cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia" : 33 Documents clear
Analisis Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Customer Engagement Produk Kecantikan di TikTok Angelin, Angelin; Paramita, Sinta
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27615

Abstract

The presence of TikTok as one of the most widely used social media platforms has been notable. According to data from datareportal.com, the advertising reach potential on TikTok in Indonesia has increased by 40 million, or 58 percent. Alongside this development is the growing popularity of the beauty industry as one of the largest industries in Indonesia. The beauty industry continues to experience significant growth, driven by emerging beauty trends and increased societal awareness of the importance of personal appearance. This situation places Barenbliss, as a beauty brand, in the position of needing to compete in a highly competitive beauty industry.The focus of this research is to analyze marketing communication strategies to enhance customer engagement on the TikTok account Barenbliss_id. The research method employed is a case study with a qualitative approach. The analysis and findings in this research are constructed from the marketing communication theory through the five elements of the promotional mix: advertising, personal selling, public relations, sales promotion, and direct marketing. The results of this research highlight the aspects emphasized in the marketing communication strategy on the Barenbliss TikTok account in enhancing implemented customer engagement. The conclusion drawn is that Barenbliss utilizes a promotion mix in the process of enhancing customer engagement on its TikTok account. Hadirnya tiktok sebagai salah satu platform media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat. Dilansir dari datareportal.com, potensi jangkauan iklan di TikTok di Indonesia meningkat sebesar 40 juta atau 58 persen. Seiring perkembangan tersebut, disusul dengan meningkatnya popularitas industri kecantikan sebagai salah industri terbesar di Indonesia. Perkembangan industri kecantikan terus meningkat secara signifikan seiring dengan munculnya tren kecantikan terbaru, dan kesadaran masyarakat terkait pentingnya penampilan diri. Hal tersebut membuat Barenbliss selaku salah satu brand kecantikan harus mampu bersaing dalam persaingan industri kecantikan yang sangat ketat. Fokus dari penelitian ini adalah menganalisis strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan customer engagement pada akun TikTok Barenbliss_id. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Analisis dan kajian dalam penelitian ini dikonstruksi dari teori komunikasi pemasaran melalui lima elemen bauran promosi yaitu periklanan, penjualan pribadi, hubungan masyarakat, promosi penjualan, dan pemasaran langsung. Hasil dari penelitian ini menunjukan aspek-aspek yang ditonjolkan dari strategi komunikasi pemasaran pada akun TikTok Barenbliss dalam meningkatkan customer engagement yang diimplementasikannya. Didapatkan kesimpulan bahwa Barenbliss mengimplementasikan promotion mix dalam proses meningkatkan customer engagement pada akun tiktoknya.
Analisis Gaya Hidup Shoppertainment Melalui Shopee Live Montera, Visca; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27621

Abstract

The increasingly rapid advances in technology, especially in the marketing sector, have brought a new lifestyle for young adults in satisfying their daily needs. Active media users, especially young adults, have an active role in choosing media that has the most influence in satisfying needs, therefore this research uses the Uses and Gratification theory. The purpose of this research is to analyze whether Shopee Live can bring a new lifestyle of shopping through Shopee Live for young adults. This research uses several supporting concepts, namely Marketing Communication, Uses and Gratification Theory, E-commerce and Shoppertainment. The author uses a case study method by looking at what happens directly in the field. The subjects of this research are young adults who do shoppertainment as a means of entertainment and shopping through live shopping, while the object of this research is live shopping activities through Shopee. The data that the author used in the research was through interviews, observation, documentation and literature study. The research results show that with the development of modern technology, young adults are using new styles to support their daily needs, namely using the online shopping media Shopee with new developments such as Shopee Live which has become a means of entertainment and a new shopping style, namely Shoppertainment. Adanya kemajuan teknologi yang semakin cepat khususnya pada bidang pemasaran membawa gaya hidup baru bagi dewasa muda dalam memuaskan kebutuhan sehari – hari. Para pengguna aktif media khususnya dewasa muda memiliki peran aktif dalam memilih media yang paling memiliki pengaruh sebagai pemuas kebutuhan oleh karena itu penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratification. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis adanya Shopee Live dapat membawa gaya hidup baru berbelanja melalui Shopee Live bagi dewasa muda. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep penunjang yaitu Komunikasi Pemasaran, Teori Uses and Gratificaton, E–commerce dan Shoppertainment. Penulis menggunakan metode studi kasus dengan melihat apa yang terjadi secara langsung di lapangan. Subjek penelitian ini adalah para dewasa muda yang melakukan Shoppertainment sebagai sarana hiburan dan belanja melalui live shopping sedangkan untuk objek dari penelitian ini adalah kegiatan live shopping melalui Shopee. Data yang penulis lakukan dalam penelitian melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya perkembangan teknologi yang modern, membuat dewasa muda menggunakan gaya baru dalam menunjang kebutuhan sehari – hari yaitu menggunakan media belanja online Shopee dengan perkembangan baru seperti Shopee Live yang menjadikan sebagai sarana hiburan dan gaya belanja baru yaitu Shoppertainment.
Efektivitas Kampanye Clean & Clear “Bangga dengan Warna Kulitmu” dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja Putri Nainggolan, Herti Yuliana; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27629

Abstract

Representation of women's beauty with white skin has become the minimum standard that must be possessed by every woman in Indonesia, especially young women. However, unfortunately there are still many women in Indonesia who still agree and admit that beauty must be white. Clean & Clear then responded to the news representation by creating a campaign with the aim of changing the mindset of young women in Indonesia through the concept of self-confidence. The campaign carries the concept of "Proud of Your Skin Color" to emphasize that being beautiful does not mean having to have white skin. This research was conducted to assess whether the effectiveness of the Clean & Clear campaign had an effect on the concept of self-confidence among young women. The method used in this research is quantitative, with data collection through questionnaires distributed to young women aged 10 to 22 years in accordance with the teenage age classification proposed by Santrock. The results of this research show that the research hypothesis in the analysis of the coefficient of determination is 76.3%. This shows that the campaign carried out by Clean & Clear has had quite a big influence on the concept of self-confidence among young women. Representasi kecantikan perempuan dengan kulit putih sudah menjadi standar minimal yang perlu dimiliki setiap perempuan di Indonesia terutama oleh remaja putri. Namun sayangnya masih banyak perempuan di Indonesia yang masih menyetujui serta mengakui bahwa cantik memang harus putih. Clean & Clear kemudian merespons representasi pemberitaan tersebut dengan membuat kampanye dengan tujuan untuk mengubah pola pikir remaja putri di Indonesia melalui konsep kepercayaan diri. Kampanye tersebut mengusung konsep “Bangga Dengan Warna Kulitmu” untuk menekankan bahwa cantik tidak berarti harus memiliki kulit putih. Penelitian ini dilakukan untuk menilai apakah efektivitas kampanye Clean & Clear berpengaruh terhadap kepercayaan diri remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengumpulkan data dengan menyebarkan kuesioner kepada remaja putri yang berusia antara 10 dan 22 tahun sesuai dengan klasifikasi usia remaja yang dikemukakan oleh Santrock. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat keakuratan hipotesis penelitian pada analisis koefiesien determinasi yaitu 76,3%. Hal tersebut menunjukkan bahwa kampanye yang dilakukan oleh Clean & Clear memberikan pengaruh cukup besar terhadap konsep kepercayaan diri remaja putri.
Menilik Arti Kebebasan Manusia (Semiotika Iklan IM3 Ooredoo Versi Kebebasan Itu Bernama #FreedomInternet) Gabriella, Gabriella; Sukendro, Gregorius Genep
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27637

Abstract

Advertising which is a form of communication between companies and their people today has used a strategy to be easily understood by the audience, namely by inserting messages that are close to society such as the theme of human freedom. Although human freedom has been attached, its existence is still being fought for by human. One of the advertisements with the theme of human freedom that aired on Youtube was an ad from IM3 Ooredoo entitled Kebebasan Itu Bernama #FreedomInternet. The purpose of this research is to find out the meaning of human freedom in IM3 Ooredoo's advertisement namely Kebebasan Itu Bernama #FreedomInternet. This research uses theories and concepts of advertising, new media, social reality, existentialism, types of human freedom, and semiotics. The method used is a qualitative approach with a critical paradigm and the semiotic analysis method of Charles Sanders Peirce. Data collection is carried out by observation, documentation, and literature study. The result of this study is that human freedom is not absolute because there are still things that limit it, and there are also scenes that include physical, psychological, and moral freedom in the advertisement. Iklan yang merupakan bentuk komunikasi antara perusahaan dengan masyarakatnya di zaman sekarang telah menggunakan strategi agar mudah dimengerti khalayak, yaitu dengan menyisipkan pesan yang dekat dengan masyarakat seperti tema kebebasan manusia. Meskipun kebebasan manusia sejatinya telah melekat, keberadaannya masih terus diperjuangkan manusia. Salah satu iklan dengan tema kebebasan manusia yang ditayangkan di Youtube adalah iklan dari IM3 Ooredoo berjudul Kebebasan Itu Bernama #FreedomInternet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna kebebasan manusia dalam iklan IM3 Ooredoo versi Kebebasan Itu Bernama #FreedomInternet. Penelitian ini menggunakan teori dan konsep periklanan, media baru, realitas sosial, eksistensialisme, jenis kebebasan manusia, dan semiotika. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan paradigma kritis dan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah kebebasan manusia tidak bersifat absolut karena masih ada hal yang membatasinya, serta terdapat juga adegan yang meliputi kebebasan fisik, psikologis, dan moral dalam iklan tersebut.
Analisis Peran Humas dalam Meningkatkan Citra Perusahaan di Media Sosial Instagram Yosef, Juan; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27639

Abstract

Image is one of the most important things that a company needs to build and maintain. For parties outside the company, the image is built with the aim that the company can be received positively by society. On the other hand, companies also need to build a good image of their company. Building a company image is the main task of Public Relations. In today's era of globalization, technology and information are becoming increasingly sophisticated, and there is no doubt that humans, the internet and social media coexist. The reason is, people themselves can easily get what they want through social media, especially Instagram. On this occasion, large companies such as Telkom Indonesia also took advantage of these technological advances by using the Instagram account @telkomindonesia to improve the company's image. This research aims to determine the role of Telkom Indonesia's public relations in improving its good image through social media managed on Instagram. This research approach is qualitative with a case study methodology and uses data collection techniques through observation, interviews, documentation and also literature reviews. This research shows that Telkom Indonesia has utilized and used technological developments properly to build a positive image through their Instagram social media account. Citra merupakan salah satu hal terpenting yang perlu dibangun dan juga dipelihara oleh suatu perusahaan. Bagi pihak luar perusahaan, citra dibangun dengan tujuan agar perusahaan tersebut dapat diterima secara positif oleh masyarakat. Di sisi lain, perusahaan juga perlu membangun suatu citra yang baik pada perusahaannya. Membangun citra perusahaan merupakan tugas utama Humas. Di era globalisasi sekarang ini, teknologi dan informasi menjadi semakin canggih, dan tidak ada keraguan bahwa manusia, internet, dan media sosial hidup berdampingan. Pasalnya, masyarakat sendiri bisa dengan mudah mendapatkan apa yang diinginkannya melalui media sosial, khususnya Instagram. Pada kesempatan ini, perusahaan besar seperti Telkom Indonesia juga memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut dengan menggunakan akun Instagram @telkomindonesia untuk meningkatkan citra perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran humas Telkom Indonesia dalam meningkatkan citra yang baik melalui media sosial yang dikelola di Instagram. Pendekatan penelitian ini kualitatif dengan metodologi studi kasus dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan juga tinjauan pustaka. Penelitian ini menunjukkan bahwa Telkom Indonesia telah memanfaatkan dan menggunakan perkembangan teknologi dengan semestinya untuk membangun citra positif melalui akun media sosial Instagram yang mereka miliki.
Pengaruh Brand Trust dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian Produk Kecantikan Harifin, Michelle Gracella; Paramita, Sinta
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27641

Abstract

The cosmetics industry in Indonesia is growing rapidly, but behind this success, the local beauty industry also faces a number of challenges that should not be ignored. A clear example of this challenge can be seen in the case of the quality of one of Looke Cosmetics' products, which received negative attention from consumers on social media. The purpose of this study is to understand and determine the extent to which brand trust and brand awareness influence the purchase decision of the Looke Cosmetics brand. A quantitative approach was used in this study with data collection techniques using a questionnaire with 100 respondents. The data was analyzed using multiple linear analysis methods, coefficient of determination, t-test and f-test. The results of regression analysis show that both have a positive contribution to purchase decisions, where brand awareness has a greater impact than brand trust, expressed in the regression model Y = 8.286 + 0.189X1 + 0.401X2. The results also showed that brand trust and brand awareness together have an influence of 45.9% on the purchase decision of Looke Cosmetics products, while the remaining 54.1% comes from other components. This confirms that both variables have a significant impact on purchase decisions. Industri kosmetik di Indonesia sedang berkembang pesat, namun dibalik kesuksesan tersebut, industri kecantikan lokal juga dihadapkan pada sejumlah tantangan yang tidak boleh diabaikan. Contoh nyata dari tantangan ini dapat ditemukan dalam kasus kualitas salah satu produk Looke Cosmetics yang mendapat sorotan negatif dari para konsumen di media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan mengetahui sejauh mana brand trust dan brand awareness mempengaruhi keputusan pembelian brand Looke Cosmetics. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dengan responden sebanyak 100. Analisis data menggunakan metode analisis linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji f. Hasil dari analisis regresi menunjukkan bahwa keduanya memberikan kontribusi positif terhadap keputusan pembelian, dimana brand awareness memiliki dampak yang lebih besar daripada brand trust, dinyatakan dalam model regresi Y =  8,286 + 0,189X1 + 0,401X2. Hasil penelitian juga menemukan bahwa brand trust dan brand awareness bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 45,9% terhadap keputusan pembelian produk Looke Cosmetics, sedangkan 54,1% sisanya dari komponen lainnya. Hal ini menegaskan bahwa kedua variabel memiliki dampak yang substansial terhadap keputusan pembelian.
Mengembangkan Konten Menarik Sebagai Strategi Branding @Folkative Viriyaputra, Kevin; Sari, Wulan Purnama
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27651

Abstract

In the era of social media, it is very easy for us to share various things via Kit's social media accounts, which is also what Folkative's social media accounts do. When discussing social media in this research, researchers want to focus on Instagram, which is one of the most common or widely used social media. Folkative is an online media platform that operates in the field of using the social network Instagram as a medium for transmitting information. New media, which includes the emergence of computer, digital or network technology and communication at the beginning of the 21st century, is called new media or new media. Technology almost always described as new media, especially digital, which often has the characteristics of being tractable, compact, networked, impartial, and interactive. The Folkative Instagram account is intended as an Instagram account to provide information specifically to the younger generation z. This research aims to analyze Folkative's social media using Analisa.io software. The approach used is a qualitative approach using social media content analysis as a data collection method. The research object is branding and the research subject is Folkative's Instagram account. The research results show that Folkative's branding strategy as an information medium can present interesting content, because the language is easy to understand and the information conveyed by Folkative is very concise and clear which is attractive to generation z. Di era media sosial sangat mudah untuk kita berbagi berbagai hal lewat akun media sosial kit itu juga yang di lakukan akun media sosial Folkative. Ketika membahas media sosial dalam penelitian ini, peneliti ingin fokus pada.Instagram adalah salah satu platform media sosial yang paling digandrungi generasi saat ini. Folkative merupakan platform media online  yang bergerak di bidang penggunaan jejaring sosial Instagram sebagai media transmisi informasi.Media baru, yang mencakup munculnya teknologi dan komunikasi komputer, digital atau jaringan pada awal abad ke-21, disebut dengan istilah yaitu new media atau media baru.Teknologi hampir selalu digambarkan sebagai media baru, khususnya digital, yang seringkali memiliki ciri khas penurut, padat, berjejaring, tidak memihak, dan interaktif. Akun Instagram Folkative dimaksudkan sebagai akun Instagram untuk memberikan informasi secara khusus kepada  generasi muda z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa media sosial Folkative menggunakan software Analisa.io, Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengunakan analisis isi media sosial sebagai metode pengambilan data. Objek penelitan adalah branding dan subjek penelitian nya adalah akun Instagram Folkative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding Folkative sebagai media informasi dapat menyajikan konten-konten yang menarik, karena bahasa yang mudah di mengerti dan juga penyampaian informasi yang disampaikan oleh Folkative singat padat dan jelas yang menarik untuk generasi z.
Analisis Persepsi Konsumen dan Citra Merek Belanja Online di Floralclothing Priscilla, Cherise; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27652

Abstract

Floralclothing is an online shop that was founded in 2019 and operates in the world of fashion. This research aims to determine consumer perceptions of product quality, style and values ​​that have been associated with Floralclothing in the context of online shopping. This research was conducted using a qualitative research approach. The theory used in this research is the S-O-R Theory (Stimulus, Organism, Response). The results of this research show that the use of e-commerce platforms is accompanied by responses, assessments or reviews, both positive and negative, from consumers as product buyers which will then stimulate other consumers' decisions. If the communicant or consumer can understand the stimulus or message, then accept and respond to it, then there is an intention in making a decision to purchase Floralclothing products so that this will indirectly make the consumer's perception positive and the Floralclothing brand image will increase. Communication in marketing is carried out by Floralclothing to establish a harmonious relationship with consumers so that Floralclothing 's brand image also increases and consumer perceptions become positive. Communication is very important to be applied by companies or online businesses because of positive communication to customers, consumer perceptions and improving brand image and customer loyalty. Floralclothing merupakan sebuah online shop yang berdiri sejak tahun 2019 dan bergerak di dunia fashion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap kualitas produk, gaya, dan nilai-nilai yang telah diasosiasikan Floralclothing dalam konteks belanja online. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun teori yg digunakan dalam penelitian ini adalah Teori S-O-R (Stimulus, Organism, Response). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan platform e-commerce berdampingan dengan adanya tanggapan, penilaian atau review baik itu positif maupun negatif dari konsumen selaku pembeli produk yang kemudian akan menstimuli keputusan konsumen lainnya. Apabila komunikan atau konsumen dapat memahami stimulus atau pesan tersebut, kemudian menerima dan meresponnya, maka ada niat dalam mengambil keputusan pembelian produk Floralclothing sehingga secara tidak langsung akan membuat persepsi konsumen menjadi positif serta citra merek Floralclothing meningkat. Komunikasi begitu penting diterapkan oleh perusahaan atau pelaku bisnis online karena adanya komunikasi positif kepada kosnumen, persepsi konsumen dan meningkatkan citra merek (brand image) serta loyalitas pelanggan.
Optimalisasi Brand Exposure Kopi Lokal melalui Micro Influencer: Studi Kasus Kopimin Carolina, Christine Vonny; Sari, Wulan Purnama
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27655

Abstract

Coffee is one of Indonesia's plantation products that is in demand by local and foreign people. This is a fairly big business opportunity for people who want to operate in the copy sector, one of which is Kopimin. In its development as a local coffee, Kopimin needs more effort to show the existence of its brand to the public. In this case, Kopimin uses micro influencers to develop brand exposure for Kopimin local coffee. The aim of this research is to find out and explain the use of micro influencers carried out by Kopimin in developing brand exposure for local coffee. In this research, the author used a qualitative approach. This research uses several supporting concepts, namely brand exposure, micro influencers, and social media. The primary data in writing this thesis are observations and in-depth interviews with micro influencers who collaborate with Kopimin and the owners of Kopimin. Secondary data in this research includes documentation and internet sources related to research. The results of this research are that local micro influencers have an advantage in building public trust because they are considered to have original information about local products. Although the collaboration showed a significant increase in engagement on social media. The micro influencers used by Kopimin do not have long-term effects. Therefore, internal efforts are still needed to provide long-term effects, including maintaining product quality and continuing to carry out independent promotional strategies. Kopi adalah salah satu produk perkebunan Indonesia yang diminati masyarakat lokal maupun mancanegara. Hal ini menjadi peluang bisnis yang cukup besar bagi masyarakat yang ingin bergerak di bidang kopian, salah satunya adalah Kopimin. Dalam perkembangannya sebagai kopi lokal, Kopimin membutuhkan usaha lebih untuk menunjukkan keberadaan mereknya kepada masyarakat. dalam hal ini Kopimin menggunakan micro influencer dalam mengembangkan brand exposure kopi lokal Kopimin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pemanfaatan micro influencer yang dilakukan oleh Kopimin dalam mengembangkan brand exposure kopi lokal. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep penunjang yaitu brand exposure, micro influencer, dan media sosial. Data primer dalam penulisan skripsi ini yaitu observasi dan wawancara mendalam dengan micro influencer yang bekerjasama dengan Kopimin dan pemilik Kopimin. Data sekunder dalam penelitian ini meliputi dokumentasi dan sumber internet terkait penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan micro influencer lokal memiliki keunggulan dalam membangun kepercayaan masyarakat karena dianggap memiliki informasi orisinil mengenai produk lokal. Meskipun kolaborasinya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam engagement di media sosial. Micro influencer yang digunakan oleh Kopimin tidak memiliki efek jangka panjang. Maka dari itu tetap diperlukan upaya internal untuk memberi efek jangka, termasuk menjaga kualitas produk dan tetap melakukan strategi promosi mandiri.
Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility, dan Citra Produk Pakaian Erigo Heryanto, Rio; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27657

Abstract

Erigo is one of the Indonesian products that sells a wide range of products in the clothing industry sector. A Public Relations practitioner who uses the internet in carrying out his duties is called Cyber Public Relations. The task of a Public Relations is not only to establish good relationships with business partners, but as a good Public Relations is able to design social programs called Corporate Social Responsibility to get a good image in the community. The purpose of this study was to determine the effect of Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility and Erigo product image. This research was conducted using quantitative and data collection methods using surveys to collect data by distributing questionnaires via google form. The population in the study were individuals who had bought or used Erigo products and were at least 17 years old. The sampling technique used purposive sampling by identifying specific identities for research purposes, the sample used amounted to 112. Based on the results of the study, it shows that Cyber Public Relations has no effect on image, Corporate Social Responsibility affects image, Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility have an influence on Erigo's image by 25.9%. Erigo merupakan salah satu produk Indonesia yang menjual berbagai macam produk pada sektor industri pakaian. Seorang praktisi Public Relations yang menggunakan internet dalam menjalankan tugasnya disebut dengan Cyber Public Relations. Tugas dari seorang Public Relations tidak hanya menjalin hubungan yang baik dengan rekan bisnis, tetapi sebagai Public Relations yang baik mampu merancang program sosial yang disebut dengan penerapan tanggung jawab sosial perusahaan bertujuan untuk memperoleh reputasi yang positif di kalangan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility dan citra produk Erigo. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode pengambilan data menggunakan survei untuk menghimpun informasi, dilakukan dengan mendistribusikan survei menggunakan formulir google. Populasi pada penelitian ini adalah individu yang pernah membeli atau menggunakan produk Erigo dan minimal usia 17 tahun. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan mengidentifikasi identitas – identitas khusus untuk tujuan penelitian, sampel yang digunakan berjumlah 112. Data peneliti yang diperoleh diuji dengan aplikasi IBM SPSS versi 29. Berdasarkan hasil menunjukkan Cyber Public Relations tidak memiliki pengaruh pada citra, Corporate Social Responsibility berpengaruh terhadap citra, Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility mempunyai pengaruh pada citra Erigo sebesar 25,9%.

Page 2 of 4 | Total Record : 33