cover
Contact Name
Alvi Nur Yudistira
Contact Email
maz.wie@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@jppik.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan
ISSN : 19786514     EISSN : 26848651     DOI : -
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan kelautan menerima artikel yang memuat hasil penelitian dalam bidang perikanan dalam arti luas. Topik yang dapat dipublikasikan melalui jurnal ini antara lain : penyuluhan perikanan; pemberdayaan masyarakat perikanan; konservasi dan sumberdaya perikanan; sosial dan ekonomi perikanan; budidaya perikanan; pengolahan ikan; pemanfaatan sumberdaya perikanan; penangkapan ikan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2023)" : 6 Documents clear
Pengaruh Perbedaan Persentase Kebutuhan Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Rasio Konversi Pakan Pada Benih Ikan Bandeng (Chanos chanos) Fahrurrozi, Ashari; Mardiana, Tri Yusufi; Linayati, .; Ariadi, Heri; Wijianto, .
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v17i2.405

Abstract

Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan ikan konsumsi berekonomis penting yang memiliki kandungan nutrisi cukup lengkap sehingga produksinya sangat lengkap perkembangannya. Secara umum metode budidaya ikan cukup sederhana dan membuat produksinya kurang optimal dibandingkan dengan biota akuatik lain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh persentase kebutuhan pakan (FR) terhadap pertumbuhan harian rata-rata (ADG), berat badan rata-rata (ABW) dan rasio konversi pakan (FCR) pada fase gelondongan budidaya ikan bandeng. Metode penelitian dilakukan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan, 1 kontrol dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa >81% pertumbuhan (ADG dan ABW) serta FCR dipengaruhi oleh perbedaan persentase kebutuhan pakan yang berbeda. Adapun FR 3% merupakan perlakuan terbaik dengan nilai ADG 1,05±0,02 gram/hari, ABW 0,66±0,12 gram dan FCR 1,43±0,07 dibandingkan dengan perlakuan lain. Perlakuan FR 5% dan 9% mendapatkan hasil kurang baik pada parameter yang di amati akibat pengaruh dari kualitas air khususnya amonia dengan nilai >0,05.
Aksi Penyuluhan Diversifikasi Pengolahan Ikan Untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga di Kecamatan Batang Kapas Nio Lita, Noor Pitto Sari; Arifah, Nada; Supenti, Lilis
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v17i2.433

Abstract

Batang Kapas merupakan kecamatan di wilayah pesisir dengan potensi perikanan yang bergerak di bidang perikanan tangkap dengan komoditas utama hasil tangkapan ikan pelagis yaitu ikan tongkol. Produk ikan tongkol hasil tangkapan di saat berlimpah tidak dapat dimanfaatkan dengan baik disebabkan kurangnya keterampilan masyarakat dalam penanganan dan pengolahan ikan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam menangani permasalahan berlimpahnya ikan melalui diversifikasi produk olahan abon dan bakso ikan tongkol merupakan salah satu strategi yang dilakukan dalam mengatasi masalah yang ada. Fungsi kelompok sebagai wadah kerja sama dan wadah kelas belajar bersama memungkinkan para anggota untuk saling mendukung dan belajar dalam untuk mendukung kegiatan usaha di bidang yang sama. Penelitian dilakukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap responden terhadap pembentukan kelompok pengolah ikan serta diversifikasi produk olahan abon dan bakso ikan sebagai upaya dalam meningkatkan nilai jual ikan hasil tangkapan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan evaluasi kegiatan penyuluhan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap responden serta uji hedonik untuk mengukur tingkat kesukaan responden terhadap produk abon dan bakso ikan. Hasil penelitian menunjukkan responden mengalami perubahan peningkatan pengetahuan sebesar 19,1% dan perubahan sikap penerimaan terhadap pembentukan kelompok sebesar 29%. Perubahan pengetahuan dan sikap responden terhadap produk olahan abon dan bakso ikan sebesar 24,5% dan 25%, perubahan sikap tingkat penerimaan untuk produk olahan abon dan bakso ikan sebesar 14%. Hasil uji hedonik untuk produk olahan abon rata-rata 7,4 dan bakso ikan 7,5 atau pada kategori “suka”. Kegiatan usaha diversifikasi produk olahan bakso dan abon ikan tongkol dapat meningkatkan pendapatan responden dilihat dari nilai R/C ratio usaha bakso ikan tongkol sebesar 3,6 dan usaha abon ikan tongkol sebesar 5,1.
Pengaruh Durasi Waktu Pengangkatan (Hauling) Bingkai Jaring Pipa Pvc Terhadap Berat Total Tangkapan Serta Komposisi Jenis Ikan Pada Bagan Tancap Saputra, Bonis Andrei Tri; Jabbar, Meuthia Aula; Baskoro, Mulyono Sumitro
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v17i2.394

