cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
Pengaruh Pemberian Beberapa Takaran Ampas The Terhadap Pertumbuhan Pada Pembibitan Kakao (Theobroma Cacao. l.) Yusnaweti Yusnaweti; Yulfidesi Yulfidesi; Zulfitria Zulfitria; Julyadi Julyadi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4536

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Pemberian Beberapa Takaran Ampas Teh Terhadap Pertumbuhan Pada Pembibitan Kakao (Theobroma cacao L.)” dilaksanakan di rumah setengah bayangan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan takaran ampas teh yang tepat untuk pertumbuhan pada pembibitan tanaman kakao. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Dengan dosis 0 teh/polybag, 1 kantong teh/polybag, 2 kantong teh/polybag 3 kantong teh/polybag dan 4 kantong teh/polybag. Hasil data pengamatan dirata - ratakan dan dianalisis secara statistik menggunakan uji F pada taraf nyata 5 %. Hasil peneltian belum memperlihatkan perbedaan yang nyata untuk pertumbuhan tanaman Kakao. Kata Kunci : Ampas Teh dan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)
Penggunaan Media Dringking Straws Pada Siswa Kelas IIC Min I Padang Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Ridania Ekawati; Dini Susanti; Yufi Latmini Lasari; Junita Tiara
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4531

Abstract

Kondisi pembelajaran di dalam kelas pada mata pelajaran Matematika khususnya di Min 1 Padang pada siswa kelas IIC, terlihat guru masih mengajar menggunakan metode cermah. Siswa terlihat pasif, sehingga kurang mendorong siswa untuk terlibat aktif selama proses pembelajaran. Untuk itu dibutuhkan Pembelajaran yang beragam salah satunya dengan menggunakan Media Dringking Straws dan kantong bilangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan peningkatan pada hasil belajar matematika dengan menggunakan media Dringking straws dan kantong bilangan. Untuk Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas I MIN 1 Kota Padang yang berjumlah 26 orang. Alur dalam penelilitian ini dilaksanakan atas dua siklus, setiap siklus terdapaat dua kali pertemuan, pada setiap pertemuan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti sebagai praktisi dan teman sejawat sebagai observer. Hasil penelitian ini mengalami peningkatan dari siklus ke siklus, disana terlihat bahwa penilaian RPP siklus I adalah 82% dan 83% dalam kategori Baik, siklus II adalah 95% dan 97% kategori Sangat Baik. Untuk hasil pengamatan aktivitas guru sendiri pada siklus I dengan rata-rata 78,7% dengan kategori baik, mengalami peningkatan siklus II menjadi 96% dengn kategori ssangat baik. Hasil pada penilaian aktivitas siswa siklus I rata-rata dengan nilai 69% dengan kategori cukup. Aktivitas siswa mengalami peningkatan 83,5% dengan kategori baik. Untuk hasil belajarpu mengalami peningkatan Hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan I dengan nilai rata-rata 65% kategori Cukup, siklus I pertemuan II 74% dengan kategori Cukup, siklus II pertemuan II adalah 85% kategori Baik, dan pada Siklus II Pertemuan II adalah 91% dengan kategori Sangat Baik. Kata Kunci: PTK, Matematika, kantong bilangan, SD
Penggunaan Discrepancy Evaluation Model (DEM) Dalam Evaluasi Program Pelaksanaan Supervisi Akademik Untuk Meningkatkan Kinerja Guru Fitra Murni AR; Gusnimar Gusnimar; Yeni Fitri Yenti; Demina Demina; Zulmuqim Zulmuqim
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4526

Abstract

Kualitas dalam pendidikan sangat mempengaruhi kemajuan suatu negara. Guru merupakan komponen yang paling besar pengaruhnya dalam kualitas dunia pendidikan di Indonesia. Usaha dalam meningkatkan kinerja guru merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pemerintah. Salah satu solusi dalam meningkatkan kinerja seorang guru adalah dengan menjalankan program supervisi akademik, dengan adanya supervisi ini, kita dapat melihat sampai mana tahap perkembangan guru. Setelah dilaksanakannnya program supervisi akademik, tentu pemerintah harus melaksanakan evaluasi dalam program tersebut. Salah satu model yang dapat digunakan dalam melakukan evaluasi supervisi adalah menggunakan model Discrepancy Evaluation Model (DEM). Berdasarkan keterangan tersebut, peneliti tertarik menganalisis bagaimana evaluasi program supervisi akademik dengan Discrepancy Evaluation Model (Dem) untuk meningkatkan kinerja guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian pustaka yang menggunakan data primer dan data sekunder untuk membantu penelitian ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan teori yang ada, dapat disimpulkan bahwa evaluasi program supervisi akademik menggunakan model Discrepancy Evaluation Model (DEM) dapat memperlihatkan bahwa terdapat kesenjangan atau tidaknya antara program supervisi akademik yang seharusnya dengan yang telah tercapai. Program supervisi akademik akan mempengaruhi kinerja guru dalam mengajar. Hal ini terlihat dari teori- teori yang didapatkan yang kesimpulannya dapat dikatakan bahwa kinerja guru juga dipengaruhi oleh kegiatan program supervisi. Kata Kunci: Evaluasi Program, Supervisi Akademik, Discrepancy Evaluation Model (Dem), Kinerja Guru
Hubungan Status Gizi Ibu Selama Hamil Dengan Kejadian Stunting Pada Bayi Usia 0-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sijunjung Tahun 2022 Rikayoni Rikayoni; Dian Rahmi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4181

Abstract

Status gizi ibu selama hamil menjelaskan bahwa penambahan berat badan ibu selama kehamilan yang dianjurkan berdasarkan indeks massa tubuh sebelum hamil. Ibu yang mengalami status gizi kurang berisiko melahirkan bayi BBLR sehingga anak berisiko stunting. Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang harus ditangani secara serius. Indonesia adalah negara dengan prevalensi stunting kelima terbesar. Balita/baduta yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, anak lebih rentan terhadap penyakit dan dimasa depan dapat berisiko menurunnya tingkat produktivitas. Wilayah Sumatera Barat dengan prevalensi balita stunting terbanyak pada tahun 2021. Tersebar di beberapa kabupaten kota. Kabupaten Sijunjung menduduki urutan ke tiga terbanyak yaitu 30.1% dari jumlah balita, urutan terbanyak berada di Kabupatn Solok 40,1& dan Pasaman 30,2%. Khusus Dikabupaten Sijunjung terbanyak berada di kecamatan Lubuk Tarok, hingga Februari 2022 ditemukan 186 balita dengan kasus stunting (Jurnal Sumbar, 2022). Tujuan penelitian dilakukan untuk melihat hubungan status gizi ibu selama hamil dengan kejadian stunting pada bayi usia 0-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sijunjung. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cohort retrospectif. Penelitian dilakukan pada tanngal 15 Desember 2022 di wilayah kerja Puskesmas Sijunjung. Sampel dalam penelitian adalah sebanyak 30 orang ibu yang mempunyai bayi 0-36 bulan. Teknik atau cara pengambilan sampel dengan menggunakan metode accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita umur 0-36 bulan. Di sarankan kepada responden untuk memperbaiki status gizi ibu saat hamil sehingga mengurangi angka kejadian stunting akibat status gizi ibu selama hamil.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Anak Tentang Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Perilaku Menyikat Gigi Pada Siswa Kelas 1-3 Di Sdn 28 Rawang Timur Hanim Khalida Zia; Resa Ferdina; Salsa Nabila Evandi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4527

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan penunjang tercapainya kesehatan tubuh yang optimal. Kondisi kesehatan gigi dan mulut yang terpelihara akan berpengaruh pada peningkatan kualitas hidup dan produktifitas sumber daya manusia. Periode usia anak sekolah 6-12 tahun adalah salah satu kelompok yang rentan akan penyakit gigi dan mulut. Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sangat penting karena merupakan kelompok usia yang sangat kritis terhadap terjadinya karies gigi permanen, pada usia ini mempunyai sifat khusus yaitu masa transisi pergantian gigi susu ke gigi permanen. Beberapa penelitian menyatakan bahwa tingkat pengetahuan dan perilaku menyikat gigi pada anak dapat mempengaruhi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan anak tentang kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku menyikat gigi pada Siswa Kelas 1-3 di SDN 28 Rawang Timur. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 103 responden yang diambil secara purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan lembaran kuesioner kepada Siswa SD kelas 1-3 di SDN 28 Rawang Timur. Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar siswa kelas 1-3 memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 42,7% dan perilaku menyikat gigi dengan kategori cukup sebanyak 52,4%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku menyikat gigi pada Siswa Kelas 1-3 di SDN 28 Rawang Timur dimana hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kata Kunci: Tingkat pengetahuan, kesehatan gigi dan mulut anak, perilaku menyikat gigi
Gambaran Status Psikologis Orang Tua Terhadap Kejadian Stunting Di Wiliyah Kerja Kenagarian Pematang Panjang Kab.Sijunjung Tahun 2022 Anisa Febristi; Agustika Antoni
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4184

