cover
Contact Name
Intihaul Khiyaroh
Contact Email
intihaulkhiyaroh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alamtarajurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 26214881     EISSN : 26568543     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam adalah jurnal yang mempublikasikan artikel orisinil yang mengungkap, mendiskusikan, serta mengeksplorasi pemikiran tentang Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam juga menerima artikel hasil studi lapangan tentang praktek Komunikasi dan Penyiaran Islam yang orisinil, inovatif, serta progresif dengan berbagai jenis dan pendekatan riset. Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam dikelola oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan dan akan terbit setiap enam bulan sekali pada bulan Juni dan Desember setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
Implementasi Al-Hikmah Dalam Metode Dakwah Di Surah An-Nahl Ayat 125 Abd. Kholiq; Shofiyah Shofiyah
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2022): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v6i2.1155

Abstract

Pada rentang waktu yang panjang, dakwah merupakan fenomena agama dan social, yang sama tuanya dengan agama Islam. Dakwah juga merupakan sesuatu yang tanpa akhir (on going proses), antara dakwah dan Islam terjadi hubungan dialektis, Islam tersebar karena dakwah, dan dakwah dilakukan atas dasar tuntunan ajaran Islam. Melihat sosio budaya dan perkembangan zaman yang begitu cepat membawa dampak dari masyarakat sebagai sasaran dakwah (mad’u) membutuhkan geliat dari juru dakwah untuk lebih representatife dalam memahami kebutuhan mad’u. karena juru da’i sebagai the power of change dalam pengemban dakwah Islamiyah. Hikmah ditempatkan diurutan pertama dalam Surah an-Nahl ayat 125 sebagai metode dakwah yang langsung Allah ajarkan kepada utusan pembwa risalah, karena arti hikmah memang mencakup kecerdasan emosional, intelektual dan spiritual. Dengan modal hikmah da’i akan memiliki kecerdasan dalam berdakwah, rasa simpatik akan mampu menarik lingkungan kedalam ajakannya. Wawasan yang luas akan memberikan pemahaman terhadap mad’u dan kepribadian yang mulia kian memancarkan kewibawaan bagi da’I dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah.
Strategi Dakwah Ustadz Muslim Siregar Upaya Meningkatkan Pengetahuan Dan Pengalaman Ibadah Shalat Nur Oktari; Khairuddin
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2023): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v7i1.1479

Abstract

The main problem of this research is how the strategy used by Ustadz Muslim Siregar in Efforts to Build Application Data and Practices in the City of Gunung Tua Tumbu Jati. The problem in this proposition is to look at the method used by Ustadz Muslim Siregar With the Final Purpose of Growing Data and Application Practices for the Environment of Gunung Tua Tumbu Jati City. The type of investigation used by the maker is field research with an expressive abstract philosophy, the data grouping used is affirmation, collection, and documentation. The result of the assessment is Ustadz Muslim Siregar's Dakwah, explicitly by moving recitations where Ustadz Muslim Siregar uses 3 philosophies of da'wah namely Wise methodology (Al-manhaj-'athifi) offering direction in a sensitive way, a wise framework (Al-Manhaj Al-' Aqli) giving questions and answers to people who really don't sort out the material presented, material strategy (Al-manhaj al-'alhissi) by giving examples in daily attendance, for example coming to the mosque before starting the recitation time, welcoming neighbors ask, study dhikr.
Strategi Mengatasi Hate Speech Di Media Sosial Dalam Perspektif Islam Fatimah Az Zahra .; Asyiri Abghiya R; Nurti Budiyanti; Nabila Azzahra; Muhammad Ikhsan Ag
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2023): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v7i1.1519

Abstract

Social media is a tool for easily conveying one's opinion, thus it often happens that someone's opinion is conveyed through social media which crosses reasonable boundaries and is based on hatred so that restrictions on freedom of expression through social media are necessary, in this case as we know that al -The Qur'an discusses six ways to communicate, for example the first is Qaulan Karimah, the second is Qaulan Maysura, the third is Qaulan Balighan, the fourth is Qaulan Layyinan, the fifth is Qaulan Sadidan, and finally is Qaulan Ma'rufan. This writer uses a qualitative descriptive method by collecting data from literature sources, such as from journal references (national & international), articles, books, the Koran and hadith which discuss strategies for dealing with hate speech on social media. Understanding of the six ways to communicate helps to overcome problems in social media. Keywords: Social media, freedom of expression, hate speech, how to communicate
Peran Sosial Perguruan Tinggi Islam dalam Program Campus Social Responsibility Musrifah
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2023): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v7i1.1635

Abstract

CSR (Corporate Social Responsibility) has long been known in the industrial world in the form of social activities as a form of responsibility for the utilization and management of natural resources by state-owned enterprises. In its development, CSR has also become one of the marketing communication strategies by various industries and non-governmental institutions. Besides providing benefits in social contributions, CSR also has a major impact in expanding and strengthening corporate branding. With a strong and broad branding, the public's positive perception of the company can increase. With this spirit, the campus as an educational institution that cannot be separated from its social role can actually carry out the CSR function. This Campus Social Responsibility idea can be actualized into six forms of CSR as formulated by Philip Kotler and Nancy Lee, namely: (1) Cause Promotions, (2) Cause Related Marketing, (3) Corporate Social Marketing, (4) Corporate Philanthropy, (5 ) Community Volunteering, and (6) Social Responsibility Business Practices. By implementing CSR, it is hoped that the branding as an independent and moderate campus can be realized automatically.
Implementasi Metode Audiolingual Dalam Meningkatkan Mufrodat Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas X Di MI.Miftaahul Huda Depok Nafisatun Nadhifah; Siska Putri Sayekti
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2023): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v7i1.1760

Abstract

The results of observations and interviews conducted by researchers at MI. Miftahul Huda Depok showed that the lack of completion of KKM 60 Arabic subjects among students led to low student Arabic learning outcomes because students had difficulty understanding Arabic learning. due to lack of knowledge of Arabic, who do not understand the importance of learning Arabic. The method used can increase the child's willingness to listen or understand when learning Arabic, because through visual observation the purpose of this research is to find out the application of the sound method in learning Arabic. The method used is classroom action research PTK. This research was conducted on 5th grade students, totaling 24 students. This survey was conducted by memorizing learning outcomes, filling out observation sheets, analyzing data with calculations described in the form of presentations based on children's learning outcomes. with the auditory speech method. Cycle 1 and Cycle 2 experienced an increase of 87%.
Politik Sebagai Gaya Hidup sutikno sutikno
ALAMTARA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2023): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v7i1.1772

Abstract

Artikel ini berfokus pada politik sebagai gaya hidup dalam budaya kontemporer dan gelombang demokrasi liberal. Praktik politik sebagai gaya hidup ini mencerminkan revolusi globalisasi dari dunia maya dan budaya postmodern dalam landasan ideologis kapitalisme akhir. Praktik politik gaya hidup juga mendegradasi narasi besar politik dalam modernitas politik yang mengorientasikan tatanan politik dan prinsip-prinsip demokrasi rakyat dan mengubah narasi kecil politik dalam postmodernitas politik yang mengorientasikan kesadaran subjek secara absolut yang dikendalikan oleh hasrat dan insting. struktur kesadaran materialistis, hedonistik, konkumeristik dan konsumtivistik. Politik sebagai gaya hidup hadir dalam kehidupan sehari-hari baik di ranah publik maupun digital. Politik sebagai gaya hidup menggambarkan kontestasi, presentasi, pertunjukan dan simulasi yang akhirnya menjadi masyarakat dalam kondisi mayoritas diam. Politik sebagai gaya hidup harus direkonstruksi yang berorientasi pada makna sebagai manusia otentis secara rasional dan transendental. This article focuses on politic as life-style in the contemporary culture and wave of liberal democracy. This political practice as life-style reflects globalization revolution from cyberspace and postmodern culture in the ideological foundation of late capitalism. The political practice of life-style also degrades political grand narrative in the political modernity which to orientates political order and the principles of peoples democracy and to changes political small narrative in the political postmodernity which to orientates absolutely subject consciousness whose controlled by desire and insting in the structure of materialistic, hedonistic, concumeristic dan consumtivistic consciousness. Politic as life-style presents in every day life both in public or digital spheres. Politic as life-style describes contestation, presentation, performance dan simulation that finally becomes peoples in the majority condition of silence. Politic as life-style has tobe reconstructed which to orientates in meaning as otentical human rationally and trancendentally.
Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel Youtube Sableng Tv Dan Bintang Indigo Khiyaroh, Inttihaul
ALAMTARA Vol 7 No 1 (2023): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v7i1.1778

Abstract

perkembangan teknologi membuat pola kehidupan manusia berubah, salah satunya dampak media massa. Berawal dengan media youtube yang menjadi tontonan masyarakat baik dari kalangan dewasa bahkan anak-anak sering menonton youtube daipada televisi. Beralihnya tontonan masyarakat yang awalnya media televisi menjadi tontonan keluarga dan masyarakat pada umumnya, kini beralih pada penggunaan aplikasi youtube sebagai media massa utama yang digemari masyarakat. Hal ini membuat konten creator semakin genjar membuat inovasi dan kreasi yang membuat channel youtube mendapat subciber, viewer, like dan dishare ke media social lainnya. Tulisan ini menganalis dua channel youtube yang memiliki konten beburu penampakan hantu. Memiliki karakter yang berbeda membuat dua channel youtube ini memiliki ciri khas konten berburu hantu. Dengan adanya konten seperti ini membuat perubahan pola pemaknaan masyarakat terhadap penampakan hantu. Penampakan hantu yang awalnya meupakan hal tabu dan sangat dihindari kini berubah menjadi satu konten komedi bahkan hal lumrah yang terjadi dan bisa ditemui di tempat yang angker atau gelap seperti kuburan, hutan dan lainnya.
Prefensi Nilai Pesan Dakwah Dalam Program Acara Keagamaan Islam Radio Suara Surabaya Di Era Keberagaman kholid, Kholid Noviyanto
ALAMTARA Vol 7 No 2 (2023): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v7i2.2241

Abstract

ABSTRAK Beragam problematika yang menyelimutinya baik konflik antar suku, bangsa, etnis akibat intoleransi yang berujung pada pertikaian, hilangnya solidaritas dan rasa kemanusiaan hadir di tengah era modern. Beragam upaya dilakukan oleh tokoh agama, masyarakat dan pengelola media untuk memberikan pesan dakwah dalam bingkai ukhuwah Islamiyah, wathoniyah, insaniyah untuk mempersatukan dan menjaga kerukunan dalam berinteraksi. Salah satu bentuk upaya ini tercermin pada prefensi dan pengelolaan narasi program mata acara keislaman radio Suara Surabaya yang mampu mempersuasi melalui pesan humanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengelolaan dan pemilihan narasi pesan dakwah pada program mata acara keislaman. Jenis penelitian ini adalah kualitatif lapangan dan diperkuat dengan data-data media yang dikumpulkan melalui teknik pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder. Penelitian ini juga dianalisis melalui analisis fenomenologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemilihan dan pengelolaan narasi program mata acara keislaman radio Suara Surabaya di dasarkan atas usulan pendengar dan dialog pengelola dengan pemateri. Secara analisis, pemilihan corak narasi pada tema yang disuguhkan berhubungan dengan tata kehidupan manusia meliputi narasi perkara yang merusak ukhuwah, kesetaraan, dan kepribadian manusia. Sedangkan ragam narasinya berhubungan dengan pesan ramah dalam berkehidupan, nilai religiusitas dalam pembentukan sikap solidaritas, persatuan, keteladanan bagi semua insan, dan kebangsaan. Program siaran ini juga berimplikasi terhadap peningkatan pemahaman keislaman bagi pendengar. ABSTRACT: Various problems that surround both conflicts between tribes, nations, ethnicities due to intolerance that lead to conflicts loss of solidarity and humanity are present in the middle of modern era. Various efforts were made by religious leaders, communities and media managers to provide da'wah messages within the framework of ukhuwah Islamiyah, wathoniyah, insaniyah to unite and maintain interaction. For example is reflected in the preference and management of Islamic narrative program at Suara Surabaya radio which is able to persuade through humanist messages. This study aims to find out about the management and selection of da'wah message narratives in Islamic program of events. This type of qualitative field research and is strengthened by media data collected through data collection techniques from primary and secondary sources. The study was also analyzed through the phenomenological analysis.The results of this study show that in the selection and management of Islamic narrative program that Suara Surabaya radio program is based on the proposal of the listener, and manager's dialogue with the speaker. In analysis, the narrative patterns selection on themes presented is related to the human life order, including the narrative of cases that damage ukhuwah, equality, and human personality. While the variety of narratives is related to friendly messages in life, the value of religiosity in the formation of attitudes of solidarity, unity, example for all people, and nationality. This broadcast program also has implications for increasing Islamic understanding for listeners. Keywords: prefensi, value of da'wah message, Islamic religious program, Suara Surabaya radio
Musyawarah Berdaya Komunikasi: Telaah surat al-Baqarah 233, surat Ali Imran 159, dan surat al-Syura 38 Alfiyah, Avif; Avif Alfiyah
ALAMTARA Vol 7 No 2 (2023): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v7i2.2273

