cover
Contact Name
REM
Contact Email
rieza@eng.uir.ac.id
Phone
+6281378508244
Journal Mail Official
rem@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Jl. Kaharuddin Nasution No 113 Perhentian Marpoyan, Pekanbaru, Riau 28284
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Renewable Energy and Mechanics
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 27146219     EISSN : 26148315     DOI : 10.25299
Core Subject : Social, Engineering,
REM is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from area of Mechanical and Material Science and Development of Technology related with Mechanical Engineering. We accept submission from all over the world on English language. Our Editorial Board members are prominent and active researchers in renewable energy and mechanical engineering fields who ensure efficient, fair, and constructive peer-review process. All accepted articles will be published freely and available to all readers with worldwide visibility and coverage. REM (Journal of Renewable Energy and Mechanics) published periodically two times annually by Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Islam Riau.
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
Modified Water Displacement Method and its Use for Determination of Bulk Density of Porous Materials Robert, Ubong Williams; Etuk, Sunday Edet; Agbasi, Okechukwu Ebuka
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 2 No. 01 (2019): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2019.2292

Abstract

In this research work, a modified water displacement method (MWDM) was designed and used in addition to geometry method (GM) to measure the bulk volume and then determine the bulk density values of asbestos ceiling board, cardboard paper, chalk, clay (compacted) and gypsum board that have been sun-dried to constant weight. The mean bulk densities determined by both methods were compared with the reference bulk density values of the same porous materials obtained in this work using standard test procedure in accordance with ASTM D6683-14. It was observed that, for all the tested porous materials, the percentage error in the mean bulk density values ranged from 2.3% to 49.6% when using GM and 0.9% to 5.7% by using the MWDM. Also, at 0.05 level of significance with a degree of freedom of 3, correlation coefficients of 0.7430 and 0.9955 were obtained in the cases of GM and the MWDM respectively. Again, all other analyses performed similarly revealed that the mean bulk densities obtained by the MWDM only were in close agreement with their corresponding reference values, thereby implying that apart from being cost-effective, the MWDM is better than GM in terms of accuracy, reliability, and validity. More importantly, it is noteworthy that even if the glass cylinder available for use is ungraduated, this MWDM can be employed to obtain accurate, reliable and valid bulk density values of porous materials in order to enhance thorough physical characterization, proper selection and suitable applications of such materials.
Perancangan Mesin Pencacah Pelepah Sawit Portable Untuk Bahan Baku Pakan Ternak Setiawan, Imam Setiawan; Syawaldi; Yulianto, Dody
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 2 No. 01 (2019): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2019.2298

Abstract

Abstrak Pelepah kelapa sawit merupakan salah satu limbah hasil pertanian yang sangat potensial dimanfaatkan untuk dijadikan pakan ternak. Pencacahan pelepah sawit yang dilakukan peternak masih bersifat tradisional, yaitu memotong secara manual dengan menggunakan pisau golok. Bagi peternak kecil cara ini masih memadai. Namun bagi peternak sedang dan besar cara ini kurang efektif karena memakan waktu dan tenaga lebih banyak. Melihat permasalahan ini penulis merancang mesin pencacah pelepah sawit portable yang digunakan untuk mencacah limbah pelepah sawit untuk dijadikan pakan ternak. Kemudian merencanakan dan menghitung gaya pada komponen elemen mesin, besarnya daya motor yang digunakan, dan besarnya kapasitas yang dihasilkan oleh mesin pencacah pelepah sawit portable. Setelah pembuatan mesin, selanjutnya melakukan pengujian mengenai kapasitas produksi sesungguhnya yang dapat dihasilkan oleh mesin pencacah pelepah sawit portable. Hasil perancangan menghasilkan mesin pencacah pelepah sawit portable dengan spesifikasi ukuran panjang 88 cm, lebar 67 cm dan tinggi 73 cm. kapasitas produksi mesin pencacah pelepah sawit portable 114 kg/jam. Sumber penggerak mesin adalah motor bakar bensin dengan daya 6,5 HP serta putaran 3600 rpm. Sistem transmisi menggunakan V-belt tipe A-66 dengan poros berdiameter 2,54 cm, dan bantalan radial ball type P205. Kata kunci: Daya, poros, Sabuk-V, Bantalan.
ANALISA PANJANG OPTIMUM DESTILATOR SURYA TERHADAP KUANTITAS AIR HASIL DAN UNJUK KERJA DESTILATOR TENAGA SURYA. Oktari, Syafril; Saragih, Sehat Abdi; Elfiano, Eddy; Rosli, Masli Irwan
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 2 No. 01 (2019): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2019.2324

