cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
STUDI LAJU INFILTRASI DI KAWASAN RAWAN BENCANA DAS PABELAN PASCA ERUPSI GUNUNG MERAPI TAHUN 2010 Jazaul Ikhsan; Ade Prima Rivanto
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3395

Abstract

Sedimen dari material vulkanik Gunung Merapi yang mencapai 150 juta m3 dapat mempengaruhi kapasitas infiltrasi tanah yang menentukan besarnya limpasan permukaan (surface run off), sehingga perlu adanya penelitian untuk mengetahui nilai kapasitas infiltrasi tanah dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pasca erupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kadar air tanah dan nilai kepadatan tanah lapangan serta mengetahui nilai kapasitas infiltrasi tanah dan volume total air infiltrasi di kawasan rawan bencana (KRB) DAS Pabelan pasca erupsi tahun 2010. Pemeriksaan kepadatan tanah lapangan menggunakan alat kerucut pasir (sand cone) dan untuk pengambilan sampel tanah menggunakan silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 30 cm. Untuk pengukuran laju infiltrasi menggunakan double ring infiltrometer dengan ukuran diameter ring 55 cm dan 30 cm, dengan tinggi 27 cm. Titik-titik pengujian terbagi menjadi tiga lokasi yaitu KRB I, KRB II, dan KRB III. Hasil nilai kadar air tanah pada lokasi KRB I sebesar 52,37 %, lokasi KRB II sebesar 28,05 % dan lokasi KRB III sebesar 36,49 %. Nilai kepadatan tanah lapangan pada lokasi KRB I sebesar 11,05 KN/m3, lokasi KRB II sebesar 9,70 KN/m3 dan lokasi KRB III sebesar 8,45 KN/m3. Nilai kapasitas infiltrasi pada lokasi KRB I sebesar 7,285 cm/jam, lokasi KRB II sebesar 7,859 cm/jam dan lokasi KRB III sebesar 26,227 cm/jam. Volume total air infiltrasi seluas area 1 m2 pada lokasi KRB I sebesar 0,08369 m3, lokasi KRB II sebesar 0,0966 m3 dan lokasi KRB III sebesar 0,28573 m3
PERENCANAAN STRUKTUR PERKERASAN LENTUR JALAN HASANUDIN KOTA METRO Ida Hadijah; Septyanto Kurniawan; Afdal Yusbi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2961

Abstract

Jalan Hasanudin merupakan jalan yang menghubungkan akses keluar masuk di wilayah Kota Metro dan jalur menuju Kabupaten Lampung Timur. Ruas jalan tersebut banyak dilalui oleh kendaraan pribadi sampai kendaraan berat yang mengangkut hasil pertanian, ataupun hasil industri. Beberapa kendaraan yang melawati jalan tersebut mempunyai berat 2-12 tonase bahkan lebih, sehingga membuat jalan tersebut menampung beban yang berat. Kondisi saat ini jalan mengalami kerusakan yaitu seperti lapis permukaan jalan yang mengelupas, lubang lubang besar sampai tanah dasar dan bergelombang disepanjang jalan tersebut, bahkan bahu jalan yang ada dijalan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Sehingga kenyamanan dan kelancaran berkendara menjadi terganggu. Maka pada penelitian ini penulis akan merencanakan konstruksi perkerasan lentur berdasarkan nilai CBR tanah pada ruas jalan Hasanudin, Kota Metro, Provinsi Lampung. Pengambilan sampel tanah dilakukan menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Panetrometer) dan data tersebut dikorelasikan menjadi nilai CBR tanah dasar. Perencanaan struktur perkerasan lentur ruas Jalan Hasanudin Kota Metro menggunakan metode Bina Marga 2017 diperoleh ketebalan lapisan untuk perencanaan perkerasan lentur setebal 4 cm untuk Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC, setebal 6 cm untuk Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC), setebal 10 cm Asphalt Concrete Base (AC-BASE), dan setebal 30 cm Lapis Pondasi Atas A (LPA Kelas A).
PARAMETER HIDROGRAF SATUAN SINTETIK METODE SNYDER DAN NAKAYUSU Burhan Barid; Puji Harsanto; Aldi Yuhono Olga; Bayu Krisna Wisnulingga
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3396

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia karena air yang masuk di sungai telah melebihi kapasitas daya tampung sungai. Saat melakukan perencanaan bangunan air perlu dilakukan perkiraan hidrograf banjir pada suatu sungai. Pengalihragaman data hujan ataupun data tinggi muka air merupakan hal yang lazim untuk mendapatkan debit banjir rancangan. Hidrograf Satuan Sintetik merupakan salah satu metode untuk menganalisis debit banjir rancangan. Pada penelitian ini menguji parameter yang sesuai pada Hidrograf Satuan Sintetik Metode Snyder dan Nakayasu untuk dibandingkan dengan data dari AWLR Gemawang pada SubDAS Code Hulu. Tujuan dari perbandingan ini untuk mengetahui metode yang cocok untuk digunakan pada AWLR Gemawang di SubDAS Code hulu. Jika nilai indek kesesuaian (R2) meperoleh nilai sebesar satu atau mendekati satu dan sudut regresi linear pada grafik memperoleh nilai sebesar 45˚ atau mendekati maka dapat dikatakan HSS Metode Snyder maupun Nakayasu berbubungan dengan data dari AWLR Gemawang. Sudut regresi linear sama dengan satu dikarenakan sumbu x dan sumbu y memiliki nilai yg sama. Dalam penelitian ini Metode Snyder maupun Nakayasu meperoleh sudut sebesar 31˚
ANALISIS PEMILIHAN RUTE PERJALANAN DARI DAN MENUJU PULAU PASARAN BERDASARKAN WAKTU PERJALANAN A. Ikhsan Karim; M. Alif Anshori
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2962

Abstract

Pulau Pasaran yang terletak di Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung merupakan desa wisata sentra ikan teri. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan dan pengolahan ikan. Hal ini mengakibatkan tingkat aktivitas perjalanan penduduknya relatif tinggi. Pada jam sibuk, arus lalu lintas dari Pulau Pasaran maupun menuju Pulau Pasaran terganggu sehingga kemacetan sering kali terjadi meskipun terdapat tiga rute yang berbeda. Pergerakan dari masing-masing rute berbeda satu sama lain sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan jalur terbaik dan mengetahui berbagai hambatan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode sampel kendaraan, atau mengemudikan sampel kendaraan dalam pola lalu lintas yang bergerak melalui ketiga rute. Hasil yang didapat adalah perbandingan antara waktu tempuh tercepat dengan waktu tempuh rata-rata menuju Pulau Pasaran mempunyai selisih 19,85%. Waktu tercepat yaitu pada Hari Kamis siang (Rute I) dengan selisih 15,43%. Hambatan yang terbesar pada perjalanan dari Pulau Pasaran terjadi di di rute 2 pada hari Senin pagi dengan waktu 26 detik disebabkan oleh kegiatan pasar. Hambatan yang terbesar pada perjalanan menuju Pulau Pasaran terjadi di rute 1 pada hari Kamis sore dengan waktu 36 detik disebabkan oleh perbaikan jalan.
DESIGN MIX FORMULA MUTU BETON K-300 DENGAN CAMPURAN AGREGAT KASAR DARI QUARRY DESA SARANG TIUNG, DESA TANJUNG BATU SERTA AGREGAT HALUS DARI QUARRY DESA SUNGUP, DESA CANTUNG DITINJAU TERHADAP KUALITAS MUTU Sylvina Permatasari; Satriani Satriani
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2954

Abstract

Perencanaan Design Mix Formula target beton mutu K-300 dengan campuran agregat kasar (kerikil/batu pecah) dari quarry Desa Sarang Tiung dan Desa Tanjung Batu serta agregat halus (pasir) dari quarry Desa Sungup dan Desa Cantung ditinjau terhadap kualitas mutu. Pada pemeriksaan karakteristik agregat kasar dan halus untuk mendapatkan mutuk beton K-300 didapatkan: a. Agregat kasar quarry Desa Sarang Tiung memiliki gradasi maksimal 40 mm dengan niali kadar air 2,564% dan kadar lumpur 2,307% sehingga sebelum digunakan agregat kasar tersebut harus dicuci terlebih dahulu. b. Agregat kasar quarry Desa Tanjung Batu memiliki gradasi maksimal 40 mm dengan kadar air 3,896% dan kadar lumpur 1,558% sehingga sebelum digunakan agregat kasar tersebut harus dicuci terlebih dahulu. c. Agregat halus quarry Desa Sungup termasuk dalam zona 2 (Pasir agak kasar) dengan kadar air 6,382% dan kadar lumpur 11,17% sehingga sebelum digunakan agregat halus tersebut harus dicuci terlebih dahulu. d. Agregat halus quarry Desa Cantung termasuk dalam zona 3 (Pasir agak halus) dengan kadar air 8,695% dan kadar lumpur 2,173% sehingga sebelum digunakan agregat halus tersebut tidak harus dicuci terlebih dahulu. e. Nilai keausan agregat kasar quarry Desa Sarang Tiung 27,1%, 40% dan quarry Desa Tanjung Batu 38,3% 40%, sehingga memenuhi syarat keausan agregat.Nilai kuat tekan beton ratarata untuk sampel beton dari hasil pengujian kuat tekan beton dengan campuran quarry Batu Desa Sarang Tiung dan quarry pasir Desa Sungup menghasilkan kuat tekan 250,874 kg/cm2. Sedangkan quarry Batu Desa Sarang tiung dan quarry pasir Desa Cantung menghasilkan kuat tekan 232,711 kg/cm2. Campuran Quarry Batu Desa Tanjung Batu dan quarry pasir Desa Sungup menghasilkan kuat tekan 219,111 kg/cm2, Dan Campuran quarry Batu Desa Tanjung Batu dan quarry pasir Desa Cantung menghasilkan kuat tekan 249,333 kg/cm2. Nilai kuat tekan tidak mencapai mutu rencana K-300, sehingga perlu adanya bahan tambah untuk meningkatkan mutu beton.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK JENIS POLYPROPYLENE SEBAGAI BAHAN UTAMA PAVING BLOCK PLASTIS DENGAN CAMPURAN ARANG SEKAM PADI MENGACU PADA SNI 03-0691-1996 Yusuf Amran; Arif Wahyu Permana; Septyanto Kurniawan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3398

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatan limbah plastik jenis polypropylene dan arang sekam padi sebagai bahan penyusun paving block yang dapat memenuhi standar SNI-03-0691-1996 tentang bata beton (paving block). Penelitian ini menggunakan metode ekperimental yang dimulai dari komposisi campuran, pembuatan dan pengujian paving block, dengan berbagai varisi campuran serta pencetakan dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin. Paving block dengan bahan penyusun polypropylene dan arang sekam padi dengan variasi campuran 100% plastik mendapatkan nilai kuat tekan tertinggi sebesar 149,624 kg/cm2 dan nilai daya serap air sebesar 0,348%. Sementara syarat lulus pengujian menurut SNI-03-0691-1996 yaitu sebesar 86,68 kg/cm2 dengan penyerapan air maksimum sebesar 10%
STUDI EKSPERIMENTAL BENTUK PAVING BLOCK DENGAN MATERIAL SUBTITUSI TERHADAP KUAT TEKAN K-250 Sari Utama Dewi; Iwan Mulyadi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2966

Abstract

Pada penelitian eksperimental material subtitusi paving block ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan maksimum dan bagaimana pengaruh penambahan bottom ash pada paving block persegi panjang dan segienam dengan eksperimental komposisi normal 0% dan penambahan bottom ash 10%, 20% dan 30% mengurangi berat agregat halus. Penelitian dilakukan di laboratorium Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai dengan kuat tekan paving block pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Hasil dari penelitian kuat tekan paving block didapatkan nilai kuat tekan maksimum pada paving block campuran normal 0% yaitu paving block segienam dengan nilai kuat tekan 293,48kg/cm, sedangkan paving block campuran normal persegi panjang kuat tekan maksimum yaitu 287,35 kg/cm pada umur 14 hari, paving block dengan campuran bottom ash nilai kuat tekan maksimum yang didapat pada paving block segienam dengan campuran 10% adalah 269,48 kg/cm diumur 28 hari, sedangkan kuat tekan maksimum paving block persegi panjang didapat nilai kuat tekan maksimum pada campuran bottom ash 10% adalah 197, 20 kg/cm diumur 28 hari. Secara teknis target dari kedua bentuk paving block untuk campuran normal telah memenuhi target terhadap kuat tekan rencana K-250, sedangkan untuk paving block campuran bottom ash, hanya paving block segienam yang mencapai target pada bottom ash 10%. Untuk paving block persegi panjang campuran bottom ash belum mencapai kuat tekan k-250
INVESTIGASI PEMANFAATAN TANAH LEMPUNG DAN ABU AMPAS TEBU UNTUK PEMBUATAN PAVING BLOCK Chica Oktavia; Syta Afina; Yusuf Amran
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2955

Abstract

Bahan penyusun paving block terbuat dari semen portland, agregat halus (pasir) dan air. Karena meningkatnya penggunaan paving block dengan semen sebagai bahan perekat sangat tinggi berdampak terhadap harga jual dan pasir sebagai agregat halus memiliki dampak bagi lingkungan. untuk mengurangi dampak tersebut, penulis membuat penelitian dengan manfaatkan tanah lempung dan abu ampas tebu untuk pembuatan paving block. Tahapan yang dilakukan tahapan penyiapan alat, pengambilan dan pengumpulan tanah lempung dan abu ampas tebu, tahapan pengujian bahan, tahapan pencampuran, tahapan pembuatan sampel dan tahapan akhir pengujian paving block. Hasil pengujian pembuatan paving block dengan menggunakan campuran 5% abu ampas tebu daya serap air paving block 29,994%, kuat tekan paling tinggi pada suhu pemanasan 100c selama 120 menit sebesar 24,263 Kg/Cm, dan beban kejut dengan suhu pemanasan 125c, 150c selama 100 menit dan 60 menit sebesar 105,95 joule. Pada campuran 15% abu ampas tebu terjadi peningkatan daya serap air, penurunan kuat tekan, dan beban kejut paving block
KARAKTERISTIK LALU LINTASJALAN KI HAJAR DEWANTARA KOTA METRO Leni Sriharyani; Ida Hadijah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3399

Abstract

Ruas Jalan Ki Hajar Dewantara Kota Metro merupakan kawasan pusat pendidikan . Jalan ini mempunyai tipe 2/2 UD yakni jalan dengan 2 lajur 2 arah tanpa median. Pada ruas jalan ini volume lalu lintas pada jam puncak pagi dan sore sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh aktivitas sekolah mulai dari taman kanak-kanak hingga  perguruan tingggi. Kecepatan kendaraan menjadi menurun saat jam puncak, sehingga ruas jalan ini mengalami kepadatan lalu lintas.     Metode yang digunakan pada penelitian adalah ini adalah metode pengumpulan data dengan pengamatan dan observasi langsung di lapangan dengan melakukan  survei traffic counting, survei hambatan samping, survei kecepatan kendaraan dan survei geometrik jalan.Berdasarkan Hasil analisis dan perhitungan didapatkan: Nilai korelasi antara kepadatan dan  arus adalah 0,988 termasuk dalam kategori sangat kuat. Nilai koefisien determinasi 0,974 atau 97,4 %. Nilai signifikansi < alpha = 0,05. Dengan model regresi Y = 185,6158 + 13,6325x. Nilai korelasi antara kepadatan dan kecepatan adalah 0,845 termasuk dalam kategori sangat kuat. Nilai koefisien determinasi 0,686 atau 68,6 %. Nilai signifikansi < alpha = 0,05. Dengan model regresi Y = 22,2076 - 0,0915 x. Nilai korelasi antara arus dan kecepatan adalah 0,772 termasuk dalam kategori kuat. Nilai koefisien determinasi 0,555 atau 55,5 %. Nilai signifikansi < alpha = 0,05. Dengan model regresi Y = 22,9507 - 0,006 x. Pada kondisi eksisting pukul 07.00 – 08.00 arus lalu lintas 1170 smp/jam, kapasitas 2499,336 smp/jam, derajat kejenuhan 0,468, dengan tingkat pelayanan C. Kinerja ruas jalan semakin memburuk seiring dengan bertambahnya kendaraan yang melintas saat jam sibuk. Tetapi saat jam tidak sibuk derajat kejenuhannya 0,191 dengan tingkat pelayanan A
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KAPAL LAUT PADA PELABUHAN STAGEN KABUPATEN KOTABARU DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Sylvina Permatasari; Juliana Ageng P
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3393

Abstract

Untuk memberikan kenyamanan penumpang di pelabuhan, maka diperlukan suatu pelabuhan dengan fasilitas yang memadai. Tingkat pelayanan merupakan suatu ukuran kualitatif yang menjelaskan berbagai kondisi operasional di dalam suatu aliran lalu lintas dan persepsi dari para penumpang atau pengemudi terhadap kondisi-kondisi tersebut. Analisa kinerja pelayanan dilakukan berdasarkan hasil survey pada Pelabuhan Stagen Kabupaten Kotabaru. Analisa ini untuk mengevaluasi kinerja dan pelayanan yang ada di pelabuhan dengan parameter yang telah ditetapkan Peraturan Menteri Perhubungan No PM 37 tahun 2015.Kondisi saat ini untuk standart pelayanan penumpang pada Pelabuhan Stagen berdasarakn karakteristik sosial-ekonomi didominasi oleh penumpang berusia 35-50 tahun (35,30%), pendidikan terakhir SMA (52,94%), jenis pekerjaan wiraswasta (30,58%), dengan penghasilan keluarga  rata-rata 2-4 juta per bulan (23,52%), karakteristik perjalanan secara umum, maksud tujuan penumpang didominasi oleh penumpang dengan maksud tujuan untuk mengunjungi keluarga, berlibur, cek kesehatan (87,05%).Dari analisis metode  Importance Performance Analysis diperoleh hasil bahwa yang termasuk ke dalam kuadran I dan dianggap perlu perbaikan adalah fasilitas informasi gangguan keamanan, papan informasi, koridor boarding, fasilitas pengatur suhu, dan fasilitas informasi gangguan perjalanan kapal. Untuk fasilitas berupa jadwal kapal, perlu dilakukan peningkatan fasilitas mengenai informasi jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal. Jadwal keberangkatan kapal di setiap minggu/bulan hendaknya di tempelkan pada papan pengumuman. Untuk fasilitas berupa informasi gangguan perjalanan kapal perlu adanya ruang layanan penumpang dan petugas yang bertugas memberikan informasi mengenai gangguan perjalanan kapal melalui pengeras suara