cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal
ISSN : 22529462     EISSN : 26231204     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal (E-ISSN 2623-1204) (P-ISSN 2252-9462) adalah jurnalilmiah (e-journal) yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Juni dan Desember (2 isu per tahun). Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian tentang ilmu kesehatan dengan cakupan jurnal meliputi keperawatan dewasa, keperawatan darurat, keperawatan gerontologis, keperawatan masyarakat, perawatan kesehatan mental, perawatan anak, perawatan ibu hamil, kepemimpinan dan manajemen keperawatan, Complementary and Alternative Medicine (CAM) dalam keperawatan dan pendidikan dalam keperawatan. Setiap artikel yang masuk, akan melewati proses review menggunakan double blind review, arrtinya penulis tidak mengetahui siapa yang mereview dan reviewer tidak mengetahui siapa penulis artikel.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
Pengaruh terapi murottal surat ar rahman terhadap kecemasan pasien Hastuti, Ira; Alamsyah, Azhar Zulkarnain; Hamzah, Amir; Alamsah, Mustopa Saepul
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1649

Abstract

Latar Belakang: Pasien di High Care Unit (HCU) sering mengalami kecemasan akibat kondisi kesehatan kritis, alat medis kompleks, dan keterbatasan interaksi sosial, yang jika tidak ditangani dapat memperburuk kondisi fisiologis. Terapi murottal Al-Qur’an, khususnya Surat Ar-Rahman, dipercaya memberikan efek relaksasi melalui irama dan makna spiritualnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh terapi murottal Surat Ar-Rahman terhadap kecemasan pasien di ruang HCU RSUD Jampang Kulon.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental pretest-posttest tanpa kelompok kontrol dengan sampel 15 pasien HCU RSUD Jampang Kulon. Intervensi berupa pemutaran murottal Surat Ar-Rahman selama 10 menit, dua kali sehari selama tiga hari. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis dengan uji Wilcoxon.Hasil: Analisis data memperlihatkan penurunan tingkat kecemasan yang signifikan setelah pasien menerima terapi murottal Surat Ar-Rahman dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05).Kesimpulan: Terapi murottal Surat Ar-Rahman terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan pada pasien yang dirawat di HCU. Terapi ini dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis dalam praktik keperawatan untuk menangani kecemasan pasien di ruang perawatan intensif.
Pengaruh pemberian makanan tambahan lokal dan edukasi gizi terhadap berat badan, tinggi badan dan lingkar lengan atas balita gizi kurang Sunarti, Sunarti; Tseng, Susianto; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1710

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi balita masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kota Cirebon, khususnya Puskesmas Perumnas Utara, yang mengalami peningkatan kasus stunting dalam tiga tahun terakhir. Intervensi berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal dan edukasi gizi dinilai efektif meningkatkan status gizi anak serta mendukung keberlanjutan pangan dan ekonomi lokal.Metode: Penelitian ini merupakan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada satu kelompok intervensi berjumlah 98 balita. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner karakteristik dan form pemantauan pertumbuhan. Analisis data menggunakan uji univariat, bivariat (paired t-test dan Wilcoxon), serta regresi linier sederhana.Hasil: Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan atas (LiLA) balita (masing-masing p = 0,000).Kesimpulan: PMT berbasis pangan lokal terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan berat badan (p = 0,001), tinggi badan (p = 0,036), dan LiLA (p = 0,000). Program PMT yang berkelanjutan penting dalam upaya perbaikan gizi balita.
Inovasi Psikososial : Pengaruh Self-Affirmation dengan Media Self Card terhadap Tingkat Stres dan Kesehatan Mental Remaja Wulan, Nur; Nugraha, Moch. Didik; Nurfallah, Neng Sri; Afriliani, Dena
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/phm5h793

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan mental remaja penting dijaga karena mereka merupakan generasi penerus bangsa. Kondisi psikologis yang sehat mendukung perkembangan akademik dan sosial. Survey di Indoensia mengatakan satu dari tiga remaja mengalami gangguan kesehatan mental ringan hingga sedang. Self affirmation, yang terbukti meningkatkan kesejahteraan mental dan menurunkan stres. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Self Card Affirmation (SCA) terhadap stres dan kesehatan mental remaja.Metode: Penelitian ini menggunakan research and development (R&D) dan one group pre-test post-test. Sampel sebanyak 171 siswa SMA kelas XII diambil melalui total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Perceived Stress Scale (PSS) dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Pre-test menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori stres ringan (69%), sementara 31% lainnya mengalami stres sedang hingga sangat berat. Skor Total Difficulties SDQ rata-rata 19,90 ± 4,13 dengan lebih dari separuh responden berada pada kategori abnormal, terutama hiperaktivitas dan masalah relasi sebaya. Setelah intervensi, proporsi stres ringan meningkat menjadi 83,6%, sedangkan stres berat dan sangat berat menurun signifikan (p < 0,05). Skor Total Difficulties juga turun menjadi 9,84 ± 6,46 (p < 0,001), dengan perbaikan pada seluruh subskala dan peningkatan perilaku prososial.Kesimpulan: Intervensi SCA efektif menurunkan tingkat stres dan memperbaiki kesehatan mental remaja secara menyeluruh.
Efektivitas Komik Edukatif dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja tentang Pola Makan Sehat untuk Pencegahan Diabetes Mellitus Nugraha, Moch. Didik; Suhada, Ronny; Wulan, Nur; Auliyani, Rima; Nurpadillah, Dilla
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/00vng983

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus menjadi ancaman kesehatan global yang terus meningkat, termasuk di kalangan remaja. Pola makan tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi gula, lemak, dan rendah serat, menjadi faktor utama penyebabnya. Minimnya edukasi kesehatan membuat remaja kurang menyadari pentingnya pola makan sehat, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang efektif dan menarik. Salah satu metode inovatif yang dapat digunakan adalah komik edukatif, yang menggabungkan visual dan narasi interaktif untuk meningkatkan pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komik edukatif dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap pola makan sehat sebagai upaya pencegahan diabetes Metode: pendekatan Research and Development (R&D) serta desain One Group Pre-Test dan Post-Test, penelitian dilakukan di SMPN 1 Cidahu, Kabupaten Kuningan, dengan sampel sebanyak 91 siswa. Komik dikembangkan menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari analisis kebutuhan, desain konten, pengembangan ilustrasi, implementasi, serta evaluasi efektivitas nya. Hasil: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ornare aenean euismod elementum nisi quis eleifend quam adipiscing. Sem nulla pharetra diam sit. Quis varius quam quisque id diam. Eget velit aliquet sagittis id consectetur purus ut faucibus pulvinar. Kesimpulan: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ornare aenean euismod elementum nisi quis eleifend quam adipiscing
Implementasi program rehabilitasi jantung berbasis rumah dengan pendekatan pemberdayaan keluarga pasien post sindrom koroner akut di RSUD kabupaten Karawang Priambodo, Anton; Syamsiah, Nita; Erlena, Erlena; Suryana, Iham
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/srvfen56