Abstract

ABSTRAK: Wanita yang sudah memiliki keluarga selain menjadi seorang istri dia memiliki peran lain yaitu menjadi seorang ibu. Peran ibu dan lingkungan sangat berperan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Latar belakang pendidikan ibu, keadaan fisik dan mental, kemampuan ibu untuk mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari serta dukungan keluarga berakumulasi dalam bentuk tumbuh kembang anak. Faktor yang dapat meningkatkan risiko gangguan terjadinya kesehatan mental, mulai dari kondisi psikologi, sosial, hingga biologi.Kesehatan mental seorang ibu dapat memengaruhi kondisi keluarga, pola asuh anak,dan status gizi anak. Permasalahan psikologis yang sering dialami oleh seorang ibu adalah tumbang sianak Tujuan pendekatan merupakan mengubah situasi yang problematis supaya identik membicarakan solusi dari pemasalahan.Teknik penelitian ini Deskriptif dengan pengambilan Acidental Sampling digunakan untuk memperoleh melihat gambaran status psikologis ibu terhadap kejadian Stunting. Subyek Penelitian adalah ibu yang memiliki anak bayi atau balita di kenagarian pematang panjang kuisioner Depression Ansiety Stress Scale(DASS42)dengan jumlah pertanyaan sebanyak 42 pertanyaan dengan pilihan jawaban yaitu “tidak pernah” diberi skor 0, “kadang-kadang/pernah sekali” diberi skor 1, “Sering” diberi skor 2, “sangat sering mengalami” diberi skor 3.Hasil penelitian didapatkan untuk skala depresi dan skala stress 100 % normal terhadap angka kejadian Stunting pada anak di kenagarian Pematang Panjang Kab.Sijunjung sedangkan untuk Skala Kecemasan sebagian Besar 70% mengalami kecemasan terhadap angka kejadian Stunting yang tinggi di kenagarian Pematang Panjang Kab.Sijunjung. Kata Kunci: Ibu,Balita,Psikologis,Stunting)
Pelaksanaan Kewenangan Kerapatan Adat Nagari Sebagai Lembaga Peradilan Di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Penta Trihamdi; Edi Haskar; Nessa Fajriyana Farda
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4533

Abstract

Kerapatan Adat Nagari (KAN) merupakan lembaga peradilan adat yang berwenang menyelesaikan perkara-perkara perdata adat dan istiadat. Di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan terdapat sengketa di antara suatu kaum terkait dengan kepemilikan tanah. Akan tetapi, KAN sebagai peradilan adat belum mampu menyelesaikan dan menjalankan kewenangan nya dengan baik. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana kewenangan Kerapatan Adat Nagari (KAN) sebagai lembaga peradilan dalam menyelesaikan sengketa adat di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, Apa kendala yang dihadapi oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) sebagai lembaga peradilan dalam menyelesaikan sengketa adat di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, dan Apa upaya yang dilakukan oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) sebagai lembaga peradilan dalam menyelesaikan sengketa adat di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian hukum empiris (empirical law research). Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian: kewenangan Kerapatan Adat Nagari sebagai lembaga peradilan dalam menyelesaikan sengketa adat di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan yaitu dilakukan menurut ketentuan yang berlaku “bajanjang naiak batanggo turun”, dengan jalan perdamaian melalui musyawarah dan mufakat dalam bentuk keputusan perdamaian. Akan tetapi, belum efektif, kendala yang dihadapi oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) sebagai lembaga peradilan dalam menyelesaikan sengketa adat di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan yaitu keputusan Kerapatan Adat Nagari (KAN) tidak mempunyai ketentuan hukum memaksa dan mengikat bagi kedua belah pihak, rendahnya pengetahuan hukum oleh masyarakat akan menyebabkan apa yang menjadi tujuan hukum tersebut tidak berjalan sesuai dengan yang seharusnya, upaya yang dilakukan oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) sebagai lembaga peradilan dalam menyelesaikan sengketa adat di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan adalah mengupayakan terjadinya perdamaian kedua belah pihak dengan cara musyawarah dan mufakat Kata Kunci: Kewenangan, Kerapatan Adat Nagari, Sengketa Adat
Inovasi Yang Ditawarkan Kurikulum Merdeka Belajar Dan Bagaimana Implementasinya Oggie Bima Nugraha; Aldri Frinaldi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4528

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) adalah salah satu inovasi pendidikan yang diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2020. Inovasi ini muncul sebagai respon atas banyaknya tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, termasuk kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang pesat. Metode yang penulis gunakan di dalam artikel jurnal ini ialah metode kepustakaan atau metode literatur. Inovasi KMB: 1. Pemilihan mata pelajaran, 2. Pembelajaran berbasis proyek 3. Kegiatan ekstrakurikuler. 4. Pengembangan karakter dan 5. Teknologi pendidikan. Implementasi KMB dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari sosialisasi, pelatihan, hingga penerapan di kelas. Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan dan dorongan dalam bentuk pengembangan bahan ajar dan pemberian akses terhadap sumber belajar yang beragam. Kolaborasi antara guru, peserta didik, dan orang tua sangat penting dalam mendukung dan menunjang pembelajaran yang efektif. Guru harus dapat memahami kebutuhan dan minat peserta didik serta memperoleh masukan dari orang tua untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Kata Kunci: Kurikulum, Merdeka, Belajar, Implementasi
Pengaruh Social Media Influencer, Viral Marketing, Dan Content Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Produk Scarlett Whitening Melalui Aplikasi Youtube (Studi Kasus Mahasiswa Undhari 2019-2022) Kelik Purwanto; Mayroza Wiska; Tri Hardiyanti
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4732

