cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KAPAL LAUT PADA PELABUHAN STAGEN KABUPATEN KOTABARU DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Permatasari, Sylvina; P, Juliana Ageng
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3393

Abstract

Untuk memberikan kenyamanan penumpang di pelabuhan, maka diperlukan suatu pelabuhan dengan fasilitas yang memadai. Tingkat pelayanan merupakan suatu ukuran kualitatif yang menjelaskan berbagai kondisi operasional di dalam suatu aliran lalu lintas dan persepsi dari para penumpang atau pengemudi terhadap kondisi-kondisi tersebut. Analisa kinerja pelayanan dilakukan berdasarkan hasil survey pada Pelabuhan Stagen Kabupaten Kotabaru. Analisa ini untuk mengevaluasi kinerja dan pelayanan yang ada di pelabuhan dengan parameter yang telah ditetapkan Peraturan Menteri Perhubungan No PM 37 tahun 2015.Kondisi saat ini untuk standart pelayanan penumpang pada Pelabuhan Stagen berdasarakn karakteristik sosial-ekonomi didominasi oleh penumpang berusia 35-50 tahun (35,30%), pendidikan terakhir SMA (52,94%), jenis pekerjaan wiraswasta (30,58%), dengan penghasilan keluarga  rata-rata 2-4 juta per bulan (23,52%), karakteristik perjalanan secara umum, maksud tujuan penumpang didominasi oleh penumpang dengan maksud tujuan untuk mengunjungi keluarga, berlibur, cek kesehatan (87,05%).Dari analisis metode  Importance Performance Analysis diperoleh hasil bahwa yang termasuk ke dalam kuadran I dan dianggap perlu perbaikan adalah fasilitas informasi gangguan keamanan, papan informasi, koridor boarding, fasilitas pengatur suhu, dan fasilitas informasi gangguan perjalanan kapal. Untuk fasilitas berupa jadwal kapal, perlu dilakukan peningkatan fasilitas mengenai informasi jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal. Jadwal keberangkatan kapal di setiap minggu/bulan hendaknya di tempelkan pada papan pengumuman. Untuk fasilitas berupa informasi gangguan perjalanan kapal perlu adanya ruang layanan penumpang dan petugas yang bertugas memberikan informasi mengenai gangguan perjalanan kapal melalui pengeras suara
MODIFIKASI CAMPURAN BATA MENGGUNAKAN TANAH LEMPUNG DAN ABU BATU APUNG Oktavia, Chica; Prabowo, Indra; Amran, Yusuf
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3400

Abstract

Meningkatnya minat konsumen terhadap penggunaan bata, karena bata merupakan konstruksi yang ramah lingkungan. Bata sangat baik membantu konservasi air tanah, pelaksanaannya yang lebih cepat, mudah dalam pemasangan, pemeliharaan, dan memiliki aneka ragam bentuk yang menambah nilai estetika dari bangunan. Berdasarkan penjelasan diatas maka penelitian ini memodifikasi campuran bata dengan tanah lempung dan abu batu apung untuk meningkatkan kualitas bata yang digunakan sebagai pasangan dinding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan SNI 15-2094-2000. Variasi campuran tanah lempung dan abu batu apung untuk sampel 1, 2, 3 masing-masing 100% tanah lempung, 90% tanah lempung + 10% abu batu apung, 80% tanah lempung + 20% abu batu apung. Karateristik yang dilakukan terhadap benda uji yaitu karakteristik fisis (daya serap air) dan karateristik mekanis (kuat tekan) dengan suhu dan waktu pemanasan yang bervariasi (100˚ C waktu pemanasan 120 menit, 125˚ C waktu pemanasan 100 menit dan 150˚ C waktu 60 pemanasan menit). Secara mekanis bata dengan campuran tanah lempung dan abu batu apung belum memenuhi standar bata konvensional dikarenakan nilai hasil daya serap air yang tinggi mencapai 22,930% pada campuran 80% tanah lempung + 20% abu batu apung. Untuk kuat tekan masih terbilang rendah yaitu 26,959% kg/cm2 pada campuran 90% tanah lempung + 10% abu batu apung dengan suhu pemanasan 100°C dalam waktu pemanasan 120 menit.
STABILITAS PROTECTION LERENG SPILLWAY BENDUNGAN JLANTAH Wicaksono, Muhammad Hasan; Muktadir, Redho
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3394