Abstract

Latar Belakang: Rehabilitasi jantung meningkatkan kapasitas fungsional dan menurunkan kekambuhan, tetapi partisipasi pasien rendah karena akses terbatas. Pendekatan pemberdayaan keluarga dapat meningkatkan keterlibatan pasien. Penelitian ini bertujuan menilai pelaksanaan rehabilitasi jantung berbasis rumah dengan pendekatan pemberdayaan pada pasien post-SKA di RSUD Kabupaten Karawang.Metode: Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimental pre–post test dengan kelompok intervensi dan kontrol, melibatkan 100 pasien post-SKA. Intervensi berlangsung 4 minggu meliputi latihan fisik terstruktur, edukasi kesehatan, dan pendampingan keluarga. Kapasitas fungsional diukur dengan 6MWT dan VO₂peak, sementara kualitas hidup dan self-efficacy dinilai melalui kuesioner. Analisis data menggunakan paired t-test dan ANCOVA.Hasil: menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas fungsional dan self-efficacy pada kelompok intervensi (p<0,05). Kualitas hidup membaik, meski tidak berbeda bermakna dengan kontrol. Program rehabilitasi jantung berbasis rumah dengan pendekatan family centered empowerment model dinilai feasibel dan berpotensi menjadi alternatif strategi rehabilitasi di daerah dengan akses terbatas.Kesimpulan: Program rehabilitasi jantung berbasis rumah dengan pemberdayaan keluarga meningkatkan kapasitas fungsional dan self-efficacy pasien post sindrom koroner akut di RSUD Karawang. Meski kualitas hidup tidak berbeda signifikan, program ini tetap layak sebagai strategi rehabilitasi di daerah dengan akses terbatas.
Korelasi antara ambang sensitivitas rasa asin, asupan serat, dan kafein dengan tekanan darah Mufidah, Indahtul; Amara, Qudwatun Niswah; Damayanti, Amilia Yuni; Rooiqoh, Qothrunnadaa Fajr; Pribriyanti, Kartika
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/3s5bsb86

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi di Indonesia dipengaruhi oleh sensitivitas rasa asin, asupan serat, dan konsumsi kafein melalui mekanisme natrium, fungsi pembuluh darah, metabolisme, dan stimulasi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan ketiga faktor tersebut dengan tekanan darah.Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan 97 responden di asrama mahasiswi Universitas Darussalam Gontor. Data dikumpulkan melalui uji ambang rasa asin (Three-Alternative Forced Choice), kuesioner SQ-FFQ untuk asupan serat dan kafein, serta pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Spearman.Hasil: Terdapat korelasi yang bermakna antara ambang kepekaan rasa asin dengan tekanan darah sistolik (p=0,009; r=0,265) dan diastolik (p=0,045; r=0,204). Namun, tidak ada korelasi antara konsumsi serat maupun kafein dengan tekanan darah.Kesimpulan: Ambang sensitivitas terhadap rasa asin menunjukkan korelasi dengan tekanan darah sistolik dan diastolic, sebaliknya, asupan serat maupun kafein tidak menunjukkan korelasi dengan tekanan darah.
Hubungan pola makan dengan status gizi anak usia sekolah dasar Noviyanti, Lusi; Andini, Sisca Pri; Sugandi, Mirna Devi Anandita; Marlina, Lina; Farozi
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/kjqmf912

Abstract

Latar Belakang: Anak usia sekolah merupakan generasi penerus bangsa dalam masa pertumbuhan dan perkembangan pesat. Asupan gizi yang tidak seimbangmenyebabkan gangguan status gizi, baik kekurangan maupun kelebihan. Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan prevalensi anak usia 6–12 tahun sangat kurus sebesar 2,4%, kurus 6,8%, gemuk 10,8%, dan obesitas 9,2%. Pola makan tidak sehat menjadi salah satu faktor risiko utama dalam masalah gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi anak sekolah dasar.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 86 siswa melalui simple random sampling, dan dianalisis menggunakan uji chi-square.Hasil: Sebagian besar anak dengan pola makan baik tidak mengalami obesitas (72,7%), sedangkan anak dengan pola makan baik namun obesitas sebesar 48,8%. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai signifikan p = 0,005 dan nilai Odds Ratio = 3,922 dengan Confidence Interval 1,586–9,698, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola makan dan status gizi.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola makan dan status gizi anak sekolah dasar, sehingga diperlukan kolaborasi sekolah dan puskesmas dalam edukasi gizi seimbang untuk mencegah masalah gizi pada anak.
Pengetahuan dan sikap kader kesehatan mengenai teknologi wolbachia aedes sebagai strategi pencegahan deman berdarah dengue Pratiwi, Suci Rahmah; Pratiwi, Witri; Amanah, Amanah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/szj6qt23

