cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Backmatter (Back Cover) Editor Editor
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v9i1.663

Abstract

Backmatter (Back Cover)
EVALUASI KEKUATAN DAN METODE PERBAIKAN STRUKTUR BETON PADA GEDUNG PASCA KEBAKARAN Faisal Rizal
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.457

Abstract

Jika pada sebuah gedung yang terbuat dari struktur beton terbakar, maka daya layan dari struktur bangunan tersebut akan berkurang. Sebenarnya beton adalah sejenis bahan konstruksi tahan api. Namun jika sebuah beton dipanaskan di lebih dari 5000 C, degradasi kekuatan yang signifikan akan terjadi (hingga 50%). Kekuatan degradasi terjadi karena proses dekomposisi CSH yang terurai menjadi CaO dan SiO2,. Hal ini juga dapat terjadi karena perbedaan nilai sublimasi antara agregat dan pasta semen yang dapat merusak zona antar muka, maka kekuatan yang koheren antara agregat akan menurun. Namun tidak berarti bahwa ketika sebuah gedung terbakar maka gedung ini tidak dapat digunakan lagi. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan teknologi perbaikan yang tepat. Ada beberapa metode repair dan retrofit yang dapat digunakan untuk merehabilitasi gedung yang terbuat dari beton pasca terbakar. Metode-metode tersebut adalah metode coating, metode injeksi dan metode prepacked concrete. Namun, dalam memilih metode mana yang tepat maka tingkat kerusakan struktur beton yang harus dianalisa terlebih dahulu untuk dipertimbangkan. Kata-kata kunci: beton pasca terbakar, metode perbaikan, rehabilitasi
ANALISIS PEMILIHAN MODA DENGAN MODEL MULTINOMIAL LOGIT UNTUK PERJALANAN KERJA DARI KOTA TANGERANG SELATAN-DKI JAKARTA Sylvia Indriany; Alvin Widyantoro; Indra Wangsa W
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i1.972

Abstract

Ketidak seimbangan pertumbuhan penduduk dan perkembangan pembangunan Tangerang Selatan mengakibatkan kebutuhan lapangan pekerjaan tidak dapat sepenuhnya dipenuhi oleh Pemerintah daerah. Sehingga pergerakan pekerja komuter ke DKI Jakarta cukup besar, yaitu 8,68% dari total komuter JABODETABEK dan mengakibatkan  peningkatan permintaan akan moda transportasi publik. Untuk ituperlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda, kesesuaian multinominal logit sebagai model dan probabilitasterpilihnya setiap moda.Metoda penelitian dilakukan dengan penyebaran kuesioner untuk memperoleh data karakteristik sosio ekonomi dan perjalanan terhadap pengguna alternatif moda yaitu KRL, Feeder Busway dan Sepeda motor.Selanjutnya pengolahan data dan analisis dilakukan dengan program SPSS 24. Sekaligus untuk melihat kesesuaian model dilakukan uji statistik.Dari Analisis model multinomial logit, didapat persamaanUKRL = 0.742 - 1.771X1 + 0.535X3, UBus = 1.391+ 1.92X1 - 2.436X3dan faktor yang secara statistik signifikan mempengaruhi variabel tetap adalah variabel waktu perjalanan (X1) dan biaya yang dikeluarkan (X3) dengan nilai R2=44,8%. Probabilitas masing-masing moda adalah PKRL=18%, PBus= 43% dan PMotor= 39%.Dari model juga dapat dilihat bahwa preferensi terhadap KRL sangat dipengaruhi oleh waktu perjalanan,sedangkanmoda Bus dipengaruhi oleh biaya. Dan hal itu didukung oleh kondisi jaringan jalan sebagai akses ke angkutan massal.
STUDI PENINGKATAN MUTU PAVING-BLOCK DENGAN PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI Bakhtiar A
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i2.447

Abstract

Sekam Padi merupakan suatu limbah pengolahan padi yang banyak terdapat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu sekam padi ( ASP ) pada semen portland ( Type I ) terhadap kuat tekan paving block. Perlakuan khusus terhadap abu sekam padi dengan melakukan pembakaran secara terkontrol dengan suhu 700 oC pada mesin pembakaran. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan unsur kimia silica pada abu sekam padi. Setelah dilakukan penelitian diketahui dengan penambahan persentase abu sekam padi ke dalam campuran paving block di bawah 8% mengakibatkan penambahan kuat tekan paving block sedangkan penambahan persentase abu sekam padi ke dalam campuran paving block di atas 8% mengakibatkan penurunan kuat tekan paving block. Adapun besarnya kuat tekan masing -masing paving block dengan persen campuran ASP 5 % sebesar 9,47 MPa; ASK 10% sebesar 9,64 MPa; ASK 15% sebesar 8,29 Mpa sedangkan pada paving block yang tidak icampur dengan ASP sebesar 8,45 Mpa. Kata-kata kunci: paving block, abu sekam padi, kuat tekan.
PERENCANAAN STRUKTUR RANGKA ATAS JEMBATAN RANGKA BAJA PADA GAMPONG LEUBOK PEMPENG KECAMATAN PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR Muhammad Ridha; Khairul Miswar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v8i2.605

Abstract

Steel frame bridge Gampong Leubok Pempeng districs Peureulak counties Aceh Timur is a connecting Leubok Pempeng village to Alue Batee village and others village in the peureulak districts with spans of 30 meters and width of 7 meters and including class B. This thesis aims to plan for building a bridge over a steel frame using a standard warren type which includea backrest, sidewalk, the vehicle floor plate, longitudinal girder, cross girder, main frame and bolt connection. To plan the loading bridge using RSNI T-02-2005 and steel structural design using RSNI T-03-2005, the calculation method using LRFD. Results obtained plannin backrest pipe diameter 48,6 mm, sidewalk of 25 cm thick reinfored concrete fc’ 25 Mpa, reinforced cocnrete slab 20 cm and the quality of steel profiles longitudinal girder using steel profiles H 350 x 175 x 7 x 11, cross girder using steel profiles H 488 xx 300  11 x 18. Top wind bracing using steel profiles H 125 x 125 x 6,9 x 9 and profiles L 125 x 125 x 12, while lower wind bracing using steel profiles L 125 x 125 x 12. Frame force calculated with matri method. Rods up, lower and diagonal using steel profiles H 300 x 300 x 10 x 15. Connecting bolts type A-325 diameter 1 inch and ½ inch. Longitudinal girder deflection is 3,130 mm 8,333 mm, cross girder deflections is 1,002 cm 2 cm and deflection in the main frame is 3,12 cm smaller than the allowable deflection 12,5 cm.Keyword : steel frame bridge, Matrix method
PEMAKAIAN ADDITIVE MICRO SILICA DALAM CAMPURAN BETON UNTUK MENINGKATKAN KUAT TEKAN BETON NORMAL Herri Mahyar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v5i1.953

Abstract

Micro silica types sikafume is one plus altemate materials (additive) than fly ash is often used to increase the compressive strength of concrete. Composition of the same material used on condition fas 0.5. Addition sikafume in concrete mixed with composition 0%, 5%, 10%, 15, and 20%. The Specimens used in this study is a concrete cylinder diameter of 15 cm and height 30 cm by 5 pieces for each sample. Compressive strength testing done at the time the specimen reaches the age of 3,7, 14, and 28 days. The result showed the maximum compressive strength of concrete at 28 days is 21 MPa without adding sikafume. Maximum compressive strength due to the use of additive type sikafume (15%) achieved at the age of 28 days with a concrete compressive strength of 34 MPa.
ANALISIS EFEK-EFEK YANG TERJADI AKIBAT REWORK PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI Khamistan Khamistan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.433

Abstract

ABSTRAKRework adalah salah satu kontributor utama pada pembengkakan biaya dan keterlambatan proyek dan dapat memberikan dampak buruk pada performa dan produktifitas, baik konsultan maupun kontraktor. Dengan mempertimbangkan bahwa dampak buruk yang diberikan cukup besar, maka usaha-usaha untuk mengurangi rework pada tahap konstruksi sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek -efek yang terjadi sebagai akibat pekerjaan ulang ( rework ) pada pekerjaan konstruksi gedung di Kabupaten Bireuen. Data diperoleh dengan memberikan kusioner berskala Likert kepada pemilik proyek sebanyak 19 sampel, konsultan pengawas sebanyak 14 sampel, dan kontraktor pelaksana sebanyak 30 sampel, dengan pengelompokkan efek rework ke dalam efek bertambahnyapanjangnya waktu pengerjaan konstruksi, klaim kontrak, ketidakpuasan klien, bertambahnya biaya proyek, ketidakpuasan kontraktor dan ketidakpuasan team desain. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan software SPSS version 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek ketidakpuasan kontraktor menjadi efek utama, disusul dengan kejadian klaim kontrak dan ketidakpuasan klienKata-kata kunci: efek rework, konstruksi gedung, ranking
STABILISASI TANAH TAMBAK DENGAN VARIASI CAMPURAN SEMEN ANDALAS SEBAGAI LAPISAN SUBGRADE Faisal Abdullah
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v3i1.495

Abstract

This paper discusses the results of the study, conducted to determine the effect of variations in cement content of the waiting time of curing (curing time) after the mixing process with a ground. Soils studied were from Jalan Simpang Loskala Pertamina Lhokseumawe. Portland cement used is the type of Andalas, with mixtures of two kinds of variation is 3% and 5%, a waiting period of 1 day, 3 day and 7 days. Physical properties of the test results, according to AASHTO; land into group A, 2-6, while according to the USCS; the land is included in group SC (sandy clay), visual observation as well, so the soil is sandy silt soil type, so it is non-cohesive and did not have a value of plasticity. Based on laboratory testing showed that the addition of the percentage of cement can increase the bearing capacity of the soil as well as the duration of curing.Keywords: cement content, bearing capacity, duration of curing
PERBANDINGAN LAJU KOROSI TULANGAN PADA BETON NORMAL DAN BETON BUSA POZZOLAN (BETON RINGAN BUSA) R. Dedi Iman Kurnia; M. Ridha; Suhaimi Suhaimi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v6i1.944

Abstract

Penggunaan beton ringan sebagai struktur dari bangunan dapat dijadikan salah satu solusi pada daerah rawan gempa,  karena semakin ringan suatu bangunan maka semakin kecil pula gaya gempa yang bekerja. Selama ini sudah banyak informasi dan penelitian yang dilakukan mengenai korosi baja tulangan pada beton normal, sedangkan informasi dan penelitian mengenai korosi pada beton ringan khususnya beton busa sangat sedikit. Perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang penggunaan beton ringan seperti beton busa sebagai elemen bangunan, khususnya mengenai ketahanan korosi pada tulangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur laju korosi pada baja tulangan dalam beton busa dengan metode Linear Polarization Resistance (LPR). Benda uji yang digunakan berjumlah 2 buah, benda uji berbentuk balok dengan dua variasi yaitu beton busa pozzolan dan beton normal sebagai pembanding. Ukuran benda uji 15cm x 20 cm x 80 cm dengan faktor air semen 0,4; specific gravity 1,6 dan f’c kuat tekan rata-rata 25 MPa. Digunakan 4 tulangan utama Ø10 mm dan 7 tulangan sengkang Ø6 mm dengan jarak per 10 cm. Setiap variasi benda uji direndam dalam larutan Natrium Klorida 3,5%. Hasil pengukuran potensial korosi menggunakan teknik half-cell potential mapping akan memberikan gambaran awal lokasi yang mempunyai resiko tinggi terkorosi. Pada lokasi ini dilakukan pengukuran laju korosi dengan metode linear polarization resistance. Pengambilan data dilakukan dua minggu sekali selama delapan minggu waktu perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi pada beton normal lebih tinggi dari pada beton busa pozzolan. Ketebalan selimut dan waktu perendaman terlihat memberikan pengaruh terhadap nilai laju korosi. Ditinjau dari aspek perilaku korosinya, beton busa pozzolan layak apabila digunakan sebagai elemen bangunan.
PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BETON AGROPOLYMER Musbar Musbar; Faisal Rizal; Herri Mahyar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.486

Abstract

Constribution of production PC every year at glasshouse emission continue to experience of increase, estimated about 7% from totalizing the glasshouse emission transmitted to atsmosphere earth. On that account, is very needed the new inventions of concrete technology to produce the friendly environment. Some alternatives among its by making the concrete polymer which materials base natural, be like fly ash and rice husk ash ( RHA ) . this research use the RHA upon which mixture to make the concrete agropolymer. Concrete agropolymer use fixative of silicate sodium condensation mixture, hydroxide sodium and RHA. Variable remain to this research is strength the concrete agropolymer. Free variable consist of the ratio variation water and agropolymer solid that is 0,6 and 0,7, treatment time during 3,7, 14 and 21 day. Temperature treatment of object test at room temperature, each;every variation made by the object test the cube with side of 10 cm counted 5. This research can give the alternative to invention of friendly concrete of environment by exploiting the waste materials natural agricultural produce, but not yet application can at building construction because of strength depress the concrete still lower. Strength depress the obtained by concrete range from 4 - 5 Mpa at the age of concrete of 21 day. It’s needed to do the further research to get the ideal composition of materials concrete agropolimer this so that can be obtained the strength depress the application concrete able to building construction.Keyword : RHA, agropolymer, concrete strength

Page 6 of 34 | Total Record : 337