %). Sebagian besar tidak memiliki riwayat keluarga menderita kanker payudara yaitu sebanyak 36 orang (77 %). Riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal didapatkan dari hampir semua responden yaitu sebanyak 40 orang (85 %). Riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal yang didapatkan pada sebagian besar responden dapat mempengaruhi keseimbangan hormone estrogen dan progesterone yang merupakan faktor risiko penyebab terjadinya kanker payudara. Ibu yang menggunakan kontrasepsi hormonal (pil, suntik dan implant) perlu memperhatikan jangka waktu penggunaannya dan perlu melakukan pemeriksaan payudara sendiri sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan
Interaksi Sosial Berhubungan dengan Kualitas Hidup Lansia Ariska Oktavianti; Sri Setyowati
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v2i2.68

Abstract

Interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antar manusia dan berlangsung sepanjang hidupnya dalam masyarakat. Interaksi sosial membuat manusia tidak merasakan kesepian. Perasaan sepi ini sering dialami oleh lansia dan biasanya cenderung mengarah kearah yang kurang baik sehingga terjadi penurunan derajad kesehatan dan peran sosial lansia. Hal ini juga akan mengakibat lansia kehilangan pekerjaan dan merasa menjadi individu yang kurang mampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan interaksi sosial dengan kualitas hidup pada lansia di Posyandu Lansia Melati, Dusun Karet, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian non-eksperimen dengan desain studi korelasional metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah 50 responden, pemilihan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner. Kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner interaksi sosial dengan skala likert, dan kuesioner kualitas hidup lansia yaitu dengan HTQL dari sf-36 WHO. Analisa data statistik menggunakan rumus korelasi kendall-Tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki interaksi sosial yang cukup yaitu 37 responden (74%) dan sebagian besar memiliki kualitas hidup yang baik yaitu sebanyak 40 orang (80%). Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara interaksi sosial dengan kualitas hidup lansia dengan nilai signifikan () value 0,017 < 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 2,383. Dapat disimpulkan bahwa interaksi sosial berhubungan dengan kualitas hidup lansia dimana semakin baik interaksi sosial maka kualitas hidup lansia akan semakin baik.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Metode Focus Group Discussion (FGD) Terhadap Tindakan Family Caregiver Pada Anggota Keluarga Pasca Perawatan Stroke Di Ruang Stroke Center RSUD Kota Mataram Eka Rudy Purwana; Zulkifli Zulkifli; Dewi Purnamawati
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 3, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v3i1.191

Abstract

Kasus stroke yang menyebabkan ketergantungan total akan mempengaruhi kondisi pasien pasca stroke. Peran family caregiver sangat penting untuk membantu pasien. Didapatkan hasil bahwa family caregiver masih mengalami banyak kelemahan, khususnya masalah yang berkaitan dengan kurangnya tingkat pengetahuan, untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukannya pendidikan kesehatan pada family caregiver .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Pendekatan Metode Focus Group Discussion (FGD) Terhadap Tindakan Family Caregiver Pada Anggota Keluarga Pasca Perawatan Stroke di Ruang Stroke Center RSUD Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre experimental menggunakan rancangan one group pretest – posttest dengan teknik purposive sampling. Jumlah responden sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan Kuesioner yang dilakukan sebanyak 1 kali pada hari yang sama dalam waktu 12 hari, kemudian dianalisa dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikasi = 0,000. Sebelum dilakukan intervensi sebagian besar responden berada pada katagori kurang dengan jumlah 21 responden (70%). Setelah dilakukan intervensi berada pada katagori cukup dengan jumlah 29 responden (83,3%). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan pendekatan metode focus group discussion (FGD) terhadap tindakan family caregiver pada anggota keluarga pasca perawatan stroke di ruang stroke center RSUD Kota Mataram
Efektifitas Penggunaan Kalender Pengelolaan Cairan dan Mobile Phone terhadap Interdialytic Weight Gain pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa Vendi Riswanda; Gusti Ayu Sri Puja Warnis Wijayanti
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v2i2.77

Abstract

Kalender pengelolaan cairan dan mobile phone merupakan media yang dapat mengontrol interdialytic weight gain (IDWG).Pengontrolan IDWG dapat juga dilakukan melalui layanan pesan singkat pada mobile phone pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan kalender pengelolaan cairan dan mobile phone terhadap interdialytic weight gain pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest without control. Populasi peneletian seluruh pasien yang menjalani hemodialisa pada periode Juli-September 2019. Sampel diambil dari populasi dengan teknik purposive sampling sebanyak 40 orang. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik umum responden dan data berat badan antar dua waktu dialysis sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Analisa data dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Mann Whitney Test. Hasil menunjukkan adanya penurunan interdialytic weight gain pada pasien setelah intervensi kontrol cairan menggunakan kalender pengelolaan cairan, dengan p-value= 0,006 (p < α=0,05). Ada penurunan interdialytic weight gain pada pasien setelah intervensi kontrol cairan menggunakan mobile phone dengan p value = 0,000 (p < α=0,05). Hasil uji Mann Whitney U Test menunjukkan tidak ada perbedaan efektifitas penggunaan kalender pengelolaan cairan dan mobile phone terhadap interdialytic weight gain pada pasien gagal ginjal kronik (p value= 0,328 atau p>0,05). Penggunaan kalender pengelolaan cairan dan mobile phone sama-sama efektif terhadap penurunan interdialytic weight gain pada pasien gagal ginjal kronik
Penerapan Konsep Atraumatic Care Saat Pemasangan Infus dan Venipunktur pada Anak Ely Mawaddah; Rusmini Rusmini; Mira Utami Ningsih; Mardiatun Mardiatun
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 3, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v3i1.99

