cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
USE OF MULTIMEDIA-BASED LEARNING APPROACH IN TEACHING PRONUNCIATION: AN ANALYSIS Novita, M.IT, Loly
Menara Ilmu Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i77.360

Abstract

Multimedia-based learning approach used in language learning teaching will giveimprovement in pronunciation learning. Elements of multimedia involved in (text, sound,video, animation) can make the teacher maximize his teachig process so that the learning goalscan be achieved effectively. In teaching Pronunciation a teacher is to make the studentspronounce the words correctly as well as consider the stress and intonation in order thecommunication runs well. By applying the multimedia-based learning in Pronunciationteaching, the teaching or learning will be more interesting and productive so that the students’understanding about language will improve from time to time. Although the weaknesses of thisapproach will occur during the time of teaching learning process take place, it can be takeninto account as one of the effective approaches in language teaching.Keywords—The importances of pronunciation, sound types,multimedia-based learning in thepronunciation teaching, effectiveness of the multimedia-based learning in pronunciation, morespecific strengths of multimedia-based learning approach in teaching pronunciation, someproblems in applying multimedia-based learning in pronunciation
UJI KANDUNGAN ASAM AMINO PADA RUMPUT LAUT Dictyota patens DI PANTAI SEGARA SANUR I A Raka Astitiasih, Eti Meirina Brahmana
Menara Ilmu Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i75.142

Abstract

Telah dilakukan uji kandungan asam amino pada rumput laut Dictyota patens di Pantai Segara Sanur. Pengujian kandungan asam amino menggunakan HPLC (High Perfomance Liquid Chromatografhy). Asam amino yang terkandung (% b/b) dalam rumput laut tersebut adalah asam aspartat (0,36), asam glutamate (0,57), serin (0,20), histidin (0,06), glisin (0,25), treonin (0,17), arginin (0,59), alanin (0,08), tirosin (0,02), metionin (0,12), valin (0,22), fenilalanin (0,14), isoleusin (0,16), leusin (0,33) dan lisin (0,93). Keywords: Asam Amino, Dictyota patens, Pantai Segara Sanur
HUBUNGAN MASSASE DENGAN KEMAJUAN PERSALINAN THE CORRELATIONS OF MASSAGE WITH A CHILDBIRTH PROGRESS Damayanti, Ika Putri
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i74.78

Abstract

Massase merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kemajan persalinan. Dampak massase adalah meningkatkan pelepasan endorphin, yakni meningkatkan kerja oksitosin dalam membantu kontraksi miometrium pada proses pembukaan. Tujuan penelitian yaitu diketahuinya hubungan massase dengan kemajuan persalinan pada ibu bersalin di BPM Deliana S. tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu bersalin pada tahun 2015, dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin pada tanggal 5 Februari – 25 Maret sebanyak 30 responden. Dengan menggunakan accidental sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Analisa data pada penelitian ini dengan analisa bivariat menggunakan uji fisher exact test, dengan uji statistik pada data maka diperoleh p-value adalah 0,002 (p0,05), yang berarti bahwa ada hubungan antara massase dengan kemajuan persalinan. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan massase dengan kemajuan persalinan, sehingga massase penting diterapkan dalam proses persalinan untuk dapat membantu memperlancar proses persalinan. Kata Kunci : Massase, Kemajuan Persalinan
FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS PADA BALITA -, Wahyuni
Menara Ilmu Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i2.522

Abstract

Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Atas Pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Paraman Ampalu Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2017 Latar Belakang : ISPA banyak terjadi di negara berkembang dibandingkan negara maju dengan persentase sebesar 25%-30% dan 10%-15%. Puskesmas Paraman Ampalu, Pasaman Barat mendapatkan angka prevalensi ISPA pada Balita sebesar 36,5%. Pengantar : Infeksi Saluran Pernafasan Atas adalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh agen infeksius yang ditularkan dari manusia ke manusia Metode : Cross Sectional dengan variabel independen adalah status gizi, konsumsi vitamin A dan pengeetahuan sedangkan variabel dependen adalah kejadian infeksi saluran atas.. Populasi 118 balita perbulan yang datang berkunjung ke Puskesmas Paraman Ampalu, pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan kuesioner, selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivarait menggunakan uji Statistik chi square. Hasil : Hasil univariat 68.8% anak balita mengalami ISPA, diantaranya 54.2% memiliki gizi kurang, 60.4% mengkonsumsi lengkap Vitamin A dan 50% ibu memiliki pengetahuan kurang. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA (p value = 0.000), tidak ada hubungan konsumsi Vitamin A dengan Kejadin ISPA (p value =0,224), dan ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian ISPA (p value =0.002). Pembahasan : Penting bagi ibu untuk memperhatikan gizi anaknya, dengan gizi yang seimbang sehingga anak tidak akan mudah terserang penyakit terutama penyakit ISPA. Keterbatasan : peneliti tidak meneliti factor lain selain status gizi, konsumsi vitamin A dan pengetahuan. Penelitian ini hanya menggunakan teknik accidental sampling. Kesimpulan : Kejadian infeksi saluran atas dipengaruhi oleh status gizi dan pengetahuan. Penting bagi petugas untuk memberikan penyuluhan tentang ISPA serta perawatan anak dengan ISPA dirumah Kata kunci : Status Gizi, Konsumsi Vitamin A, Pengetahuan, ISPA
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS SCIENTIFIC MODEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Sasmita, Petri Reni
Menara Ilmu Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i80.630

Abstract

Kemampuan Memahami dan Keterampilan proses sains merupakan kemampuan dan keterampilan yang harus dikuasai siswa guna tercapainya standar kompetensi lulusan yang ditetapkan kurikulum 2013. Namun, faktanya pembelajaran fisika pada beberapa sekolah menengah atas di Kota Sungai Penuh masih belum memfasilitasi siswa untuk menguasai kemampuan memahami dan keterampilan proses sains. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran berbasis scientific model dalam meningkatkan kemampuan memahami dan keterampilan proses sains siswa. Pengumpulan data menggunakan tes awal dan tes akhir untuk mengukur kemampuan memahami dan keterampilan proses sains siswa. Hasil perhitungan skor gain yang ternormalisasi menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis scientific model dapat meningkatkan kemampuan memahami dan keterampilan proses sains siswa dan hasil perhitungan dengan effect size menunjukkan bahwa pengaruh penerapan pembelajaran berbasis scientific model terhadap kemampuan memahami dan keterampilan proses sains siswa dalam kategori besar.Kata kunci: scientific model, kemampuan memahami, keterampilan proses sains, pembelajaran fisika.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI RAHMAH PADANG TAHUN 2017 Rika yoni
Menara Ilmu Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i5.789

Abstract

Hemodialysis is a high technology as a substitute for kidney function to remove certainresidual metabolism or toxins from human blood circulation through semi permiabelmembrane as blood and dialysis fluid in artificial kidney where diffusion, osmosis and ultrafiltration process occurs. From WHO data recorded the world's kidney failure patients morethan 500 million people, is the disease ranked 12th highest cause of death. Based on datafrom the Association of Nephrology of Indonesia in 2011 there are about 12,500 patients withrenal failure undergoing routine hemodialysis therapy. Riskesdas 2013 shows the prevalenceof renal failure in West Sumatra by 0.2%. The year 2014 in West Sumatra recorded 368patients with kidney failure and 191 of them undergoing hemodialysis. The purpose of thisstudy to determine the picture of anxiety levels of patients with renal failure undergoinghemodialysis therapy at Siti Rahmah Padang Islamic Hospital. The type of research used isdescriptive. The study was conducted in March to April 2017, the study population was 30people. The sample in this study were 30 respondents, sampling technique using totalsampling. The data were collected using a HARS questionnaire to find out anxiety levels ofpatients undergoing hemodialysis therapy.The result of this research was 1 patient (3.3%) had mild anxiety level, moderate anxietylevel 5 patients (16.7%), severe anxiety level as many as 18 patients (60.0%), and severeanxiety level as many as 6 patients (20.0%) The conclusion of this study is that patients whoundergo hemodialysis therapy in RSI Siti Rahmah Padang many who experience the level ofsevere anxiety. So the researchers suggest to hospital officials in order to reduce anxietypatients by providing counseling and counseling.Keywords: Patient Anxiety Level With Kidney Failure, Hemodialysis Therapy.
STUDI FENOMENOLOGI PROMOSI KESEHATAN DALAM PROGRAM ASI EKSKLUSIF DI KOTA BUKITTINGGI Nila Eza Fitria
Menara Ilmu Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i6.1413

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan program ASI eksklusif di Indonesia belum sesuai harapan. Perhatian terhadap petugas kesehatan sebagai salah satu ujung tombak keberhasilan program ASI eksklusif diperlukan untuk meningkatkan kembali promosi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengeksplorasi pengalaman petugas promosi kesehatan program ASI eksklusif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Informan terdiri dari 7 informan utama (petugas promkes ASI eksklusif) dan 8 informan pendukung (2 petugas dinas kesehatan dan 6 orang ibu yang memiliki balita). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian didapatkan tema yang menunjukkan petugas promosi ASI eksklusif yang bertugas di masing-masing puskesmas Kota Bukittinggi mamahami promosi kesehatan program ASI eksklusif. Belum ada kebijakan secara tertulis dari pemerintah Kota Bukittinggi, masih mengacu ke SK MenKes tahun 2004 tentang ASI eksklusif. Petugas sudah berusaha melakukan promosi ASI eksklusif secara maksimal. Hambatan petugas dalam usaha promosi ASI eksklusif belum adanya kebijakan secara tertulis, masih kurangnya kerjasama lintas program dan lintas sektor serta rendahnya kesadaran dari masyarakat. Kebutuhan petugas promkes ASI eksklusif kebijakan secara tertulis tentang ASI eksklusif dari pemerintah Kota Bukittinggi, kerjasama semua pihak dan penambahan alat media promosi serta pembinaan berkesinambungan dari dinas kesehatan. Diharapkan penelitian ini bermanfaat terhadap ilmu kesehatan masyarakat sebagai dasar informasi bagi petugas kesehatan masyarakat mengenai gambaran pelaksanaan program ASI eksklusif. Diperlukan kerjasama semua pihak untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI esksklusif.Kata kunci : Pengalaman, Petugas kesehatan, Pomosi Kesehatan, ASI ekslusif
DISTRIBUSI PENYAKIT GIGI DAN MULUT DALAM PELAKSANAAN BULAN KESEHATAN GIGI NASIONAL (BKGN) FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG 2018 Satria Yandi, Widya Puspita Sari
Menara Ilmu Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v13i10.1626

Abstract

Abstrak: Karies merupakan masalah kesehatan gigi yang paling menonjol di Indonesia. Berbagai faktor dapat menimbulkan karies, diantaranya adalah konsumsi gula yang berlebihan serta belum memadainya kualitas pelayanan kesehatan gigi. Riset Kesehatan Dasar (2013) menunjukkan prevalensi penduduk yang bermasalah gigi dan mulut di Sumatera Barat adalah 22,2 % dan masyarakat yang menerima perawatan dari tenaga medis gigi sebanyak 35,3%. Berbagai program pelayanan kesehatan gigi dan mulut terus ditingkatkan untuk dapat mengurangi permasalahan kesehatan gigi dan mulut, terutama karies gigi. FKG Universitas Baiturrahmah Padang bekerjasama dengan PT Unilever melalui brand perawatan kesehatan gigi dan mulut Pepsodent kembali menyelenggarakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Sumatera Barat dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN). Bentuk kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah sebagai berikut penyuluhan serta edukasi kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan gigi dan mulut, pengobatan gigi gratis (diantaranya; pembersihan karang gigi, penambalan gigi permanen dan desidui, pencabutan gigi permanen dan desidui, aplikasi topikal fluor). Kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) merupakan salah satu program yang dinantikan setiap warga di masing-masing daerah. Perawatan gigi dan mulut masih dinilai mahal oleh warga sehingga mereka agak enggan untuk melakukan pengobatan apabila dinilai masih tidak terlalu parah. Dengan adanya BKGN tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi saja tetapi juga dapat meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat di Indonesia menjadi lebih baik. Terlihat adanya peningkatan jumlah pasien selama pelaksanaan kegiatan ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut, sesuai dengan target Global Goals for Oral Health 2020. Kata Kunci: Kesehatan gigi mulut, Karies, Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN).
PENGARUH PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP KINERJA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Khadijah Ath Thahirah, Nini Ratnawati Raflis
Menara Ilmu Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i73.46

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh pengungkapan Islamic Social Responsibility terhadap  kinerja Perbankan Syariah di Indonesia. Kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Perbankan Syariah adalah hal yang dianggap sangat penting pada saat ini. Sehingga Bank Syariah harus dapat melakukan tanggung jawab sosial nya dengan baik, agar masyarakat terus memberikan kepercayaan untuk perbankan syariah.            Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua Bank Syariah yang ada di Indonesia. Bank Syariah tersebut yang melaporkan laporan tahunannya selama 3 tahun berturut-turut dan menyediakan Laporan tahunan tersebut pada website nya masing-masing.            Pengumpulan data seunder pada penelitian ini dengan mendownload laporan tahunan dari website masing-masing Bank Syariah. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa regresi berganda.            Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tidak adanya pengaruh signifikan antara variabel independen terhadap variabel dependent.                                            Kata Kunci: Islamic Social Responsibility, ROA
EVALUASI NILAI HETEROSIS TANAMAN JAGUNG F1 PADA BEBERAPA KOMPONEN HASIL Fitri Ekawati, Reni Elmiati
Menara Ilmu Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i9.955

Abstract

Penelitian ini merupakan tahap awal dalam rangka perakitan jagung komposit)berumur genjah dan produksi tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi nilaiheterosis populsi F1 pada beberapa komponen hasil. Material yang digunakan dalampenelitian ini adalah BSM0729S3A dan BAP277991 sebagai tetua serta populasi F1.Penelitian telah dilakukan di Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Padang dengan ketinggian300 m dpl. Pengamatan dilakukan terhadap peubah panjang tongkol terbesar denganklobot, panjang tangkai tongkol terbesar, panjang tongkol terbesar tanpa klobot, diametertongkol terbesar, dan jumlah baris biji pada tongkol terbesar. Analisis data dilakukandengan menghitung nilai heterosis dan heterobeltiosisnya. Berdasarkan hasil penelitiandiperoleh peubah panjang tongkol terbesar dengan klobot, panjang tangkai tongkolterbesar, dan panjang tongkol terbesar tanpa klobot, populasi F1 mempunyai nilaiheterosis dan heterobeltiosis positif, artinya F1 lebih unggul dibandingkan kedua tetuanya.Sementara itu peubah diameter tongkol terbesar dan jumlah baris biji pada tongkolterbesar, populasi F1 mempunyai nilai heterosis dan heterobeltiosis negatif, artinya F1tidak unggul dibandingkan kedua tetuanya. Dapat disimpulkan bahwa dari 175 individuF1, diperoleh kandidat-kandidat yang memiliki potensi hasil yang tinggi berdasarkanpeubah komponen hasil yang memiliki nilai heterosis yang positif sehingga bisa diseleksiuntuk tahapan selanjutnya.Kata Kunci : heterobeltiosis, peubah, seleksi.

Page 77 of 214 | Total Record : 2133


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue