cover
Contact Name
Angga Yasir
Contact Email
anggayasir92@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26550679     EISSN : 26552701     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) merupakan kumpulan hasil pengabdian masyarakat dan ulasan (review) yang dilakukan oleh dosen baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan mahasiswa atau pihak lainnya di bidang kefarmasian dan kesehatan serta keilmuan lain terkait. Hasil pengabdian yang dipublikasikan dalam jurnal ini berbentuk pengabdian eksperimental maupun non eksperimental. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (April dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
PENYULUHAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK RASIONAL DI POSYANDU BOUGENVIL KEMILING RAYA PUSKESMAS RAWAT INAP KEMILING BANDAR LAMPUNG martianus perangin angin
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.4870

Abstract

Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting terutama di negara berkembang. Obat yang digunakan secara luas untuk mengatasi masalah tersebut adalah antimikroba yang terdiri atas antibiotika, antivirus, antijamur, dan antiparasit. Diantara keempat obat tersebut, antibiotika adalah yang terbanyak digunakan. Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa sekitar 40-62% antibiotika digunakan pada penyakit yang tidak memerlukan antibiotika. Penggunaan antibiotika bukan tanpa akibat, terutama bila tidak digunakan secara bijak. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi serta pengetahuan kepada masyarakat untuk lebih memahami tentang penggunaan antibiotik yang rasional. Kegiatan ini dilakukan berupa observasi dan pemberian informasi kepada kader pelayanan kesehatan di puskesmas rawat inap kemiling. Hasil penyuluhan ini masyarakat dapat mengetahui bahaya resistensi antibiotik dan dapan menggunakan antibiotik secara rasional. 
KONSELING, INFORMASI DAN EDUKASI BAHAYA PENGGUNASALAHAN DAN PENYALAHGUNAAN OBAT Nofita Nofita; Mahathir Farhan Muhammad; Rizka Damei Yanti; Ruth Sri Agus Murniningsih; Vivit Millani Putri; Wira Irawan
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.6014

Abstract

Obat merupakan komoditi kesehatan yang strategis karena sangat diperlukan oleh masyarakat. Penggunasalahan dan penyalahgunaan obat merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di lingkungan masyarakat saat ini. Obat yang sering disalahgunakan adalah obat-obat yang bekerja di sistem syaraf pusat seperti narkotika dan psikotropika. Kemudahan dalam memperoleh obat-obatan tentunya menjadi salah satu faktor yang dapat memicu maraknya penyalahgunaan obat tersebut. Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktik kefarmasian oleh Apoteker. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melihat bagaimana tingkat pengetahuan masyarakat yang berkujung ke Apotek Cahaya Sukabumi Bandar Lampung tentang bahaya penggunasalahan dan penyalahgunaan obat. Metode yang digunakan adalah Konseling, Informasi dan Edukasi dengan alat bantu kuesioner dan pamflet. Hasil kegiatan didapatkan  bahwa tingkat pemahaman masyarakat mengenai penggunasalahan dan penyalahgunaan terdapat peningkatan. Dilihat dari hasil evaluasi kuesioner dengan rata-rata nilai sebelum penyuluhan yaitu 53,00 untuk penggunasalahan obat dan 45,00 untuk penyalahgunaan obat (skala 1-100) menjawab pertanyaan dengan benar sedangkan kuesioner sesudah pengabdian yaitu 100 untuk keduanya kuesioner tersebut.Kata Kunci: Obat, Pengetahuan, Konseling, Informasi dan Edukasi.
PENYULUHAN APOTEKER TENTANG “PENCEGAHAN ALERGI DALAM KELUARGA DAN MASYARAKAT” DI DUSUN PASUTAN, DESA TRIRENGGO, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Annisa Fatmawati
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.4938