Abstract

Alat tangkap bagan tancap digunakan dengan cara mengangkat jaring dari kedalaman tertentu di pinggiran pantai yang dibantu lampu untuk mengumpulkan ikan. Bagan tancap ini dipengaruhi faktor waktu pengangkatan yang berperan besar pada jumlah ikan hasil tangkapan di mana kecepatan durasi waktu hauling yang lebih cepat mampu menghasilkan jumlah ikan yang lebih banyak. Penggunaan pipa bahan PVC sebagai bahan rangka jaringan berhasil mengatasi masalah lamanya waktu pengangkatan jaringan dan peningkatan kinerjanya. Tujuan dari kegiatan penelitian ini yaitu melihat pengaruh penggunaan bingkai jaring menggunakan pipa bahan PVC terhadap lama waktu pengangkatan (hauling) serta jumlah dan komposisi ikan hasil tangkapan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di mana penangkapan langsung dilakukan di lapangan dengan rangka jaring berbahan PVC dan rangka jaring komposit (PVC-bambu) dan penarikan sebanyak 15 kali selama 10 trip penangkapan. Analisis regresi linier sederhana dan uji F simultan digunakan untuk mengambil keputusan dari hasil penelitian yang dilakukan. Hasil analisis uji regresi linier didapatkan nilai persamaan Y = 27,370-0,111X dengan waktu hauling secara signifikan berpengaruh terhadap berat total hasil tangkapan sebesar 23%. Untuk durasi waktu hauling terhadap komposisi jenis ikan berpengaruh signifikan sebanyak 20% dengan persamaan regresi Y = 9,581-0,028X
Tingkat Pemberdayaan Nelayan Melalui Program Desa di Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara Tamba, Florentina; Zulkarnain, Zulkarnain; Metalisa, Rindi
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v17i2.427

Abstract

Desa Bogak adalah salah satu desa yang berada diwilayah pesisir dan terletak di Kecamatan Tanjung Tiram, lokasi Desa Bogak yang berdekatan dengan daerah pesisir pantai dan pelabuhan besar tanjung tiram yang membuat masyarakat di Desa Bogak menggantungkan hidup dengan melaut. Permasalahan yang selalu ada pada nelayan kesulitan mengembangkan usahanya dikarenakan berbagai faktor, diantarnya kurangnya modal, pengetahuan, dan minimnya perhatian pemerintah. Pemerintah harus berperan penting dalam memberdayakan nelayan, dalam memberikan daya maupun memampukan nelayan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis program pada pelaksanaan kegiatan pemberdayaan nelayan, tahapan pelaksanaan pemberdayaan nelayan dan tingkat keberdayaan nelayan. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mix methods) dengan jumlah responden sebanyak 43 responden, pada pendekatan kuantitatif dilakukan dengan menggunakan skala likert. Hasil dari penelitian ini adalah Pelaksanaan peran pemerintah Desa Bogak dalam pemberdayaan nelayan dilakukan melalui 3 program yaitu program BUMDes, PAMSIMAS dan program POLMAS. Hasil skala likert menunjukkan program yang dilakukan ini adalah upaya pemerintah desa dalam meningkatkan dan memberdayakan nelayan. Pelaksanaan program ini sudah dapat dikatakan baik dan sudah dapat dimanfaatkan oleh nelayan. Namun masih belum optimal pemerintah desa dalam menjalankan peran untuk membantu permodalan nelayan, meningkatkan keamanan desa. Hal ini perlu peningkatan kinerja dari pemerintah sebagai upaya dalam meningkatkan keberdayaan nelayan.
Redesain Knalpot Perahu Pakura 13 HP terhadap Tingkat Konsumsi Bahan Bakar Sudrajat, Danu; Susanto, Iwan; Tumigolung, Stefanny Stevie
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v17i2.409