Abstract

Pekerjaan konstruksi pada area spillway harus sangat diperhatikan. Slope di sekitar lereng spiilway perlu diperhatikan stabilitasnya. Hal ini dikarenakan terdapat litologi batuan penyusun dari muda ketua Tuff Lapili, Aglomerat dan Breksi Vulkanik. Jenis litologi ini memiliki tingkat pelapukan yang berbeda beda maka dari itu perlu ada proteksi lereng galian dimana proteksi lereng). Dengan menganalisis stabilitas slope kita dapat mengetahui factor keamanan, dan slope protection galian spiilway yang aman di area spillway. analisis dilakukan dengan bantuan program komputer yaitu GeoStudio 2018. Berdasarkan hasil analisis pemodelan numerik slope protection pada proteksi lereng spillway, menggunakan 4 tipe proteksi lereng. Proteksi lereng tipe 1 menggunakan Shotcrete 10 cm + Single Wiremesh Rockbolt 6m tanpa Waller, Proteksi lereng tipe 2 menggunakan Shotcrete 10 cm + Single Wiremesh Rockbolt 9m tanpa Waller, Proteksi lereng tipe 3 menggunakan Shotcrete 15 cm + Single Wiremesh Rockbolt 9m Waller 4D13 dan Proteksi lereng tipe 4 menggunakan geomat . Dari hasil analisis protection pada galian spillway, dengan menggunakan 4 tipe pada kondisi Tanpa gempa nilai FK ≥ 1.5 dan pada kondisi dengan gempa nilai FK ≥ 1.1.
PENGARUH CAMPURAN DEDAK PADI SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU SEDANG Dewi, Sari Utama; Saputra, Bagus
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3401

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh campuran dedak padi terhadap kuat tekan beton yang diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal.Pada penelitian ini digunakan bahan tambah campuran dedak padi sebagai pengganti sebagian agregat halus dengan persentase 0% dedak padi (beton normal), persentase 5%, 10 % dan 15% dedak padi. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kuat tekan beton dengan campuran dedak padi sebagai pengganti sebagian agregat halus pada presentase 0% diumur ke 28 hari yaitu dengan rata-rata sebesar 20,005 Mpa, pada presentase 5% mengalami peningkatan yaitu sebesar 20,750 Mpa, pada presentase 10% mengalami penurunan yaitu sebesar 18,948 Mpa dan pada presentase 15% juga mengalami penurunan yaitu sebesar 15,192 Mpa. Penambahan campuran dedak padi pada persentase 5% dapat menambah nilai kuat tekan beton namun apabila persentase campuran ditambahkan melebihi 5% atau semakin banyak maka menyebabkan penurunan nilai kuat tekan beton, hal itu dikarenakan agregat halus yang tergantikan oleh dedak padi yang memiliki perbedaan kekuatan material antara dedak padi dan agregat halus, dan penyerapan dedak padi yang tinggi sehingga dapat mempengaruhi faktor air semen dalam pengikatan beton
STUDI LAJU INFILTRASI DI KAWASAN RAWAN BENCANA DAS PABELAN PASCA ERUPSI GUNUNG MERAPI TAHUN 2010 Ikhsan, Jazaul; Rivanto, Ade Prima
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3395

Abstract

Sedimen dari material vulkanik Gunung Merapi yang mencapai 150 juta m3 dapat mempengaruhi kapasitas infiltrasi tanah yang menentukan besarnya limpasan permukaan (surface run off), sehingga perlu adanya penelitian untuk mengetahui nilai kapasitas infiltrasi tanah dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pasca erupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kadar air tanah dan nilai kepadatan tanah lapangan serta mengetahui nilai kapasitas infiltrasi tanah dan volume total air infiltrasi di kawasan rawan bencana (KRB) DAS Pabelan pasca erupsi tahun 2010. Pemeriksaan kepadatan tanah lapangan menggunakan alat kerucut pasir (sand cone) dan untuk pengambilan sampel tanah menggunakan silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 30 cm. Untuk pengukuran laju infiltrasi menggunakan double ring infiltrometer dengan ukuran diameter ring 55 cm dan 30 cm, dengan tinggi 27 cm. Titik-titik pengujian terbagi menjadi tiga lokasi yaitu KRB I, KRB II, dan KRB III. Hasil nilai kadar air tanah pada lokasi KRB I sebesar 52,37 %, lokasi KRB II sebesar 28,05 % dan lokasi KRB III sebesar 36,49 %. Nilai kepadatan tanah lapangan pada lokasi KRB I sebesar 11,05 KN/m3, lokasi KRB II sebesar 9,70 KN/m3 dan lokasi KRB III sebesar 8,45 KN/m3. Nilai kapasitas infiltrasi pada lokasi KRB I sebesar 7,285 cm/jam, lokasi KRB II sebesar 7,859 cm/jam dan lokasi KRB III sebesar 26,227 cm/jam. Volume total air infiltrasi seluas area 1 m2 pada lokasi KRB I sebesar 0,08369 m3, lokasi KRB II sebesar 0,0966 m3 dan lokasi KRB III sebesar 0,28573 m3
KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL PADA RUAS JALAN PEMUDA-HAYAM WURUK-KAMBOJA KOTA BANDAR LAMPUNG Sriharyani, Leni; Kurniawan, Septyanto; Setiowati, Emilia Dwi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i1.4760

