cover
Contact Name
Intihaul Khiyaroh
Contact Email
intihaulkhiyaroh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alamtarajurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 26214881     EISSN : 26568543     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam adalah jurnal yang mempublikasikan artikel orisinil yang mengungkap, mendiskusikan, serta mengeksplorasi pemikiran tentang Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam juga menerima artikel hasil studi lapangan tentang praktek Komunikasi dan Penyiaran Islam yang orisinil, inovatif, serta progresif dengan berbagai jenis dan pendekatan riset. Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam dikelola oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan dan akan terbit setiap enam bulan sekali pada bulan Juni dan Desember setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
Implementasi Rutinan Ziarah Wali Sebagai Media Dakwah Pembentukan Karakter Santri Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem Farida Isroani
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 1 (2021): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v5i1.1021

Abstract

Character or morality is very important in Islamic education. There are many ways or media for character education for children in Islamic boarding schools, one of which is by implementing the guardian pilgrimage routine. The guardian pilgrimage is carried out to instill the religiosity of children as well as to increase their spiritual nature. In addition, guardian pilgrimage activities can also be applied character education for children when they mingle with the surrounding community. The objectives to be achieved in this study are to answer the formulations that arise, namely: To find out the media for character education of students through the guardian pilgrimage routine at the Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem, to find out the implementation of the guardian pilgrimage routine as a medium for character education at the Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem, to knowing the value of character education through the guardian pilgrimage routine at the Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem The type of this research is qualitative research, the research was conducted by taking 12 pesantren administrators and 3 students as respondents. Data collection methods were obtained from the results of observations, interviews, and documentation. The results of this study indicate that: The media for character education for students through the guardian pilgrimage routine at the Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem is carried out with several character education media, namely: Habituation, Exemplary, fostering student discipline, practice. The implementation of the guardian pilgrimage routine as a medium for character education at the Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem is: through Dhikr and Tahlil, Telling stories and showing the history of the guardian, showing the legacy of the guardian. The value of character education through the guardian pilgrimage routine at the Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem, namely: The value of discipline character, The value of the character of curiosity, The value of the character of responsibility, The value of polite character, The value of religious character.
Efforts To Grow The Character of The Prophet's Love For Students Through Diba' Activities At As Sathi' Islamic Boarding School, Sedan District, Rembang Regency Ida Fauziyatun Nisa’
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 2 (2021): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v5i2.1037

Abstract

Loving the Prophet Muhammad is an obligation for all Muslims. Love for the Prophet Muhammad SAW as a source of strength in the heart and is often referred to as the power of love or the power of love. There are many verses of the Qur'an and Hadith that explain the recommendation to love the Prophet Muhammad. One way to manifest love for the Prophet Muhammad is through the reading of prayers. The purpose of this study was to find out: (1) How to Efforts to Grow the Prophet's Love Character for Santri through Diba' Activities at Al Rosyid Kendal Islamic Boarding School Dander Bojonegoro. (2) What are the Supporting and Inhibiting Factors in Efforts to Grow the Prophet's Love Character for Santri through Diba' Activities at As Sathi' Islamic Boarding School, Sedan District, Rembang Regency. To achieve the above objectives, descriptive qualitative research is used. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Meanwhile, to analyze the data, the author does it by examining all the data, reducing the data, presenting the data, and concluding/verifying the data. The results showed that: the character of the love of the Prophet Muhammad SAW has been well realized in the Pondok Pesantren Putri As Sathi', Sedan sub-district, Rembang district. The realization of the love character of the Prophet Muhammad SAW has been realized in the weekly activity program for the Al Rosyid Islamic Boarding School. Efforts to grow the character of the love of the Prophet Muhammad SAW are supported by the reading of Shalawat Diba', this activity has been running since the Islamic Boarding School was founded. The implementation was on Thursday night Friday and was attended by all female students and clerics who took shelter at the Al Rosyid Islamic Boarding School. The supporting factors in an effort to grow the character of the Prophet's love are facilities and infrastructure, a relevant environment, a strong will, the right goals and intentions, encouragement and motivation. To balance it, there are also inhibiting factors, namely a long implementation time, saturation, lack of creation and innovation.
Pesan Dakwah Moderasi Beragama Dalam Program Muslim Travelers NET TV Tahun 2020: (Analisis Tayangan Komunitas Muslimah Di Irlandia) Moh. Khoirul Fatih, Khoirul Anam
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 2 (2020): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Religion seems to be the last resort for people to escape from the existing problems of social life. Religions is also a belief system that people believe in. Si there are many ways to abtain religious knowledge and also ways to manifest in everday life internal problems that plague Muslims today include the existence of an exclusive religious movement which other Muslims call due to differences in views. Another problems faced by Muslims is the exsistence of Muslims groups who commit acts of violence, as if religion is used as a recommendation letter to commit acts of violence against other groups. The phenomenon of religious moderation displayed in the Muslim Travelers program s a way for the television industry in this case NET TV to provide religious messages that are more inclusive and prioritize social values as a pillar in shapping world peace.
Komunikasi Pemasaran Sebagai Upaya Perluasan Pasar di Era Industri 4.0 Mubarok Ahmadi; Tri Tami Gunarti
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 1 (2022): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v6i1.1128

Abstract

Penggunaan Teknologi informasi semakin tahun semakin meningkat, Era Industri 4.0 merupakan fenomena kemajuan teknologi baik teknologi informasi dan teknologi otomatisasi, saat era 4.0 pola kerja masyarakat dan tatacara berkomunikasi nya sudah mulai berubah yaitu dengan menggunakan teknologi informasi bahkan banyak dikalangan masyarakat utamanya para pemuda dan pemudi tidak bisa terpisahkan dengan penggunaan gadget atau smart phone tercatat dalam tiap tahunnya terjadi peningkatan yang signifikan, layanan yang disediakan oleh perkembangan teknologi ini harus dimanfaatkan dengan baik sehingga model komunikasi periklanan dan model komunikasi penjualan dibarengi dengan pemanfaatan teknologi yang baik dan tepat. Industry 4.0 mengharuskan pengguna untuk cermat dalam menentukan pemanfaatan teknologi informasi.
Strategi Kaderisasi CORPS Dai Dompet Dhuafa Pada Program Dai Nusantara Ida Parida; Nur Kholifah
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2022): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v6i2.1145

Abstract

Kaderisasi pada lembaga dakwah sangat penting untuk memuculkan kader dai yang profesional. Dompet Dhuafa sebagai lembaga sosial memiliki program CORDOFA yang telah memberdayakan dai dan telah dikirimkan ke berbagai daerah sampai belahan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi perumusan, implementasi dan evaluasi kaderisasi CORDOFA pada program Dai Nusantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan strategi kaderisasi CORDOFA yakni menyusun visi dan misi dengan jelas serta terarah, menyusun program jangka pendek dan panjang. Impelemtasi strategi berupa menjalankan program Dai Nusantara, melakukan kerja sama dengan lembaga lain dan mengembangkan sistem informasi. Dalam evaluasi strategi berupa tindakan korektif dalam hal performa dai, kerjasama dan meninjau kembali faktor pendukung serta penghambat terlaksananya program Dai Nusantara. Dapat disimpulkan bahwa perumusan, implementasi dan evaluasi strategi kaderisasi yang dilakukan CORDOFA pada program Dai Nusantara sudah cukup baik dengan tujuan yang terarah dan terus mengalami perbaikan setiap tahunnya sehingga hal ini berdampak positif untuk keberlangsungan kaderisasi CORDOFA kedepannya.
Komunikasi Abah Majid Pada Ukhuwah Islamiyah Dalam Menciptakan Harmoni Sosial Dela Amaliya Khoiro; Yopi Kusmiati; Wati Nilamsari; Muhamad Afdoli Ramadoni
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2022): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v6i2.1147

Abstract

Keberagaman ormas Islam di Indonesia menyebabkan adanya perbedaan tafsir terhadap banyak hal, terutama yang terkait dengan masalah ibadah yang bersifat furu’iyah. Pada kenyataannya perbedaan tersebut tidak dijadikan landasan untuk saling memahami, akan tetapi diperuncing sehingga pada akhirnya dapat menimbulkan konflik internal. Harapan damai dan rukun umat Islam akan terjawab apabila kita menengok di salah satu daerah gedangan di Perumahan besar di Puri Surya Jaya Masjid Sholahuddin Gedangan Sidorajo Jawa Timur. Kerukunan beberapa organisasi kemasyarakatan tersebut dapat dijadikan sebagai kiblat, model atau contoh dalam pembinaan kerukunan antar organisasi masyarakat di wilayah lain. Penelitian ini hendak menjawab mengenai bagaimana Negoisasi identitas Abah Majid dalam menciptakan harmonisasi sosial pada ukhuwah Islamiyah di Masjid Sholahuddin Gedangan Sidoarjo Jawa Timur? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan rancangan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan komunikasi yang selalu berisi kebaikan yang Abah Majid lakukan kepada para jama’ah ukhuwah Islamiyah menimbulkan respon baik dan suasana keharmonisan sosial terjalin. Dengan menekankan sikap kepekaan, toleransi, harus solid, dan saling support satu sama lain, memberikan pujian pernghargaan. Selanjutnya adanya komunikasi Abah Majib melalui facework ketimbangrasaan (tact facework), dan facework solidaritas (solidarity facework).
Komunikasi Persuasif Komunitas Save Street Child Palembang Dalam Meningkatkan Kepedulian Sosial Terhadap Anak Jalanan Zulbiyadi Fadlan; Suci Maharani; Muhamad Afdoli Ramadoni
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2022): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v6i2.1150

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana keadaan kepedulian sosial masyarakat terhadap anak jalanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah reduksi data, data display dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian bahwa strategi komunikasi persuasif meliputi tiga tahapan yaitu perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Keadaan sebelum diterapkannya strategi komunikasi persuasif kepedulian sosial masyarakat sangat jauh dari kata peduli banyak diantaranya memilih untuk acuh karna masyarakat berfikir bahwa anak jalanan itu adalah anak yang susah diatur dan tidak berpendidikan, dan akses yang cukup sulit serta pasang surut semangat pengajar pada komunitas Save Street Child Palembang untuk mendidik anak jalanan. Keadaan kepedulian sosial masyarakat setelah diterapkannya strategi komunikasi persuasif komunitas Save Street Child Palembang (SSCP) masyarakat menjadi peduli dan mulai berperan aktif dilihat dari antusias relawan Save Street Child Palembang (SSCP) yang sangat tinggi dibandingkan sebelumnya.
Proses Komunikasi dan Manajemen Humas UIN Mataram dalam Menguatkan Branding Kampus Andri Kurniawan; Ibqesya A. Rosyada; Syarifa Salsabila; Bq Siti Hidayati
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2022): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v6i2.1152

Abstract

Keberadaan Hubungan Masyarakat (Humas) di suatu Institusi atau perusahaan sangatlah vital termasuk dalam membangun brand maupun citra internal (corporate image). Banyak lembaga yang mengalami permasalahan internal maupun eksternal bahkan sampai mengakibatkan ‘gulung tikar’ atau kebangkrutan. Salah satu penyebabnya adalah komunikasi yang kurang romantis dan tata kelola yang tidak terencana dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahap komunikasi dan manajemen yang dilakukan oleh Humas UIN Mataram dalam membangun brand dan citra. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data dipaparkan secara natural sesuai fakta lapangan. Adapun hasil penelitian bahwa meminjam teori Cutlip, Center dan Broom kami membaca tahapan komunikasi dan manajemen yang dilakukan melalui empat tahap yaitu pertama, defining problems melalui penyerapan saran dari berbagai pihak sebagai bentuk assessment. Kedua, tahap planning and programming yang dilakukan adalah pemilihan duta dan membangun relasi. Ketiga, taking action and communicating adalah komunikasi dan sosialisasi prestasi maupun kegiatan kampus melalui berbagai platform media sosial. keempat, Evaluating yang dilakukan sekali setahun pada akhir tahun akademik.
Pola Komunikasi Media Sosial Remaja Di Karang Penang Sampang Indonesia Mursidi Mursidi; Siti Mariyam
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2022): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v6i2.1153

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi interpersonal remaja desa Karang Penang kabupaten Sampang saat mau melakukan komunikasi melalui media sosial, serta bagaimana proses komunikasi remaja desa Karang Penang kabupaten Sampang melalui media sosial Maka landasan yang saya bangun malalui landasan teoritis yang relevan dengan penelitian ini adalah femenologi, konsep media sosial dan konsep konsep komunikasi interpersonal. Analisa data yang yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa fenomenologi komunikasi yakni dengan mengalisa fenomena-fenomena komunikasi interpersonal yang dilakukan remaja melalui media sosial. Dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal di kalangan remaja Karang Penang Sampang memiliki pola dengan memanfaatkan media sosial sebagai tahap awal dalam pembentukan hubungan sebelum melakukan komunikasi interpersonal secara tatap muka dengan komunikan atau remaja lain yang diajak untuk berkomunikasi dan berbagi informasi. Komunikasi melalui media sosial telah menciptakan fenomena baru yaitu ruang komunikasi maya menjadi ruang interaksi baru sebelum melakukan komunikasi interpersonal secara tatap muka dengan komunikaan.
Teori Mujadalah Dalam Al-Qur’an Penerapan Metode Jidal (Debat) Dalam Konsep Dakwah Avif Alfiyah; Intiha’ul Khiyaroh
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2022): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v6i2.1154

Abstract

Metode Al Mujadalah (jidal) adalah metode debat, bertukar pikiran, berdialog. Metode ini sesuai dengan kondisi peserta didik yang tentunya memiliki cara dan kapasitas berpikir yang beragam satu sama lain. Menggunakan metode yang bervariasi namun sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tentu dapat memberikan pengaruh yang sangat besar dalam mengokohkan pengetahuan, membangkitkan pemahaman, menggerakan kecerdasan, menerima nasehat dan membangkitkan perhatian orang yang mendengar. Kajian dalam artikel ini berdasarkan studi terhadap beberapa literatur. Tulisan ini juga akan membahas bagaimana peran mujadalah dalam konsep dakwah.

Page 7 of 12 | Total Record : 113