cover
Contact Name
Agus Alimuddin
Contact Email
agusalimuddin13@gmail.ac.id
Phone
+6281369463449
Journal Mail Official
finansia@metrouniv.ac.id
Editorial Address
Rumah Jurnal, Lecturer's Building, 2nd Floor. Jl. Ki Hajar Dewantara Kampus 15 A Iringmulyo Metro Timur Kota Metro Lampung 34111
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
ISSN : 26214636     EISSN : 26214644     DOI : https://doi.org/10.32332/finansia
Core Subject : Economy,
Finansia: Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah (JAPS) diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Metro. Jurnal Finansia diterbitkan dua kali dalam satu tahun pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 215 Documents
BAITUL MAL DAN GHANIMAH STUDI TENTANG IJTIHAD UMAR BIN KHATTAB DALAM PENGUATAN LEMBAGA KEUANGAN PUBLIK Alimuddin, Agus; Putri, Fani Monada Essa; Atasoge, Immawan Azhar Ben; Alvia, Risa
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 5 No 1 (2022): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v5i01.4823

Abstract

Economic development is a fundamental thing for the welfare of the people. Umar ibn Khattab was one of the caliphs who proved the greatness of the Islamic economic system. The constitutional institutionalization of Baitul Mal was established in the time of Umar ibn Khattab and changed and formed various departments. The research aims to know the Baitul Mal and Ghanimah as one of the instruments for strengthening public financial institutions. The research methods used by researchers are Library research. The results of his study contextualise Ijtihad Umar ibn Khattab about Baitul Mal changed. At the time of Rasulullah SAW treasure (Baitul Mal) which is the source of the state's income stored in the mosque in a short period then distributed to the community. Meanwhile, in the period of Umar ibn Khattab the treasure was kept in a long time then distributed according to the needy but also the establishment of departments according to their respective fields. Ijtihad Umar ibn Khattab on Ghanimah raises various kinds of this kind of reticeship due to many changes in establishing a law.
PROSES PENGAJUAN PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BANK SYARIAH RAJASA KANTOR KAS KALIREJO LAMPUNG TENGAH Selvia Nuriasari
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 2 No 2 (2019): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v2i2.1651

Abstract

Pembiayaan murabahah di Bank Syariah Rajasa disalurkan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif ataupun produktif masyarakat. Dalam pengajuan pembiayaan murabahah, calon nasabah melakukan pengajuan pembiayaan dengan memalui proses yang ditetapkan di Bank syariah Rajasa. Dalam proses pengajuan Bank Syariah Rajasa harus mematuhi Standar Produk Perbankan Syariah Murabahah tahun 2016 yang ditetapkan OJK. Maka tujuan penelitian ini untuk melihat kesesuaian proses pengajuan pembiayaan murabahah dengan Standar Produk Perbankan Syariah Murabahah tahun 2016. Berdasarkan hasil di lapangan, disimpulkan bahwa proses penyaluran pembiayaan murabahah pada Bank Syariah Rajasa Kantor Kas Kalirejo melalui empat tahap,sesuai standar OJK, tetapi, ada kesenjangan antara praktik dengan standar dari OJK yaitu pada tahap ketiga mengenai persetujuan pengajuan pembiayaan oleh pihak bank.Standar OJK disebutkan untuk mengkonfirmasi persetujuan pengajuan pembiayaan murabahah dalam bentuk surat persetujuan prinsip atau Offering Letter, sedangkan Bank Syariah Rajasa melakukan pemberitahuan ke calon nasabah melalui telepon tanpa memberikan surat persetujuan prinsip atau Offering Letter.
PENGARUH ASET PRODUKTIF, PEMBIAYAAN BERMASALAH DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN KECUKUPAN MODAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI Fadilah, Elsa; Suryani, Suryani; Raya, Fitri
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 6 No 2 (2023): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v6i2.7581

Abstract

Increased productive assets, healthy FDR, and suppressed NPFs do not increase the Bank's profitability. The purpose of this study is to test and analyze the effect of productive assets, NPF, and FDR on profitability with CAR as a moderation variable. The data collection method is carried out by accessing financial statements through the official website. The data is processed with SPSS 25 tools. The analysis used includes classical assumption tests, multiple linear regression tests and MRA tests. Productive assets, NPF and FDR have a partial effect on profitability. Similar results are obtained with the f test which states that productive assets, NPF and FDR have a simultaneous effect on profitability. The moderation test interprets that CAR is unable to moderate the effect of productive assets, NPF and FDR on profitability.
Analisis Rasio Keuangan terhadap Struktur Modal (Perusahaan Makanan dan Minuman di BEI 2015-2018) Melia Sari
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 3 No 2 (2020): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v3i2.2115

Abstract

Capital structure is a picture of a company's finances that is a source of discussion within the company. This study discusses to analyze and analyze the financial ratio analysis of the Capital Structure of the food and beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2015-2018. The population in this study are food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2015-2018 using purposive sampling techniques, obtained 12 companies that meet the sample criteria. The method used is multiple linear regression. The results of this study indicate that profitability, liquidity, and asset structure affect the capital structure. While company size, company growth, and business risk did not increase on capital structure.
ANALYSIS OF HUMAN RESOURCE MANAGEMENT TOWARDS IMPROVING EMPLOYEE PERFORMANCE MAQHASID SHARIA REVIEW Abdul Latif Rizqon; Tambusai, Muhamad Kharis; Hastuti, Nurul Dwi; Hidayat, Ahmad Agus
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 6 No 2 (2023): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v6i2.7788

Abstract

Human resource management is the first point that must be considered by the company, the development of a business requires quality human resource management. The purpose of the study is to determine the implementation of human resource management in terms of sharia maqhasid and improve employee performance. The methods used are qualitative research, while the data used in primary and secondary data research are obtained by researchers through observation, interviews, and documentation. The results of research on the application of human resource management have an influence on employee performance, one of which is the results of work. The implementation of human resource management seen from sharia maqhasid is by the review of sharia maqhasid, namely dharuriyyat, hajiyyat, and tahsiniyyat.
a PENGUKURAN PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TIGA BANK SYARIAH DI INDONESIA BERDASARKAN PANDUAN GRI G4 UMUM DAN GRI PANDUAN KHUSUS mutmainah juniawati
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 1 No 2 (2018): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v1i2.1392

Abstract

Kebutuhan ekonomi saat ini sangat pesatnya hampir setiap kehidupan masyarakat berkutat dengan ekonomi, perusahaan dalam bentuk lembaga keuangan, manufakturing, jasa, dan lain sebagainya semua melakukan kegiatan ekonomi, Pada mulanya, perusahaan hanya berfokus untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa bagi manusia. Dari pemenuhan tersebut, perusahaan akan mendapatkan manfaat dari hubungan timbal balik dalam bentuk manfaat ekonomi yaitu berupa keuntungan. Pandangan seperti itu yang biasa disebut dengan single bottom line, dimana nilai sebuah perusahaan hanya dilihat dari kondisi keuangannya saja. Seiring berjalannya waktu, pandangan perusahaan berubah menjadi triple bottom line. Perusahaan tidak lagi hanya berfokus pada finansial (profit) saja, tetapi mulai masuk ke sosial (people) dan lingkungan (planet). CSR masih dipandang menyulitkan perusahaan kususnya yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam. Dengan kondisi lingkungan usaha yang belum kondusif, perusahaan diwajibkan mengalokasikan dana untuk CSR. Kewajiban ini dimunculkan lewat Undang-Undang no 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Meskipun masih multi tafsir dan mengundang perdebatan serius termaktub bahwa perseroan di bidang atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib bertanggung jawab dalam masalah sosial, ekonomi dan lingkungan. CSR yang semestinya di ranah sukarela sekarang sudah masuk ke ranah wajib. Menyikapi hal ini perusahaan tentu harus menyikapi CSR dalam kerangka logis untuk memberikan manfaat bagi pembangunan berkelanjutan masyarakat, stakeholder, dan daya dukung bumi. Kewajiban bertanggung jawab dengan CSR ini juga yang membuat perseroan terbatas harus membuat laporan berkelanjutan yang disebut dengan sustainability report. Sebagian besar penelitian mengenai pengukuran pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan yang telah dilakukan pada perbankan syariah menggunakan GRI Maka penelitian ini didesain untuk melakukan pengukuran CSR yang baru dengan melakukan konvergensi GRI4 (113 item). Penelitian ini berfokus pada 3 bank syariah yang terdaftar di Indonesia yaitu Bank BSM, BRI Syariah, BNI Syariah. Unit analisisnya adalah laporan sustainable Bank syariah atau publikasi CSR tahun 2016. Analisis data menggunakan kualitiatif dengan data sekunder yaitu data sustanable report tahunan Bank syariah tahun 2016. Hasil analisis menunjukkan bahwa konvergensi indek GRI harus dilakukan untuk panduan umum seperti strategi dan bisnis, profil perusahaan, profil laporan dan tata kelola, dan indikator-indikator panduan kusus seperti ekonomi, kinerja lingkungan, Praktek Tenaga Kerja dan Pekerjaan yang Layak, hak asasi manusia,masyarakat/sosial dan tanggung jawab terhadap produk. Pengukuran CSR yang baru menghasilkan 113 item pengukuran dengan 6 indikator kusus dan 4 indikator umum. Diharapkan hasil ini memberikan kontribusi signifikan pada pengungkapan CSR khususnya untuk industri perbankan syariah di Indonesia.
DETERMINAN AUDIT REPORT LAG DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERASI Radian Atho' Al-Faruqi; Yuli Chomsatu Samrotun; Anita Wijayanti
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 4 No 2 (2021): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v4i2.2667

Abstract

Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) diwajibkan memublikasikan laporan keuangan yang sebelumnya telah diaudit olek akuntan publik sebagaimana peraturan yang disahkan oleh badan pengawas pasar modal dan lembaga keuangan. Berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor 29/PJOK.04/2016 tentang laporan tahunan emiten atau perusahaan publik pasal 7 ayat 1 menjelaskan kewajiban perusahaan dalam penyampaian laporan keuangan auditan paling lambat akhir bulan keempat setelah akhir tahun buku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis determinan Audit Report Lag dengan Profitabilitas sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoler dari situs resmi Indonesia Stock Exchange. Terdapat 17 sampel perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar berturut-turut selama periode 2017-2019. Metode analisis data menggunakan Analisis Regresi Moderasi. Hasilnya menunjukan secara parsial Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, Ukuran KAP tidak berpengarh terhadap Audit Report Lag, sedangkan Solvabilitas berpengaruh terhadap Audit Report Lag. Profitabilitas mampu memoderasi pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Audit Report lag, sedangkan Umur Perusahaan, Ukuran KAP, dan Solvabilitas tidak dapat dimoderasi oleh Profitabilitas.
BANK INTEREST HALAL: DISTINCTION INTERPRETATION OF CONTEMPORARY ULAMA THOUGHT UMER CAPHRA AND MUHAMMAD SAYYID THANTHAWI Miftahul Huda; Fikriyyatun Nabila; Isma Fathya Fajriati; Listya Rahmah; Zaimudin Al-Mahdi Mokan
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 5 No 2 (2022): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v5i02.5393

Abstract

Life is controlled by two great forces, namely economy, and religion. All things based on Sharia law are clearly about halal and haram. Bank interest is something that is no longer common among the public, with the law and practice still being debated by some scholars. Therefore, this study aims to answer public confusion about the law of halal interest according to Umer Caphra and Muhammad Sayyid Thanthawi and the reasons for making legal decisions regarding bank interest. The research is in the form of a qualitative method with a literature study using several references from books and journals in concluding the views of the two figures. The primary data used is from the book Prohibition of Interest: Does it make sense? The work of Umer Chapra. While secondary data comes from various books and journals related to bank interest. The results of this study indicate that the two scholars have different opinions regarding bank interest. Umer Chapra argues that the practice of bank interest is prohibited in Islam because usury interest can harm the poor. Meanwhile, Muhammad Sayyid Thanthawi argues that bank interest is not part of usury because bank interest is not part of faith and worship.
Effect of Frequency of Interim Financial Reporting on Information Asymmetry and Cost of Equity in Companies Listed in Jakarta Islamic Index 2012-2018 Ahmad Rosyid; Alvita Tyas Dwi Aryani
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 3 No 2 (2020): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v3i2.2289

Abstract

The purpose of this research is to find out the relationship between the frequency of interim financial reporting with information asymmetry and cost of equity for issuers in the Jakarta Islamic Index for the period 2012 to 2018. Research findings on 84 companies, namely (1) there is no relationship between the frequency of interim financial reporting with information asymmetry (2 ) there is no relationship between the frequency of interim financial reporting with the cost of equity. The absence of this relationship is caused by (1) interim financial reporting frequency data that are not different between issuers (2) research settings.
PANDANGAN MAQASID SYARIAH DALAM PENGELOLAAN DANA HAJI MELALUI SUKUK Gina Maulida Ndraha; Marliyah Marliyah; Muhammad Arif
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 6 No 1 (2023): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v6i1.6896

Abstract

From the results of the analysis of this study it was found that the Hajj funds managed by the Ministry of Finance were combined with funds from debt financing sources which then entered into the state treasury which was allocated to debt financing in the budget financing section which functioned to cover short-term cash shortages where cash differences appeared when the available state treasury is unable to suffice for expenditures that cannot be postponed. The effectiveness of the management of the Hajj funds can be seen from the improvement in the quality of organizing the Hajj (lodging, catering and transportation) and the Cost of Organizing the Hajj (BPIH). With BPIH in 2018 of Rp. 31 million pilgrims have received the best facilities with 3 star accommodation, safe and secure transportation and timely catering, clean and healthy food is also delivered according to time and portion. This is proof that the management of haj funds at SDHI is effective because the results of these yields can cover half of the service needs and costs of Indonesian haj.