cover
Contact Name
Aref Vai
Contact Email
arefvai@lecturer.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anggaseptiadi37@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE)
Published by Universitas Riau
ISSN : 26544474     EISSN : 26549069     DOI : 10.31258
Core Subject : Education,
JOPE adalah wadah penerbitan jurnal-jurnal pendidikan olahraga yang sudah bersistem OJS (Open Journal System), terindeks Google Scholar dengan p-ISSN : 2654-4474 dan e-ISSN : 2654-9069 serta secara berkala terbit pada bulan desember dan juli. Artikel ilmiah yang dipublikasikan ialah hasil penelitian, gagasan-gagasan konseptual serta kajian teori yang bisa teraplikasi dalam seluruh perkembangan ilmu olahraga terkhusus pada pendidikan olahraga.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023)" : 8 Documents clear
Positive impact analysis of kasti traditional games on social interactions of elementary school Dewi Anggraini; Aan Widiyono; Abdullah Efendi
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.81-90

Abstract

 (English)The aim of this research is to determine the positive impact of the traditional game of kasti on the social interactions of students at SDN 4 Kedungcino. The type of research used is qualitative research using observation, interviews and documentation methods. The research sources consisted of sports teachers and student representatives from SDN 4 Kedungcino. Checking the validity of data with credibility, transferability, dependability and confirmability. Data analysis techniques use data reduction, data presentation and verification conclusions. Based on the results of the researcher's analysis, it can be said that the traditional game of Kasti has a positive impact on students, therefore the traditional game of Kasti must be preserved and cultivated among children today. (Indonesian)Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak positif dari permainan tradisional kasti pada interaksi sosial siswa SDN 4 Kedungcino. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Narasumber penelitian terdiri dari guru olahraga dan perwakilan siswa SDN 4 kedungcino. Pemeriksaan keabsahan data dengan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmanbilitas. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis peneliti, dapat dikatakan bahwa permainan tradisional kasti memiliki dampak positif pada siswa, maka dari itu permainan tradisional kasti harus tetap dilestarikan dan dibudayakan kepada anak-anak pada zaman sekarang.Copyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Challenges encountered by novice divers in their initial four open water dives of certification programs Kukuh Pambuka Putra; Bonifacius Arbanto; Angkit Kinasih; Muchamad Arif Al Ardha
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.91-102

Abstract

 (English)To achieve an Open Water Diver (OWD) license, a diver is required to complete a minimum of four open water dives, which are typically carried out during the certification exam for open water diving. These initial dives are known to present challenges and difficulties for divers. The present study aims to identify the specific issues that arise during the first four open water dives in the training and certification of Open Water Divers. A total of ten participants who had undergone OWD certification training between September 2-5, 2022, in Karimunjawa waters, were selected to participate in the study. The participants consisted of three male and seven female divers, aged between 19-23 years old. The study identified a range of challenges experienced by the participants, including five physiological issues, seven equipment-related technical problems, and thirteen issues related to material mastery. Almost all participants reported encountering some form of difficulty during their first four open water dives. However, the severity of these issues was generally mild, and they did not significantly impede the diving process. The findings of this study suggest that novice divers are likely to encounter difficulties during their initial open water dives. Nevertheless, these issues can be addressed through experience and training. The study highlights the importance of developing strategies and interventions that aim to reduce the occurrence of these issues and enhance the overall safety and effectiveness of open water diving certification programs(Indonesian)Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan spesifik yang muncul selama empat penyelaman perairan terbuka pertama dalam pelatihan dan sertifikasi Penyelam Perairan Terbuka. Sebanyak sepuluh peserta yang telah menjalani pelatihan sertifikasi OWD pada tanggal 2-5 September 2022 di perairan Karimunjawa dipilih untuk mengikuti penelitian. Pesertanya terdiri dari tiga penyelam laki-laki dan tujuh penyelam perempuan, berusia antara 19-23 tahun. Studi ini mengidentifikasi berbagai tantangan yang dialami oleh para peserta, termasuk lima masalah fisiologis, tujuh masalah teknis terkait peralatan, dan tiga belas masalah terkait penguasaan materi. Hampir semua peserta melaporkan mengalami beberapa kesulitan selama empat penyelaman perairan terbuka pertama mereka. Namun, tingkat keparahan masalah ini umumnya ringan, dan tidak menghambat proses penyelaman secara signifikan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penyelam pemula kemungkinan besar akan menghadapi kesulitan selama penyelaman awal di perairan terbuka. Namun permasalahan ini dapat diatasi melalui pengalaman dan pelatihan. Studi ini menyoroti pentingnya mengembangkan strategi dan intervensi yang bertujuan untuk mengurangi terjadinya masalah-masalah ini dan meningkatkan keselamatan dan efektivitas program sertifikasi penyelaman perairan terbuka secara keseluruhanCopyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The role of volleyball extracurricular on student discipline Asep Angga Permadi; Shohibul Iman; Irwan Hermawan; Mohd Izwan Shahril; Taufiq Hidayat
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.103-112

Abstract

(English)This study aims to determine the role of volleyball extracurriculars on student discipline, especially at SMK Bhakti Putra. This research was conducted by distributing questionnaires to 30 students of volleyball extracurricular at SMK Bhakti Putra. In addition to other techniques, namely observation and documentation. In general, this research was conducted using quantitative research methods with an ex post facto research design is a statistic used to analyze data by describing or describing the data that has been collected as it is without intending to make conclusions that apply to the public or generalizations. Based on the calculation results, it can be concluded that for the validity test, there are 45 valid statement items for the X variable and 38 accurate statement items for the Y variable, while the X variable reliability test is 0.924 and the Y variable is 0.882. The results of hypothesis testing indicate that the proposed hypothesis can be accepted because the value of the R count is more significant than the R table, namely 0.782 > 0.361. After going through several stages of the previous calculation, it can be concluded that volleyball extracurricular plays a role in student discipline attitude by 61.1% while the role from outside is 38.9%. From the results of the study, it can be concluded that extracurricular volleyball plays an important role in shaping students' disciplinary attitudes at SMK Bhakti Putra. This shows that extracurricular activities can be an important factor in shaping the character and positive attitudes of students at school. As a recommendation for future research, it is necessary to conduct research with different designs such as experimental with a larger number of samples, consider family and social environmental factors, use interview or direct observation data collection techniques, and encourage the improvement of extracurricular programmes in schools to positively shape students' disciplinary attitudes (Indonesian)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan ekstrakurikuler bola voli terhadap disiplin siswa khususnya di SMK Bhakti Putra. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 siswa ekstrakurikuler bola voli di SMK Bhakti Putra. Selain teknik lain yaitu observasi dan dokumentasi. Secara umum penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian ex post facto, statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa untuk uji validitas terdapat 45 butir pernyataan yang valid untuk variabel X dan 38 butir pernyataan akurat untuk variabel Y, sedangkan uji reliabilitas variabel X sebesar 0,924 dan variabel Y sebesar 0,882 . Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima karena nilai R hitung lebih signifikan dari R tabel yaitu 0,782 > 0,361. Setelah melalui beberapa tahapan perhitungan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler bola voli berperan terhadap sikap disiplin siswa sebesar 61,1% sedangkan peran dari luar sebesar 38,9%. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler bola voli berperan penting dalam membentuk sikap disiplin siswa di SMK Bhakti Putra. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi faktor penting dalam membentuk karakter dan sikap positif siswa di sekolah. Sebagai rekomendasi penelitian selanjutnya, perlu dilakukan penelitian dengan desain yang berbeda seperti eksperimental dengan jumlah sampel lebih banyak, mempertimbangkan faktor lingkungan keluarga dan sosial, menggunakan teknik pengumpulan data wawancara atau pengamatan langsung, serta mendorong peningkatan program ekstrakurikuler di sekolah untuk membentuk sikap disiplin siswa secara positif.  Copyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Sports tourism in the gulf of tomini region Mirdayani Pauweni; Tandiyo Rahayu; Mashuri Eko Winarno; Heny Setyawati; Aisah R Pomatahu
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.145-157

Abstract

 (English) The Gulf of Tomini consists of areas in three provinces, namely North Sulawesi, Central Sulawesi, and Gorontalo. Gorontalo region which directly borders The Gulf of Tomini, consists of: Pohuwato, Boalemo, Gorontalo, Bone Bolango, and Gorontalo City.  These regions have resources that have been utilized for the development of the tourism sector, thus becoming a destination for foreign and domestic tourists. The developed destinations include sports tourism destinations. This research aims to assess sports tourism activities in the Gulf of Tomini Region, and provide recommendations for the right time to visit the destination. This descriptive qualitative research used literature study and Focus Group Discussion methods to collect data. The main finding of this research is the recommendation of the right time for sports tourism in The Gulf of Tomini Region. Based on these findings, it can be recommended that natural sports tourism in The Gulf of Tomini Region should be carried out during the period December January February, and June July August, marine sports tourism in shallow waters in September October November and in deep waters from October to April.(Indonesian)Kawasan Teluk Tomini merupakan wilayah-wilayah yang terdiri dari tiga provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo. Wilayah Gorontalo yang berbatasan langsung dengan Teluk Tomini, terdiri dari: Kabupaten Pohuwato, Boalemo, Gorontalo, Bone Bolango, dan Kota Gorontalo.  Wilayah-wilayah ini memiliki sumber daya yang telah dimanfaatkan untuk pengembangan sektor pariwisata, sehingga menjadi destinasi bagi wisatawan mancanegara dan domestik. Destinasi yang dikembangkan diantaranya adalah destinasi wisata olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas wisata olahraga di Kawasan Teluk Tomini, dan memberikan rekomendasi waktu yang baik untuk berkunjung ke destinasi. Penelitian kualitatif deskriptif ini menerapkan metode kajian pustaka dan Focus Group Discussion untuk mengumpulkan data. Temuan utama penelitian ini adalah rekomendasi waktu yang baik untuk berwisata olahraga olahraga di Kawasan Teluk Tomini. Berdasarkan temuan tersebut, maka dapat direkomendasikan aktivitas wisata olahraga alam di Kawasan Teluk Tomini agar dilakukan selama periode Desember Januari Februari, dan Juni Juli Agustus, berwisata olahraga bahari di perairan dangkal pada September Oktober November, dan di perairan dalam pada Oktober hingga April. Copyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Identification of sports injuries in semarang city communities based on gender Muhammad Muhibbi; Didi Yudha Pranata; Ahmad Teguh Ramadhan; Fekie Adila
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.158-166

Abstract

(English)The study aims to determine the type of injury and location of sports injuries experienced by the people of Semarang City based on gender. The survey method used in this study. The population of this study was the people of Semarang who became patients of Seger Waras Massage Clinic. The samples in this study used total sampling techniques. Collect data using questionnaires. Data analysis using frequency statistics. The results showed that sports injuries that occurred in Semarang city people consisted of 1.12% male and 3.06% female neck injuries, 10.82% male shoulders and 15.31% female, male outer elbows 0.87% and 1.02% female, 0.37% male inner elbows and 0% female, 1.99% male and female wrists 12.24%, 0.25% male and female palms 1.02%, male fingers 0.75% and female 2.04%,  Back male 5.72% and female 6.12%, waist male 10.07% and female 19.39%, periformis syndrome male 2.74% and female 2.04%, hamstring male 2.99% and female 3.06%, knee male 41.04% and female 21.43%, calf male 1.12% and female 1.02% and ankle male 20.15% and female 12.24%. In conclusion, sports injuries experienced by the people of Semarang City are 14 types of sports injuries and those often experienced by men and women are knee injuries, 330 men (41.04%) have knee injuries and 21 women have knee injuries (21.43%).(Indonesian)Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis cedera dan lokasi cedera olahraga yang dialami masyarakat Kota Semarang berdasarkan jenis kelamin. Metode survei yang digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah masyarakat kota semarang yang menjadi pasien Klinik Pijat Seger Waras. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan statistik frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cedera olahraga yang terjadi pada masyarakat kota semarang terdiri dari cedera leher 1,12% laki-laki dan 3,06% perempuan, cedera bahu 10,82% laki-laki dan 15,31% perempuan, siku luar laki-laki 0,87% dan 1,02% perempuan, siku dalam laki-laki 0,37% dan 0.02% perempuan. % perempuan, pergelangan tangan laki-laki 1,99% dan perempuan 12,24%, telapak tangan laki-laki 0,25% dan telapak tangan perempuan 1,02%, jari tangan laki-laki 0,75% dan perempuan 2,04%, Punggung laki-laki 5,72% dan perempuan 6,12%, pinggang laki-laki 10,07% dan perempuan 19,39%, sindrom periformis laki-laki 2,74% dan perempuan 2,04%, otot paha belakang laki-laki 2,99% dan perempuan 3,06%, lutut laki-laki 41,04% dan perempuan 21,43%, betis laki-laki 1,12% dan perempuan 1,02% dan pergelangan kaki laki-laki 20,15% dan perempuan 12,24%. Kesimpulannya, cedera olahraga yang dialami masyarakat Kota Semarang ada 14 jenis cedera olahraga dan yang paling sering dialami oleh laki-laki dan perempuan adalah cedera lutut, 330 laki-laki (41,04%) mengalami cedera lutut dan 21 perempuan mengalami cedera lutut (21,43%) Copyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The heart rate frequency of active individuals is lower than sedentary individuals during anaerobic physical activity (study on males 18-24 years old) Kukuh Pambuka Putra; Venti Agustina; Muchamad Arif Al Ardha; Juan Prince Enid Zebua
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.113-123

Abstract

 (English)Currently, in the field of sports and health it is believed that individuals who are active in physical activity or exercise regularly have a lower heart rate compared to sedentary individuals, both at rest and during physical activity. The heart rate reflects the intensity of a person's physical activity. This study aims to prove differences in heart rate frequency in active individuals and sedentary individuals when performing anaerobic physical activities. The subjects of this study were 16 active men and 16 sedentary men aged 18-24 years. This study used an experimental method with treatment in the form of anaerobic physical activity, namely push-ups, sit-ups and squats sequentially and monitoring the heart rate was recorded every 10 seconds. The results showed that the active group had a lower heart rate compared to the sedentary group when doing anaerobic physical activity. The conclusion of this study is that when doing the same anaerobic physical activity, for active individuals the increase in physical activity intensity that occurs is not as great as that experienced by sedentary individuals. (Indonesian)Saat ini, dalam bidang olahraga dan kesehatan diyakini bahwa individu yang aktif beraktivitas fisik atau rutin berolahraga memiliki frekuensi denyut jantung yang lebih rendah dibandingkan dengan individu sedenter, baik ketika istirahat maupun ketika beraktivitas fisik. Frekuensi denyut jantung mencerminkan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan perbedaan frekuensi denyut jantung pada individu aktif dan individu sedenter ketika melakukan aktivitas fisik anaerobik. Subyek penelitian ini adalah 16 orang laki-laki aktif dan 16 orang laki-laki sedenter berusia 18-24 tahun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan perlakuan berupa aktivitas fisik anaerobik yaitu push-up, sit-up dan squat secara berurutan serta dilakukan pemantauan frekuensi denyut jantung yang dicatat setiap 10 detik. Hasil menunjukkan bahwa kelompok aktif memiliki frekuensi denyut jantung lebih rendah dibandingkan dengan kelompok sedenter ketika beraktivitas fisik anaerobik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ketika melakukan aktivitas fisik anaerobik yang sama, bagi individu aktif kenaikan intensitas aktivitas fisik yang terjadi tidak sebesar yang dialami oleh individu sedenter.   Copyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Bibliometrics review: Research focus on dribbling in soccer from the database scopus (2008-2022) Muhammad Irfan; Leni apriani; Oki Candra
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.124-136

Abstract

(English)Dribbling the ball is the initial ability that must be mastered by football players, players must be able to control the ball when moving, standing or preparing to make a pass or shot at goal. The purpose of this study is to provide a clear picture of the research that has been conducted and emerging trends in the research focus on dribbling in soccer. This research is a literature review research, there are 43 publications refined with 4 stages (identification, screening, eligibility, inclusion) from the Scopus database which are then analyzed using the bibliometric analysis method assisted by the Vosviewer application. The results of the research show that the publication is related to dribbling skill in football peaked with the highest number of publications in 2007. Publications in 2015 have been cited more than any other year. Most of the publications related to this field have been published in Q1 journals. England and Portugal are countries that have a great influence on research in this field. The research focus is divided into three, namely, 1) soccer players, performance and speed; 2) dribbling skill, age, and control; 3) training, change and coach. The new theme in this field is football player, approach, dribbling test, and sports class. Keyword dribbling the skills that are the focus of the first research as well as the theme in this study do not have a direct link to keywords passing and measure, meaning that there is no research that directly links dribline skill and passing and measure together.(Indonesian)Menggiring bola merupakan kemampuan awal yang harus dikuasai oleh pemain sepak bola, pemain harus dapat menguasai bola pada saat bergerak, berdiri atau bersiap melakukan operan atau melakukan tembakan ke gawang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran yang jelas tentang penelitian yang telah dilakukan dan tren yang muncul dalam fokus penelitian tentang dribbling dalam sepak bola. Penelitian ini merupakan penelitian literatur review, terdapat 43 publikasi yang disemurnakan dengan 4 tahapan (identifikasi, screening, kelayakan, inclusi) dari database Scopus yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis bibliometrik berbantuan aplikasi Vosviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi terkait keterampilan dribbling dalam sepakbola memuncak dengan jumlah publikasi tertinggi pada tahun 2007. Publikasi pada tahun 2015 paling banyak disitasi dibandingkan tahun lainnya. Sebagian besar publikasi yang terkait dengan bidang ini telah dipublikasikan di jurnal Q1. Inggris dan Portugal adalah negara yang memiliki pengaruh besar terhadap penelitian di bidang ini. Fokus penelitian dibagi menjadi tiga yaitu, 1) pemain sepak bola, performa dan kecepatan; 2) keterampilan dribbling, usia, dan kontrol; 3) pelatihan, perubahan dan pelatih. Tema baru dalam bidang ini adalah pemain sepak bola, pendekatan, tes dribbling, dan kelas olahraga. Kata kunci dribbling skill yang menjadi fokus penelitian pertama sekaligus tema dalam penelitian ini tidak memiliki kaitan langsung dengan kata kunci passing dan measure, artinya belum ada penelitian yang secara langsung mengaitkan skill dribline dan passing and measure secara bersama-sama.Copyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Responses of physical education students to teaching assistance program Bayu Insanistyo; Yahya Eko Nopiyanto; Ipa Sari Kardi; Ibrahim Ibrahim
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.137-144

Abstract

(English)Teaching assistance provides opportunities for students to develop their potential and interest in teaching in educational units in Indonesia. However, the implementation in the field of the teaching assistance program cannot be separated from various obstacles and various responses from students. This research aims to reveal the response of physical education students to the teaching assistance program in 2023. This research uses quantitative descriptive methods. The population in this study was 69 physical education students. The number of samples in the research was 38 students taken by random sampling. Data collection uses an instrument in the form of a questionnaire which has a validity of 0.511 – 0.877 and a reliability value of 0.969. Data analysis uses quantitative description with percentages classified into five categories. The research results showed that 17 students gave very good responses, 13 students gave good responses, 7 students gave responses in the sufficient category, and 1 student gave responses in the poor category. It can be concluded that physical education students responded positively to the implementation of the teaching assistance program in 2023.(Indonesian)Asistensi mengajar memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi maupun minat untuk mengajar di satuan pendidikan di Indonesia. Namun, dalam pelaksanaan di lapangan program asistensi mengajar tidak terlepas dari berbagai hambatan dan berbagai respons dari mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan respons mahasiswa penjas terhadap program asistensi mengajar pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 69 mahasiswa penjas. Jumlah sampel dalam penelitian adalah berjumlah 38 mahasiswa yang diambil secara random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa angket yang memiliki validitas sebesar 0,511 – 0, 877 dan nilai reliabilitas sebesar 0,969. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase yang diklasifikasikan menjadi lima kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 17 mahasiswa memberikan respons yang sangat baik, 13 mahasiswa memberikan respons yang baik, 7 mahasiswa memberikan repons dengan kategori cukup, 1 mahasiswa memberikan repons dengan kategori kurang. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa pendidikan jasmani memberikan respons yang positif terhadap pelaksanaan program asistensi mengajar pada tahun 2023. Copyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Page 1 of 1 | Total Record : 8