cover
Contact Name
Angga Yasir
Contact Email
anggayasir92@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26550679     EISSN : 26552701     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) merupakan kumpulan hasil pengabdian masyarakat dan ulasan (review) yang dilakukan oleh dosen baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan mahasiswa atau pihak lainnya di bidang kefarmasian dan kesehatan serta keilmuan lain terkait. Hasil pengabdian yang dipublikasikan dalam jurnal ini berbentuk pengabdian eksperimental maupun non eksperimental. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (April dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2023)" : 12 Documents clear
EDUKASI TENTANG HUBUNGAN ANTARA KETERPAPARAN ASAP ROKOK DAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI SMAN 1 KATIBUNG,LAMPUNG SELATAN Annisa Primadiamanti; Auliya Nurrahmah; Dewa Ayu Ketut Devi; Difa Aryan Maulana; Fegy Seftia; Ferry Pratama
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.10722

Abstract

Kebiasaan merokok merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat. Dampak kesehatan yang paling jelas terlihat adalah terkait munculnya penyakit-penyakit degeneratif akibat rokok seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). World Health Organization (WHO) menyebutkan PPOK merupakan penyebab kematian ketiga di dunia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi tentang hubungan keterpaparan bahaya asap rokok pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Edukasi menggunakan data kuisioner dengan sampel 30 responden siswa SMAN 1 Katibung. Data pretest diperoleh dari kuisioner awal sebanyak 30 lembar yang dibagikan kepada 30 responden yang hadir, kemudian dilakukan scoring. Kemudian penyampaian materi terkait asap rokok dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) selama 45 menit dan dilanjutkan sesi diskusi. Data posttest diperoleh dari kuisioner yang dibagikan setelah penyampaian materi. Kemudian dilakukan scoring. Penilaian akhir dilakukan dengan melihat peningkatan persentase pemahaman peserta. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah berdasarkan data kuisioner awal yang telah diberikan kepada 30 responden, terdapat 67% peserta yang belum memahami materi. Sedangkan, setelah penyampaian materi pada pengisian kuisioner terakhir yang telah diberikan kepada 30 responden, terdapat 90% peserta yang sudah memahami materi yang disampaikan.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil dari edukasi ini memberikan peningkatan pengetahuan kepada siswa SMA Negeri 1 Katibung yang berada di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan.
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL KELOR UNTUK MENGATASI PENYAKIT HIPERTENSI Tutik Tutik; Ramadhani Fitriana; Sagita Feronica; Ulfa Nafila Umri
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.7861

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah di atas normal. Masalah hipertensi perlu diwaspadai karena tidak ada tanda gejala khusus pada penyakit ini dan beberapa orang masih merasa sehat untuk beraktivitas seperti biasanya. Hal ini yang membuat hipertensi sebagai silent killer, orang akan tersadar memiliki penyakit ini ketika gejala yang dirasakan  semakin parah dan memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Gejala yang sering dikeluhkan penderita hipertensi adalah sakit kepala, pusing lemas, kelelahan, sesak nafas, gelisah, mual, muntah, epitaksis, dan kesadaran. Faktor resiko penyebab hipertensi diantaranya adalah umur, jenis kelamin, obesitas, alkohol, genetik, stess, asupan garam berlebihan, merokok, pola aktifitas fisik, penyakit ginjal dan diabetes melitus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan penyuluhan pentingnya mengetahui penyakit hipertensi dan cara pencegahan terhadap penyakit hipertensi dengan tanaman obat tradisional daun kelor. Dan dengan adanya kegiatan ini akhirnya masyarakat dan pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Sumber Agung Kemiling, Bandar Lampung, Lampung menjadi paham serta mengerti bagaimana pencegahan penyakit hipertensi dengan menggunakan tanaman obat tradisional daun kelor. Kata Kunci : Penyakit Hipertensi, Daun Kelor, Penyuluhan
PENYULUHAN KENALI GEJALA DAN CARA PENANGANAN DISENTRI PADA SEKOLAH DI SMA NEGERI 17 BANDAR LAMPUNG Gusti Ayu Rai Saputri; Satria Wijaya; Lintang Imtitsal Nabila; Rama Dalita; Risha Wulandari
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.8911

Abstract

Disentri merupakan suatu infeksi yang menimbulkan luka dan menyebabkan tukak yang terbatas di colon yang ditandai dengan gejala paling khas yang disebut sebagai sindroma disentri, yakni sakit di perut yang sering disertai dengan tenesmus, berak, dan tinja mengandung darah dan lendir yang berasal dari bakteri Shigella dysentriae. Adanya darah dan lekosit dalam tinja merupakan suatu bukti bahwa kuman penyebab disentri tersebut menembus dinding kolon dan bersarang di bawahnya sehingga terjadilah diare. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa/siswi kelas sepuluh (X) di SMAN 17 Bandar Lampung yang berjumlah 109. Penelitian ini menggunakan intrumen kuesioner di sekolah. Data dianalisis  dengan menggunakan nilai mean dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil observasi sebelum penyuluhan menunjukan bahwa dari responden yaitu sebanyak (32%) siswa/siswi sudah mengenali gejala dan cara penanganan disentri, dan responden sebanyak (68%) siswa/siswi masih belum mengetahui cara mengenali gejala dan cara penanganan disentri. Pengetahuan Disentri pada siswa/siswi ini harus lebih ditingkatkan lagi dengan cara pemberdayaan UKS bekerjasama dengan perawat yang ada di puskesmas terdekat dengan melakukan penyuluhan tentang bahayanya disentri.Kata Kunci : Disentri, Gejala dan Penanganan, Penyuluhan disekolah
SOSIALISASI UPAYA PENATALAKSANAAN DAN PENCEGAHAN ASMA BRONKIAL Nofita Nofita; Aulia Fitri Handayani Siregar; Aulia Gita Wardhani; Dimas Ramadhan
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.10769

Abstract

Asma bronkial merupakan penyakit kronis saluran pernapasan yang ditandai oleh inflamasi, peningkatan reaktivitas terhadap berbagai stimulus, dan sumbatan saluran napas yang bisa kembali spontan atau dengan pengobatan yang sesuai. Meskipun pengobatan efektif telah dilakukan untuk menurunkan morbiditas karena asma, keefektifan hanya tercapai jika penggunaan obat telah sesuai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan upaya penatalaksanaan dan pencegahan terjadinya asma bronkial di SDN 1 Karang Maritim. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa tampilan media persentasi serta tanya jawab. Hasil kegiatan yang didapatkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat mengenai penatalaksanaan dan upaya pencegahan asma bronkiale terdapat peningkatan. Dilihat dari peserta yang antusias untuk bertanya dan feedback dari peserta penyuluhan ini dinilai menarik dan bermanfaat. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa prodi Farmasi dari Universitas Malahayati Bandar Lampung. Kata Kunci: Asma bronkial, Penatalaksanaan, Pencegahan.
PEMANFAATAN TANAMAN TEMULAWAK GUNA MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH DI RT 12 LINGKUNGAN II KELURAHAN PANJANG SELATAN Muhammad Rudy; Elok Mardiyanti; Fiko Bradi Wibowo; Nur Amalia Aprila; Wenda Serli Dewanti; Defilia Trinanda Sandy
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.7842

