cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Analisis Konsep Penjumlahan Dua Bilangan Cacah Melalui Permainan Ular tangga Untuk Siswa SD Kelas 1 Sri Mulyani; Epin Nuraeni L; Yusuf Suryana; Ika Fitri A
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12147

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang melekat pada kehidupan sehari-hari dimana, pada pelajaran matematika terdapat penjumlahan serta pengurangan bilangan bulat. Dengan mahir berhitung serta memahami konsep penjumlahan serta pengurangan bilangan bulat akan memudahkan siswa dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Untuk menjaga pembejaran dengan menyenangkan tentunya dibutuhkan media pembelajaran yang mendukung dimana, siswa senantiasa belajar dengan kreatif dan memahami konsep-konsep dengan mudah. Menurut Afandi R (2015) menyatakan bahwa salah satu media pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif adalah permaianan. Dengan media permbelajaran berbasis permaianan siswa dapat berpikir aktif dan kreatif. Media pembalajaran ini merupakan alat bantu untuk memudahkan penyampaian guru dalam menjelaskan mengenai konsep matematia dengan cara yang interakrif.  Untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa media pembelajaran tentunya sangat membantu untuk guru dalam menjelaskan konsep matematika pernyataan ini didukung oleh teori perkembangan kognitif anak, menurut Piaget (1961) pada anak usia (7 sampai 14 tahun)termasuk kedalam tahapan operasional konkret. Dimana, siswa pada usia tersebut menggunakan logikanya tetapi dengan dukungan hal-hal konkret. Menurut peneliti media pembelajaran berbasis permainan dapat digunakan untuk siswa Sekolah Dasar mengingat media permaianan dalam proses pembelajaran menimbulkan interaksi dan pemikiran yang aktif bagi siswa.  Menurut A. F. Pakpahan dkk (2020) dalam bukunya yang berjdudul pengembangan media pembelajaran menyatakan bahwa media pembelajaran merupakan saluran pesan yang digunakan sebagai sarana komunikasi pada kegiatan belajar mengajar. Pesan yang dimaksud merupakan suatu informasi berupa materi pebelajaran dimana, keberadaaan media sebagai sarana agar penyampaian materi dan informasi bisa diterima dengan mudah oleh siswa. 
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMBELAJARAN DARI RUMAH MASA PANDEMI COVID-19 MELAUI SUPERVISI MANAJERIAL DI SD NEGERI 3 JATI TAHUN PELAJARAN 2020-2021 Soleh Ridwan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.13618

Abstract

Peneliti yang sekaligus sebagai kepala sekolah hendak meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran dari rumah masa Pandemi Covid-19 melalui kegiatan supervisi manajerial. Supervisi adalah kegiatan yang dilakukan oleh kepala satuan pendidikan dalam rangka  membantu  kepala  sekolah,  guru  dan  tenaga  kependidikan lainnya guna meningkatkan mutu  dan  efektivitas  penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai untuk mengetahui : 1. Bagaimana kompetensi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran dari rumah masa pandemi covid-19 di SD Negeri 3 Jati. 2. Apakah kegiatan supervisi manajerial dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar di SD Negeri 3 Jati. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Jati dengan subjek penelitian diambil dari guru yang ada di sekolah ini. jumlah total guru di  SD Negeri 3 Jati ada 10 orang guru. Pengambialan data dilakukan pada Bulan Agustus 2020 sampai  dengan Oktober 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik Observasi dan Dokumentasi.Hasil penelitian Pada Kegiatan supervisi manajerial tahap I siklus I skor rata-rata adalah 8,8. Pada Kegiatan supervisi manajerial tahap II siklus I skor rata-rata adalah 9,3. Selanjutnya Kegiatan supervisi manajerial tahap III siklus I skor rata-rata adalah 9,6. Hasil refleksi siklus I baik itu tahap I, II dan III adalah guru sudah mulai faham dan mampu dalam memanfaatkan media online dalam pembelajaran walaupun belum maksimal karena skor yang di dapat dari hasil observasi adalah 8,8 lalu 9,3 lalu 9,6, dengan kriteria Skor maksimal tiap guru: 3x4 = 12, yang berarti kompetensi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran dari rumah masa Pandemi Covid-19 cukup baik. Pada Kegiatan supervisi manajerial tahap II Siklus II ini menitikberatkan pada perbaikan-perbaikan guru dalam menerapkan  metode pembelajaran, kendala pada siklus II tahap I akan di perbaiki dalam tahap II. skor yang di dapat dari hasil observasi adalah 11,6 dengan kriteria Skor maksimal tiap guru: 3x4 = 12, yang berarti Kompetensi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran dari rumah masa Pandemi Covid-19 sudah sangat baik. Pada Kegiatan supervisi manajerial tahap III Siklus II ini menitikberatkan pada perbaikan-perbaikan guru dalam menerapkan  metode pembelajaran. hasil observasi adalah 12 dengan kriteria Skor maksimal tiap guru: 3x4 = 12, yang berarti Kompetensi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran dari rumah masa Pandemi Covid-19 sudah sangat baik.  
PEMBELAJARAN ONLINE MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MATERI MERINGKAS TEKS EKSPLANASI DARI MEDIA CETAK DI KELAS V SD DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Irna Siskatrin Suhaylide; Deden Herdiana Altaftazani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.5752

Abstract

AbstractThis research is motivated by the low ability of students in summarizing an explanatory text in elementary school. This ability is not easy to be understand by students, so teachers have to teach and guide them. Nevertheless, nowadays learning can not do at school because the world is being faced Covid-19 pandemic. This research tries to find, how to learn summarizing an explanatory text is done online. The research method used is a descriptive study with a qualitative approach. The research subject consist of two teachers and twelve students of fifth grade in elementary school. Data collection technique is interview. The results showed that the teacher made learning scenario. The difficulties of online learning are faced by teachers and students  such as teachers have not mastered ICT, students have limited quota, explaining of material via whatsapp and video made some students do not understand. The teacher considers that online learning is less effective and students are more motivated to learn at school. Efforts are made by teacher in order online learning is effective, such as adjusting to the conditions of students in using learnig media, not giving a limit to submit assignments, and making good communication between teachers and students. AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik dalam meringkas teks eksplanasi di sekolah dasar. Keterampilan ini bukanlah keterampilan yang mudah difahami oleh peserta didik. Maka dari itu, guru harus membimbing peserta didik. Namun, saat ini pembelajaran tidak dapat dilaksanakan di sekolah karena  dunia sedang dihadapkan pada masa pandemi Covid-19. Berkaitan dengan hal tersebut, pembelajaran dilakukan secara online. Penelitian ini mencoba menelusuri, bagaimana pembelajaran meringkas teks eksplanasi dilaksanakan secara online. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas V SD dan 12 peserta didik kelas V SD. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membuat skenario pembelajaran, kendala yang dihadapi guru dan peserta didik dalam pembelajaran online, di antaranya sebagian guru belum menguasai ICT, peserta didik memiliki kuota yang terbatas, penyampaian materi melalui whatsapp atau video membuat sebagian peserta didik tidak memahami materi. Guru menilai bahwa pembelajaran online kurang efektif dan peserta didik lebih termotivasi mengikuti pembelajaran disekolah. Upaya yang dilakukan oleh guru agar pembelajaran online efektif yaitu menyesuaikan dengan kondisi peserta didik dalam menggunakan media pembelajaran, tidak memberikan beban kepada peserta didik dalam hal tugas, dan menjalin komunikasi yang baik antara guru dengan peserta didik.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Online Berbasis Moodle Materi Perubahan Energi Kelas III SDN Kapuk 01 Pagi Egha Sholahudin Al Ayubi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12019

Abstract

Penelitian ini mengembangkan LKPD Online Berbasis Moodle
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN SENI MUSIK Nadya Fauziah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12242

Abstract

Pendidikan seni musik memiliki kontribusi besar terhadap tercapainya tujuan pendidikan karena dalam pembelajarannya pendidikan seni musik berperan dalam membentuk karakter siswa, namun masih ada orang tua menganggap pendidikan seni musik itu tidak menjamin masa depan sehingga tidak begitu diperhatikan dan dikembangkan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap pendidikan seni musik di lingkup Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode survey deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini bahwa sebagian besar orang tua yang berada di kota tasikmalaya memiliki persepsi baik terhadap pendidikan seni music yaitu sebanyak 60 responden (60%) dari 100 responden berada dalam kategori sangat baik.
HUBUNGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Nashrullah Nashrullah; Yosar Ali; Zulnuraini Zulnuraini
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.12830

Abstract

Permasalahan pokok penelitian adalah masih rendahnya tingkat penguasaan kompetensi profesional guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang positif antara kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Inpres 1 Talise. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, angket dan dokumentasi. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 25 orang siswa yang terdiri dari 9 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Instrumen yang dgunakan dalam proses penelitian ini adalah angket untuk memproleh data tentang kompetensi profesional guru. Analisis data penelitian dengan teknik persentase sedangkan untuk menguji hipotesis digunakan teknik korelasi product moment  pada taraf signifikan 5% dengan taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil pengolahan telah diperoleh 11 siswa atau 44% menyatakan kompetensi profesional guru sangat tinggi, 13 siswa atau 52% yang menyatakan kompetensi profesional guru tinggi dan 1 siswa atau 4% yang menyatakan kompetensi profesional guru cukup. Sedangkan untuk hasil belajar siswa pada nilai rata-rata ulangan harian siswa yaitu terdapat 16 siswa atau 64% yang hasil belajarnya mendapatkan kriteria baik sekali dan 9 siswa atau 36% yang hasil belajarnya mendapatkan kriteria baik. pengujian hipotesis menunjukan bahwa r hitung >r tabel atau 1,028>0,396. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi profesional guru dengan hasil belajar siswa kelas V di SD Inpres 1 Talise.
PERSEPSI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR TERHADAP KOMPONEN (LEVEL KOGNITIF) AKM LITERASI MEMBACA Rakhil Kartina Nur Amanah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12230

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimum merupakan program baru yang diselenggarakan oleh kemendikbud untuk menggantikan Ujian Nasional pada tahun 2021 sebagai salah satu alat evaluasi untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas dari segala aspek pembelajaran. Setelah melaksanakan AKM, siswa memiliki perspektifnya sendiri terkait AKM itu seperti apa. Maka dari itu, peneliti menginginkan data akurat terkait bagaimana persepsi siswa terhadap AKM. Fokus pendalaman yang ingin diketahui adalah salah satu komponen AKM yaitu level kognitif. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan atau mendeskripsikan bagaimana persepsi siswa terhadap level kognitif pada AKM literasi membaca. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, partisipannya yaitu kelas V di salah satu sekolah dasar di kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk hasil penelitian menjelaskan bahwa secara umum persepsi siswa berada di kategori baik atau positif dimana siswa mampu menemukan informasi, memahami informasi, dan mengevaluasi serta refleksi.Kata Kunci: Asesmen Kompetensi Minimum, Literasi Membaca, Level Kognitif.
PERSEPSI GURU MENGENAI PENTINGNYA KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN SOAL TES BERBASIS LITERASI DAN NUMERASI DI SEKOLAH DASAR Utami Dewi Rahmasari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.12345

Abstract

Guru berperan penting dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.  Kemampuan literasi menuntut siswa mampu memahami dan menganalisis suatu informasi dan mengerti konsep yang disampaikan dalam suatu bacaan. Sedangkan kemampuan numerasi menuntut siswa dapat menerapkan konsep matematika mereka untuk digunakan dalam memecahkan permasalahan di kehidupan sehari-hari. Dengan itu, guru dituntut mampu mengembangkan soal tes literasi dan numerasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru mengenai pentingnya kemampuan guru dalam mengembangkan soal tes literasi dan numerasi di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini melibatkan dua guru kelas IV sekolah dasar yang berbeda. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar wawancara dan lembar studi dokumentasi dengan teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dari guru sudah menyadari pentingnya kemampuan mereka dalam mengembangkan soal tes literasi dan numerasi namun belum maksimal dikarenakan masih adanya kendala yaitu sulitnya menentukan tingkatan kognitifnya serta siswa masih belum terbiasa mengerjakan soal tes literasi dan numerasi. Para guru berpendapat bahwa kemampuan mereka dalam mengembangkan soal tes literasi dan numerasi di sekolah dasar masih rendah dan memerlukan adanya pelatihan khusus, sosialisasi, dan pembiasaan penerapan di sekolah.
ANALISIS MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Erni Nurjanah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.14532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika di Kelas V SDN 4 Pasirhalang serta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan jumlah sampel 10 siswa. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, wawancara terhadap siswa dan guru, dokumentasi dan test. Sedangkan teknis analisis datanya menggunakan Skala Likertl dengan Teknik pengolahan data berdasarkan rumus presentase. Berdasarkan analisis, Minat belajar siswa dalam pembelajaran Matematika kelas V SDN 4 Pasirhalang dari 10 siswa yang menjadi sampel penelitian minat belajar siswa dalam pembelajaran Matematika, mulai dari indicator perasaan senang, perharian, ketertarikan dan keterlibatan menunjukkan presentase dibawah 40%, maka dapat diketahui bahwa minat belajar siswa dapat dikatakan masih rendah. Dan hasil belajar dapat diketahui bahwa 10 siswa yang menjadi sampel penelitian, terdapat 2 siswa yang memperoleh hasil belajar kategori rendah (20%), dan sebanyak 5 siswa memperoleh hasil belajar kategori sedang (50%), serta 3 siswa yang memperoleh hasil belajar kategori tinggi (30%), maka dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa kelas V SDN 4 Pasirhalang adalah sedang. Guru diharapkan memperhatikan dan selalu meningkatkan minat belajar siswa agar pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik, dan siswa diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas belajarnya. Kata Kunci       : Minat Belajar, Hasil Belajar, Pembelajaran Matematika
Problematika kesulitan belajar membaca menulis permulaan (MMP) di sekolah dasar kelas rendah Dewi Siti Solihah; Asep Herry Hernawan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v1i1.16366

Abstract

Problematika pendidikan kerap kita temui di lingkungan sekolah. Di sekolah dasar khususnya di kelas rendah terdapat problematika yang sangat penting untuk diselesaikan. Problematika tersebut adalah mengenai kesulitan belajar membaca menulis permulaan. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini mengambil permasalahan mengenai problematika peserta didik pada kesulitan membaca menulis permulaan (MMP) di sekolah dasar kelas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan problematika kesulitan belajar peserta didik dalam membaca menulis permulaan (MMP) dengan menggunakan berbagai metode membaca menulis permulaan. Secara lebih khusus tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan problematika kesulitan belajar peserta didik pada kemampuan membaca menulis permulaan (MMP) di sekolah dasar dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik sulit membaca dan menulis permulaan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus terhadap peserta didik kelas rendah di SDN Toblong 02 Desa Neglasari Kec. Majalaya Kab. Bandung tahun ajaran 2022-2023. Berdasarkan identifikasi masalah, masalah umum yang muncul dan perlu ditindaklanjuti adalah dengan mengimplementasikan metode pembelajaran membaca menulis permulaan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca menulis permulaan di sekolah dasar. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa faktor yang menjadi penyebab kesulitan membaca menulis permulaan yang tejadi di SDN Toblong 02 yaitu disebabkan oleh faktor intelektual, faktor lingkungan, dan faktor motivasi serta minat peserta didik.