cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal
ISSN : 22529462     EISSN : 26231204     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal (E-ISSN 2623-1204) (P-ISSN 2252-9462) adalah jurnalilmiah (e-journal) yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Juni dan Desember (2 isu per tahun). Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian tentang ilmu kesehatan dengan cakupan jurnal meliputi keperawatan dewasa, keperawatan darurat, keperawatan gerontologis, keperawatan masyarakat, perawatan kesehatan mental, perawatan anak, perawatan ibu hamil, kepemimpinan dan manajemen keperawatan, Complementary and Alternative Medicine (CAM) dalam keperawatan dan pendidikan dalam keperawatan. Setiap artikel yang masuk, akan melewati proses review menggunakan double blind review, arrtinya penulis tidak mengetahui siapa yang mereview dan reviewer tidak mengetahui siapa penulis artikel.
Arjuna Subject : -
Articles 385 Documents
A IMPLEMENTASI ANTENATAL CARE TERPADU SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUARAN Khoeroh, Himatul; Hafsah, Hafsah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.683

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan masalah serius yang perlu diatasi salah satunya melalui pelayanan Antenatal Care (ANC) yang dilakukan secara terintegrasi. ANC yang dilakukan secara teratur dapat mendeteksi lebih awal kondisi kehamilan yang berisiko tinggi seperti anemia, sehingga intervensi dapat segera dilakukan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah membuat standar pelayanan kehamilan terpadu (ANC), yaitu ibu melakukan kunjungan ANC minimal 6 kali selama kehamilannya. Metode: Informan awal ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi terhadap 5 informan awal yang terdiri dari bidan koordinator, tenaga gizi kesehatan, bidan desa dan kader serta ibu hamil trimester III yang mengalami anemia. Satu informan triangulasi yaitu Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Hasil: Hasil penelitian menunjukan pada unsur input sudah cukup baik dari Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendanaan sudah terintegrasi, hanya sarana prasarana USG dan ceklis belum terfasilitasi. Pada unsur proses, program terlaksana dengan baik yaitu pelayanan ANC sudah menggunakan standar 10 T, hanya belum ada koordinasi jemput bola di desa yg jaraknya jauh untuk pengadaan pelayanan di desa tersebut secara kerjasama lintas sektoral. Pada unsur output, cakupan pelayanan ANC di puskesmas buaran di angka 85% dengan prevalensi anemia 65 kasus. Saran: Diharapkan pelayanan kesehatan agar dapat melaksanakan layanan Antenatal Care dengan 10 standar sempurna terutama memperhatikan tahap temu wicara yaitu memberikan konseling dengan menggunakan media terstandar agar proses konseling efektif dan searah sesuai dengan masalah.
PENGALAMAN TRAUMA MASA KECIL DAN EKSPLORASI INNER CHILD PADA MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES KUNINGAN: STUDI FENOMENOLOGI Aini, Khusnul; Wulan, Nur
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.684

Abstract

Latar Belakang: Sepanjang rentang kehidupan, banyak peristiwa yang telah mewarnai perjalanan hidup seseorang, salah satunya adalah pengalaman traumatic ketika masih anak, sehingga berdampak pada menetapnya “inner child” hingga dewasa. Dari studi pendahuluan terhadap 33 mahasiswa, ditemukan 7 partisipan dengan pengalaman trauma masa kecil yang serius. Tujuan penelitian ini untuk menggali pengalaman trauma masa kecil dan mengeksplorasi inner child yang dialami. Metode  ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi menggunakan teknik Writing Expression pada 33 mahasiswa untuk mengidentifikasi pengalaman trauma masa kecil, dan dilanjutkan FGD dengan melakukan indepth interview kepada 7 mahasiswa untuk mengeksplor inner child karena trauma yang pernah dialami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 partisipan mengalami pengalaman trauma masa kecil yang serius saat usia 5-10 tahun dan memiliki “inner child” yang masih menetap hingga saat ini (usia dewasa). 6 dari 7 partisipan memiliki trauma dalam keluarga dan satu partisipan pengalaman trauma karena bullying di sekolah. Simpulan: bahwa pengalaman trauma masa kecil yang serius berdampak pada terlukanya jiwa anak yang terperangkap dalam tubuh orang dewasa. Sehingga peneliti menyarankan kepada penyintas trauma untuk menyadari bahwa trauma masa kecil bukan untuk diabaikan, namun perlu diakui dan diselesaikan dengan cara meminta bantuan pada professional.
EFEKTIFITAS TERAPI HIDROSON TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN IBU HAMIL DI PMB TUTIK PURWANI SLEMAN YOGYAKARTA Khasanah, Nur; Liliana, Anita; Azizah, Siti
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.687

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan hormon estrogen, progesterone, adrenalin dan kortisol pada ibu hamil menyebabkan ketidakseimbangan tubuh yang memunculkan ketegangan fisik, emosi, gelisah, penurunan konsentrasi dan kecemasan. Kecemasan pada ibu hamil yang tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi kehamilan dan persalinan, terjadinya kelainan premature, BBLR, asfiksia dan kematian bayi. Pengobatan terapi non farmakologi seperti terapi hidroson dapat dilakukan pada ibu hamil karena dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil. Metode: Desain penelitian adalah quasi-experimental dengan rancangan one groups pretest-posttest design, dengan subyek penelitian 25 responden ibu hamil trimester I dan ibu hamil trimester III. Analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi, lalu dilakukan uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil distribusi frekuensi didapatkan bahwa 25 responden ibu trimester I sebanyak 9 orang dan trimester III sebanyak 16 orang. Sebelum dilakukannya terapi hidroson kecemasan paling banyak pada kategori kecemasan sedang dan setelah intervensi sebagian besar dalam kategori normal. nilai p-value <.001. Kesimpulan: Terapi Hidroson efektif terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil di PMB Tutik Purwani. Saran: : Diharapkan semua Yankes dan ibu Hamil menerapkan terapi komplementer dalam penanganan masalah kecemasan selama kehamilan.
Hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dan kesehatan mental terhadap sikap remaja dalam meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat Susanti, Rosa; Mujahidah, Zakiyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.699

Abstract

Latar Belakang: Periode yang kritis merupakan perubahan yang terjadi dari masa kanak-kanan ke masa dewasa dan eksplorasi berkaitan dengan seksual dan romantisme dimulai. Indeks pembangunan manusia merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan suatu bangsa. Kualitas masyarakat yang sehat dan sejahtera merupakan keberhasilan suatu bangsa. sehingga diperlukannya upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yang nantinya akan menentukan derajat keberhasilan pembangunan bangsa Indonesia. Selain mengenai kesehatan reproduksi sektor lain terpenting dalam mewujudkan kesehatan secara menyeluruh adalah kesehatan mental. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dan kesehatan mental terhadap sikap remaja  dalam meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat. Responden pada penelitian ini adalah Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan Universitas MH. Thamrin. Penelitian ini berlangsung selama 1 (satu) bulan. Data Pada penelitian yang digunakan adalah data primer, sedangkan teknik analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat (Uji Chi Square). Hasil: Pada penelitian ini diketahui bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan kesehatan mental terhadap sikap remaja  dalam meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat. Saran: Dari penelitian ini diperlukan penyuluhan terkait kesehatan reproduksi dan mental terhadap peningkatan kesadaran hidup bersih dan sehat.
Studi Kasus: Psikoedukasi Keluarga Untuk Mengurangi Beban Perawatan Pada Keluarga Pasien Penyakit Kronik Dengan Latar Belakang Budaya Sunda Kusnadi, Rudi; Hamid, Achir Yani S.; Susanti, Herni; Hargiana, Giur
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.700

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kronis merupakan masalah kesehatan serius yang memerlukan penanganan jangka Panjang. Hal ini terjadi karena faktor genetik, fisiologis, lingkungan dan perilaku jangka panjang yang dapat menimbulkan masalah fisik dan psikologis bagi penderita dan keluarganya (caregiver). Metode: Artikel ini menggunakan desain penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Psikoedukasi keluarga diterapkan pada penelitian ini sebanyak 6 sesi dalam waktu 4 minggu. Hasil: Perawat menilai beban keluarga menggunakan kuesionerBurden Assessment Schedule (BAS) sebelum dan sesudah melakukan psikoedukasi keluarga selama 6 sesi. Hasilnya menunjukkan setelah dilakukan intervensi terjadi penurunan skor BAS dari 37 menjadi 31. Kesimpulan: Psikoedukasi keluarga dapat mengurangi beban perawatan yang dialami keluarga sehingga keluarga dapat mengidentifikasi masalah yang dihadapi, mengelola stress dan berbagi peran dalam merawat pasien khususnya dalam keluarga budaya sunda. Saran: Psikoedukasi keluarga dengan pendekatan aspek budaya yang spesifik dapat menjadi salah satu intervensi perawat dalam memberdayakan anggota keluarga sebagai upaya peningkatan pengobatan pada pasien penyakit kronis agar menjadi lebih efektif.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Protokol Kesehatan Covid-19 Dengan Perilaku Cuci Tangan Pada Anak Usia Sekolah Kurniawati, Indah; Ahyan, Ahmad
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.702

Abstract

Latar Belakang: Covid-19 merupakan ancaman terbaru terhadap kesehatan global yang menyerang pernapasan dan menjadi pandemic secara global. Penerapan protokol kesehatan Covid-19 sangat diperlukan agar terhindar dari bahaya Covid-19. Perilaku cuci tangan merupakan faktor yang sangat penting dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 karena di tangan lah banyak mikroorganisme berkembang biak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang protokol kesehatan Covid-19 dengan perilaku cuci tangan pada anak usia sekolah di SDN Cilangkap 01 Jakarta Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 213 responden dengan teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Hasil: Hasil analisis data bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (p-value = 0,05 diperoleh hasil terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua tentang protokol kesehatan Covid-19 dengan perilaku cuci tangan pada anak usia sekolah di SDN Cilangkap 01 Jakarta Timur dengan p-value = 0,006 (<0,05). Kesimpulan: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan orang tua terkait protokol kesehatan covid-19 memiliki hubungan dengan perilaku cuci tangan pada anak usia sekolah. Saran: : diperlukan adanya peran orang tua secara maksimal dan pengetahuan yang baik untuk dapat meningkatkan perilaku cuci tangan pada anak.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan lansia mengenai vaksin Covid-19 Annashr, Nissa Noor; Muharry, Andy; Laksmini, Puji
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.704

Abstract

Latar Belakang: Lansia memiliki risiko tinggi jika terinfeksi COVID-19. Namun, kurangnya pengetahuan lansia menyebabkan mereka ragu untuk melakukan vaksinasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan pengetahuan lansia mengenai vaksin COVID-19 di Desa Tanjungsari, Kecamatan Gunung Tanjung, Kabupaten Tasikmalaya. Metode: Penelitian observasional analitik ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh lansia di Dusun Leuwidahu, Desa Tanjungsari, Kabupaten Tasikmalaya, berjumlah 77 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah hanya 65 orang lansia yang berhasil dijadikan sampel penelitian. Variabel bebas yang diteliti berupa jenis kelamin, tingkat pendidikan dan dukungan informasional. Sedangkan variabel terikatnya adalah tingkat pengetahuan lansia mengenai vaksin COVID-19. Data dikumpulkan melalui proses wawancara menggunakan instrumen kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 52,3% lansia merupakan laki-laki, 76,9% lansia tamat SD, 69,2% lansia tidak mendapat dukungan informasional, dan 49,2% lansia memiliki pengetahuan baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan informasional dan tingkat pengetahuan lansia (p < 0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya dukungan informasional dapat mempengaruhi pengetahuan lansia mengenai vaksinasi COVID-19 menjadi lebih baik. Saran: Disarankan kepada para anggota keluarga untuk dapat memberikan informasi yang benar mengenai vaksin COVID-19 kepada para lansia. Disarankan kepada Instansi kesehatan seperti Dinas Kesehatan dan juga Puskesmas untuk meningkatkan upaya promosi Kesehatan mengenai vaksin COVID-19 melalui berbagai media. Kata Kunci : Faktor yang berhubungan; pengetahuan; vaksin; COVID-19.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Tumbuh Kembang Dengan Perkembangan Anak Usia 1-2 Tahun Di UPTD Puskesmas Klungkung II Brahmani, Ida Ayu Milla; Laksmi, I Gusti Ayu Putu Satya; Jayanti, Desak Made Ari Dwi; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.709

Abstract

Latar Belakang: Masalah keterlambatan perkembangan menjadi masalah serius di negara maju maupun negara berkembang. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan dapat disebabkan oleh faktor lingkungan dan faktor genetik. Hal lain yang dapat mengakibatkan anak mengalami gangguan tumbuh kembang adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan orang tua tentang deteksi dini tumbuh kembang khususnya pada ibu, yang berupa penyimpangan pertumbuhan, penyimpangan perkembangan serta penyimpangan mental emosional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak usia 1-2 tahun di UPTD Puskesmas Klungkung II. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelatif dengan pendekatan cross sectional, yang dilakukan di posyandu wilayah kerja  Puskesmas Klungkung II dengan Teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 88 responden. Hasil: Ditemukan responden usia terbanyak yaitu usia 20-30 tahun yaitu 91 (54,5%), tingkat pendidikan paling banyak yaitu tamat SMA 35 (39,8%), responden dominan tidak bekerja yaitu sebanyak 55 (62,5%). Variabel pengetahuan terbanyak pada kategori kurang 34 (38,6%) dan perkembangan anak pada kategori meragukan 55 (62,5%). Ada hubungan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak usia 1-2 tahun. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak usia 1-2 tahun di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Klungkung II yang dilakukan dengan uji spearman rank didapatkan nilai p value sebesar 0,000 dan nilai korelasi sebesar 0,645 Saran: : diharapkan dapat dijadikan acuan agar pemantauan tumbuh kembang secara rutin dapat dilakukan oleh puskesmas saat pelaksanaan posyandu.  
PENGARUH PENERAPAN STANDARD NURSING LANGUAGE BERBASIS SDKI, SLKI, SIKI TERHADAP KUALITAS PENGISIAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT JUANDA KUNINGAN Pranatha, Aria; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.711

Abstract

Latar Belakang: Standar praktik keperawatan profesional merupakan pedoman bagi perawat  di  Indonesia  dalam  melaksanakan  asuhan  keperawatan dengan menggunakan pendekatan proses  keperawatan. Keberagaman dalam penegakan diagnosis keperawatan yang digunakan di rumah sakit dan belum adanya standarisasi menjadi sebuah permasalahan yang klasik di pelayanan keperawatan dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan kepada klien  Metode: Quasi experiment dengan desain non equivalent pretest-postest without control group. Desain ini bertujuan untuk melihat kemungkinan adanya hubungan sebab akibat yang muncul setelah diberikan perlakuan pada suatu variable. Populasi yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Juanda Kuningan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.  Berdasarkan uji normalitas data terdistribusi secara normal, maka analisis yang digunakan uji t test berpasangan. Hasil: Hasil uji statistic dengan menggunakan uji t test diperoleh p value = 0,020 < p (0,05) artinya terdapat perbedaan rerata kualitas pengisisan dokumentasi keperawatan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Juanda Kuningan sebelum dan sesudah penerapan Standard Nursing Language Berbasis Berbasis SDKI, SLKI dan SIKI di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Juanda Kuningan. Kesimpulan:  Hasil uji statistic dengan menggunakan uji t test diperoleh p value = 0,020 < p (0,05) artinya terdapat pengaruh terhadap kualitas pengisisan dokumentasi keperawatan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Juanda Kuningan setelah dilakukan intervensi berupa penerapan Standard Nursing Language Berbasis Berbasis SDKI, SLKI dan SIKI. Saran: : Untuk terwujudnya pengisian dokumentasi asuhan keperawtaan berbasis SDKI, SLKI dan SIKI secara berkualitas maka diperlukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pengisian dokumentasi tersebut. Begitupula dibuat panduan atau pedoman standar asuhan keperawatan sehingga memberikan kemudahan bagi perawat dalam penulisan asuhan keperawatan sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh PPNI.
ANALISIS KEPUASAN CATIN TERHADAP PELAKSANAAN EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA KONSELING PRANIKAH DI PUSKESMAS LAMPASI Zaqiah, Fara; Nursal , Dien Gusta Anggraini; Aladin, Aladin
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.715

Abstract

Latar Belakang: Konseling pranikah merupakan edukasi kesehatan reproduksi untuk catin. Berdasarkan studi pendahuluan di Kota Payakumbuh, kualitas edukasi kesehatan reproduksi pada konseling pranikah masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepuasan catin terhadap pelaksanaan edukasi kesehatan reproduksi pada konseling pranikah di Puskesmas Lampasi tahun 2020. Metode: Total sampel penelitian kuantitatif 53 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu  consecutive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner servqual yang dimodifikasi. Penelitian kualitatif dilakukan dengan  indepth interview dan FGD.   Hasil: Berdasarkan 22 pertanyaan kuesioner servqual, terdapat 11 pertanyaan yang mendapat nilai kurang puas atau tidak puas dari catin. Berdasarkan penilaian gap, terdapat gap antara harapan dan persepsi pada semua pertanyaan kuesioner servqual. Pelaksanaan edukasi kesehatan reproduksi di Puskesmas Lampasi memiliki kekurangan berupa belum ada kebijakan ditingkat kota/ puskesmas, standar kompetensi dan pelatihan untuk SDM pelaksana belum ada, belum ada SOP dan standarisasi pelayanan, belum ada evaluasi untuk catin setelah kegiatan dilakukan. Kesimpulan: Terdapat penilaian kurang puas/ tidak puas pada dimensi pelayanan tangible, reliability, assurance, dan empathy. Kekurangan dalam pelaksanaan edukasi kesehatan reproduksi di Puskesmas Lampasi yaitu dari unsur kebijakan, SDM, SOP dan evaluasi pelayanan. Saran: : Dinas Kesehatan Kota bersama Puskesmas menyusun kebijakan tentang SOP, kriteria narasumber dan persyaratan mengikuti edukasi kesehatan reproduksi untuk calon pengantin. Puskesmas membuat SOP tentang prosedur, jangka waktu pelaksanaan kegiatan pelaksanaan serta metode evaluasi kegiatan edukasi kesehatan reproduksi untuk calon pengantin Kata Kunci : Konseling, KIE, kespro, catin, analisis kepuasan

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada More Issue