Abstract

Permasalahan di masyarakat mengenai tanaman temulawak, dimana telah terjadi kesalah pahaman dalam penggunaan dan pengoperasian pabrik temulawak. Program ini adalah salah satu solusi nyata untuk masalah ini. Program penyadaran ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan jamu temulawak untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Temulawak dapat dipakai sebagai bahan obat tradisional karena temulawak mengandung banyak nutrisi dan senyawa kimia yang sangat penting dan baik untuk kesehatan. Konsultasi dilakukan melalui presentasi, pemberian brosur dan tanya jawab tentang materi. Konsultasi berjalan dengan baik dan lancar serta mendapat respon yang baik dari ketua Rt 12 dan masyarakat di lingkungan Panjang Selatan II. Hal ini terlihat dari aktivitas tanya jawab masyarakat.
PELATIHAN PEMBUATAN LULUR KERING DARI LIMBAH TEH DAUN KELOR DI KELURAHAN PINANG JAYA KOTA BANDAR LAMPUNG Vania Amanda Samor; Erika Indah Safitri
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.10515

Abstract

Kelurahan Pinang Jaya merupakan salah satu daerah dataran tinggi di Bandar Lampung yang memiliki potensi kesuburan dalam menanam kelor. Tanaman ini memiliki khasiat farmakologis meliputi antioksidan, antimikroba, antiinflamasi dan terbukti memiliki efek sebagai tabir surya pada kulit. Jumlah penduduk yang cukup banyak di Kelurahan Pinang Jaya sangat berpotensi untuk dikembangkan UMKM dengan produk dari daun kelor, salah satunya lulur kering. Selain mudah dibuat, produk ini juga banyak diminati masyarakat sebagai produk skincare untuk menjaga kesehatan kulit. Kegiatan penyuluhan pembuatan lulur kering memenfaatkan limbah teh daun kelor. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang meliputi ibu-ibu di lingkungan Kelurahan Pinang Jaya. Demosntrasi dilakukan dengan praktek langsung dari pengenalan bahan, cara pembuatan, pengemasan hingga pembuatan etiket/label. Produk lulur kering juga dilakukan uji hedonik meliputi organoleptis (warna, tekstur, aroma dan kenyamanan pemakaian). Hasil pengujian menunjukkan sebagian besar peserta menyukai produk lulur kering tersebut. Oleh karena itu, produk lulur kering berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk UMKM dalam rangka meningkatkan perekonomian dan ketrampilan masyarakat Kelurahan Pinang Jaya.
PELATIHAN DAN SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH DAUN KELOR MENJADI PUPUK ORGANIK Saddam Husein; Zuliana Lubis; Arya Akbar Pramana Utama; Dhita Yuliantika
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.10369

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat tentang pembuatan pupuk organik dari limbah daun kelor merupakan inisiatif yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, meningkatkan keberlanjutan pertanian, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan pendapatan. Melalui pelatihan dan sosialisasi, masyarakat diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam memproduksi pupuk organik dari limbah daun kelor. Metode penelitian yang digunakan meliputi identifikasi lokasi, pengumpulan dan analisis limbah daun kelor, pengembangan formula pupuk organik, pelatihan, sosialisasi, evaluasi, dan pendampingan. Tujuan pengabdian ini adalah memberdayakan masyarakat dalam memproduksi dan menggunakan pupuk organik dari limbah daun kelor, serta meningkatkan keberlanjutan pertanian dan mengurangi dampak lingkungan. Hasil yang dicapai adalah pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan pupuk organik, meningkatnya efisiensi dan kemandirian pertanian, pengelolaan limbah yang lebih baik, serta peningkatan pendapatan melalui penjualan pupuk organik. Pengabdian kepada masyarakat tentang pembuatan pupuk organik dari limbah daun kelor memberikan manfaat signifikan dalam pembangunan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PENYULUHAN EDUKASI PENGGOLONGAN OBAT DI SD NEGERI 1 SRENGSEM Ade Maria Ulfa; Charindra Otista Kafuri; Inggrid Virzinia Subroto; Jeny Pupita Sari; Roz Romaeda
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.8204

Abstract

ABSTRACT Students at SDN 1 Srengsem Bandar Lampung have a lack of knowledge about drugs and their classification. Based on the information obtained, the principal, teachers and students of SD Negeri 1 Srengsem Bandar Lampung have never received information about the classification of drugs and the dangers of consuming drugs indiscriminately, so it is necessary to disseminate information about the classification of drugs and the dangers of consuming drugs indiscriminately. The methods used for students in this activity are lectures, questions and answers, giving posters and filling out questionnaires for the material that has been delivered. This questionnaire was conducted with the aim of finding out how much the children's understanding of the material that has been delivered. The outreach activities on the classification of these drugs went smoothly. The students who attended were very enthusiastic and enthusiastic in listening to explanations and actively asked questions regarding the classification of drugs based on their types and the dangers of consuming drugs indiscriminately. This counseling increases participants' understanding of the classification of drugs properly and correctly, it is hoped that students can apply the knowledge that has been obtained in the family environment and the surrounding community. Keywords: Drugs, Classification, Students, Health, Society  ABSTRAK Siswa-siswi di SDN 1 Srengsem Bandar Lampung  belum memahami pengetahuan tentang obat dan penggolongannya berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepala sekolah dan guru SD Negeri 1 Srengsem Bandar Lampung sehingga perlu dilakukan sosialisasi tentang penggolongan obat dan bahaya mengkonsumsi obat tidak sesuai aturan pakai. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, menggunakan leaflet dan mengisi kuisioner materi yang telah disampaikan. Tujuan penyuluhan ini untuk mengetahui seberapa besar pemahaman anak-anak terkait materi yang telah disampaikan. Kegiatan penyuluhan tentang penggolongan obat ini berjalan dengan lancar. Para siswa-siswi yang hadir sangat antusias bersemangat dalam mendengarkan penjelasan dan aktif bertanya terkait penggolongan obat berdasarkan jenisnya dan bahaya mengkonsumsi obat sembarangan. Penyuluhan ini meningkatkan pemahaman peserta tentang penggolongan obat dengan baik dan benar dari 61 % mejadi 95%. diharapkan siswa- siswi dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.Kata Kunci : Obat, Penggolongan, Siswa, Kesehatan, Masyarakat
Konseling Informasi Dan Edukasi Dapatkan Gunakan Simpan Dan Buang (DAGUSIBU) Obat Dengan Benar Di Kelurahan Keteguhan Martianus Perangin Angin; Dina Dwi Nuryani; Rendiko Agung Candra Pratama; Mia Anggraeni; Rasikha Khairunnisa Roni; Rekha Yulia Agustin; Renny Aristina
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.7834

Abstract

Memberikan Edukasi kepada masyarakat bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Agar masyarakat menjadi tau, mau dan mampu mengaplikasikannya dengan baik
PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAHDAUN DAN RANTING KELOR UNTUKMENINGKATKANKUALITASMEDIA TANAM Putri Amalia; Satria Wijaya; Debora Egyita Sitepu; Dwy Nurhayati
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.10667

Abstract

Ketersediaan unsur hara (makro dan mikro) sebagai sumber nutrisi pada media tanam sangat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Ketersediaan unsur hara ini juga dapat memengaruhi kadar kandungan nilai gizi dan metabolit sekunder yang dihasilkan tanaman. Pupuk kimia dapat digunakan untuk memenuhi kekurangan unsur hara. Namun, penggunaan pupuk kimia yang berkelanjutan dapat menyebabkan perubahan struktur fisik dan kimia. Dengan menggunakan pupuk organik, senyawa yang ada pada limbah daun dan ranting kelor dapat didegradasi oleh mikroorganisme tanah dan dapat digunakan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pemanfaatan pupuk organik dari limbah daun dan ranting kelor untuk meningkatkan kualitas media tanam. Dari hasil observasi yang telah dilakukan, maka pelaksanaan penyuluhan dilakukan dengan membagikan pamflet, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan diperoleh bahwa tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait materi yang telah disampaikan mengalami peningkatan.Kata kunci : tanaman kelor, pupuk organik, limbah, media tanam.

Page 1 of 2 | Total Record : 12