Abstract

Kondisi morbiditas anak menyebabkan anak membutuhkan tindakan hospitalisasi pada anak. Berbagai prosedur invasive saat perawatan dan pengobatan menimbulkan nyeri berulang yang menyebabkan anak merasa takut akan mengalaminya lagi. Tindakan berulang yang sering menyebabkan nyeri adalah pemasangan infus dan venipuncture sehingga memerlukan prinsip atraumatik selama prosedur dilaksanakan. Studi ini merupakan studi literature dari pustaka maupun penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil studi menunjukkan terdapat beberapa cara untuk meminimalkan nyeri pada anak saat dilakukan pemasangan infus dan venipuncture baik secara farmakologi maupun non farmakologi. Tehnik farmakologi dapat menggunakan cream EMLA sebelum dilakukan penusukan, sementara secara non farmakologi dapat menggunakan kompres dingin, distraksi, penggunaan vibrator dan terapi musik. Prinsip atraumatik saat dilakukan tindakan pemasangan infus dan venipuncture perlu diterapkan untuk mencegah trauma pada anak. Perawat dapat memilih intervensi yang digunakan untuk mengurangi nyeri pada anak.
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Covid-19 di Masyarakat Mujiburrahman Mujiburrahman; Muskhab Eko Riyadi; Mira Utami Ningsih
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v2i2.85

Abstract

Dunia dihebohkan dengan munculnya virus jenis baru, sebuah virus yang dikenal dengan sebutan virus corona. Corona viruses (CoV) merupakan bagian dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu hingga penyakit yang lebih berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Penyakit yang disebabkan virus corona, atau dikenal dengan COVID-19, adalah jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019 dan belum pernah diidentifikasi menyerang manusia sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada masyarakat di Dusun Potorono Banguntapan Bantul D.I.Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 1.634 orang. Sampel sebanyak 104 responden dipilih menggunakan teknik Consecutive sampling. Data pengetahuan dan perilaku responden dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang pencegahan COVID-19 sebagian besar dalam kategori baik yaitu sebanyak 86 responden (82.7%). Perilaku responden dalam pencegahan COVID-19 sebagian besar dalam kategori cukup  yaitu sebanyak 53 responden (51.0%). Uji spearman terhadap pengetahuan dan perilaku responden menunjukkan nilai p value = 0,001 (p<0,05). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan responden dengan perilaku pencegahan COVID-19 di masyarakat. Peningkatan pengetahuan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan perilaku pencegahan COVID-19.
Pengaruh Kombinasi Pemberian Tablet Fe dan Jus Jambu Biji terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Mahasiswi Jurusan Kebidanan Baiq Eka Putri Saudia; Winda Astria Putri
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 3, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v3i1.100

Abstract

Menurut data hasil Riskesdas tahun 2018 presentasi ibu hamil anemia banyak pada usia 15-24 tahun sebesar 84,6%,usia 25-34 tahun sebesar 33,7%, usia 35-44 tahun sebesar 33,6%, dan usia 45-54 tahun sebesar 24%. Dari data tersebut umur tertinggi ibu hamil yang menderita anemia adalah ibu hamil yang berusia remaja yaitu 15-24 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian tablet Fe dan jus jambu biji terhadap kadar hemoglobin mahasiswi Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mataram. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan menggunakan Pre Post Test control Grup Design. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan total sampel 30 mahasiwi. Sampel dibagi menjadi 15 orang pada kelompok kontrol diberikan tablet Fe dan 15 orang pada kelompok intervensi diberikan tablet Fe dan jus jambu biji. Data hemoglobin responden dikumpulkan sebelum dan sesudah pemberian intervensi menggunakan Easy Touch Blood Hemoglobin. Analisa data menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin mahasiswi yang hanya mendapatkan tablet Fe sebesar 0,20 gr/dL. Rata-rata kadar hemoglobin mahasiswi yang mendapatkan tablet Fe dan jus jambu biji sebesar 0,76 gr/dL. Hasil uji statistik menggunakan independent t test diperoleh p value yaitu 0,000. Dapat disimpulkan bahwa pemberian Fe kombinasi jambu biji lebih efektif untuk meningkatkan kadar hemoglobin daripada pemberian Fe saja.
Pengaruh Slow Stroke Back Massage terhadap Tingkat Depresi pada Pasien Jiwa Depresi Akut Khaerul Mubarok Bafadal; Zulkifli Zulkifli; Lale Wisnu Andrayani
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v2i2.90