Abstract

Teknologi destilasi (penyulingan) air untuk mendapatkan air tawar dari air kotor atau air laut intinya adalah menguapkan air laut dengan cara dipanaskan, yang kemudian uap air tersebut diembunkan sehingga menjadi air tawar. Proses kerja destilator terdapat juga kelemahan yaitu dari proses penguapan destilator, uap yang dihasilkan lalu diembunkan menjadi butiran air yang menempel dikaca. Selanjutnya butir air bertemu dengan butir-butiran air yang lainnya dan menghasilkan butir air yang memiliki berat air berlebih sehingga sebelum butir air tersebut sampai ke dalam penampungan, butir air tersebut akan terlebih dahulu jatuh. Begitu pula dengan semakin panjangnya destilator akan mempengaruhi penguapan jatuhnya butir air sebelum jatuh ke dalam penampungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui panjang optimum destilator tenaga surya. Penelitian ini menggunakan panjang optimum dari 500 mm, 600 mm, 700 mm, 800 mm, 900 mm, dan 1000 mm sebagai panjang yang akan dianalisa. Proses penguapan tersebut akan mempengaruhi dari sistem destilasi dan kuantitas air yang dihasilkan. Dari hasil pengujian yang memiliki panjang optimum terhadap kuantitas air hasil yang terbanyak yaitu pada panjang 70 cm sebesar 1678 ml. Hal ini disebabkan oleh air pada basin yang sudah diuapkan harus diembunkan (kondensasi) supaya uap jenuh tersebut melepaskan kalor laten agar menghasilkan kuantitas air hasil yang maksimal. Dari hasil pengujian dan perhitungan yang memiliki panjang optimum terhadap unjuk kerja terbaik pada destilator tenaga surya yaitu adalah panjang 70 cm, karena laju energi saat penguapan sebesar 127,6 Watt, laju energi saat pengembunan sebesar 124,02 Watt, laju destilasi dalam proses destilasi sebesar 0,0000517 kg/s, efesiensi produk destilasi sebesar 11,65%, dan efesiensi sistem destilasi sebesar 38,2%.
ANALISA PEMBEBANAN DINAMIK PADA BODI PESAWAT TERBANG DENGAN SIMULASI ANSYS 18.1 Nurisa, T.M. Andi; Hastuti, Kurnia; Syawaldi
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 2 No. 01 (2019): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2019.2402

Abstract

Fuselage merupakan struktur pesawat dimana sebagai ruang penumpang dan juga barang. Fuselage mengalami pembebanan pada saat pesawat take off, maneuver, dan landing. Salah satu pembebanan pada fuselage adalah tekanan kabin. penggunaan metode FLMs (Fibre Metal Laminates) yang digunakan untuk menahan jalur perambatan retak yang terjadi akibat beban, sehingga beban akan terjadi pada komposit dan merambat ke alumunium secara signifikan retakan yang terjadi pada komposit akan mengurangi dampak pada alumunium. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan life cycle, equivalent alternating stress, safety factor, dan fatigue sensitivity untuk beban variasi yaitu 1000 kg, 4000 kg, 6000 kg dan 8000 kg. Variasi beban yang diperoleh diambil berdasarkan persamaan hoop stress yaitu 8359,5 kg. Penelitian ini menggunakan software Autodesk Inventor dan ANSYS workbench 18.1. dimana permodelan dibuat pada Autodesk Inventor dan simulasi dilakukan dengan software ANSYS 18.1. model dibuat menggunakan metode FLMs dengan 11 lapisan material Alumunium 7075-T6 dan Composite Epoxy Carbon Woven kemudian beban divariasikan. Hasil penelitian menujukkan bahwa life cycle berkurang dengan bertambahnya beban. Sehingga dengan metode FLMs untuk Alumunium 7075-T6 dan Composite Epoxy Carbon Woven Preperg, umur fatik yang aman didapat 8.341x104 cycle dengan alternating stress 262.6 MPa pada beban 6000 kg pada beban 6000 kg drafik fatigue sensitivity masih menunjukkan cycle 104 pada beban 100%.
ANALISA KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA CORAN LOGAM ALUMINIUM BEKAS SEPATU REM (BRAKE SOE) DENGAN PENAMBAHAN UNSUR MANGAN (Mn) Andika, Roni Andika; Hastuti, Kurnia; Syawaldi
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 2 No. 02 (2019): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2019.2423

Abstract

Saat ini pengecoran aluminium pada industri kecil banyak memanfaatkan bahan dasar aluminium bekas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan bahan dasar aluminium bekas sepatu rem. Variasi penambahan mangan(Mn) dilakukan pada saat peleburan (remelting). Mangan ditambahkan dengan 3 komposisi berbeda yaitu 0,5%Wt, 1%Wt,dan 1,2%Wt. Material hasil remelting diuji kekerasan dan dilakukan pengamatan struktur mikro untuk mengetahui pengaruh penambahan mangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan mangan hingga 1%Wt menurunkan kekerasan, namun penambahan kembali meningkatkan meningkat pada penambahan mangan 1,2%Wt. Pada material hasil remelting memperlihat kan adanya porositas yang di sebabkan oleh karena mangan tidak mengisi ruang-ruang kosong dalam struktur mikro.
ANALISA TINGGI PERMUKAAN AIR OPTIMUM DALAM BASIN TERHADAP KUANTITAS AIR HASIL DAN UNJUK KERJA DESTILATOR TENAGA SURYA Tua, Arsenius Roni; Saragih, Sehat Abdi; Elfiano, Eddy
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 2 No. 02 (2019): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2019.3088

Abstract

Destilator surya adalah alat yang digunakan untuk mendapatkan air bersih. Pada dasarnya cara kerja destilator surya ialah radiasi surya menembus kaca penutup dan mengenai permukaan dari plat penyerap, maka plat penyerap akan panas dan energy panas dari plat penyerap akan memanasi air laut yang ada didalam basin. Air tersebut akan menguap dan berkumpul dibawah permukaan kaca penutup, cairan yang melekat di kaca penutup akan mengalir mengikuti kemiringan kaca penutup disebabkan karena berat air sudah melebihi batas dan meneruskannya kekanal penampungan tempat air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tinggi air optimum dalam basin destilator surya yang menghasilkan kuantitas air hasil terbanyak dan untuk mendapatkan tinggi air optimum yang menghasilkan unjuk kerja terbaik. Analisa ini menggunakan variasi tinggi air 20 mm, 30 mm, 40 mm, 50 mm dan 60 mm. Pada setiap tinggi air memiliki kuantitas air hasil yang berbeda, hal ini disebabkan karena semakin tinggi air yang ada di dalam basin maka jumlah volumenya semakin banyak. Setelah dilakukan perhitungan didapat bahwa tinggi air 20 mm yang memiliki jumlah air hasil dan unjuk kerja yang paling baik dengan kuantitas air hasil sebesar 1.464 ml dan pada laju energi saat pengembunan sebesar 108,26 Watt, dengan laju destilasi dalam proses destilasi sebesar 0,0000451 kg/s, efisiensi produk sebesar 7,12 %, efisiensi system destilasisebesar 18,72 %.
PERANCANGAN MESIN PENGHANCUR DAUN KERING MENGGUNAKAN LIMA MATA PISAU Sutrisna, Arya; Kamaharudin, Syawaldi; Panuh, Dedikarni; Raharjo, Jarot
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 2 No. 02 (2019): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2019.3532