Abstract

Latar Belakang: Teknologi Wolbachia-Aedes merupakan inovasi  pengendalian dengue yang membutuhkan kesiapan kader kesehatan. Sebagai wilayah endemis, Kota Cirebon memerlukan kader yang siap mendukung penerapan teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap kader kesehatan dalam kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes di Kota Cirebon.Metode: Penelitian cross sectional dilakukan di 5 Puskesmas Kota Cirebon menggunakan cluster random sampling. Sebanyak 100 kader kesehatan aktif mengisi kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Sebagian besar kader kesehatan di Kota Cirebon memiliki tingkat pengetahuan cukup mengenai teknologi Wolbachia-Aedes (88%) dan 44% menunjukkan sikap positif dalam kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes. Uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap kader dalam kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes (p=0.278; r=0.11).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap kader kesehatan terhadap kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan sikap kader kesehatan terhadap teknologi Wolbachia-Aedes.
Faktor sosial ekonomi dan praktik pemberian makanan pendamping air susu ibu: systematic review Insani, Raudya Kamillia; Kartini, Apoina; Suryoputro, Antono
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/z5cy5449

Abstract

Latar Belakang: Anak usia di bawah lima tahun memerlukan gizi optimal, dan praktik pemberian MP-ASI dipengaruhi faktor sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor sosial ekonomi dengan praktik pemberian MP-ASI melalui systematic review.Metode: Penelitian ini merupakan systematic review berdasarkan pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui Scopus, ScienceDirect, ProQuest, dan PubMed menggunakan kata kunci “socioeconomic factors” dan “complementary feeding”. Dari 1.912 artikel, 13 memenuhi kriteria inklusi (2020–2024) dan dianalisis secara tematik.Hasil: Pendidikan ibu yang lebih tinggi berhubungan dengan praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang lebih baik. Pekerjaan ibu dapat meningkatkan kapasitas finansial, namun keterbatasan waktu menjadi kendala. Pendapatan rendah membatasi akses terhadap Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) berkualitas. Faktor sosial dan budaya, termasuk keterlibatan ayah, berpengaruh terhadap variasi dan frekuensi pemberian makan.Kesimpulan: Faktor sosial ekonomi berperan signifikan terhadap praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Intervensi gizi anak perlu menggabungkan edukasi, dukungan ekonomi, dan pendekatan berbasis budaya untuk meningkatkan status gizi balita.
Analisis masalah terkait obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi penyakit ginjal kronik Rahmawati, Sri; Harun, Nurhidayati; Kurniasih, Nia; Indriastuti, Marlina; Muliawati, Letin
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/9g7hxy46

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe 2 dengan komplikasi Penyakit Ginjal Kronik merupakan kondisi kompleks yang memerlukan manajemen terapi serta evaluasi terhadap Masalah Terkait Obat (Drug Related Problems). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis Masalah Terkait Obat dan menentukan prevalensinya pada pasien tersebut.Metode: Penelitian retrospektif ini melibatkan 30 pasien dengan total 123 lembar resep selama periode 2022–2024. Teknik total sampling digunakan untuk memastikan relevansi hasil penelitian, meskipun jumlah populasi tidak memenuhi persyaratan rumus statistik.Hasil: Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (60%), berusia 40–59 tahun (60%), dan memiliki tingkat pendidikan sekolah dasar (40%). Sebanyak 11 kasus DRP (8,94%) berhasil diidentifikasi, dengan kejadian tertinggi berupa overdosis (4,88%), terutama pada penggunaan sitagliptin dan seftriakson. Reaksi obat yang merugikan ditemukan sebesar 2,44%, dan indikasi yang tidak diobati sebesar 1,63%, termasuk hipoglikemia berat dan nyeri kaki. Tidak ditemukan kasus pada kategori pemilihan obat yang tidak tepat, dosis subterapeutik, kegagalan menerima obat, interaksi obat, maupun penggunaan obat tanpa indikasi.Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar terapi sudah sesuai, evaluasi dosis berdasarkan fungsi ginjal tetap diperlukan untuk meminimalkan risiko terjadinya DRPs.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada More Issue