Abstract

Depresi merupakan gangguan mental yang ditandai dengan munculnya gejala penurunan mood, kehilangan minat terhadap sesuatu, perasaan bersalah, gangguan tidur atau nafsu makan dan dapat menyebabkan resiko bunuh diri. Salah satu intervensi non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi depresi adalah Slow Stroke Back Massage. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Slow Stroke Back Massage terhadap tingkat depresi pasien jiwa dengan depresi akut di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Provinsi NTB. Desain penelitian ini adalah pra eksperimental dengan bentuk one group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang mengalami depresi di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma, Provinsi NTB. Sampel berjumlah 30 responden, diambil dari populasi menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data karakteristik responden menggunakan kuesioner. Data tingkat depresi responden dikumpulkan menggunakan kuesioner yang diadaptasi dan diterjemahkan dari Beck Depression Inventory (BDI). Intervensi slow stroke back massage dilakukan dengan cara mengusap kulit punggung secara perlahan berirama dengan tangan kecepatan 60x/menit dengan durasi 15 menit, 1 kali sehari selama 7 hari. Analisis data terhadap perubahan tingkat depresi pre dan post intervensi slow stroke back massage menggunakan Uji Wilcoxon (α=0,05). Hasil uji statistik menunjukkan mean statistic rank sebesar 15.50 dengan nilai p= 0,000 (<α=0,05). Terdapat penurunan signifikan tingkat depresi responden setelah intervensi, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh slow stroke back massage terhadap tingkat depresi pasien jiwa dengan depresi akut. Penelitian selanjutnya dapat menilai efek slow stroke back massage pada pasien jiwa lainnya
Pentingnya Komunikasi Orang Tua-Anak terhadap Self Efficacy Anak Usia Sekolah Elly Junalia; Agus Setiawan; Poppy Fitriani
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v2i2.53

Abstract

Self efficacy anak usia sekolah merupakan keyakinan kemampuan diri dalam hal akademik, sosial, dan emosional yang dimiliki oleh anak usia sekolah serta berpengaruh terhadap perilaku anak usia sekolah. Self efficacy merupakan faktor penting dalam perkembangan psikologis anak. Pembentukan dan perkembangan self efficacy  anak usia sekolah didukung oleh peran orang tua melalui komunikasi antara orang tua dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi orang tua dan anak dengan self efficacy pada anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik cluster  sampling. Responden penelitian ini adalah 152 siswa kelas 4,5, dan 6 SD Negeri Kreo 5 Tangerang yang berumur 10 - 12 tahun. Instrumen yang digunakan kuesioner komunikasi orang tua dan anak dan kuesioner self efficacy anak usia sekolah. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara komunikasi orang tua dan anak  dengan self efficacy anak usia sekolah (p value < 0,001, α 0,05). Semakin efektif komunikasi antara orang tua dan anak maka semakin tinggi self efficacy yang dimiliki anak usia sekolah, sebaliknya semakin tidak efektif komunikasi antara orang tua dan anak maka semakin rendah self efficacy yang dimiliki anak usia sekolah. Dengan demikian, komunikasi antara orang tua dan anak penting dalam pembentukan dan perkembangan self efficacy anak usia sekolah.
Hubungan Penggunaan Smartphone Dengan Intensitas Interaksi Sosial Pada Mahasiswa Keperawatan Indra Wijayanto; Suib Suib
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 3, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v3i1.88

Abstract

Setiap aktivitas manusia di era digital akan digerakkan melalui serangkaian teknologi digital. Interaksi antar manusia digerakkan dengan teknologi serba digital: computer, internet, telepon, smartphone. Penggunaan smartphone pada waktu yang lama dapat mempengaruhi intensitas interaksi sosial, salah satunya dapat dapat mempengaruhi intensitas interaksi sosial pada mahasiswa. Intensitas interaksi sosial adalah seberapa sering suatu hubungan antara dua atau lebih individu, dimana perilaku individu yang satu mempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki perilaku individu yang lain. Interaksi sosial dapat dipandang sebagai dasar proses-proses sosial yang ada, menunjuk pada hubungan- hubungan sosial yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan smartphone dengan intensitas interaksi sosial pada mahasiswa semester V Program Studi Keperawatan di STIKes Surya Global Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 60 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik systematic random sampling. Analisa data menggunakan Kendalls Tau. Hasil analisa data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.359 dan angka signifikan  0,003. Hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan smartphone dengan intensitas interaksi sosial pada mahasiswa semester V program studi keperawatan di STIKes Surya Global Yogyakarta.

Page 5 of 12 | Total Record : 117