cover
Contact Name
Angga Yasir
Contact Email
anggayasir92@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26550679     EISSN : 26552701     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) merupakan kumpulan hasil pengabdian masyarakat dan ulasan (review) yang dilakukan oleh dosen baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan mahasiswa atau pihak lainnya di bidang kefarmasian dan kesehatan serta keilmuan lain terkait. Hasil pengabdian yang dipublikasikan dalam jurnal ini berbentuk pengabdian eksperimental maupun non eksperimental. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (April dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
VAKSIN AMAN DAN HALAL, INFORMASI VAKSIN COVID 19 BERBASIS FARMAKOVIGILANS Iwan Yuwindry
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i1.4260

Abstract

Masalah yang muncul yaitu banyaknya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pada beberapa vaksinisasi Covid 19 yang dilakukan dengan reaksi vaksin yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan kecenderungan rasa takut masyarakat untuk melakukan vaksinisasi covid 19. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan memberikan informasi yang jelas terkait vaksin covid 19 yang berbasis farmakovigilans sekaligus memberikan pelatihan/ workshop penggunaan buku PESO (Pintar Efek Samping Obat) untuk dapat melakukan evaluasi dini terhadap KIPI.Solusi yang dapat dilaksanakan untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan memberdayakan masyarakat untuk menjadi masyarakat PESO (Pintar Efek Samping Obat) dengan upaya penerapan Farmakovigilans di Masyarakat. Mewujudkan masyarakat sadar efek samping vaksin bertujuan untuk mengurangi masalah reaksi obat merugikan (ROM) yang terjadi akibat penggunaan vaksin. Target luaran pada pengabdian kepada masyarakat ini yaitu publikasi pada jurnal ilmiah Nasional.Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dimulai dari intervensi yang dilakukan oleh pengabdi kepada masyarakat meliputi pemberian pendidikan (sosialisasi) vaksin dan KIPI Vaksin, workshop secara langsung terkait penanganan kejadian KIPI Vaksin secara gawat darurat serta workshop penggunaan dan pengaplikasian metode pengukuran efek samping vaksin di masyarakat baik menggunakan algoritma naranjo (buku PESO).
PENYULUHAN SWAMEDIKASI BATUK DAN PILEK SECARA FARMAKOLOGI DAN TRADISIONAL DI PUSKESMAS WATES GADING REJO KABUPATEN PRINGSEWU Gusti Ayu Rai Saputri; Arta Arum Cahyani; Bagas Tirangga; Diajeng Camila; Elvina Rosalia; Elza Reihana; Erisa Mutiara Rahma Delvina; Leony Ekanuari Chandra
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i1.4833

Abstract

Penyakit batuk dan pilek merupakan penyakit yang sering dialami oleh setiap orang khususnya masyarakat Pekon Wates Gading Rejo Kabupaten Pringsewu, sehingga banyak penggunaan atau permintaan akan obat–obatan batuk dan pilek pada pengobatan sendiri (swamedikasi). Oleh karena itu, setiap warga membutuhkan pengendalian obat–obatan batuk dan pilek dalam pelayanan swamedikasi, agar pengelolaan dari masing- masing obat lebih mudah karena sudah adanya pengetahuan tentang swamedikasi untuk penyakit tersebut secara farmakologi maupun tradisional. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi yang dapat dilakukan pada penyakit batuk dan pilek. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2020 bertempat di Puskesmas Gading Rejo. Adapun hasil yang di dapat dari kegiatan ini adalah dewasa-lansia dapat langsung mendapatkan informasi kesehatan dan dapat meningkatkan pengetahuan akan swamedikasi yang dapat dilakukan untuk penyakit batuk dan pilek yang bisa dilakukan secara farmakologi dan tradisional.Kata kunci: batuk dan pilek, swamedikasi, farmakologi, tradisional
PENYULUHAN TANAMAN BUAH MENGKUDU UNTUK OBAT TRADISIONAL PADA LANJUT USIA (LANSIA) DI POSYANDU LANJUT USIA PEKON MATARAM PUSKESMAS GADINGREJO PRINGSEWU Selvi Marcellia
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i1.4446

Abstract

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sedian seharian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut, yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Tujuan penyuluhan ini untuk menambah pengetahuan mengenai obat tradisional buah mengkudu sebagai obat anti hipertensi. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada hari Jum’at 5 April 2019 bertempat di Posyandu Lansia Pekon Mataram Kabupaten Pringsewu. Adapun hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah persentase pemahaman Lansia pada penyuluhan obat tradisional  buah mengkudu diperoleh nilai 20% sangat baik, 70% baik, 10% cukup baik, nilai rata-rata 31% sehingga menunjukkan adanya pemahaman dari Lansia pekon Mataram tentang  pengetahuan tanaman obat tradisional anti hipertensi.Kata Kunci : Obat tradisional, buah mengkudu, penyuluhan
PENATALAKSANAAN PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE DI POSYANDU ANGGREK RAJABASA BANDAR LAMPUNG Ade Maria Ulfa; Annisa Primadiamanti
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i1.4457

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2015, angka kematian akibat diare pada balita di Nigeria dan India sebanyak 42% dan angka kesakitan balita dengan diare sebanyak 39%. Menurut WHO, Penyakit diare adalah penyebab utama kematian kedua pada anak di bawah lima tahun, dan bertanggung jawab untuk membunuh sekitar 525.000 anak setiap tahun. Sasaran penyuluhan ini adalah ibu-ibu yang memiliki balita. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan ibu terhadap penatalaksanaan pencegahan penyakit diare di Posyandu Anggrek Rajabasa Bandar Lampung. Hasil kuisioner menunjukkan peserta penyuluhan memahami pentingnya pencegahan diare setelah diberikan materi. Sebelum diberikan materi 66,6 % ibu balita yang memahami pentingnya pencegahan diare dan sesudah diberikan materi 100% ibu balita sudah paham akan pentingnya menjaga kebersihan dalam mencegah terjadinya penyakit diare. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil dari penyuluhan memberikan peningkatan pengetahuan kepada masyarakat di Posyandu Anggrek Rajabasa Bandar Lampung. 
PENYULUHAN TENTANG UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT ARTHRITIS RHEUMATOID PADA MASYARAKAT DI DAERAH KEMILING RAYA BANDAR LAMPUNG Nofita Nofita; Bella Afni Ganis; Eka Setia Ningsih; Anike Putri; Fitri Rohana; Farikha Nur Azizah; Isnaini Hatta Putri; Mega Ayuning Phakerti; Rahayu Septia Ayuni
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i1.4454

Abstract

Penyakit Arthritis Rheumatoid merupakan penyakit yang sering dialami oleh setiap orang khususnya masyarakat Desa Kemiling Raya Bandar Lampung. Banyak sekali masyarakat yang belum mengetahui tentang penyakit Arthitis Rheumatoid, gejala penyakit Arthitis Rheumatoid, dan pencegahan serta pengobatan sendiri terhadap penyakit yang bisa dilakukan swamedikasi. Oleh karena itu, setiap masyarakat membutuhkan informasi terkait penyakit Arthitis Rheumatoid, gejala penyakit Arthitis Rheumatoid, dan pencegahan serta pengobatan sendiri terhadap penyakit yang bisa dilakukan swamedikasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan memberikan informasi masyarakat tentang penyakit Arthitis Rheumatoid, gejala penyakit Arthitis Rheumatoid,dan upaya pencegahan dan pengobatan  penyakit Arthritis Rheumatoid. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2020 bertempat di Masjid Darul Falah Kemiling Raya. Adapun hasil yang di dapat dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat langsung mendapatkan informasi kesehatan dan dapat meningkatkan pengetahuan akan penyakit Arthitis rheumatoid, gejala penyakit Arthitis rheumatoid, dan pengobatan sendiri terhadap penyakit yang bisa dilakukan swamedikasi.
PENYULUHAN DAUN PEPAYA SEBAGAI OBAT PENURUN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA PUSKESMAS GADINGREJO PRINGSEWU Tutik Tutik; Sugiyanto Sugiyanto
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i1.4456

Abstract

Tanaman pepaya atau dalam nama latin Carica papaya ini tak hanya buahnya saja yang bisa dikonsumsi, tercatat ada daun dan juga akar yang bisa dikonsumsi baik itu untuk makanan (konsumsi) atau obat herbal untuk kesehatan. Daun pepaya yang identik dengan rasa pahit ini mengandung banyak senyawa yang berguna sebagai pengobataan dan pencegahan terhadap gangguan kesehatan. Daun pepaya mengandung gizi yang sangat beragam seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, protein, lemak, hidrat arang/karbohidrat, kalsium, dan air. Tak hanya beberapa mineral penting di atas, daun pepaya juga mengandung carposide yang dapat berfungsi sebagai obat cacing. Daun pepaya mengandung zat papain yang tinggi sehingga menjadikan rasanya pahit, namun zat ini justru bersifat stomachic yaitu dapat meningkatkan nafsu makan. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Pengetahuan lansia meningkat, yang awalnya tidak mengetahui khasiat dari tanaman menjadi lebih memahami. Hal ini tergolong cukup baik. Adanya varias dari karakteristik lansia menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian penigkatan pengetahuan. Kata kunci : Daun pepaya, Lansia, Penyuluhan
PELATIHAN DAGUSIBU DAN ABSO (AYO BUANG SAMPAH OBAT) UNTUK MENGATASI HIPERTENSI DAN KOLESTEROL SERTA COVID-19 DI DESA GUDANG HIRANG RT 07 Iwan Yuwindry
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.5729

Abstract

Masalah kesehatan di masyarakat tidak terlepas pada faktor lingkungan yang mereka tinggali. Perilaku masyarakat ataupun gaya hidup yang kurang baik dapat merusak tatanan masyarakat dalam bidang kesehatan, bermula dari perilaku individu, keluarga ataupun kelompok masyarakat. Desa Gudang Hirang terletak di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar RT 07. Penduduknya cukup padat dibandingkan dengan RT lain. Kondisi pemukiman berada di sekitar sawah dan pinggir jalan raya sehingga mayoritas warga bekerja sebagai petani dan pedagang. khususnya pelatihan buang obat ini dilakukan melalui sosialisasi, leaflet dan membuat pembuangan sampah obat yang diberi nama ABSO (Ayo Buang Sampah Obat), sehingga setelah intervensi ini diharapkan masyarakat mampu melaksanakan cara membuang sampah obat yang baik dan benar.Setelah dilakukan sosialisasi, leaflet dan membuat pembuangan sampah obat yang diberi nama ABSO (Ayo Buang Sampah Obat) dan dilakukan evaluasi, masyarakat belum melaksanakan cara membuang sampah obat yang baik dan benar, dilihat dari bak sampah yang tidak berisikan sampah obat. Hal tersebut terjadi karena masyarakat memiliki tingkat kepatuhan dan kesadaran diri yang rendah.Kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu hasil ditunjukkan dengan tidak terjadinya pelaksanaan cara membuang sampah obat yang baik dan benar. Hal ini terjadi karena masyarakat memiliki tingkat kepatuhan dan kesadaran diri yang rendah.
PENYULUHAN DAN EDUKASI TERKAIT JENIS DAN PENATALAKSANAAN ALERGI PADA MASYARAKAT DI DUSUN TEMIYANG, DESA PARDASUKA, KECAMATAN KATIBUNG, LAMPUNG SELATAN Rizky Hidayaturahmah
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.5794

Abstract

Alergi atau reaksi hipersensitivitas terjadi akibat adanya respon yang berlebihan dari tubuh terhadap suatu allergen. Reaksi alergi dapat terjadi hampir seluruh jaringan tubuh.Gejala klinik yang ditimbulkan dari reaksi alergi atau reaksi hipersensitivitas adalah sesuai dengan organ yang terpapar alergen. Reaksi alergi dapat terjadi pada semua rentan usia dan setiap tahunnya diperoleh data bahwa terjadi peningkatan angka penderita reaksi alergi, hal tersebut ditunjang oleh data World Allergy Organization (WAO) yaitu 22% penduduk dunia mengalami reaksi hipersensitivitas dan terjadi peningkatan setiap tahunnya. Beberapa penyakit alergi yang sering terjadi adalah penyakit alergi seperti rhinitis alergika, asma bronkiale, dermatitis, alergi obat, dan urtikaria dan angioedema. Selain itu, beberapa senyawa alergen di sekitar tempat tinggal yang sudah terbukti dapat mencetuskan alergi antara lain tungau debu rumah, kecoa, jamur, atau serpihan kulit binatang peliharaan. Dengan demikian pengetahuan akan penyakit alergi seperti penyebab terjadinya alergi, reaksi yang ditimbulkan dan penatalaksanaan atau pengobatan sangat penting diketahui oleh masyarakat.Kata kunci: Alergi, Jenis Alergi, Penatalaksanaan
PENYULUHAN OBAT TRADISIONAL PEMANFAATAN RIMPANG JAHE SEBAGAI PENURUN TEKANAN DARAH DAN ASAM URAT Tutik Tutik; Diah Evita
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.4458

Abstract

Jahe dapat digunakan sebagai bahan untuk pengobatan tradisional, karena jahe memiliki banyak sekali kandungan gizi dan senyawa kimia yang sangat penting dan bermanfaat terhadap kesehatan. Jahe juga memiliki efek samping yang lebih kecil dan mudah diolah sehingga cocok untuk digunakan sebagai bahan obat-obatan terutama dalam mengatasi hipertensi dalam regulasi tekanan darah dan mengatur detak jantung. Nutrisi, jahe mengandung kalori, karbohidrat, serat, protein, sodium, besi, potasium, magnesium, fosfor, zeng, folat, vitamin C, vitamin B6, vitamin A, riboflavin dan niacin. Beberapa senyawa kimia aktif dalam rimpang jahe yang berefek farmakologis terhadap kesehatan. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan. Penyuluhan berlangsung dengan baik dan lancar, hanya saja ada kendala seperti dalam pemilihan kata serta kalimat yang mudah dipahami dan dimengerti oleh lansia. Pengetahuan lansia meningkat,yang awalnya tidak mengetahui khasiat dari tanaman menjadi lebih memahami. Hal ini tergolong cukup baik. Adanya varias dari karakteristik lansia menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian penigkatan pengetahuan.
Penyuluhan Penyakit Diabetes Yang Dapat Mempengaruhi Imunitas Pasien Covid19 Di Balai Desa Kota Guring Lampung Selatan Kecamatan Rajabasa Baru Lampung Selatan gusti ayu rai saputri; Martianus Perangin Angin; Tutik Tutik; Bayu Nuryanto; Bella Rimbun Putri; Dzuriati Hasanah; Gea Andarizka; Iis Surani; Irhas Abit Izzulhaq; Jopi Pralestia; Mega Sri Pertala
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.5801

Abstract

Penyakit Diabtes Meilitus merupakan penyakit yang sering dialami oleh setiap orang khususnya masyarakat Desa Kota Guring Kecamatan Rajabasa Baru Kabupaten Lampung Selatan, sehingga banyak sekali masyarakat yang belummengetahui bahaya COVID19 terhadap pasian DM. Oleh karena itu, setiap masyarakat membutuhkan informasi terkait bahaya virus corona terhadap pasien DM, serta pola hidup sehat agar terhindar dari DM, dan fungsi handsanitizer serta cara pembuatannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit DM yang dapat membahayakan imunitas pasian COVID19. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2020 bertempat di Balai  Kota Guring Kecamatan Rajabasa Baru Kabupaten Lampung Selatan. Adapun hasil yang di dapat dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat langsung mendapatkan informasi kesehatan dan dapat meningkatkan pengetahuan akan bahaya virus corona terhadap pasien DM, serta pola hidup sehat agar terhindar dari DM, dan fungsi handsanitizer serta cara pembuatannyaKata kunci: Covid19, Daya Tahan Tubuh, Diabetes Meilitus, Pola Hidup Sehat

Page 4 of 13 | Total Record : 123