cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 888 Documents
Upaya meningkatkan sikap kerjasama kelompok menggunakan model problem based learning (PBL) berbasis eksperimen materi bencana alam kelas V SDN Pahonjean 03: Cooperation, pbl Tiwi Aldila, Nuri Evelyn; Nugroho, Agung
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.28580

Abstract

This study attempts to improve the attitude of group cooperation of students using the Problem Based Learning (PBL) model based on experiments on natural disaster material. The research was conducted at SD N Pahonjean 03. The object of this research was 26 fifth grade students, each consisting of 11 male students and 15 female students. Data collection in this study used tests and non-tests. The results of the study using the PBL model showed an increase in student cooperation through experimental-based learning activities. The results of the student cooperation questionnaire in cycle II showed an increase from 40% at the second meeting of cycle I to 83% at the fourth meeting of cycle II. This is included in the Very Good category, and exceeds the completion limit of the success indicator of 75%. Keywords: cooperation, PBL.
Penerapan model pembelajaran cooperative tipe STAD dibantu media video untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas 2 SDN 1 Samudra Kulon Pratiwi, Linda Puspa; Muslim, Aji Heru
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.28586

Abstract

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Penelitian dilakukan di SD Negeri Samudra Kulon Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Objek dari penelitian ini yaitu siswa kelas 2 SD Negeri 1 Samudra Kulon. Terdiri dari 27 siswa, yang mana terdapat 15 laki-laki dan 12 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Tes dan Non Tes. Penelitian ini mengkombinasikan antara STAD (Student Teams Achievements Division) disertai dengan Media Video dapat menjadi jawaban untuk mengatasi permasalahan rendahnya motivasi dan prestasi belajar pada siswa kelas 2. Dan permasalahan tersebut dapat diatasi dengan model STAD berbantu media video yang dibuktikan dengan hasil angket motivasi belajar siswa pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan motivasi belajar walaupun tidak signifikan. Siklus I dengan jumlah sebesar 81,4 meningkat pada siklus II menjadi 85,1 dengan kriteria baik. Hasil prestasi belajar yang diukur dengan soal evaluasi pada siklus I memperoleh rata-rata 70,5 dengan persentase sebesar 68,4% mengalami peningkatan pada siklus II dengan nilai rata-rata 85,9 persentase ketuntasan sebesar 90,6%.
Efektivitas media large moveable alphabet berbasis montessori dalam keterampilan membaca pada siswa berkesulitan membaca Faujiyah, La'ala Hilda; Alia, Dwi; Mulyadiprana, Ahmad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.29239

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh masalah siswa kelas IV sekolah dasar yang kesulitan membaca sehingga belum fasih membaca. Hal tersebut dikarenakan minimnya variasi media pembelajaran. Media Large Moveable Alphabet berbasis Montessori berupa bentuk konkret huruf alfabet yang digunakan sebagai pendukung aktivitas motorik, sensorik dan memori kerja anak dalam belajar membaca sehingga peneliti ingin mengetahui sejauh mana keterampilan membaca siswa yang mengalami kesulitan membaca dapat berkembang dengan media tersebut. Metode penelitian berupa eksperimen dengan desain single subject research pola A-B-A’ yang terdiri 3 fase, diantaranya Baseline (A), Intervensi (B) dan Pengulangan Baseline (A’). Penelitian dilakukan dalam tiga sesi untuk setiap fase, melibatkan satu siswa kelas IV yang kesulitan membaca di Sekolah Dasar. Perilaku yang diubah meliputi keterampilan membunyikan huruf, membaca suku kata, dan kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan membaca meningkat dari 174,3 (69,7%) pada fase A, menjadi 229,6 (91,8%) pada fase B, dan 243 (97,2%) pada fase A’. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Large Moveable Alphabet berbasis Montessori dianggap efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pada siswa yang mengalami kesulitan membaca.
Analisis pola belajar mahasiswa: studi kualitatif berbasis wawancara Morin, Shelly
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i4.29382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola belajar mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melalui pendekatan kualitatif berbasis wawancara mendalam. Partisipan penelitian berjumlah 15 mahasiswa PGSD yang telah menempuh mata kuliah teori belajar dan pembelajaran, sehingga data yang diperoleh merepresentasikan perspektif komprehensif mengenai strategi belajar mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur yang berfokus pada pengalaman belajar, strategi yang digunakan, serta faktor-faktor yang memengaruhi proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis tematik, yang mengidentifikasi tema-tema utama terkait penerapan teori belajar (termasuk behavioristik dan kognitif) dalam praktik belajar calon guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pola belajar yang dipengaruhi oleh pemahaman mahasiswa terhadap teori belajar, gaya belajar pribadi, serta lingkungan belajar yang mendukung. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana calon guru SD membangun dan mengelola proses pembelajaran mereka, serta implikasinya terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan mereka sebagai calon pendidik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan di perguruan tinggi, khususnya dalam konteks pembelajaran mata kuliah teori belajar dan pembelajaran bagi program studi PGSD.
Penggunaan model scramble untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 sekolah dasar Jamil, Anisa Syarifah; Puspita, Ryan Dwi; Priyanto, Agus
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.29397