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa banyak menggunakan scarlett walaupun tergolong mahal, mahasiswa banyak yang membeli scarlett karena melihat tren (viral) atau terpengaruh oleh rayuan teman , mahasiswa banyak yang menonton video tutorial pemakaian scarlett di youtube, namun mereka kurang memperhatikan secara detail, mahasiswa banyak yang beranggapan jika menggunakan skincare scarlett akan membuatnya lebih glowing seperti influencer scarlett, dan mahasiswa membeli produk scarlett tanpa mencari informasi dari pihak lain yaitu ke dokter kulit. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh yang ditimbulkan oleh social media influencer, viral marketing, dan content marketing terhadap keputusan pembelian produk scarlett whitening melalui aplikasi youtube (studi kasus mahasiswa undhari angkatan 2019-2022). Metode analisis pada penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial social media influencer, viral marketing, dan content marketing berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian produk scarlett whitening melalui aplikasi youtube. Berdasarkan hasil uji F diperoleh hasil bahwa secara simultan social media influencer (X1), viral marketing (X2), dan content  marketing (X3) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk scarlett whitening melalui aplikasi youtube (Y).   Kata Kunci: social media influencer, viral marketing, content marketing, keputusan pembelian, youtube
Tingkat Keberhasilan Perawatan Rampant Caries Pada Anak: Scoping Review Joisie, Lucky; Utami, Sri Pandu; Zia, Hanim Khalida
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i2.4751

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Rampant caries merupakan suatu jenis karies yang sering ditemukan pada anak usia dibawah 5 tahun, dimana proses terjadinya karena ketidakseimbangan mineralisasi dalam waktu lama dalam rongga mulut yang diakibatkan peningkatan konsumsi karbohidrat yaitu sering mengkonsumsi makanan dan minuman kariogenik yang tinggi kandungan sukrosanya. Proses meluasnya karies sangat cepat dan terjadi secara tiba-tiba. Pengendalian rampant caries harus dilakukan secara sistematis dan komprehensif serta sesuai dengan prinsip pencegahan dan perawatan secara menyeluruh. Tujuan: Tujuan dari scooping review ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan perawatan rampant caries pada anak. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode studi pustaka. Data berupa artikel didapatkan melalui pencarian Database Google Scholar, PubMed, Midline. Artikel yang dijadikan sampel penelitian adalah artikel yang dipublikasikan dengan rentang waktu penerbitan maksimal 7 tahun dari tahun 2015 – 2022, artikel berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris, artikel tersedia dalam bentuk abstrak, fulltext, dan original article. Hasil: Dari scooping review ini mengungkapkan bahwa perawatan rampant caries pada anak dapat dilakukan dengan berbagai macam cara oleh dokter gigi tergantung kedalaman dan letak karies (gigi anterior dan posterior). Kesimpulan : Tingkat keberhasilan perawatan rampant caries terbaik pada anak yaitu dengan perawatan SSC Teknik Hall pada gigi posterior dengan tingkat keberhasilan (86,2%) dan Perawatan menggunakan larutan SDF 38% pada gigi anterior dengan tingkat keberhasilan (71%) dalam jangka waktu 30 bulan. Background: Rampant caries is a type of caries that is often found in children under 5 years of age, where the process occurs due to an imbalance of long-term mineralization in the oral cavity resulting from increased consumption of carbohydrates, namely frequent consumption of cariogenic foods and drinks that contain high sucrose content. The process of spreading caries is very fast and occurs suddenly. Control of rampant caries must be carried out systematically and comprehensively and in accordance with the principles of prevention and treatment as a whole. Purpose: The purpose of this scooping review is to determine the success rate of treating rampant caries in children. Method: The research method used in this research is the literature study method. Data in the form of articles were obtained through searching the Google Scholar Database, PubMed, Midline. Articles used as research samples are published articles with a maximum publication period of 7 years from 2015 – 2022, articles in Indonesian and English, articles available in abstract, full text, and original articles. Results: This scooping review reveals that the treatment of rampant caries in children can be done in various ways by dentists depending on the depth and location of the caries (anterior and posterior teeth). Conclusion: The best success rate for treating rampant caries in children is SSC Hall Technique treatment on posterior teeth with a success rate (86.2%) and treatment using 38% SDF solution on anterior teeth with a success rate (71%) within 30 months . Keywords: Rampant caries, success rate, treatment, children    

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue