cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
ANALISIS FORMULASI KEKASARAN HIDROLIK TERHADAP PARAMETER LEBAR DAN KEDALAMAN SUNGAI Kr. KEUREUTO ACEH UTARA Fauzi A. Gani
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.489

Abstract

Pola aliran suatu sungai tergantung dari kondisi topografi, geologi, iklim, vegetasi yang terdapat di dalam DAS yang bersangkutan. Secara keseluruhan kondisi tersebut akan menentukan karakteristik, bentuk serta pola aliran suatu sungai. Sungai Krueng Keureuto terletak di Kabupaten Aceh Utara, memiliki luas tangkapan  931 km2. Sungai ini tergolong dalam tipe cabang kipas dengan beberapa anak sungai diantaranya Krueng Pirak, Krueng Ceku, Alu Leuhop, Krueng Kreh, Krueng Peuto dan Alu Gunto. Keenam anak sungai ini memberikan kontribusi aliran ke dalam alur sungai Krueng Keureuto yang menyebabkan puncak banjir yang tinggi di daerah hilir sungai. Banjir ini diperkirakan penyebabnya adalah kapasitas tampang salurannya tidak mencukupi untuk mengalirkan debit banjir pada daerah-daerah pengalirannya.Kata-kata kunci: taraf aliran, lebat dan kedalaman aliran
PENGARUH FAKTOR R DAN GEMPA BERULANG YANG MENGANDUNG PULSE TERHADAP DEFORMASI SRPM BETON BERTULANG Ade Faisal; Afiful Anshari; Ridho Elfayed; Bambang Hadibroto
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i1.998

Abstract

Bangunan dapat mengalami kehancuran karena magnituda yang besar dan kedekatan lokasi gedung dengan sumber gempa. Kehancuran juga bisa terjadi akibat gempa yang datang lebih dari sekali. Oleh karena itu perlu adanya studi untuk mengetahui akibat pengaruh gempa berulang pada struktur beton bertulang. Studi ini bertujuan untuk mencari tahu bagaiaman respon struktur gedung bertingkat terhadap getaran gempa berulang yang mengandung efek pulse. Terdapat 5 model struktur dengan sistem yang berbeda yaitu sistem rangka pemikul momen (SRPM) khusus, menegah dan biasa. SRPM yang dievaluasi adalah SRPM berlantai 5, 10, 15, 20 dan 30 lantai. Analisa yang dipakai adalah metode respon spektrum untuk fase desain dan analisa riwayat waktu tidak linear tidak elastic untuk fase evaluasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa respon interstory drift (ID) atau simpangan antar tingkat pada SRPM yang mengalmi gempa berulang adalah lebih besar dibanding respon akibat gempa tunggal. Respon ID maksimum akibat gempa berulang dapat mengalami kenaikan mencapai 194% bila dibandingkan dengan respon ID akibat gempa tunggal.  
PENGARUH PENGGUNAAN ABU SERBUK KAYU TERHADAP KUAT TEKAN BETON Sulaiman YH
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.456

Abstract

Abu serbuk kayu (ASK) dapat mengandung banyak silika apabila dibakar mencapai suhu 500-700°C dalam waktu sekitar 1 sampai 2 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jumlah campuran ASK terhadap kuat tekan beton. Adapun komposisi campuran abu serbuk kayu sebesar 5%, 10%, 15%, dan 20% dari banyaknya campuran semen pada saat pengecoran. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kuat tekan beton kubus menurun dengan penambahan lebih besar abu serbuk kayu pada umur benda uji 28 hari. Kekuatan beton turun dikarenakan perbedaan jumlah persentase unsur kimia campuran beton sebagai akibat tambahan silikat dari abu serbuk kayu. Kata-kata kunci: abu serbuk kayu, kuat tekan, beton kubus
PERENCANAAN GELAGAR BETON PRATEGANG PADA JEMBATAN KEUDE RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR Wahyuni Wahyuni; Herri Mahyar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v9i1.613

Abstract

Keude Ranto Peureulak Bridge a bridge connecting Keude Ranto Panjang with Keude Geurobak village and other villages in Ranto Peureulak Sub-district, East Aceh District. Keude Ranto Peureulak Bridge is planned with a span length of 20.8 meters and width of 7 meters. The longitudinal axis planned for the bridge is the posttractive pretreat type concrete girder. The girder plan includes gelagar dimensioning, stress calculation, prestress loss, cross-sectional capacity, deflection control, and drawing. The quality of concrete used is fc = 40 Mpa, the tendon used is seven wire strand diameter ½ inch with 51 mm diameter tendon sheath. Tendon fpu voltage = 1860 Mpa, fy threaded steel reinforcement = 320 Mpa, plain steel reinforcement fy = 240 Mpa, and efficient cross-sectional height is 0.9 meters. From the calculation results obtained the moment that occurred on the girder of 2563,439 kNm on the calculation of the third combination. The number of tendons obtained from the calculation is 3 pieces with 7 pieces of strand on each tendon. Losing the total prestress force is 380,694 Mpa. The principal reference is used D13 mm, the shear reinforcement is used Ø10-100 mm at the support area and Ø10-600 mm in the field area. The ultimate moment capacity of the prestress beam is 5575.60 kNm from the calculation of the third combination. The largest deflection of 0.0247 meters due to a combination of two loads. All the results of the calculations obtained are safe to use.Keywords: girder, prestress, tendon, reinforcement, deflection
DEFORMASI STRUKTUR BANGUNAN RUMAH TOKO DI MEDAN AKIBAT GEMPA BERULANG Tondi Amirsyah Putera; Rizki Efrida; Hadianti Muhdinar Pasaribu
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i1.971

Abstract

Di Sumatera Utara (Sumut) banyak kota yang terletak dekat dengan Sesar Mendatar dan Sesar Subduksi Sumatera. Kota-kota ini memiliki banyak fasilitas bangunan komersil termasuk rumah toko. Kedua sesar aktif ini adalah sumber utama gempa tektonik di Sumut yang telah banyak membuat bencana. Struktur rumah toko yang rusak minor akibat sebuah gempa dapat menjadi rusak berat atau rubuh setelah mengalami gempa berikutnya. Bedasarkan hal tersebut diatas, merupakan dasar dari tujuan penulisan ilmiah ini yaitu untuk mengetahui struktur bangunan rumah toko terhadap kesesuaian dengan standarisasi konstruksi tahan gempa yang berlaku yaitu SNI 1726:2012 dan mengevaluasi kekuatan struktur bangunan rumah toko terhadap kejadian gempa berulang. Dalam penulisan ilmiah ini ada 3 model Rumah Toko (RUKO) yang akan dianalisis yaitu RUKO A yang berada dijalan Tuasan Kecamatan Medan Tembung, RUKO B yang berada di jalan Alfalah 4 yang berada di Medan Timur dan RUKO C yang berada di jalan Budi Kemasyarakatan Kecamatan Medan Barat. Untuk semua model ini dilakukan pengamatan dilapangan yaitu berupa uji pantul dengan menggunakan alat Uji Pantul dan uji tarik tulangan baja pada laboratorium teknik mesin UMSU. Analisis model ini menggunakan software analisis struktur dengan pengamatan dalam 2 kondisi yaitu kondisi repon spektrum linier elastis dan dinamis riwayat waktu gempa berulang nonlinier inelastik terhadap. Bila dilihat dari periode waktu alami struktur, kondisi RUKO C ternyata melebihi standar periode dan simpangan melebihi batas maksimum yang diijinkan begitu juga pada saat analisis nonlinier  inelastik akibat gempa berulang ternyata simpangan atap yang terbesar juga pada RUKO C. Untuk kebutuhan daktalitas untuk semua model RUKO peningkatan kebutuhan daktalitas saat gempa berulang 2 kali adalah 23,4 % dan 42% pada saat gempa berulang 3 kali. 
METODE GARIS KESETIMBANGAN UNTUK PENJADWALAN ULANG KEGIATAN PROYEK KONSTRUKSI YANG DITERAPKAN PADA PROYEK KOMPLEK PERUMAHAN Faisal Abdullah
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i2.446

Abstract

Penjadwalan proyek konstruksi yang memiliki volume besar, tetapi sdikit item kegiatan, dimana kegiatan-kegiatan tersebut selalu berulang, penjadwalannya lebih cocok digunakan metode garis kesetimbangan, yang disebut juga metode Line of Balance ( LoB ) . Perencanaan penjadwalan proyek konstruksi mengandung unsur ketidakpastian yang sangat tinggi pada saat realisasi, pada umumnya akan terjadi perubahan-perubahan penjadwalan saat pelaksanaan. Dengan demikian, metode garis kesetimbangan ( metode LoB ) dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah menyangkut perubahan-perubahan yang terjadi pada saat pelaksanaan proyek konstruksi tersebut. Beberapa cara untuk melakukan penjadwalan ulang dengan metode LoB, dimana dapat dilakukan sesuai dengan kasus perubahan yang terjadi.Kata-kata kunci: line of balance, project scheduling, penjadwalan ulang
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL EMPAT LENGAN PADA SIMPANG INPRES KOTA LHOKSEUMAWE Gustina Fitri; Rosalina Rosalina; M. Arif Munandar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v8i2.604

Abstract

Lhokseumawe Inpres intersection consists of 4 approaches, which serve as a vehicle to change the direction of movement. The purpose of this study is to know the performance of signaled intersections on any approach to the degree of saturation based on current capacity using the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI). The research was conducted for 3 days from 06.30 - 18.00 divided over 3 time based on the graph of the rush hour fluctuation with traffic survey method. The field survey was conducted using hand tally counter. Based on the results of the study, obtained peak volume of 1370.16 smp / hour with a capacity value of 896.2 pcu / hour, the degree of saturation obtained by 0.654 where the condition is close to saturation.Keywords: Intersection, cycle time, signal phase, capacity, degree of saturation.
ANALISA PARAMETER MARSHALL ASPAL BETON AC-WC DENGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN RETONA BLEND 55 DAN ASPAL PEN 60/70 Syaifuddin Syaifuddin; Hasliani Hasliani
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v5i2.952

Abstract

Pertumbuhan volume lalu lintas yang meningkat memberikan dampak terhadap permintaan akan pembangunan struktur perkerasan jalan dan penggunaan material yang digunakan. Untuk menghasilkan konstruksi jalan yang baik, maka diperlukan material pembentuk jalan yang mempunyai mutu yang tinggi. Ada beberapa produk aspal yang dapat digunakan untuk perkerasan jalan, salah satunya dengan menggunakan retona (refine buton asphalt) yang telah tersedia di pasaran. Retona blend 55 adalah perpaduan antara aspal keras dengan asbuton semi ekstraksi (refinery buton asphalt), bahan modifier alami. Penelitian laboratorium dilakukan untuk menganalisa parameter marshall retona blend 55 dan aspal pen 60/70. Pemeriksaan yang dilakukan mengikuti prosedur pemeriksaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan berdasarkan spesifikasi umum 2010. Pengujian dilakukan dengan metoda pengujian marshall yang menjadi dasar perhitungan nilai stabilitas dan flow campuran beton aspal AC-WC dengan Pb 5,5%. Pada uji marshall menghasilkan nilai VIM, VMA, VFB, Stabilitas, flow dan marshall quentient, dari nilai-nilai tersebut diperoleh kadar aspal optimum. Kadar aspal optimum dengan menggunakan retona blend 55 sebesar 6,45% menghasilkan density 2,44 gr/cm3, VIM sebesar 5%, VMA sebesar 15,49%, VFB sebesar 67,79%, stabilitas sebesar 1155,91 kg, flow sebesar 2,93 mm, dan marshall quentient sebesar 397,21 kg/mm, sedangkan kadar aspal optimum dengan menggunakan aspal pen 60/70 diperoleh 6,15% menghasilkan density 2.41 gr/cm3, VIM sebesar 7.10%, VMA sebesar 17,94%, VFB sebesar 60,50%, stabilitas sebesar 1040,15kg,  flow sebesar 3,98 mm, dan marshall quentient sebesar 266,41 kg/mm.
STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN LOKASI PERUMAHAN DITINJAU DARI ASPEK TRANSPORTASI Munardi Munardi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.432

Abstract

ABSTRAK Salah satu aspek pendukung yang tidak bisa diabaikan adalah dalam memilih lokasi perumahan adalah aspek transportasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggetahui aspek-aspek transportasi yang berpengaruh terhadap pemilihan suatu lokasi perumahan. Survai kuisioner dilakukan terhadap penghuni kawasan Perumahan Mutiara Indah dengan metode pengambilan sampel simple random sampling. Identifikasi faktor pengaruh didapatkan dari analisis terhadap aspek-aspek transportasi berdasarkan nilai rerata aspek. Aspek transportasi yang dijadikan variabel penelitian meliputi: aksesibilitas lokasi, kelancaran lalulintas, ketersediaan sarana transportasi umum, kondisi jalan utama, kondisi jalan perumahan, kondisi lebar jalan perumahan, ketersediaan sarana parkir umum. Uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui variabel valid dan reliabel dijadikan instrumen penelitian. Hasil analisis menunjukan bahwa aspek-aspek transportasi yang berpengaruh terhadap pemilihan lokasi perumahan pada komplek perumahan panggoi atas dan komplek perumahan mutiara indah diurut berdasarkan proiritas yaitu : aksesibilitas lokasi, ketersediaan sarana transportasi umum, kelancaran lalulintas, kondisi lebar jalan perumahan, kondisi jalan perumahan, kondisi jalan utama, dan ketersediaan sarana parkir umum.
ANALISA PEMANFAATAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI FILLER PADA LAPISAN TIPIS ASPAL PASIR Miswar Miswar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.494

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan lapisan tipis aspal pasir ( latasir ) menggunakan agregat alam dari Sungai Krueng Tingkeum dengan campuran abu ampas tebu sebagai filler pengganti. Pengujian awal dilakukan terhadap variasi kadar aspal 5%; 5.5%; 6%; 6.5%; 7%; dengan masing-masing 3 benda uji pada setiap variasi untuk mendapatkan kadar aspal optimum yang dipadatkan dengan 2x 75 tumbukan dan buat lagi 3 benda uji untuk mendapatkan stabilitas Marshall. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian di Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe diperoleh kadar aspal optimum sebesar 3,91% yang menghasilkan density sebesar 2,307 gr/cm3 dengan stabilitas 563,342 kg. Dari hasil penelitian tersebut, maka agregat dari Krueng Tingkem tidak dapat digunakan untuk lalu lintas berat, karena nilai stabilitasnya lebih kecil dari persyaratan lalu lintas berat yaitu 750 kg.Kata-kata kunci: latasir, stabilitas Marshall

Page 4 of 34 | Total Record : 337