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesulitan yang dialami peserta didik pada membaca permulaan dan mencari solusi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Subjek penelitian adalah siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Hasil awal menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan membaca disebabkan oleh minimnya pembelajaran di lingkungan rumah serta ketidakterlibatan siswa dalam pendidikan pra-sekolah. Untuk mengatasi hal ini, digunakan Model Pembelajaran Scramble sebagai pendekatan inovatif dalam proses belajar. Model ini dirancang untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui kegiatan menyusun kata atau kalimat secara acak menjadi utuh dan bermakna. Setelah penerapan model, terjadi peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca siswa. Sebanyak 66,7% siswa memenuhi kriteria kelulusan minimal. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 35,18 pada pra-pembelajaran menjadi 73,70 setelah perlakuan. Perhitungan N-gain menunjukkan nilai 0,59, yang termasuk dalam kategori sedang. Selain itu, hasil observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran menunjukkan kualitas proses sangat memuaskan, dengan persentase keberhasilan hingga 95%. Hasil ini mengindikasikan bahwa penerapan Model Scramble terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna di kelas awal. Kata Kunci : Model Scramble, Kemampuan Membaca Permulaan.
Pembelajaran daring materi luas segitiga dengan menggunakan pendekatan berbasis masalah terhadap kemampuan komunikasi matematis pada siswa kelas IV SD Negeri Jaya Giri Sari, Eka Mustika; Murni, Sukma; Kuswendi, Uus
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 6 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i6.8272

Abstract

The mathematical communication ability of students in solving online learning problems with triangle area is one of the problems that are discussed in this study. This research was conducted to find out how the application of a problem based approach  to mathematical communication skills in triangle area material. The method used in this research is descriptive qualitative, through this method the researcher tries to describe the situation and process in learning activities. The subjects in this study were fourth grade students of SD Negeri Jaya Giri in the city of Ngamprah. From the results of the study that fourth grade students were happy with online learning of triangle area material using a problem based  approach , besides that students and teachers showed positive responses to online learning of triangle area material using a problem based approach , but still found students who have difficulty in solving online learning problems with triangle area material on mathematical communication indicators make conjectures, develop arguments, formulate definitions, and generalize. From this discussion, it can be concluded that the mathematical communication ability of triangle material on the indicators of mathematical communication to make conjectures, construct arguments, formulate definitions, and generalizations is low and needs to be given routine practice questions so that students are accustomed to solving difficult questions.
Pengaruh permainan tradisional ular naga dalam meningkatkan minat belajar siswa pada materi ragam budaya Indonesia di sekolah dasar Ayu Cahyani, Regita; Giyartini, Rosarina; Merliana, Anggit
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 6 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by students' low interest in learning so that learning activities were not optimal. The stimulus given for implementing learning activities is still not appropriate, as can be seen from the low enthusiasm and active participation of students. So, based on these problems, the author attempts to use the traditional dragon snake game with the aim of finding out the effect of implementing the traditional dragon snake game in increasing students' interest in learning about various Indonesian cultural materials in elementary schools. The research method used is pre-experimental design in the form of a one group pretest-posttest design. Data collection techniques in this research include questionnaires, observation and documentation. The results of students' learning interest before being given treatment at the pretest were an average score of 59.00, while after being given treatment at the posttest the average score was 72.88. Based on this analysis, it shows a significant increase. Next, hypothesis testing is based on the results of the N-Gain increase data with a value of 0.66 which is included in the medium category. Then a t-test was carried out which gave a significance value of 0.000 which was less than 0.05 (0.000 < 0.05), so the hypothesis was accepted. So it can be concluded that students' interest in learning by using the traditional dragon snake game on various Indonesian cultural materials has increased with better results.
Pengaruh model TGT (teams game tournament) dengan media permainan electric and ladder terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Azura, Farhana Nur; Khamdun, Khamdun; Fajrie, Nur
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 6 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i6.26647

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam menjawab soal uraian IPAS menjadi akar penyebab topik penelitian ini. Temuan pra-penelitian dari wawancara dengan guru kelas V SD 3 Klaling mengungkapkan bahwa siswa cenderung pasif saat kegiatan belajar mengajar. Hal ini juga terlihat pada hasil pengerjaan soal studi pendahuluan saat pembelajaran hal ini tergolong kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model Teams Game Tournament (TGT) dengan media Electric and Ladder berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan seberapa besar pengaruh hasil kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada materi IPAS di SD 3 Klaling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre-eksperimen dengan jenis one grup pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan subjek seluruh kelas V SD 3 Klaling yang berjumlah 26 siswa. Pengumpulan data berupa wawancara, observasi, test (pretest dan posttest), dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linieritas regresi, dan uji analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD 3 Klaling sebelum dan sesudah diterapkanya model TGT dengan media permainan electric and ladder. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa dari 56,08 (pretest) menjadi 66,15 (posttest). Selain itu, melalui hasil uji hipotesis menggunakan uji t parsial dalam regresi linier sederhana, yang menghasilkan nilai signifikasi 0,000 < 0,05 dan koefisien determinasi sebesar 0,373 atau 37,3%. Hal ini membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara penerapan model TGT dengan media electric and ladder terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : Model TGT, Media Permainan electric and ladder, dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa.