cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018" : 6 Documents clear
ANALISA PERENCANAAN STRUKTUR BETON GEDUNG KULIAH KAMPUS 2 IAIN KOTA METRO MENGGUNAKAN PROGRAM ETABS (Extended Three Analysis Building Systems) Sari Utama Dewi; M Iqbal Pratama
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.729

Abstract

Pembangunan gedung kuliah mengikuti kebutuhan pendidikan yang semakin majuseiring perkembangan jaman, seperti kantor, ruang dosen, ruang kelas, ruang siding, aula,mushola dan lahan parkir. Dalam perhitungan struktur bangunan gedung dapat dilakukansecara manual ataupun komputerisasi menggunakan aplikasi yang sudah ada. Untukperhitungan secara komputerisasi dapat dilakukan dengan menggunakan program ETABS(Extended Three Analysis Building Systems) dengan tetap mengacu pada peraturaan -peraturan yang berlaku di Indonesia seperti: Tata cara Perhitungan Struktur Beton Bertulang(SNI 03-2847-2002). Dari keseluruhan hasil perhitungan dengan secara manual dankomputerisasi dengan tetap mengacu pada peraturan – peraturan yang sudah ada, maka akandidapatkan rencana gambar struktur yang akan dibangun dilengkapi dengan perhitungan dandetail penulangan pada tiap sub yang akan dibangun. Kecermatan, ketelitian dan ketelatenansangat dibutuhkan dalam merencanakan suatu bangunan.Kata kunci: Struktur, Beton, Beban, Momen, Tulangan, Gambar Kerja
ANALISIS PERENCANAAN TEBAL LAPIS PERKERASAN JALAN RAYA (Studi Kasus: Ruas Jalan Ki. Hajar Dewantara Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur) Masykur Masykur; Robi Susilo
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.730

Abstract

Konstruksi perkerasan jalan kaku (Rigid Pavement), yaitu struktur yang terdiri atas pelat beton semen yang bersambung (tidak menerus) tanpa atau dengan tulangan, atau menerus dengan tulangan terletak diatas lapis pondasi bawah atau tanah dasar, tanpa atau dengan lapis permukaan beraspal.Perencanaan berada di ruas Jalan Ki. Hajar Dewantara Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur. Perencanaan ini meliputi Survey Lalu Lintas Harian Rata-rata. Tujuan dari perencanaan ini adalah menentukan desain dan tebal lapis perkerasan lentur yang sesuai pada Ruas Jalan Ki. Hajar Dewantara Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur.Kata kunci: Tebal Lapis Perkerasan Jalan Raya.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIDAK BERSINYAL (Studi Kasus: Jl. AH. Nasution – Jl. Jendral Sudirman – Jl. Ade Irma Suryani – Jl. Imam Bonjol) Kota Metro Ida Hadijah; Babay Adi Bimantara
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.725

Abstract

Persimpangan merupakan titik pertemuan dari jaringan jalan raya. Kota metro adalah salah satu kota yang cukup padat di Provinsi Lampung. Oleh sebab itu arus lalu lintas cukup padat, dan ini disebabkan lalu lalang manusia, kendaraan yang melintas pada persimpangan jalan dan keadaan ini akan terus bertambah sesuai dengan pertumbuhan penduduk dan jumlah kendaraan.Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis tingkat kinerja simpang ditinjau dari derajat kejenuhan, kapasitas , tundaan , serta peluang antrian dan ntuk mengetahui kelayakan tingkat kinerja pada simpang Jl. AH. Nasution – Jl. Jendral Sudirman - Jl. Ade Irma Suryani - Jl. Imam Bonjol Kota Metro.Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi dan pencatatan secara langsung di lapangan. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer deperoleh dari hasil pengamatan langsung di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil instansi terkait. Sebagai dasar penyelesaian atau analisa data digunakan rumusan yang terdapat pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997 untuk mengetahui tingkat pelayanan simpang.Berdasarkan hasil penelitian mengenai tingkat kinerja simpang menunjukan bahwa pada hari Sabtu adalah tidak layak dalam melayani arus lalu lintas. Untuk pendekat D-A nilai derajat kejenuhan 0,862, kapasitas sesungguhnya sebesar 7389,77 smp/jam, tundaan sebesar 6,919 det/smp, dan peluang antrian sebesar 23,22 % sampai 51,31% .Kata Kunci : Bundaran, Jalinan, Simpang, KapasitasPENDAHULUANPersimpangan merupakan titik pertemuan dari jaringan jalan raya. Hal ini di sebabkan karena pada persimpangan sering menimbulkan berbagai hambatan-hambatan lalu lintas juga disebabkan karena persimpangan merupakan tempat kendaraan dari berbagai arah bertemu dan merubah arah. Terjadinya permasalahan lalu lintas yaitu meningkatnya volume kendaraan pada daerah persimpangan akan mempengaruhi kapasitas persimpangan sehingga tingkat kinerja lalu lintas persimpangan tersebut akan menurun, dan bagi pengguna lalu lintas persimpangan tersebut akan menurun, dan bagi pengguna lalu lintas akan menimbulkan kerugian seperti biaya dan waktu perjalanan.Kota
ANALISIS KINERJA SIMPANG TANPA LAMPU LALU LINTAS CHAMART KOTA METRO Sriharyani, Leni; Suhartono, Suhartono
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.726

Abstract

Simpang tak bersinyal Chamart Kota Metro merupakan simpang tanpa lampu lalulintas yang mempunyai Lima lengan, dan merupakan perpotongan antara Jl.A.yani -Jl.Krakatau – Jl.Terong – Jl.Merica. Simpang tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan,antrian, kemacetan dan tundaan karena arus lalu lintasnya yang cukup padat terutama padasaat jam sibuk dengan berbagai jenis kendaraan di dalamnya. Selain itu juga pada simpangtersebut memiliki kelandaian jalan yang cukup berbeda antara jalan utama dengan jalanminor. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primeratau data yang diambil dari lapangan meliputi kondisi geometrik, kondisi lingkungan,hambatan samping, volume lalulintas. Dari hasil analisis diketahui bahwa pada kondisiEksisting pada jam puncak menunjukkan nilai Kapasitas = 2614,93 smp/jam, DerajatKejenuhan sebesar 1,0167, Tundaan = 19,81det/jam, dan Peluang Antrian sebesar41,55%−82,34%. Alternatif 3 merupakan alternatif penanganan simpang yang sesuai yaitudengan pemasangan rambu larangan berhenti di sekitar pendekat simpang, pelebaran jalanUtama, arus satu arah pada Jl.krakatau (B) dan Jl.Merica (E) didapatkan nilai Kapasitas =4171,25 smp/jam, Derajat Kejenuhan sebesar 0,5787, Tundaan = 9,74 det/jam,dan PeluangAntrian sebesar 14,17%−30,28Kata Kunci : Kapasitas, Derajat Kejenuhan, Tundaan
ANALISA PENGGUNAAN SILICAFUME, SUPERPLASTIZICER SERTA PENAMBAHAN SERBUK KACA TERHADAP PENINGKATAN MUTU BETON PADA PERENCANAAN BETON MUTU TINGGI (K-600) MENGGUNAKAN METODE STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) Amran, Yusuf; Daud, Yusuf
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.727

Abstract

In addition to the quality improvement of concrete construction materials technology,also must be able to answer and finish the environmental problems which the program greenconstruction has long been established in the world of construction included in theconstruction technology of the concrete. the use of one of the solid waste in the form offractions/glass powder is one of the alternative solutions of reducing pollution of theenvironment on the other hand are forecast to contribute in a concrete quality improvementespecially on high quality concrete This is due to the many glass powder contains one of themain chemical compounds that are required on the quality improvement of concrete namelySi (silica). This research using a sample of Test Cylinder diameter of 150 mm and a height of300 mm. Testing done when aged 7, 14, 21, and 28 days and every age consists of 3 testobjects with 5 types of variations of concrete mix so that it takes 12 test objects for eachcoarse aggregate based on the origin of where they were taken, and obtained a total of testobjects. The results showed that the influence of Silica Fume and powder glass in concretemortar can increase the kelecakan of the concrete, it is influenced by the shape of the SilicaFume particles and fine glass powder (passes sieve No. 200). On the use of Silica Fume 15%,1.5% Superplasticizer and Powder 15% Glass reinforced concrete at the age of 28 days,gained strong press optimum concrete that is the highest power of most of the other 659.590kg/cm2, these results do indeed have exceeded the quality of concrete planned (600 kg/cm2),but has not yet reached a maximum in strong concrete press namely of 706.60 kg/cm2. Withthe increased magnitude of the use of Silica Fume and powder glass obtained a small slumpvalue, due to nature of glass powder and absorb water, except for the composition of the SF20%, SP and SK 2% 20%. The use of Silica Fume and powder glass in concrete as cementreplacement with supplementary material levels > 15% of cement weight can lower thequality of the concrete, This is because the water absorption is too large by Silica Fume andpowder glass so the water needed for the hydration is not enough to result in concretestrength becomes lower. The use of Superplasticizer on the concrete mix is to simplify thework of concrete/made concrete mix became more diluted but not giving effect to qualityimprovement of concrete that will be generated.Keywords: High-Quality Concrete, Superplasticizer, Silicafume, Glass Powder
ANALISIS KAPASITAS PARKIR KENDARAAN PADA RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH METRO Septyanto Kurniawan; Agus Surandono; Ardinal Putra Ariya
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.728

Abstract

Kota Metro saat ini menjadi salah satu kota di Provinsi Lampung yang sedangberkembang pesat. Sebagai salah satu tempat pelayanan kesehatan yang ada di kota Metro,Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro sudah tentu seharusnya memiliki fasilitas parkiryang memadai dan lebih tertata untuk menampung kendaraan pengunjung maupun karyawanrumah sakit serta untuk menunjang pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai akumulasi parkir, durasi parkir, kapasitasparkir, indeks parkir dan parking turn over pada Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro.Survey dilakukan selama 7 hari (1 minggu) yaitu tanggal 19 s/d 25 September 2016.Pengamatan dilakukan selama 16 jam yaitu pukul 06.00 – 22.00 WIB. Penelitian yangdilakukan di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro ini meliputi survei Cordon Countatau medirikan pos–pos pencatat terpisah, dimana masing–masing pos menghitung jumlahkendaraan yang datang dan meninggalkan area parkir setiap interval waktu tertentu. Selain itudilakukan juga survei Patrol Survey yaitu dengan melakukan pencatatan langsung nomor polisikendaraan yang masuk dan keluar dari lokasi pada waktu interval waktu tertentu.Dari hasil analisisi terhadap kapasitas kendaraan parkir pada Rumah Sakit UmumMuhammadiyah Metro selama 7 hari (1 minggu) pengamatan yang dimulai pada hari Senin 19September 2016 sampai dengan hari Minggu 25 September 2016 diperoleh jumlah akumulasiparkir kendaraan terpadat. Untuk kendaraan roda empat sebesar 29 kendaraan sedangkan untukkendaraan roda dua sebesar 87 kendaraan. Untuk satuan ruang parkir kendaraan yang ada saatini ialah 43 kendaraan untuk kendaraan roda empat dan 150 kendaraan untuk kendaraan rodadua. Dari nilai akumulasi parkir kendaraan tersebut diatas dapat dilihat bahwa kapasitas parkirkendaraan roda empat dan kapasitas parkir kedaraan roda dua masih dapat menampung jumlahkendaraan yang ada. Namun pada tahun 2017 untuk pelataran parkir kendaraan roda empatsudah mencapai batas maksimal, sedangkan untuk pelataran parkir roda dua pada tahun 2018sudah tidak mampu menampung kendaraan yang hendak parkir.Kata kunci: Analisis Ruang Dan Kapasitas Parkir

Page 1 of 1 | Total Record : 6