cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal
ISSN : 22529462     EISSN : 26231204     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal (E-ISSN 2623-1204) (P-ISSN 2252-9462) adalah jurnalilmiah (e-journal) yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Juni dan Desember (2 isu per tahun). Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian tentang ilmu kesehatan dengan cakupan jurnal meliputi keperawatan dewasa, keperawatan darurat, keperawatan gerontologis, keperawatan masyarakat, perawatan kesehatan mental, perawatan anak, perawatan ibu hamil, kepemimpinan dan manajemen keperawatan, Complementary and Alternative Medicine (CAM) dalam keperawatan dan pendidikan dalam keperawatan. Setiap artikel yang masuk, akan melewati proses review menggunakan double blind review, arrtinya penulis tidak mengetahui siapa yang mereview dan reviewer tidak mengetahui siapa penulis artikel.
Arjuna Subject : -
Articles 385 Documents
GAMBARAN DUGAAN KEJADIAN RINITIS ALERGI BERDASARKAN EVALUASI GEJALA KLINIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2019-2020 Daffa Nisa; Mira Amaliah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v13i02.645

Abstract

Rinitis alergi secara klinis didefinisikan sebagai peradangan simtomatis hidung yang diperantarai oleh imunoglobulin E (IgE) akibat paparan zat asing yang disebut alergen. Gejala-gejala rinitis alergi diantaranya, hidung gatal, bersin-bersin, keluarnya cairan jernih dari hidung, hidung tersumbat, rasa penuh di kepala dan sinus paranasal. Allergic Rhinitis and Its Impact on Asthma (ARIA) 2010 melaporkan bahwa 500 juta orang di dunia telah menderita kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian dugaan rinitis alergi berdasarkan evaluasi gejala klinis pada mahasiswa FK UNTAR angkatan 2019-2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ini terdiri dari 72 responden. Kuesioner berdasarkan ARIA guidelines 2010 dan sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling. Hasilnya 11 dari 72 mahasiswa (15,3%) diduga menderita rinitis alergi. Usia terbanyak adalah 20 tahun (54,5%) dengan mayoritas jenis kelamin perempuan (81,8%). Menurut klasifikasi ARIA 2010, berdasarkan durasi berlangsungnya gejala dan derajat keparahan gejala mendapatkan 7 dari 11 responden (63,6%) mengalami gejala sedang-berat intermittent dan 4 dari 11 mahasiswa (36,4%) mengalami gejala ringan persistent. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada mahasiswa FK UNTAR angkatan 2019-2020, didapatkan dugaan kejadian rinitis alergi adalah 15,3% dan klasifikasi gejala menurut ARIA 2010, sedang-berat intermittent adalah gejala yang paling umum dialami (63,6%).
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN DUKUHBADAG KEC. CIBINGBIN KAB. KUNINGAN Ronny Suhada Firmansyah; Dila Dwirahmi Zannati
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v13i02.661

Abstract

Pola asuh merupakan salah satu aspek penting dalam hubungan orangtua dan anak yang dilakukan orangtua kepada anak, di keluargalah seorang anak memperoleh bimbingan dan pendidikan dari orangtua. Pada anak usia sekolah ini masih membutuhkan pengawasan dari orang terdekat untuk melakukan personal hygiene.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku personal hygiene pada anak usia sekolah di SDN Dukuhbadag Kec. Cibingbin Kab. Kuningan. Jenis penelitian ini merupakan observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasinya anak usia sekolah di SDN Dukuhbadag. Pengambilan sampel dilakukan teknik stratified random sampling sebanyak 68 sampel. Data penelitian diambil melalui kuesioner. Uji korelasi menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan (80,9%) responden dalam kategori pola asuh Demokratis,dengan personal hygiene nya baik (67,3%),dan personal hygiene nya cukup (32,7%). (16,2%) responden dalam kategori pola asuh Otoriter dengan personal hygiene nya baik (90,9%), dan personal hygiene nya cukup (9,1%). (2,9%) responden dalam kategori pola asuh Permisif dengan personal hygiene cukup (100%). Hasil uji chi square nilai p value = 0,030 < 0,05. Terdapat hubungan antara variabel pola asuh dengan perilaku personal hygiene pada anak usia sekolah. Orangtua harus meningkatkan sikap positif dalam mendidik dan menerapkan pola asuh yang sesuai dengan perkembangan usia anak dan pihak sekolah pendidikan dan promosi kesehatan memberikan informasi terkait dengan pola asuh dan personal hygiene.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN UJI KOMPETENSI BERBASIS EXIT EXAM DENGAN KEPERCAYAAN DIRI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS PADA MAHASISWA SEMESTER VII STIKES KUNINGAN Yana Hendriana
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v13i02.662

