cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 4 (2023)" : 25 Documents clear
Analisis pengaruh gaya komunikasi kepala sekolah dan kompensasi terhadap kinerja guru tidak tetap (GTT) di SD Negeri Jekulo Annisa Setiyana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.17333

Abstract

This research is motivated by the gap that occurs between civil servant teachers and non-civil servant teachers in the field. Communication by school principals to GTT teachers is sometimes different from PNS teachers. The same goes for the wages you receive. The importance of providing the right compensation will motivate GTT to continue working professionally and give their best performance. And accompanied by smooth communication between GTT and school principals and PNS teachers, it will have a very good impact on improving the quality of education in schools. Based on this, the formulation of the problem in this study is "How do the effects of school principal communication and multiple compensation on the performance of non-permanent teachers (GTT) in public elementary schools in Jekulo sub-district, Kudus district?". The purpose of this study, among others, is to analyze the influence of the principal's communication style and multiple compensation on the performance of non-permanent teachers (GTT) in public elementary schools in the Jekulo sub-district, Kudus district. To realize this effort, the researcher made observations in the field in the form of a questionnaire which was filled in directly by the GTT who was the research sample. From a population of 135 non-permanent teachers in the Jekulo District, 100 teachers were taken as a sample. After obtaining the data, the researchers processed it using descriptive statistical data analysis methods, instrument tests, and classical assumption tests. After that, hypothesis testing was carried out which consisted of the f test, the coefficient of determination, and multiple linear regression analysis. The results of the study show that based on the regression equation it is seen that the coefficient of the communication and compensation indicator variable is positive, this means that the increase in respondents' responses to communication and compensation can result in an increase in teacher performance. Based on the calculation of the F test, it is known that the significant value for the effect of simultaneous communication and compensation on teacher performance is 0.000 <0.05 and the calculated F value is 32.670 > F table 2.698, so it can be concluded that there is an influence of the principal's communication and simultaneous compensation on teacher performance not permanent in Jekulo District.Keywords: principal communication, compensation, teacher performance.
Model pengkajian kolaboratif tipe STAD (divisi pencapaian tim siswa) di sekolah dasar Widianto Sri Nugroho; Wiputra Cendana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.17539

Abstract

Tujuan dari analisis ini adalah dapat menangkap paradigma pengkajian kolaboratif tipe STAD yang digunakan menurut umum. Mengumpulkan informasi melalui tinjauan literatur dengan menggunakan teknik yang dipilih untuk tinjauan literatur ini. Data dikumpulkan, diperiksa, dan ditarik kesimpulan sehubungan dengan studi literatur. Dalam penelitian ini dikaji pengertian mode pengkajian kolaboratif jenis STAD, karakter mode pengkajian kolaboratif jenis STAD, tahap mode pengkajian kolaboratif jenis STAD, dan tahap mode pengkajian kolaboratif jenis STAD. Merupakan salah satu bentuk pengkajian kolaboratif, mode pengkajian STAD, dimana pserta didik belajar dan kerjasama dalam regu kecil yang berjumlah 4-5 anak dengan struktur regu yang heterogen. Serta secara mencukupi serta menentukan tahap-tahap mode pengkajian, sebagai hasilnya dapat memperoleh pemahaman menurut umum tentang model pengkajian kolaboratif tipe STAD, yaitu suatu tipe pembelajaran dimana siswa berkolaborasi dan belajar dalam kelompok kecil.
Analisis bibliometrik e-modul berbasis project based learning di sekolah dasar menggunakan vosviewer Sintya Setia Ningrum
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.17638

Abstract

E-modul merupakan salah satu bentuk pengembangan bahan ajar yang dapat digunakan dalam menunjang efektifitas kegiatan pembelajaran di sekolah dasar temasuk pada pembelajaran berbasis projek. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat sejauh mana perkembangan penelitian tentang e-modul berbasis project based learning di SD. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini yaitu analisis bibliometrik komputasional menggunakan software VOSViewer. Data publikasi yang dihimpun berasal dari pencarian pada software Publish or Perish berdasarkan kata kunci yang relevan pada jurnal-jurnal terindeks Google Scholar. Terdapat 183 artikel yang relevan yang dipublikasikan pada rentang tahun 2013-2023. Hasil analisis bibliometrik menujukkan perkembangan penelitian tentang e-modul berbasis project based learning di SD baru trend pada awal tahun 2020 dan terus meningkat secara signifikan setiap tahun. Pada bulan April tahun 2023 ada sebanyak 36 artikel artikel publikasi tentang e-modul berbasis project based learning di SD dan akan terus bertambah hingga akhir tahun. Kata kunci “e module” merupakan kata kunci yang paling banyak dipakai pada topik penelitian e-modul berbasis project based learning di SD yaitu sebanyak 68 sedangkan kata kunci seperti “primary school”, “critical thingking”, “pbl”, “interagration”, “local wisdom”, dan “application” merupakan tema-tema yang dapat dikembangkan oleh peneliti selanjutnya.
Korelasi motivasi dengan kesiapan belajar siswa sekolah dasar Myrna Apriany Lestari; Pajar Anugrah Prasetio; Arini Resmiati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.17752

Abstract

Penelitian ini didasari oleh latar belakang motivasi belajar yang rendah bisa memengaruhi kesiapan belajar siswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk memeriksa dan menjelaskan korelasi antara motivasi belajar dan kesiapan belajar siswa kelas V di SD Negeri Sindangpanji III pada tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Sindangpanji III yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui instrumen non-tes seperti observasi, wawancara, dan kuesioner. Validitas instrumen diuji menggunakan metode Expert Judgment, sementara reliabilitasnya diuji menggunakan rumus Alpha Cronbach. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi product moment untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dan kesiapan belajar siswa. Uji korelasi determinasi regresi juga digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kesiapan belajar terhadap motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa berada pada kategori sangat tinggi, yakni sebesar 25,3%. Korelasi antara motivasi belajar dan kesiapan belajar siswa sebesar 0,503 dengan rtabel sebesar 0,361. Karena terhitung > rtabel, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dan kesiapan belajar siswa.
Penguatan elemen profil pelajar pancasila melalui kegiatan kampus mengajar bagi peserta didik sekolah dasar Dahlia Sidabutar
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18107

Abstract

Forming an alpha generation by gaining knowledge through the scope of the school has become the responsibility of all parties involved in driving the advancement of education in Indonesia. The era of technological sophistication makes it easier for every individual activity and even expands access to exploring the progress of other countries. In Indonesia itself, they feel comfortable from the effects of digitalization, but at the same time, the influence of globalization as an influence from outside culture is not all in accordance with the values of Pancasila in Indonesia. With these problems, it is feared that the Indonesian people will forget their own national identity which upholds the values of Pancasila as a form of good citizen. This research aims to cultivate the character of basic students according to the profile of Pancasila students through one of the prestigious MBKM programs, namely teaching campus activities. Realizing the values of the Pancasila student profile should be strengthened for students because it will be a benchmark for the success of a nation in the future. The method in this general research is descriptive qualitative. The research location is in one of the elementary schools in Cibeureum District, Tasikmalaya City. The sample of this research included school principals, teachers, five students, six students. Data collection techniques by way of observation, interviews and documentation. Sources of research data are also strengthened from relevant journals. Based on the results of research on strengthening the values of the Pancasila Student Profile through teaching campus activities, it shows that various types of teaching campus activities can shape the strengthening of the Pancasila student profile in elementary schools. With innovations in teaching campus activities in collaboration with teachers through routines and habits, the values of the elements of the Pancasila student profile can be instilled.
Implementasi karakter gemar membaca di kelas IV melalui program gerakan literasi sekolah di SDN Sumberejo 1 Ermawati Zulikhatin Nuroh; Nanda Vira Kartika
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter gemar membaca dikelas IV SDN Sumberejo 1 dan  Mendeskripsikan apa saja kendala yang dihadapi dalam implementasi pendidikan karakter gemar membaca dikelas 4 SDN Sumberejo 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripif kualitatif. Subyek penelitian adalah Kepala Sekolah, Wali kelas IV, dan Siswa Kelas IV. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk menciptakan siswa yang gemar membaca cara yang dilakukan seperti pembiasaan membaca selama 15 menit sebelum belajar, jadwal kunjungan ke perpustakaan setiap minggu, menciptakan lingkungan yang kaya akan teks bacaan, memberikan penghargaan terhadap perilaku positif siswa, memperbarui koleksi buku perpustakaan, serta mengadakan kegiatan membaca secara nyaring, membaca dalam hati, dan membaca bersama. Terdapat pula strategi literasi dalam pembelajaran, seperti membaca, bertanya jawab, merangkum, maju ke depan untuk membaca, dan menjawab soal latihan. sehinngga pelaksaan program gerakan literasi disesuaikan dengan tahapan yang ada pada buku panduan yang telah dibuat yaitu terdapat 3 tahapan diantaranya tahapan pembiasaan, tahapan pengembangan dan tahapan pembelajaran
Penerapan model pembelajaran problem based-learning berbantuan media video untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 11 IPS 1 SMAN 1 Wanasaba Ayu Dahlia Ayu Dahlia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18214

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna menunjang hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA 1 Wanasaba dengan melakukan implementasi bentuk pembelajaran Problem Based Learning dengan penunjang media video. Penelitian ini yakni penelitian tindakan kelas (PTK) yang terlaksana dengan 2 siklus, tip-tiap siklus mencakup 4 tahap mencakup melakukan perencanaan, melakukan pelaksanaan, melakukan observasi, serta melakukan refleksi, yang mana 1 siklus dilaksanakan dengan 2 kali pertemuan. Hasil penelitian ini bisa diambil kesimpulan bahwasanya hasil belajar siswa pada siklus I yakni 61,29% selanjutnya pada siklus II naik yakni 83,87%. Perihal ini berarti terjadi peningkatan yakni 16.12%. Sehingga implementasi bentuk pembelajaran Problem Based Learning dengan penunjang media video ketika mata pelajaran Sosiologi bisa menunjang hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA 1 Wanasaba.Kata Kunci : Problem based learning, hasil belajar, penelitian tindakan kelas,
Pengembangan podcast berbasis budaya lokal untuk siswa kelas IV sekolah dasar Rachmania Khairunnisa
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18275

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersediaan sumber belajar dan kurangnya pengembangan sumber belajar di Sekolah Dasar. Padahal, sumber belajar sangatlah penting dan dapat digunakan di Sekolah guna menunjang proses pembelajaran. Saat ini sumber belajar yang digunakan adalah sumber belajar yang disediakan oleh pemerintah, sumber belajar tersebut lebih bersifat umum  sehingga materi pembelajaran yang bertujuan untuk mengenalkan kebuyaan lokal kurang bervariasi, secara khusus siswa kurang mendapatkan materi kebudayaan lokal Jawa Barat. Di antara materi kebudayaan lokal yang disampaikan adalah mengenai Kampung Adat di Jawa Barat. Hal tersebut tidak didapatkan pada buku yang disediakan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan inovasi pada pengembangan sumber belajar Tema 7 “Indahnya Keragaman di Negeriku” yang memuat keragaman budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan model penelitian EDR (Educational Desain Research) yang merupakan bentuk penjabaran dari Analysis & exploration, Design & Contruction, Evaluation & Reflection. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Podcast layak digunakan dan dapat dikembangkan sebagai sumber belajar di kelas IV Sekolah Dasar.
Pengembangan media komik untuk menanamkan nilai kejujuran dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar Deffani Rachmasari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18321

Abstract

AbstrakMedia pembelajaran merupakan hal penting untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran dapat mempermudah guru ketika menyampaikan materi, serta dapat membantu siswa untuk memahami materi pembelajaran. Komik merupakan cerita bergambar yang tentunya dapat diakses dengan mudah dan digunakan oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran. Komik dapat berisi materi atau konsep-konsep pelajaran di sekolah, salah satunya mata pelajaran PAI dapat dijadikan sebagai media untuk menanamkan nilai kejujuran kepada siswa. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, mayoritas siswa masih terlihat kurang termotivasi untuk belajar. Hal tersebut dapat terjadi karena media yang guru gunakan cenderung pasif dan kurang bervariasi. Sehingga dapat dirancang media yang variatif seperti media berbasis komik. Tujuan dari penelitian ini yaitu memaparkan kebutuhan, rancangan, kelayakan, pemahaman siswa, dan respon siswa mengenai media komik untuk menanamkan nilai kejujuran dalam pembelajaran PAI di kelas IV. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Terdapat 4 tahap penelitiah, yaitu: 1) Analisis; 2) Perancangan; 3) Pengembangan; 4) Implementasi; dan Evaluasi disetiap tahapannya. Partisipan dari penelitian ini yaitu 41 siswa kelas IV SDN Anaka dan SDN Tamansari. Berdasarkan uji validasi dengan para ahli yang telah dilakukan dan diuji coba, produk yang dikembangkan dari seluruh aspek memenuhi kriteria. Sehingga media komik untuk menanamkan nilai kejujuran dalam pembelajaran PAI layak digunakan. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Komik, PAI, Nilai Kejujuran
Pengembangan media ludo berbantuan canva pada pembelajaran IPS SD kelas IV Hilma Nuraliah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18322

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran IPS di sekolah dasar sehingga tidak adanya variasi dalam pembelajaran. Oleh sebab itu, peneliti bermaksud untuk  mengembangkan media pembelajaran Ludo pada pembelajaran IPS di kelas IV Sekolah Dasar sebagai sarana atau alat yang dapat membantu guru menyampaikan materi pelajaran dengan mudah. Metode penelitian  yang digunakan dalam penelitian ini yaitu DBR (Design Based Research)  adaptasi dari model Reeves dengan 4 tahapan yaitu : 1) identifikasi dan analisis masalah 2) perancangan pengembangan prototype 3) proses uji coba 4) refleksi produk. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 2 orang validator ahli dan 1 orang ahli pedagogi (guru). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan angket.. Berdasarkan penelitian, media ludo mendapatkan  persentase 100%  dari ahli materi dengan kategori “sangat layak”,  dari ahli materi, 78,5%  dengan kategori “layak”, dan 100% dari ahli pedagogi dengan kategori “sangat layak”. Berdasaran hasil tersebut maka pengembangan media pembelajaran ludo berbantuan Canva termasuk pada kategori sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran IPS di kelas IV SD.

Page 2 of 3 | Total Record : 25