Abstract

Bahan bakar merupakan salah satu elemen penting yang sangat berpengaruh dan menunjang keberhasilan kegiatan penangkapan ikan serta menjadi bahan vital bagi sebuah mesin. Namun penggunaan bahan bakar yang semakin meningkat juga akan berpengaruh pada biaya operasional, khususnya pada nelayan. Dengan adanya pengunaan mesin yang tingkat konsumsi bahan bakarnya boros atau berlebihan, maka biaya operasional akan semakin melambung atau meningkat. Hal ini akan berpengaruh kepada penghasilan atau pendapatan yang diperoleh nelayan. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian terhadap knalpot mesin yang digunakan nelayan, agar dapat membantu menurunkan tingkat konsumsi bahan bakar. Tujuan yang dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat konsumsi bahan bakar minyak terhadap redesain kenalpot perahu pakuira 13 HP. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode eksperimental lapangan dengan membandingkan 4 tipe knalpot dengan 5 sekala pengukuran RPM yang berbeda. Lima tingkat RPM tersebut adalah pada RPM 1400, 2150, 2680, 2800, dan 3000. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik parametrik. Hasil yang diperoleh adalah terdapat hubungan dan pengaruh antara RPM dan tingkat konsumsi bahan bakar minyak, dimana semakin tinggi RPM maka tingkat konsumsi bahan bakar akan semakin meningkat dan sebaliknya. Knalpot B merupakan jenis knalpot yang paling baik untuk mengurangi tingkat konsumsi bahan bakar minyak pada tingkat RPM dibawah 2500.
Profil Sumber Daya Perikanan di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat Maharani, Silvia; Rina, Rina; Yuniarti, Tatty
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v17i2.416

Abstract

Kecamatan 2x11 Enam Lingkung memiliki potensi perikanan pada kegiatan usaha budidaya ikan air tawar pada bidang pembenihan gurami  dan nila juga kegiatan pembesaran gurami dan nila. kelompok perikanan berjumlah sebanyak 20 pondakan di bina oleh satu penyuluh perikanan bantu di kecamatan 2x11 Enam Lingkung. Tujuan dari penelitian adalah melakukan identifikasi potensi wilayah guna mengetahui keadaan sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya penunjang, sistem produksi pada wilayah perikanan yang potensial untuk di kembangkan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 02 November – 16 Desember 2022. Penentuan sampel secara Purpiosive Sampling dari populasi kelompok yang terdata pada Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman. Pengambilan data melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuatitaif. Hasil identifikasi menunjukan bahwa kegiatan budidaya di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung di dominasi oleh pembenihan dan pendederan komuditas ikan gurami dan lele sedangkan pada kegiatan pembesaran komuditas ikan gurami dan nila. Teknologi yang digunakan masih bersifat tradisional dan semi tradisional. Produksi pembenihan gurami rata-rata SR 67% gurami dan 71% lele sedangkan pembesaran ikan gurami memiliki FCR 2 dan ikan nila memiliki FCR 1,7. Alur pemasaran yang digunakan pembudidaya yaitu alur pemasaran semi langsung dan tidak langsung. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan secara anjangsana.

Page 1 of 1 | Total Record : 6