Abstract

Ners merupakan seorang tenaga ahli kesehatan yang telah mengikuti pendidikan akademik dan profesi serta memiliki izin praktik untuk memberikan asuhan keperawatan profesional yang diharuskan untuk memiliki kewajiban atas kepemilikan registasi perawat yaitu (STR), syarat memiliki STR yaitu mengikuti uji komptensi profesi keperawatan dan dinyatakan lulus atau kompeten. Fenomena ini dapat memunculkan perasaan khawatir, takut, tegang, dan kecemasan karena takut tidak lulus dalam uji kompetensi dan tidak bisa bekerja apabila belum memiliki STR. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu hubungan antara kepercayaan diri mahasiswa dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi uji kompetensi ners bebasis exit exam pada mahasiswa program profesi ners STIKes Kuningan Tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakna teknik penelitian Analitik Kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa semester VII yang bersedia menjadi responden yaitu sebanyak 69 responden, dengan menggunakan total sampling. Data analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji stastistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kecemasan menghadapi uji kompetensi ners berbasis exit exam yaitu sebanyak 55 responden (79,7%), begitupun pada kepercayaan diri sebagian besar responden percaya diri dalam melanjutkan penidikan profesi ners yaitu sebanyak 59 responden (85,5%). Berdasarkan hasil uji statistic didapatkan P value 0,416, artinya tidak hubungan antara tingkat kecemasan uji kompetensi ners bebasis exit exam dengan kepecayaan diri melanjutkan pendidikan profesi ners pada mahasiswa semester VII STIKes Kuningan. Disarankan penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi bermanfaat tentang pentingnya memiliki kompetensi dan kepercayaan diri yang baik dalam pelaksanakan praktik klinik mahasiswa, untuk mencegah terjadinya kecemasan yang tinggi dalam uji kompetensi ners berbasis exit exam.
PEMANFAATAN KUNJUNGAN POSYANDU LANSIA DENGAN DERAJAT KESEHATAN LANSIA Hermansyah, Heri; Firda, Firda
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.617

Abstract

Latar Belakang: Posyandu lanjut usia merupakan salah satu program pemerintah dalam mengatasi masalah kesehatan dan kesejateraan social lanjut usia. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di UPTD Puskesmas Kuningan Jawa Barat, didapatkan bahwa cakupan kunjungan posyandu lansia baru mencapai 36,14%. Angka tersebut masih sangat jauh dari standar nasional Indonesia yaitu 80%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah terdapat hubungan yang bermakna antara pemanfaatan kunjungan posyandu lansia dengan derajat kesehatan lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kuningan. Metode : Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dengan pendekatan observasional analitik. 93 lansia menjadi responden dalam penelitian ini yang diambil dengan menggunakan metode proportinate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data diolah dan dianalisis menggunakan SPSS versi 16 for windows dengan uji statistic chi-square. Hasil penelitian: Hasil yang diperoleh adalah P value = 0,000 (< α=0,05). Artinya terdapat hubungan yang bermakna antara pemanfaatan posyandu lansia dengan derajat kesehatan lansia. Kesimpulan dan Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi petugas kesehatan untuk berperan aktif dalam meningkatkan minat dan motivasi lansia untuk memafaatkan pelayanan posyandu lansia guna meningkatkan derajat kesehatan mereka.
KARAKTERISTIK FAKTOR PENYEBAB ABORTUS IMMINENS DI RSIA IBU DAN ANAK PUTRA DALIMA KOTA TANGERANG SELATAN: KARAKTERISTIK FAKTOR PENYEBAB ABORTUS IMMINENS DI RSIA IBU DAN ANAK PUTRA DALIMA KOTA TANGERANG SELATAN Puji, Lela Kania Rahsa; Hasanah, Nur; Ismaya, Nurwulan Adi; Handayani, Putri; Delianah, Anisha
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.619

Abstract

Latar belakang: Abortus Imminens adalah pendarahan rahim selama kehamilan sebelum 20 minggu, saat hasil konsepsi masih berada di dalam uterus tanpa adanya pembukaan serviks. Abortus yang berkelanjutan, seringkali menimbulkan stres karena tidak mengetahui apa yang sedang terjadi. Janin yang mengalami abortus dapat dipertahankan (pada 95% kasus) dengan istirahat total dan 5% kasus kehamilan menjadi singkat sehingga kemungkinan bayi lahir prematur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor determinan Abortus Imminens di RSIA Putra Dalima BSD Tahun 2019. Metode: Jenis penelitian ini analitik observasional dengan desain kasus dan pengumpulan data sekunder dari rekam medik rumah sakit. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang dirawat sebanyak 95 ibu hamil dengan 41 kasus mengalami Abortus Imminens dan 54 ibu hamil tidak mengalami Abortus Imminens. Hasil: Penelitian ini menunjukkan kejadian Abortus Imminens di Rumah Sakit Ibu dan Anak Putra Dalima 41 kasus (43%). Usia ibu, usia kandungan, paritas, dan riwayat abortus sebelumnya bisa mempengaruhi terjadinya Abortus Imminens. Faktor determinan yang dominan adalah usia ibu dan usia kandungan. Dengan faktor determinan tersebut pasien ibu hamil yang mengalami Abortus Imminens diresepkan obat Isoxsuprine, Allystrenol, dan Asam Folat. Kesimpulan: Penting untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala terutama ibu hamil yang telah memiliki riwayat mengalami Abortus Imminens.
PENGEMBANGAN VIDEO KESEHATAN REPRODUKSI SEBAGAI MEDIA EDUKASI SISWA SMP Utami, Dyah Rahmawatie Ratna Budi
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.664

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan masa peralihan dari anak ke dewasa, dengan berbagai perubahan yang ada. Apabila tidak dikelola dengna baik dapat mengakibatkan munculnya perilaku berisiko pada remaja. Salah satu perilaku berisiko yang muncul adalah perilaku seksual pra nikah yang berdampak bukan hanya pada remaja itu juga pada orang lain, bukan hanya saat ini tetapi juga dampak jangka panjang. Edukasi mengenai kesehatan seksual dan reproduksi menjadi salah satu tindakan pencegahan perilaku beriisko pada remaja tersebut. Pemilihan media video meyang menarik, sederhana dan jelas bermanfaat dalam proses edukasi kesehatan reproduksi siswa SMP. v Metode: Pengembangan media edukasi menggunakan rancangan Research & Development dengan ADDIE model yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi Hasil: Adanya media edukasi berupa video dengan durasi 1 menit 52 detik dengan materi karakteristik remaja (pubertas), pentingnya kesehatan reproduksi dan cara merawat kesehatan reproduksi. Video tersebut terdiri dari animasi gambar, tulisan dan suara. Kesimpulan: Video edukasi kesehatan reproduksi mampu dijadikan media edukasi yang menarik dan dapat digunakan secara daring ataupun luring
Hubungan respon time dan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Sekarwangi Basri, Burhanuddin; Utami, Tri; Sitorus, Handayhani
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.665

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit khususnya Instalasi gawat darurat mempunyai tujuan agar tercapai pelayanan kesehatan yang optimal pada pasien secara cepat dan tepat serta terpadu dalam penanganan tingkat kegawat daruratan sehingga mampu mencegah resiko kecacatan dan kematian. Response time dihitung sejak pasien datang sampai dilakukan penanganan waktu tanggap yang baik bagi pasien yaitu ≤ 5 menit. Komunikasi terapeutik diterapkan oleh perawat dalam berintraksi dengan pasien untuk meningkatkan rasa saling percaya, dan apabila tidak diterapkan akan menggangu hubungan terapeutik yang berdampak pada ketidakpuasan pasien, komunikasi terapeutik yang baik juga dapat mempercepat kesembuhan bagi pasien. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan respon time dan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Sukabumi Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan jenis pendekatan cross-sectional dengan kuesioner dengan teknik pengumpulan data simple Random Sampling dengan jumlah 97 responden Hasil: Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji statistik Chi square didapatkan p= 0,000 < α= 0,05 maka Ha di terima, yang berarti ada hubungan respon time dan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Sukabumi. Kesimpulan: terdapat hubungan respon time komunikasi terapeutik perawat dan  dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Sukabumi. Saran: : Diharapkan agar Response Time perawat dan komunikasi terapeutik perawat tetap dipertahankan dalam melakukan tindakan pelayanan sehingga tingkat kepuasan pasien lebih baik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DENGAN PERILAKU PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKABUMI: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DENGAN PERILAKU PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKABUMI Utami, Tri; Basri, Burhanuddin
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.669

