cover
Contact Name
Agus Aan Adriansyah
Contact Email
aan.naufal87@unusa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mtphj@unusa.ac.id
Editorial Address
https://journal2.unusa.ac.id/index.php/MTPHJ
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Medical Technology and Public Health Journal
ISSN : 2549189X     EISSN : 25492993     DOI : https://doi.org/10.33086/mtphj
Core Subject : Health, Social,
Medical Technology and Public Health Journal with registered number ISSN 2549-189X (printed) and e-ISSN 2549-2993 (online) is a scientific open access journal published by Health Faculty, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia. Our journal aims to become a media of research results dissemination and exchange of scientific work of various groups, academics, practitioners and government agencies. Since 2017, this journal in one year will be published two times in March, and September.
Arjuna Subject : -
Articles 221 Documents
PENGARUH PENINGKATAN LAJU ENDAP DARAH TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN FERITIN SERUM PADA IBU HAMIL gilang nugraha; Nur Masruroh
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 3 No 2 (2019): Medical Technology and Public Health Journal September 2019
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v3i2.1133

Abstract

Serum ferritin (SF) examination is a test parameter used to assess iron deposits in the body. SF examination has limitations, the degree is influenced by inflammation because ferritin is an acute phase protein. Elevated SF levels follow the increase in other acute phase proteins, the acute phase proteins of the gamma-globulin group to increase Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR), as the proteins neutralize the membrane of the negatively charged erythrocytes Thus accelerating the ESR. Enhanced ESR can also be found in pregnant women, the increase in such ESR occurs during pregnancy. This research aims to determine whether there is an increase in ESR relation to SF examination results in pregnant women. The study used Cross sectional studies conducted in Puskesmas Jagir, Wonokromo, Surabaya City which was conducted in May 2019, with the samples of pregnant women research. Blood sampling is 6 mL and is accommodated as much as 3mL on purple tubes for ESR inspection and 3mL on red tubes for SF examination. Laboratory test results are conducted in correlation tests. A total of 30 pregnant women respondents participated in the study, an average age of 27 years and an average gestational age of 34 weeks. ESR inspection results are 56 mm/hr (range: 27 – 117 mm/hr) and SF 20 ng/mL test result (range: 2 – 149 ng/mL). The correlation test result indicates that there is no increase in the ESR value of the SF level (P = 0.240). It was concluded that the increase in ESR in pregnant women did not affect the results of SF examinations, increased due to hemodilution due to the physiological factor of pregnancy, resulting in decreased blood viscosity and increased blood erythrocyte sedimentation rate.
PEMANFAATAN LIMBAH PADAT DAN CAIR TAPIOKA SEBAGAI BAHAN BAKU PLASTIK MUDAH TERURAI (BIODEGRADABLE) Edza Aria Wikurendra; Akas Yekti Pulih Asih
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 1 (2020): Medical Technology and Public Health Journal March 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i1.1164

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan limbah padat tapioka yang didapatkan dari sisa produksi UD. HH yang berada di wilayah Kecamatan Pesantren Kota Kediri untuk dijadikan plastik yang mudah terurai (Biodegradable) atau bioplastik. Proses pembuatan bioplastik dilakukan dengan dilanjutkan mencampurkan natrium asetat (PA) ke dalam larutan asam asetat (PA). Pemanasan bahan (limbah tapioka yaitu ampas, cair dan pati tapioka sebagai kontrol) dengan pelarut kemudian dikeringkan. dengan persentase 100% , 50% : 50%, 100% ,50% : 50%. Atau sama sebanding dengan 7,5gr : 0gr, 3,25gr : 3,25gr, 0gr : 7,5gr, 3,25gr : 3,25gr. Bioplastik yang dihasilkan diuji dengan uji mekanik berupa uji tarik dan uji elongasi, Uji gugus Fungsi dengan FTIR dan Uji Biodegradibilitas. Dari hasil pengujian dilihat treatment mana yang paling baik hasilnya maka sampel tersebut dapat digunakan sebagai bahan penelitian pembuatan bioplastik. Plastik yang dihasilkan dari limbah tapioka (cair dan padat) maupun yang divariasi dengan tapioka didapatkan hasil dengan kuat tarik 2,78-4,41 Mpa dan elongasi 8,27-14,27%. Hasil pengujian FTIR pada semua sampel menunjukkan adanya sebagai gugus fungsi O- H,C-H,C=O,C-O,=C-H sebagai gugus penanda telah terbentuk bioplastik.. Limbah padat tapioka dengan campuran tapioka lebih cepat mengalami degradasi dengan persentase degradibilitas sebesar 29,99% dibandingkan dengan plastik dari bahan lain masing-masing sebesar 0,26 % (sampel 3), 21,19% (sampel 2) dan 14,61% (sampel 1).
HUBUNGAN GETARAN LENGAN-TANGAN DENGAN KELUHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEKERJA HOME INDUSTRY PANDAI BESI DI KECAMATAN SOKOBANAH SAMPANG: Carpal Tunnal Syndrome (CTS) FATHUL QORIBULLAH
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 1 (2020): Medical Technology and Public Health Journal March 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i1.1165

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah salah satu penyakit akibat kerja. CTS disebabkan oleh disfungsi saraf median yang terjadi karena peningkatan tekanan di terowongan karpal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara keluhan getaran lengan-tangan Carpal Tunnel Syndrome di pandai besi Industri Rumah Tangga di Kabupaten Sokobanah. Desain penelitian dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dan sampel yang diperoleh adalah semua pekerja pandai besi Industri Rumah Tangga di Kabupaten Sokobanah dengan 33 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh adalah bahwa populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel. Variabel yang diteliti adalah getaran lengan-lengan dan keluhan Carpal Tunnel Syndrome. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner dan alat ukur (Vibration Meter). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (75,8%) terkena getaran tidak nyaman, sebagian besar (63,6%) memiliki keluhan CTS parah dan ada hubungan yang signifikan antara getaran lengan-tangan dan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,01). Disimpulkan bahwa paparan getaran lengan yang lebih tinggi dapat meningkatkan keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada pekerja Home Industri pandai besi di Kabupaten Sokobanah. Direkomendasikan bagi Industri Rumah Tangga untuk meningkatkan pengawasan pekerja pandai besi melalui evaluasi kinerja dengan aspek kehati-hatian dalam bekerja dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk pekerja.
HUBUNGAN IMT DENGAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KELURAHAN GAYUNGAN SURABAYA Novera Herdiani
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 3 No 2 (2019): Medical Technology and Public Health Journal September 2019
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v3i2.1179

Abstract

Hypertension is one of the number one causes of death in the world, and is the third leading cause of death after stroke and tuberculosis. BMI is very influential in the incidence of hypertension, where excessive BMI or being overweight can lead to higher risk factors for hypertension than someone with a normal BMI. The purpose of this study was to analyze the Body Mass Index (BMI) with hypertension in the elderly in Gayungan Surabaya. This study was conducted using a cross sectional method, sample selection using purposive sampling. Sample was 47 respondents. Data collection was done by measuring blood pressure, weight and height. The collected data was processed using a computer program, being analyzed by the Spearman correlation test with a significance level of α = 0.05. In this study the highest interpretation of BMI in the elderly was a normal BMI and Obes I BMI which was 14 people (29.8%). The highest criteria for hypertension were hypertension level 1 (57.4%). The sample with the highest grade 1 hypertension was normal BMI (29.79%), while the second degree hypertension was the highest in Obes I BMI (29.79%). The results of the Spearman correlation test showed that there was a significant relationship between BMI and hypertension in the elderly where p = 0.001 (p <0.05). Conclusions of this study there is a significant relationship between the interpretation of BMI and hypertension in the elderly of Gayungan Surabaya. Suggestions for older people to be more active and maintain their diet and lifestyle to prevent and control hypertension.
HUBUNGAN LEUKOSIT DAN PROTEIN URINE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS KLAMPIS BANGKALAN MADURA Andreas Putro Ragil Santoso
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 3 No 2 (2019): Medical Technology and Public Health Journal September 2019
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v3i2.1206

Abstract

Most pregnant women give birth normally, but 15% of cases are life-threatening complications including preeclampsia. Preeclampsia is marked by an increase in proteinuria, whereas protein is closely related to leukocytes because the breakdown of proteins into amino acids is carried out by enzymes present in leukocytes, especially neutrophil cells. This study aims to determine the relationship between urine leukocyte levels and protein in urine in third trimester pregnant women. The research design used was analytic observation with a cross sectional approach. The study population was 35 Trimester III pregnant women in Madura klampis puskesmas, then determined based on the formula Slovin found 31 Trimester III pregnant women. The sampling technique is done using probability sampling technique. The results of research conducted based on the chi square test showed that the significance of p> 0.05 was 0.111 which showed that there was no relationship between leukocytes and urine protein in third trimester pregnant women.
Pengaruh Pendampingan Pendidikan Kesehatan Reproduksi terhadap Kemampuan Pengambilan Keputusan Dalam Kehidupan Seksual Santriwati Wiwik Afridah
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 3 No 2 (2019): Medical Technology and Public Health Journal September 2019
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v3i2.1211

Abstract

Menumbuhkembangkan kesadaran terhadap perilaku sehat bagi remaja, diperlukan kepedulian dan pemahaman yang benar sebagai bentuk pelayanan dan penyampaian informasi terhadap pentingnya kesehatan reproduksi sebagai salah satu cara dalam menentukan pilihan masa depan. Bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada santriwati tentang pendidikan kesehatan reproduksi melalui pendidikan sebaya selama 12 kali kegiatan yang memberikan kemampuan santriwati dalam pengambilan keputusan terhadap pemilihan kehidupan seksualnya. Jenis penelitian cross sectional. Target sampel sebesar 40 orang dari Populasi sebesar 415 orang, dengan tekhnik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Tabulasi dan analisis data dengan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (65%) responden tidak rutin mengikuti pendampingan melalui pendidikan sebaya, sebagian besar (52,5%) responden tidak mampu mengambil keputusan, uji chi square didapatkan hubungan yang bermakna antara pendampingan pendidikan kesehatan reproduksi dengan kemampuan pengambilan keputusan terhadap pemilihan kehidupan seksual santriwati di pondok pesantren mahasiswa Al-Jihad Surabaya dengan nilai p=0.000<0,05. Kekuatan hubungan antar variabel pada korelasi phi diperoleh nilai yang sangat erat yaitu 0,771. Kesimpulan penelitian yaitu keikutsertaan santriwati terhadap pendampingan Pendidikan kesehatan reproduksi secara rutin akan mampu menentukan pemilihan kehidupan seksual. Oleh karenanya diperlukan keahlian pendamping dalam memberikan pendidikan sebaya melalui metode yang menarik minat santriwati untuk mengikuti pendampingan sampai tuntas.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PERILAKU TANTRUM PADA ANAK AUTIS: ANALISIS FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU Firdaus firdaus; Wesiana Heris Santy
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 1 (2020): Medical Technology and Public Health Journal March 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i1.1409

Abstract

Autisme adalah gangguan perkembangan yang kompleks, diklasifikasikan sebagai anak-anak luar biasa yang sangat beragam, tidak aman, agresif, kurang menanggapi atau bahkan berlebihan terhadap rangsangan eksternal, dan menggerakkan anggota tubuh mereka secara tidak wajar dan dapat memengaruhi perilaku mereka, yaitu amukan, Orang tua menentukan tingkat peningkatan yang perlu dicapai oleh anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan perilaku anak autis di Yayasan Nathanisa, Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Menggunakan data primer, dengan menganalisis anak autis dan ibu dari anak autis. Analisis data menggunakan uji regresi logistik biner statistik. Dari hasil uji regresi logistik biner diperoleh bahwa yang paling berpengaruh pada perilaku tantrum adalah dukungan orang tua tentang diet bebas gluten dan kasein dengan hasil p = 0,000. Dukungan orang tua dalam mempersiapkan anak untuk gizi sangat penting karena gluten dan kasein akan meningkatkan amukan pada anak-anak. Diharapkan orang tua selalu memperhatikan anak-anak autis sehingga amukan tidak terjadi
PERBANDINGAN KADAR FLAVONOID DAN VITAMIN C PADA INFUSED WATER GOJI BERRY (Lycium barbarum) DAN AIR NABEEZ KURMA (Phoenix dactylifera L.) Endah Budi Permana Putri; Fildzah Karunia Putri; Siti Sulaiha
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 1 (2020): Medical Technology and Public Health Journal March 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i1.1458

Abstract

Latar Belakang: Air merupakan makronutrien yang berperan penting bagi kehidupan manusia, namun beberapa penelitian mendapatkan bahwa konsumsi cairan masih kurang dari 2 Liter per hari. Apabila tubuh tidak mendapatkan cukup air, atau kehilangan air sebanyak 5% saja dari berat badannya maka tubuh akan mengalami dehidrasi. Salah satu cara untuk meningkatkan konsumsi cairan yaitu dengan membuat alternatif minuman selain air putih, seperti infused water dari goji berry dan kurma.Tujuan: Menganalisis perbandingan kadar flavonoid dan vitamin C pada infused water goji berry dan air nabeez kurma. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Infused water goji berry dibuat dengan cara merendam 15 g goji berry kering dalam 300 ml air selama 12 jam, sedangkan air nabeez kurma dibuat dengan cara merendam 15 g daging kurma ajwa dalam 300 ml air selama 12 jam dan 24 jam. Analisis statistik yang digunakan yaitu uji One Way Anova. Hasil: Ada perbedaan rata-rata kadar flavonoid dimana kadar flavonoid tertinggi terdapat pada infused water goji berry (40,44 mg/L), air nabeez kurma perendaman 24 jam (8,08 mg/L), dan air nabeez kurma perendaman 12 jam (6,83 mg/L). Ada perbedaan rata-rata kadar vitamin C pada infused water goji berry (5,28 mg/ml) dan air nabeez kurma perendaman 12 dan 24 jam (2,64 mg/ml). Kesimpulan: Kadar flavonoid dan vitamin C infused water goji berry lebih tinggi daripada air nabeez kurma perendaman 12 dan 24 jam.
ANALISIS KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HFACS PADA PT. X Ratna Ayu Ratriwardhani
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 1 (2020): Medical Technology and Public Health Journal March 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i1.1465

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang fabrikasi dan manufaktur penghasil boiler yang terletak di Surabaya Jawa Timur. Sesuai dengan data laporan kecelakaan yang didokumentasikan oleh Environment Health Safety Officer (EHS) PT. X selama tahun 2015-2019 terdapat 50 kasus kecelakaan. Dari beberapa kasus yang telah terdokumentasi oleh EHS tersebut, terdapat beragam penyebab, ada beberapa kasus kecelakaan yang terjadi berulang kali dengan penyebab yang hampir sama. Bahkan telah dilakukan investigasi setelah terjadinya kecelakaan namun kecelakaan masih saja berulang. Hal ini membuktikan bahwa terdapat faktor lain yang tidak teridentifikasi atau adanya rekomendasi yang tidak efektif dari analisa yang telah dilakukan. Metode Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) adalah suatu alat analisa kecelakaan yang digunakan untuk menganalisa suatu kecelakaan pada aspek Human Factor. Metode ini dikembangkan oleh Wiegmann dan Shappell pada tahun 2003. Metode ini didasarkan oleh model Swiss Cheese. Hasil analisis kecelakaan menggunakan metode HFACS, telah dibuktikan bahwa kecelakaan yang terjadi dikarenakan adanya kegagalan pada tindakan tidak aman yaitu kesalahan yang terjadi karena skill, kesalahan pengambilan keputusan, salah persepsi, pelanggaran yang dilakukan secara rutin, pelanggaran luar biasa. Berikutnya, kegagalan pada pre kondisi untuk tindakan tidak aman yaitu lingkungan fisik, lingkungan kerja (teknologi), crew resource management, mental yang merugikan perusahaan, fisik yang merugikan perusahaan. Selanjutnya, pada tahapan pengawasan yang membahayakan yaitu pengawasan yang tidak memadai, pengawasan yang gagal untuk mengetahui masalah, pelanggaran pengawasan. Tahapan yang terakhir adalah organisasi yaitu sumber daya manajemen, dan proses dalam organisasi. Hasil uji koefisien kontingensi terdapat asosiasi pada tahapan sumber daya manajemen dan pelanggaran pengawasan. Hasil uji kontingensi menunjukkan bahwa pada kasus ini hampir semua kegagalan mempengaruhi kegagalan di tingkat lain. Dengan demikian maka sebaiknya tidak hanya manajemen yang dikontrol, melainkan semua elemen yang berpengaruh harus tetap dikontrol sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh human error.
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR UNSAFE ACTION DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODE HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment) DI PT X SURABAYA Siti Khairiah; Noeroel Widajati
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 2 (2020): Medical Technology and Public Health Journal September 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i2.797

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan suatu kejadian yang tidak terduga saat kapan akan terjadi dengan banyaknya penyebab yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja tersebut. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja adalah unsafe action (tindakan kerja tidak aman). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara faktor unsafe action dengan terjadinya kecelakaan kerja pada pekerja proyek konstruksi. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan rancang bangun penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 179 responden, namun dilakukan metode sampel secara random sampling dengan (α=0,05) sebanyak 122 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan hasil wawancara yang dilakukan. Variable independent yaitu unsafe action (membuang sampah sembarangan, tidak menggunakan APD, melewati batas aman, tidak mematuhi aturan, melewati batas berat angkat beban, duduk di area yag berbahaya, meletakkan barang sembarangan, bekerja sambil bergurau, kurang pengetahuan, emosi tidak stabil, perilaku tidak baik, posisi yang dipaksakan, kurangnya istirahat, pengoperasian alat tanpa izin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor duduk dan berdiri di area yang berbahaya merupakan faktor yang memiliki risiko bahaya tinggi terjadinya kecelakaan kerja dengan persentase 64,8% dan memiliki adanya hubungan antara faktor berdiri di area yang berbahaya terhadap kecelakaan kerja. Disarankan pada perusahaan untuk terus meminimalisir penyebab terjadinya kecelakaan pada kondisi lingkungan kerja.

Page 8 of 23 | Total Record : 221