Abstract

Perubahan pola kehidupan masyarakat modern membuat angka kejadian penyakit alergi semakin meningkat dari tahun ke tahun terutama kasus alergi pada anak. Di Indonesia berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di kota Yogyakarta, terdapat prevalensi yang tinggi pada rhinitis alergi pada anak-anak usia sekolah dan pra sekolah. Oleh karena itu perlu adanya edukasi kepada masyarakat mengenai alergi, sehingga masyarakat dapat mengenali dan menangani resiko kejadian alergi dengan tepat. Berdasarkan informasi yang di peroleh, peserta kelompok PKK Dusun Pasutan, Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul, DIY, belum pernah mendapatkan informasi tentang pencegahan alergi sehingga perlu dilakukan sosialisasi tentang pencegahan alergi dalam keluarga dan masyarakat. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan peserta PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dapat membagikan informasi tentang pencegahan alergi, sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah survei lokasi dan peserta, pelaksanaan sosialisasi dengan cara penyuluhan, diskusi interaktif, dan pambagian kuisioner. Kegiatan penyuluhan pencegahan alergi berjalan dengan lancar. Peserta yang hadir pada penyuluhan dari PKK Dusun Pasutan sebanyak 32 orang memahami tentang pencegahan alergi, secara signifikan hingga 100%. Para peserta yang hadir sangat antusias dalam mendengarkan penjelasan dan aktif bertanya terkait pencegahan dan rekomendasi terapi alergi. Kegiatan ini mendukung program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Bantul.
CERDAS MEMILIH OBAT DALAM SWAMEDIKASI PENYAKIT KULIT DI POSYANDU MELATI II PUSKESMAS TANJUNG SARI NATAR LAMPUNG SELATAN Annisa Primadiamanti; Reni Erlisa; Tenisia Artianti; Uvit Sarimanah; Wahid Datul Awalliyyah
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.5813

Abstract

Penyakit kulit merupakan keluhan yang biasa dialami masyarakat yang diakibatkan karena kurang pahamnya masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Penyakit kulit termasuk golongan keluhan ringan yang dapat diatasi dengan swamedikasi. Swamedikasi sendiri dapat dipraktikkan sendiri oleh masyarakat untuk mengurangi atau mengatasi gejala penyakit ringan tanpa resep dokter. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilihan obat untuk swamedikasi penyakit kulit serta meningkatkan tingkat pemahaman masyarakat Desa Tanjung Sari mengenai swamedikasi penyakit kulit. Peserta kegiatan adalah ibu hamil dan menyusui serta ibu yang memiliki anak balita yang berada di sekitar lingkungan Posyandu Melati II di bawah naungan Puskesmas Tanjung Sari. Jumlah peserta adalah sebanyak 33 responden. Hasil kuisioner menunjukkan peserta memahami pentingnya pemilihan obat untuk swamedikasi penyakit kulit setelah diberikan materi. Sebelum diberikan materi 33,28 % ibu balita yang memahami pentingnya pemilihan obat untuk swamedikasi penyakit kulit dan sesudah diberikan materi 82,50% ibu balita sudah paham akan pentingnya pemilihan obat untuk swamedikasi penyakit kulit. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil dari kegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman kepada masyarakat di Posyandu Melati II Puskesmas Tanjung Sari Natar. Kata Kunci : Swamedikasi, Penyakit Kulit, Pemilihan Obat
EDUKASI TERHADAP PENDERITA OSTEOARTHRITIS DI KECAMATAN TRIMURJO LAMPUNG TENGAH Ade Maria Ulfa; Lindia Eka Saputri; Lulu Annisa Rayhaningtias; Maria Tri Cantika; Muhammad Ali Rizki; Ni Putu Ayu Candra Dewi; Tri Budi Wasono
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.5775

Abstract

Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif dan progresif ditandai oleh adanya abrasi rawan sendi dan adanya pembentukan tulang baru yang irregular pada permukaan persendian. Trauma dan obesitas dapat meningkatkan resiko osteoarthritis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap penderita osteoarthritis. Jumlah responden sebanyak 30 sampel, dimana sampel diambil secara random sampling. Teknik pengumpulan data pemahaman tentang penyakit osteoarthritis diambil dari pengisian kuesioner oleh responden. Berdasarkan penelitian yang didapat bahwa mayoritas jenis kelamin penderita osteoarthritis yaitu perempuan 66,7%. Dan mayoritas umur penderita 60-69 tahun. Hasil rata-rata dari evaluasi seluruh kuisioner menunjukan bahwa hanya 34,33% memiliki atau memahami tentang penyakit osteoarthritis. Kegiatan ini berjalan dengan baik dibuktikan dengan peningkatan pemahaman masyarakat tentang penyakit osteoarthritis menjadi 80%.
PELATIHAN ONLINE PEMBUATAN MAKANAN FERMENTASI WADI Yulistia Budianti Soemarie; Tiana Milanda; Karina Erlianti; Muhammad Fauzi; Didi Susanto
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v5i1.5155

Abstract

Salah satu penerapan proses fermentasi terjadi pada produk perikanan. Wadi merupakan hasil fermentasi ikan yang banyak sekali diminati oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Wadi merupakan salah satu proses fermentasi ikan atau daging secara tradisional yang berbentuk ikan utuh semi basah, berwarna agak hitam (mendekati warna ikan segar), bertekstur liat dengan aroma ikan khas fermentasi serta mempunyai cita rasa yang asin. Wadi memiliki waktu simpan yang lama sekitar 6 sampai 12 bulan. Kurangnya keterampilan dalam pengolahan wadi mengakibatkan wadi tidak bisa tahan lama sehingga wadi menjadi cepat busuk. Selain itu, belum ada wadi kemasan yang beredar dipasaran sehingga untuk masyarakat luar Kalimantan Selatan sulit untuk mendapatkan produk wadi ini. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab serta demonstrasi atau praktek secara daring/online. Pelatihan ini menghasilkan pengetahuan dan pemahaman yang baik bagi peserta pelatihan. Hal ini dapat dilihat dari antusias peserta pelatihan dalam sesi diskusi dan tanya jawab untuk mencari informasi yang lengkap mengenai teknik fermentasi serta pelatihan dalam pembuatan wadi.Kata kunci : Fermentasi, Wadi, Pelatihan Online
PENATALAKSANAAN PENGOBATAN IBU HAMIL DAN MENYUSUI PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI POSYANDU MELATI II NATAR Ade Maria Ulfa; Annisa Primadiamanti; Rama Cahya Pranayudha; Nurul Huda; Ranti Mailinda Sari; Linda Safitri; Ratna Silvi Sundari
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v5i1.7253

Abstract

Kehamilan, persalinan dan menyusui merupakan proses fisiologi yang perlu dipersiapkan oleh wanita. Selama kehamilan dan menyusui, seorang ibu dapat mengalami berbagai keluhan atau gangguan kesehatan yang membutuhkan obat. Banyak ibu hamil menggunakan obat dan suplemen pada periode organogenesis sedang berlangsung sehingga risiko terjadi cacat janin lebih besar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait obat – obatan yang digunakan oleh ibu hamil dan menyusui di masa pandemi COVID-19. Jumlah responden sebanyak 34 responden   dengan 15 responden ibu hamil dan 19 responden ibu menyusui. Teknik pengumpulan data diambil dari pengisian kuesioner oleh responden sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Berdasarkan  hasil pengolahan data didapatkan  meningkatnya pengetahuan responden di Posyandu Melati II, Natar tentang penatalaksanaan obat bagi ibu hamil dan menyusui yaitu sebelum diberikan edukasi sebesar 80,93 % dan setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 99,06% sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemberian edukasi dalam bentuk penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan responden terhadap penatalaksanaan pengobatan bagi ibu hamil dan menyusui pada masa pandemi COVID-19 di Posyandu Melati II, Natar
SOSIALISASI MASYARAKAT TENTANG PENYIMPANAN OBAT KELUARGA DI DESA GUDANG HIRANG RT.07 Iwan Yuwindry
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v5i1.5730