Abstract

Latar Belakang : Imunisasi merupakan salah satu strategi yang efektif dan efisien dalam meningkatkan derajat kesehatan nasional dengan mencegah enam penyakit mematikan, yaitu : tuberculosis, dipteri, pertusis, campak, tetanus dan polio. Upaya mengurangi tingkat morbiditas dan mortalitas pada anak salah satunya dengan pemberian imunisasi. Beberapa alasan bayi tidak mendapatkan imunisasi lengkap yaitu karena alasan informasi, motivasi dan situasi. Alasan informasi berupa kurangnya pengetahuan ibu tentang kebutuhan, kelengkapan dan jadwal imunisasi, ketakutan akan imunisasi dan adanya persepsi salah yang beredar di masyarakat tentang imunisasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan perilaku pemberian imunisasi dasar bayi di wilayah kerja Puskesmas Sukabumi. Metode : Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan jenis pendekatan cross-sectional. Subyek penelitian ini sebanyak 81 responden sesuai degan kriteria inklusi dan criteria ekslusi. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian :Berdasarkan hasil analisis  yang  telah dilakukan dengan menggunakan uji chi-square terhadap 81 responden diperoleh nilai p value = 0,000 dimana nilai p lebih kecil dari α = 0.05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara  tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan perilaku pemberian imunisasi dasar di wilayah kerja puskesmas sukabumi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Hipertiroid Pada Pasien Poliklinik Penyakit Dalam Di UPTD RSUD Dr. (HC) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung Tahun 2022 Ferraninda, Ferraninda; Kusumajaya, Hendra; Ardiansyah, Ardiansyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.673

Abstract

Latar Belakang: Hipertiroidisme adalah peningkatan produksi dan sekresi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid. Hipertiroidisme adalah keadaan dimana terjadi peningkatan hormon tiroid lebih dari yang dibutuhkan tubuh. Di UPTD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno 3 tahun terakhir, yaitu pada tahun 2019 jumlah pasien hipertiroid sebanyak 83 orang, lalu pada tahun 2020 ditemukan peningkatan dengan persentase sebesar 56,77%, kemudian di tahun 2021 persentasi kasus hipertiroid meningkat lagi sebesar 37,86%. Sedangkan untuk tahun 2022 hingga bulan September tahun 2022 kasus hipertiroid di temukan peningkatan 6,9 % kasus pasien hipertiroid. Faktor risiko terbesar adalah faktor genetik, yaitu sebesar 80% sedangkan 20% merupakan faktor lingkungan seperti merokok, kehamilan, stress, dan infeksi. Metode: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit hipertiroid. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah semua pasien yang datang berkunjung ke poliklinik penyakit dalam UPTD RSUD Dr. (HC) Ir. Soekarno tahun 2022, dengan jumlah populasi yaitu 309 orang. Sampel penelitian ini menggunakan rumus Slovin, maka diperoleh sample sebanyak 84 responden. Hasil: Analisis penelitian berdasarkan analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara usia (ρ-value 0,003; POR= 3,875), jenis kelamin (ρ-value 0,017; POR= 2,900), paparan asap rokok (ρ-value 0,002; POR = 4,190) dan tingkat stress (ρ-value 0,016; POR = 2,915) dengan kejadian hipertiroid. Saran: Saran dari penelitian ini adalah agar diharapkan kepada dinas kesehatan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang faktor risiko terjadinya hipertiroid dan bagaimana pencegahannya.  
Analisis Spasial Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Angka Container Index (CI) Pada Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Diniah, Bibit Nasrokhatun; Rahim, Fitri Kurnia; Deviana, Novita
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.674

Abstract

Latar Belakang: DBD merupakan salah satu penyakit endemis yang banyak dijumpai di Indonesia, termasuk di Kuningan. DBD ditularkan dengan perantara vektor nyamuk aedes. Faktor risiko lingkungan erat kaitannya dengan fase akuatik yang menjadi habitat nyamuk. Fase akuatik membutuhkan tempat-tempat penampungan air (container) untuk perkembangbiakan nyamuk. Salah satu indikator indeks entomologi yang berkaitan dengan peningkatan populasi nyamuk adalah container index (CI). Upaya pencegahan dan pengendalian vektor nyamuk dapat dilakukan dengan melakukan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Sehingga, perlu dilakukan penelitian berkaitan ada tidaknya hubungan antara perilaku PSN dengan angka CI. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif observasional analitik dengan desain case control dan menggunakan pendekatan spasial. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Sedangkan sebaran spasial dilakukan menggunakan QGIS. Hasil: Perilaku PSN berisiko lebih tinggi pada kelompok kasus (68%) dan begitu pula pada angka CI (62%). Terdapat hubungan yang signifikan antara Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan angka container index (p=0,001); perilaku PSN yang kurang baik juga akan meningkatkan nilai CI 4.4 kali lebih tinggi dibanding dengan masyarakat yang sudah melakukan PSN dengan baik. Saran: Perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai faktor entomologi lainnya dan identifikasi spesies, genus hingga keberadaan serotype virus dengue.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada More Issue