Abstract

ABSTRAK Sebagai penelitian Tugas akhir dengan judul”Perancangan Mesin Penghancur Daun Kering Menggunakan Lima Mata Pisau”. Perancangan mesin ini bertujuan untuk mendapatkan suatu mesin penghancur daun-daunan kering. Untuk mendapatkan ukuran kehalusan daun dari proses pengolahan mesin penghancur daun-daunan kering. Untuk mendapatkan kapasitas produksi olahan dari mesin. Proses perancangan mesin penghancur daun kering dilakukan dengan tahapan yaitu perancangan dan penjelasan tugas/fungsi, perancangan konsep produk (gambar kerja). Analisis teknik meliputi analisis daya dan kecepatan yang terjadi pada poros. Tenaga penggerak mesin penghancur dedaunan kering direncanakan menggunakan motor listrik yang disesuaikan dengan kemampuan daya listrik untuk UKM yang diperkirakan rata-rata berkisar 900 sampai 1300 watt. Hasil dari perancangan mesin perancangan daun kering dengan kapasitas produksi 32 kg/jam, dan dimensi mesin panjang 60 cm x lebar 60 cm x tinggi 100 cm, mengunakan tenaga pengerak berupa motor listrik 1/2 HP 1400 rpm, rangka mengunakan siku profil L 40 x 40 x 4 mm. Hasil uji kinerja memperlihatkan bahwa mesin bekerja cukup baik, dan dapat menghasilkan kehalusan cacahan dedauan berukuran 5-10 mm. Kata kunci : Mesin penghancur daun, Daya, Putaran, Kapasitas Produksi ABSTRACT As a final project research with the title "Designing Dry Leaves Crushing Machine Using Five Blades". The design of this machine aims to obtain a dry leaf shredder. To get the size of the fineness of the leaves from the processing of the dried leaf crusher. To get the processed production capacity from the machine. The process of designing dry leaf shredder is done by stages, namely design and explanation of tasks / functions, design of product concepts (working drawings). Technical analysis includes analysis of power and speed that occurs on the shaft. The driving force of the dry foliage crusher is planned to use an electric motor that is adjusted to the ability of electric power for SMEs which is estimated to average around 900 to 1300 watts. The results of the design of dry leaf design machines with a production capacity of 32 kg / hour, and dimensions of the length of the machine 60 cm x width 60 cm x height 100 cm, using power in the form of 1/2 HP 1400 rpm electric motor, frame using L 40 x elbow profile 40 x 4 mm. The performance test results show that the machine works quite well, and can produce fineness of leaves measuring 5-10 mm. Keywords: leaf shredder, shaft power, speed, production capacity
DAMAGE ANALYSIS OF SUCKER ROD STRING DUE TO EXCEEDS STRESS ON ARTIFICIAL LIFT SUCKER ROD PUMP WELL IR-01 TALANG AKAR PENDOPO FIELD Melysa, richa; musnal, ali
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 2 No. 02 (2019): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2019.3542

Abstract

ABSTRAK Sumur IR-01 menggunakan sucker rod pump sebagai metode pengangkatan buatan dalam memproduksikan minyak. Data riwayat sumur pada tahun 2017 menunjukkan bahwa sering sekali mengalami permasalahan sucker rod putus, sehingga perlu dilakukan upaya pemecahan masalah. Analisis yang digunakan untuk mengetahui penyebab kerusakan rangkaian sucker rod pada sumur IR-01 adalah dengan melakukan perhitungan beban pada polished rod dan kinerja SRP secara teori, serta menggunakan interpretasi data hasil dynamometer test guna mendapatkan data aktual beban polished rod khususnya tingkat stress sucker rod di lapangan. Setelah dianalisis penyebab permasalahan maka dapat dilakukan upaya penanganan masalah dengan memberikan rekomendasi perencanaan ulang untuk mengatasi permasalahan sucker rod pada sumur IR-01.
SISTEM BIOGAS SEBAGAI ENERGI TERBARUKAN SKALA RUMAH TANGGA DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH KOTORAN BURUNG PUYUH Elfiano, Eddy; Fadhilah, Muhammad Cendekia; Masdar, Mohd Shahbudin
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 2 No. 02 (2019): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2019.3650

Abstract

Bioenergy development is very important as a source of energy supply in the future. One of the bioenergy that can be developed to be used in the household is biogas energy. Biogas production process through anaerobic degradation of organic materials such as livestock is one of the technological solutions to produce alternative energy. The objective of this study is to obtain a simple household biogas system design with quail manure waste material. The method used in this study is an experimental method by measuring differences in manometer height, biogas pressure, gas volume development, gas volume, biogas production, and flame test. This study used quail and water manure with a ratio of 1: 1 at a digester capacity of 0.121 m3. Data collection was carried out for 50 days. In this research, the household scale biogas system constructed of a fiber glass drum with 44 cm diameter and 80 cm height. The results show that pressure generated for 50 days is 104,895 N / m2, with the development of the volume of gas per day an average of 0.047 m3, the volume of biogas produced for 50 days is 1.82 m3, and produces a flame on the stove for 1 hour 36 minutes.
SPEED BREAKER SEBAGAI PENGGERAK GENERATOR LISTRIK Anwar, Zainuri; Elfiano, Eddy
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 3 No. 01 (2020): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2020.3912

Abstract

ABSTRACT The kinetic energy was produced by a moving vehicle can be used to generate power by using a speed breaker. The kinetic energy is converted into mechanical energy by altering a reciprocating connecting rod into rotation of flywheel, then it is transmitted to the generator in order to produce electrical energy. The purpose of this study was to determine the electrical energy generated from the crankshaft type speed breaker. Speed breaker used has 3 ramps with a maximum ramp height of 10 cm. the load and speed of vehicles passing the ramp are varied 72 kg, 82.5 kg, 88.7 kg at speeds of 5 km/h, 10 km/h, 15 km/h. The result of the study shows that a vehicle with the mass of 88,7 kg was able to generate a 19 V of electric voltage, 32 A of electric current and 486,4 Watts. That power is stored in a 12 V and 3 Ah batteries that needed 0.094 hour for charging. Keywords: Flywheel, Generator, Kinetic energy, Speed breaker ABSTRAK Energi kinetik yang dihasilkan oleh kendaraan yang bergerak dapat digunakan untuk menghasilkan daya dengan menggunakan speed breaker. Energi kinetik diubah menjadi energi mekanik dengan mengubah batang penghubung bolak-balik menjadi rotasi roda gila, kemudian ditransmisikan ke generator untuk menghasilkan energi listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui energi listrik yang dihasilkan dari speed breaker tipe poros engkol. speed breaker yang digunakan memiliki 3 ramp dengan tinggi maksimum ramp 10 cm. beban dan kecepatan kendaraan yang melewati ramp di variasikan masing - masing 72 kg, 82,5 kg, 88,7 kg dengan kecepatan 5 km/h, 10 km/h, 15km/h. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendaraan dengan massa 88,7 kg mampu menghasilkan tegangan listrik 19 V, arus listrik 32 A, dan 486,4 Watt. Daya itu disimpan dalam baterai 12 V dan 3 Ah yang membutuhkan 0,094 jam untuk diisi daya. Kata kunci: Energi kinetik, Generator, Roda gila, Speed breaker