Abstract

Artikel ini membahas peran penting musyawarah yang menitikberatkan dalam hal komunikasi. Penelitian ini menggali hubungan erat antara kualitas komunikasi interpersonal dan kelancaran musyawarah, dengan fokus pada bagaimana komunikasi yang terbuka, jujur, dan responsif dapat memfasilitasi proses pengambilan keputusan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kajian teks ayat al-Qur'an, artikel ini memberikan gambaran mengenai strategi komunikasi yang dapat meningkatkan efektivitas musyawarah. Berbagai faktor seperti kejelasan pesan, empati, dan kemampuan mendengarkan diidentifikasi sebagai elemen kunci dalam memperkuat komunikasi dan merangsang dialog yang konstruktif. Selain itu, peran fasilitator musyawarah dan keberagaman pendapat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keputusan kolektif juga ditelaah secara mendalam. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana interaksi komunikatif yang efektif dan musyawarah yang bijak dapat meningkatkan kualitas keputusan bersama di berbagai konteks, mulai dari tingkat organisasi hingga masyarakat luas. Melalui penerapan prinsip-prinsip ini, diharapkan mampu menciptakan budaya partisipatif yang mempromosikan kolaborasi, inovasi, dan keadilan dalam pengambilan keputusan kolektif. This article discusses the important role of deliberation which focuses on communication. This research explores the close relationship between the quality of interpersonal communication and the smoothness of deliberations, with a focus on how open, honest and responsive communication can facilitate inclusive and sustainable decision-making processes. Through studying the text of Al-Qur'an verses, this article provides an overview of communication strategies that can increase the effectiveness of deliberations. Factors such as message clarity, empathy, and listening skills were identified as key elements in strengthening communication and stimulating constructive dialogue. In addition, the role of deliberation facilitators and diversity of opinion in creating an environment that supports collective decisions is also examined in depth. It is hoped that this article will provide in-depth insight into how effective communicative interaction and wise deliberation can improve the quality of collective decisions in various contexts, from the organizational level to the wider community. Through the application of these principles, it is hoped that we will be able to create a participatory culture that promotes collaboration, innovation and fairness in collective decision making.
Komunikasi Transendental: kajian interaksi manusia Dengan sang kholiq Kholiq, Abd.
ALAMTARA Vol 7 No 2 (2023): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v7i2.2278

Abstract

Abstrak: Manusia pada dasarnya tidak terlepas dari komunikasi, sebagai mahluk sosial memiliki kebutuhan batiniah yang tidak bisa dipenuhi oleh hubungan interpersonal semata. Salah satu kebutuhan yang mendalam dan universal adalah kebutuhan manusia terhadap Sang Kholiq (Allah) yang dianggap sebagai pencipta alam semesta dan segala isinya. Kajian komunikasi transendental menjelaskan sebuah konsep yang menggambarkan interaksi manusia dengan Sang Kholiq merujuk kepada Tuhan atau entitas yang dianggap sebagai pencipta alam semesta dan segala isinya. Melalui pendekatan spiritualitas, kajian ini membahas. Beberapa aspek penting dalam komunikasi transendental, termasuk kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Sang Kholiq, bentuk-bentuk komunikasi yang digunakan, dan manfaat yang bisa didapatkan dari interaksi komunikasi transcendental ini. Kajian ini memiliki tujuan untuk memberikan wawasan tentang komunikasi transendental serta pentingnya membangun hubungan spiritual dalam kehidupan sehari-hari Antara hamba dengan Sang Kholiq dalam perwujudan manusia Taqwa (paripurna) baik didunia dan akherat Abstract: Humans are basically inseparable from communication, as social creatures have inner needs that cannot be met by interpersonal relationships alone. One of the deep and universal needs is the human need for the Kholiq (Allah) who is considered the creator of the universe and everything in it. Transcendental communication studies explain a concept that describes human interaction with the Kholiq referring to God or an entity who is considered the creator of the universe and everything in it. Through a spirituality approach, this study discusses. Several important aspects in transcendental communication, including the human need to connect with the Kholiq, the forms of communication used, and the benefits that can be obtained from this transcendental communication interaction. This study aims to provide insight into transcendental communication and the importance of building spiritual relationships in everyday life between the servant and the Kholiq in the realization of human Taqwa (plenary) both in this world and the hereafter.

Page 8 of 14 | Total Record : 134