Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam adalah jurnal yang mempublikasikan artikel orisinil yang mengungkap, mendiskusikan, serta mengeksplorasi pemikiran tentang Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam juga menerima artikel hasil studi lapangan tentang praktek Komunikasi dan Penyiaran Islam yang orisinil, inovatif, serta progresif dengan berbagai jenis dan pendekatan riset. Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam dikelola oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan dan akan terbit setiap enam bulan sekali pada bulan Juni dan Desember setiap tahun.
Articles
113 Documents
Manajemen Resolusi Konflik Horizontal di PT BMB: Pendekatan Kolaboratif dalam Konteks Nilai Islam
Putri, Anggraini Ramana;
Besar, Ibrahim;
Ishak
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3070
Artikel ini mengeksplorasi manajemen penyelesaian konflik horizontal dalam konteks bisnis, dengan penekanan pada resolusi konflik internal antara pemegang saham di PT BMB. Konflik horizontal, yang muncul di antara individu yang memiliki kekuasaan setara, dapat menghambat perkembangan perusahaan jika tidak ditangani dengan baik. Dengan menerapkan pendekatan kolaboratif yang menekankan pada mediasi dan negosiasi, PT BMB berhasil menyelesaikan konfliknya, mencerminkan nilai-nilai Islam yang mendukung pemeliharaan hubungan baik antar pihak. Penelitian ini menekankan pentingnya komunikasi yang efektif serta dialog yang konstruktif dalam mencapai penyelesaian yang saling menguntungkan. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi pada pengembangan teori manajemen konflik dari perspektif komunikasi dan nilai-nilai Islam.
Dakwah dan Perubahan Sosial di Kawasan Masjid Almadinah Dompet Duafa
Kholifah, Nur;
Murodi;
Subhan, Arief
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3096
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dakwah dalam mendorong perubahan sosial di kawasan Masjid Al Madinah Dompet Duafa. Fokus utama dari studi ini adalah untuk memahami bagaimana dakwah yang dilakukan melalui program-program sosial dakwah yang dikelola oleh Masjid Al Madinah seperti Forum Halaqah Qur’an (FHQ), Karemah (Kajian Rutin Ekslusif Muslimah), Majelis Taklim dan Safari Dakwah, serta Kajian Tausiyah mengubah kondisi sosial masyarakat serta memperkuat nilai-nilai keislaman. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan paradigman konstruktivis. Adapun pendekatan yang digunakan adalah komunikasi dan sosiologi. Sumber data primer dalam penelitian ini yakni wawancara dengan Ketua DKM Masjid Al Madinah Dompet Duafa dan juga beberapa jamaah. Adapun sumber data sekunder dalam penelitian ini yakni dengan melakukan studi kepustakaan terkait informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang sedang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah di Masjid Al Madinah tidak hanya berfungsi sebagai penyebaran nilai-nilai agama, tetapi juga sebagai alat untuk mendorong perubahan sosial baik perilaku, pengetahuan, serta praktik di kalangan jamaah dan masyarakat sekitar. Keberhasilan ini didukung oleh keterlibatan aktif jamaah, dukungan pengelola, dan kolaborasi dengan berbagai pihak, meskipun terdapat hambatan seperti kurangnya sumber daya dan fasilitas yang kurang memadai. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi sosial yang positif dan berkelanjutan, dan memberikan panduan bagi pengelola masjid serta praktisi dakwah untuk merancang program yang lebih inklusif dan berdaya guna.
Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya
Santoso, Budi;
Roviudin, Mohamad
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3098
This research employs the Research and Development (R&D) method based on Borg and Gall, which has been simplified into five (5) stages: needs analysis for the module, initial product design, module design development, expert validation, and revision.The research yielded the following validation results: 1) The content assessment scored 37.5%, indicating that the material still needs further revision. 2) The accuracy assessment of the module scored 94.4%, signifying that the module's accuracy is valid and feasible. 3) The expert assessment of the module's presentation scored 82.85%, indicating it is valid/feasible.From these three assessments, the final score was 71.56%, categorized as valid with partial revisions. Therefore, the final result of this research is a module with moderate validation, requiring some revisions before proceeding to the next phase of research, which is group testing, to produce a module ready for use.
Hadis tentang Etika Komunikasi dalam Keluarga: Panduan untuk Komunikasi antar Anak dan Penanaman Akhlak
Batubara, Hafsah Juni
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3104
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hadis-hadis yang berkaitan dengan etika komunikasi dalam keluarga, khususnya mengenai komunikasi antar anak-anak dan penanaman akhlak dalam pendidikan anak-anak. Etika komunikasi dalam keluarga merupakan aspek penting dalam membangun hubungan yang harmonis dan saling menghormati, terutama dalam interaksi antara orang tua dan anak. Hadis-hadis yang terkait dengan topik ini memberikan panduan moral dan prinsip komunikasi yang baik dalam konteks keluarga, dengan penekanan pada pembentukan akhlak anak. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, di mana data diperoleh melalui pengkajian dan analisis terhadap sumber-sumber literatur berupa buku, artikel, dan hadis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi Muhammad SAW memberikan petunjuk tentang pentingnya kasih sayang, kelembutan, dan komunikasi yang efektif dalam mendidik anak, serta penanaman nilai-nilai akhlak yang sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, hadis-hadis tersebut mengajarkan tentang pentingnya sikap sabar, adil, dan menghargai hak anak sebagai individu yang juga memiliki perasaan dan kebutuhan. Melalui pendidikan yang berbasis pada etika komunikasi yang baik, orang tua dapat membentuk karakter anak yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia. Penanaman akhlak ini dimulai sejak dini dan memerlukan pendekatan yang konsisten serta penuh kasih sayang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam bagi orang tua dan pendidik mengenai pentingnya komunikasi yang efektif dalam keluarga dan bagaimana cara menanamkan nilai-nilai akhlak yang sesuai dengan ajaran Islam pada anak-anak.
Analisis Konflik Penyerangan Asrama Papua di Surabaya Tahun 2019 : Solusi Berbasis Nilai Komunikasi Islam
Puspanegara, Anita;
Dwi Budiyani, Ni Komang;
Besar, Ibrahim
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3110
Konflik penyerangan asrama mahasiswa Papua di Surabaya pada 2019 mencerminkan ketegangan sosial yang dipicu oleh diskriminasi dan perbedaan etnis. Penelitian ini menganalisis peristiwa tersebut melalui perspektif komunikasi Islam, dengan fokus pada prinsip keadilan, ukhuwah, dan musyawarah dalam penyelesaian konflik. Menggunakan analisis konten dari pemberitaan media seperti Kompas dan iNews, penelitian ini menunjukkan bahwa media memiliki peran penting dalam membentuk opini publik yang dapat memperburuk atau meredakan ketegangan sosial. Komunikasi Islam menawarkan pendekatan damai dengan mengutamakan nilai-nilai persaudaraan, keadilan, dan dialog antar kelompok yang berkonflik. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa penerapan nilai-nilai Islam dalam konteks sosial Indonesia dapat menjadi solusi konstruktif untuk mengatasi perbedaan, meredakan ketegangan, dan membangun keharmonisan dalam masyarakat yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi berbasis nilai-nilai Islam sangat relevan dalam menciptakan penyelesaian konflik yang lebih damai dan berkelanjutan, serta memperkuat rasa persatuan dan keadilan di tengah keberagaman sosial Indonesia.
Komunikasi Interpersonal Orang Tua dalam Mengontrol Anak Menggunakan Gadget
Hikmah, Nisa Ul;
Ul Hikmah, Nisa
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3149
Pada era teknologi yang pesat saat ini, gadget tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Gadget digunakan oleh semua kalangan termasuk anak anak. Anak-anak yang menggunakan gadget sangat perlu di awasi dan di kontrol agar tidak terjadi hal yang negatif. Peran orang tua sangat penting dalam hal ini maka orang tua harus berkomunikasi dengan baik dengan anak dan memiliki kedekatan emosinal yang tinggi. Komunikasi yang dapat digunakan orang tua dengan anak yaitu komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dalam mengkontrol anak menggunakan gadget. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan literature review. Hasil penelitian ini adalah ada bermacam cara untuk menghindari anak dari candu gadget membatasi anak dalam penggunaan gadget, mengawasi anak, menjadi contoh yang baik pada anak, melakukan aktifitas tanpa menggunakan gadget, memberikan nasehat kepada anak dan membuat aturan/kesepakatan pengunaan gadget dalam keluarga. Pada pola asuh jangan menggunakan gadget bagian dari pola asuh orang tua karena akan mengganggu tumbuh kembang anak dan mentalnya pun terganggu.
Pemanfaatan Audiobook dalam Bimbingan Perkawinan di Era Digitalisasi
Azizah, Nur
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3163
Bimbingan perkawinan merupakan kebutuhan bagi seseorang yang akan melaksanakan pernikahan, sehingga dalam penerapannya bimbingan perkawinan atau sekolah menjadi istri dan suami diadakan secara mandiri pada komunitas-komunitas atau pelatihan-pelatihan yang secara gencar ingin mengajak seseorang untuk investasi ilmu agar menjadi keluarga sakinah, mawaddah warahmah, juga bimbingan perkawinan secara terstruktur dan diwajibkan sebagaimana dalam perundang-undangan oleh dirjen Bimas Islam dan pelaksanaannya di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing kecamatan. Dalam pelaksanaan bimbingan perkawinan yang selanjutnya disingkat menjadi binwin biasanya diisi dengan beberapa hal yaitu rapa’ (cek data untuk di buku nikah dan administrasi lainnya), memberikan mind mapping atau penggambaran terkait rumah tangga menuju keluarga sakinah mawaddah warohmah yang diisi oleh calon pengantin (catin) disertai harapan yang akan dicapai, perilaku buruk yang harus dihindari dan sebagainya, juga di Kemenag yang diwakili oleh KUA memiliki buku panduan secara fisik dalam melakukan binwin yaitu Fondasi Keluarga Sakinah Bacaan Mandiri Calon Pengantin. Dan di era digital ini perlu pengembangan untuk menanggulangi rendahnya minat baca buku secara fisik dengan terobosan baru yaitu Audiobook Binwin yang dipelopori oleh Habibur Rohman dari Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tikung dan diresmikan secara nasional oleh kementrian agama pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melihat fenomena yang terjadi di masyarakat dan mengambil data-data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Audiobook pada era digitalisasi ini sangat dibutuhkan karena dapat memudahkan bagi calon pengantin mendapatkan ilmu secara praktis saat dalam kendaraan, masak, dan aktififas lainnya dan hal ini juga berguna bagi para penyandang disabilitas khususnya tunanetra.
Optimalisasi Pembelajaran Kewirausahaan melalui Media Youtube
Warti’ah, Warti’ah;
Fahruddin, Ahmad Afghor
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3168
Youtube dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan efisien, semua mahasiswa dapat mengakses dengan mudah, mahasiswa dapat menonton kapan saja dan dapat menyimpan dalam jangka waktu yang lama. Youtube juga dapat membantu mahasiswa memahami konsep-konsep yang sulit dengan cara menonton berulang-ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran kewirausahaan melalui media youtube di Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik. Metode yang digunakan diskriptif kualitatif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media youtube merupakan media pembelajaran yang dapat membantu dosen kewirausahaan dalam mengoptimalkan penyampaian materi pembelajaran teori maupun praktek. Pembelajaran kewirausahaan teori diberikan oleh dosen pengampuh mata kuliah melalui tatap muka di kelas, selain itu juga diberikan materi melalui youtube agar mahasiswa memahami teori yang disampaikan oleh dosen. Pembelajaran praktek juga diberikan di kelas dan diberikan melalui youtube dan mahasiswa juga wajib membuat produk inovatif dan dipresentasikan di kelas dan dilaporkan dalam bentuk video praktek via youtube.
Peran Pesantren dalam Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia
Khoirul Fatih, Moh
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3180
Religious pluralism and diversity are undeniable social facts. Indonesia is a country composed of various ethnicities, religions, and races. Furthermore, social conflicts in the name of religion have persisted to this day. This issue arises because many religious followers in Indonesia tend to prioritize exclusive and radical ideologies, resulting in rigid and harsh characters. Educational institutions, particularly Islamic boarding schools (pesantren), play a crucial role in mitigating these religious conflicts in Indonesia. One of their significant roles is instilling strong religious moderation, thereby producing pesantren alumni who can become peace agents for Indonesia and the world. Given its function as an Islamic educational institution, pesantren is a vital place for spreading both inclusive and exclusive religious values. However, pesantren are expected to function as Islamic educational institutions that can produce moderate and tolerant students. This goal can be achieved through religious education focused on the values of religious moderation.
Ulama dan Peranan Dakwah di Pesisir: Kontribusi dan Dampaknya
Kholiq, Abd
ALAMTARA Vol 8 No 2 (2024): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/alamtara.v8i2.3183
Islamic preaching should not stop in the preaching implementation system. So what needs to be prepared in the relay of preaching implementation is the establishment of Islamic educational institutions in the form of Islamic boarding schools as the forerunner of Islamic educational institutions. This study focuses on the role of ulama in preaching in coastal areas, exploring their contributions in social, cultural, and religious aspects. Through in-depth analysis, this article identifies the preaching strategies used by ulama and the significant impacts they bring to coastal communities. Ulama as a central force in the spread of religion, so here this study is conducted within the framework of seeing the extent of their role and contribution in the implementation of their preaching, so that the impact made in the spread of Islam will be known.