Abstract

Komunitas merupakan suatu kelompok dari masyarakat yang tinggal disuatu tempat yang sama diatur dibawah pemerintahan, area, maupun lokasi yang sama (Riyadi, 2017). Masalah kesehatan di masyarakat tidak terlepas pada faktor lingkungan yang mereka tinggali.Membuat proposal dan surat menyurat perijinan kegiatan pengabdaian kepada masyarakat . Persiapan materi pengabdian berupa PPT dan leaflet tentang “Penyimpanan dan Pembuangan Obat, Persiapan kuisioner pretest dan postest tentang penyimpanan dan pembuangan obat serta evaluasi. Pada diagram diatas dapat dilihat bahwa terjadi peningkatakn sebesar 14% pemahaman masyarakat dalam melakukan penyimpanan obat setelah dilakukannya sosialisasi melalui leafleat.Kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu hasil ditunjukkan dengan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap penyimpanan obat dengan baik dan benar.
Penyuluhan Pola Hidup Sehat Agar Terhindar Dari Penyakit Hiper/Hipotiroid Di Smk Muhammadiyah 3 Metro gusti ayu rai saputri; Martianus Perangin Angin; Lidia Dwi Oktarianti; Miftahul Rahmi; Milna Delima Wulandari; Paisal Hadi Sanjaya; Kadek Sari Rahayu
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v5i1.7297

Abstract

Penyakit Hipertiroid yaitu suatu keadaan dimana terjadi kenaikan/peningkatan kadar hormon tiroid di dalam darah yang disebabkan oleh kelenjar tiroid yang hiperaktif. Hipotiroid adalah suatu keadaan dimana tiroid tidak mampu menghasilkan hormon tiroid (T3 dan T4) yang cukup untuk mempertahanka kadar hormon tiroid dalam darah dan untuk memenuhi kebutuhan jaringan perifer. Banyak sekali masyarakat yang belum mengetahui bahaya penyakit Hiper/Hipotiroid. Oleh karena itu, setiap masyarakat membutuhkan informasi terkait pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit Hiper/Hipotiroid. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit Hiper/Hipotiroid. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 09 Desember 2021 bertempat di SMK Muhammadiyah 3 Metro. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat langsung mendapatkan informasi kesehatan dan dapat meningkatkan pengetahuan akan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit Hiper/Hipotiroid. Hasil dari penyuluhan memberikan peningkatan pengetahuan terhadap peserta yaitu sebesar 60%.Kata kunci: Hipertiroid, Hipotiroid, Pola Hidup Sehat
PENYULUHAN MENGENAI PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT CHIKUNGUNYA KEPADA MASYARAKAT DI BALAI DESA KEDIRI KECAMATAN GADINGREJO PRINGSEWU Tutik Tutik; Sherin Malinda; Yolanda Nasution; Yulita Yulita; Yunmalinda Yunmalinda
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v5i1.5788

Abstract

Chikungunya adalah penyakit menular yang disebabkan oleh vius chikungunya yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegyti, bersifat self limiting deases (dapat sembuh sendiri), tidak menyebabkan kematian, dan diikuti dengan adanya imunitas di dalam tubuh penderita. Gejala ini menyerupai Demam Berdarah Dengue, tetapi pada Chikungunya tidak terjadi perdarahan hebat, renjatan (Schok) ataupun kematian. Seringkali demam ini dikatakan sebagai flu tulang karena satu di antara gejala yang khas adalah timbulnya rasa pegal-pegal, ngilu, juga timbul rasa sakit pada tulang-tulang. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengendalikan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus si pembawa virus, untuk memutus rantai penularan. Karena vektor chikungunya sama dengan vektor demam berdarah dengue, maka upaya pencegahan ini berlaku juga untuk mencegah penularan demam berdarah.  Sasaran penyuluhan ini adalah masyarakat yang masih kurangnya pengetahuan tentang bahaya penyakit chikungunya dengan tujuan umum untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pengetahuan tentang penanganan chikungunya. Kemudian memiliki tujuan agar masyarakat mampu mengetahui pencegahan dan cara pengobatan dari penyakit chikungunya tersebut. Kata kunci : Chikungunya, Aides aegyti, Penyuluhan

Page 5 of 13 | Total Record : 123