Abstract

Simpang tak bersinyal sering  menimbulkan konflik lalu lintas, khususnya pada kawasan dengan aktivitas tinggi. Penelitian ini menganalisis kinerja simpang tak bersinyal di ruas Jalan Pemuda–Hayam Wuruk–Kamboja, Kota Bandar Lampung menggunakan MKJI 1997 dengan parameter kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian. Data diperoleh melalui survei geometrik dan volume lalu lintas selama tujuh hari pada tiga periode jam puncak. Hasil analisis menunjukkan kinerja terpadat pada periode sore, pukul 17.00-18.00 WIB dengan kapasitas (C)  2.125,800 smp/jam, derajat kejenuhan (DS) 0,703, tundaan simpang (D) 11,773 det/smp, dan peluang antrian (QP%) 20,142%–40,962%. Dengan DS < 0,75, tingkat pelayanan termasuk kategori C, artinya simpang masih mampu menampung arus lalu lintas. Perlintasan sebidang  kereta api dekat simpang diperoleh tundaan terlama 10,34 det/kend dan panjang antrian 150 meter, jarak sisa dari panjang antrian terakhir menuju simpang sekitar 0–20 meter menunjukkan simpang berada pada kategori pengaruh tinggi akibat keberadaan perlintasan sebidang kereta api
PENGEMBANGAN KONSEP BETON RAMAH LINGKUNGAN PADA SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) MENGGUNAKAN BOTTOM ASH DAN SIKACIM CONCRETE Rudi, Rudi; Amran, Yusuf; Oktavia, Chica
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i1.4762

Abstract

Self-Compacting Concrete (SCC) is an innovative type of concrete that can compact itself without the need for a vibrator, thus improving casting efficiency and concrete quality. This study aims to analyze the effect of using bottom ash as a partial replacement for fine aggregates and the addition of Sikacim Concrete on the physical and mechanical properties of SCC. Bottom ash is derived from the waste of the Tarahan coal-fired power plant, while Sikacim Concrete serves as a superplasticizer to improve workability. The mix variations consist of 0%, 25%, and 50% bottom ash and 1.25% Sikacim Concrete. Compressive strength tests were conducted at the ages of 1, 3, 5, and 7 days. The results show that the mixture with 25% bottom ash and 1.25% Sikacim Concrete provided the optimum results at all ages tested. At 1 day, the compressive strength reached 26.233 MPa, an increase from the control concrete which was 19.265 MPa. At 3 days, the highest compressive strength was 33.232 MPa. At 5 days and 7 days, the compressive strength reached 27.571 MPa and 28.718 MPa, respectively, both higher than the control concrete. Conversely, the use of 50% bottom ash led to a decrease in compressive strength at all ages due to a reduction in workability and concrete compaction. Thus, the combination of 25% bottom ash and 1.25% Sikacim Concrete proved effective in improving compressive strength and casting efficiency, as well as being environmentally friendly. This mixture is recommended as an innovative alternative in the development of modern concrete technology while supporting the use of industrial waste as a sustainable construction material
EFEKTIVITAS RAMBU LALU LINTAS TERHADAP KEPATUHAN PENGENDARA DI SIMPANG RANDU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Khotimah, Khusnul; Sriharyani, Leni; Kurniawan, Septyanto; Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i1.4763

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya pelanggaran lalu lintas dan rendahnya kepatuhan pengendara terhadap rambu di Simpang Randu, Kabupaten Lampung Tengah, yang menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan. Tujuan penelitian adalah mengetahui kondisi rambu dan marka jalan, menganalisis tingkat kepatuhan dan pemahaman masyarakat, serta mengevaluasi pengaruh kepadatan lalu lintas terhadap efektivitas rambu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi, survei volume lalu lintas, dan kuesioner kepada pengendara. Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Variabel bebas meliputi kejelasan rambu (X₁), keterlihatan (X₂), kondisi fisik (X₃), dan kesesuaian lokasi (X₄), sedangkan variabel terikat adalah kepatuhan pengendara (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan, dengan persamaan regresi Y = 11,677 + 0,534X, nilai korelasi (R) = 0,621, dan koefisien determinasi (R²) = 0,386. Artinya, efektivitas rambu menjelaskan 38,6% variasi kepatuhan, sedangkan 61,4% dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menghasilkan nilai 0,000 < 0,05, menegaskan adanya pengaruh yang signifikan. Sementara itu, hasil survei lalu lintas menurut PKJI 2014 menunjukkan derajat kejenuhan simpang mendekati batas ideal, dengan pelayanan menurun pada jam sibuk. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik efektivitas rambu lalu lintas dilihat dari kejelasan, keterlihatan, kondisi fisik, dan lokasi pemasangan semakin tinggi pula kepatuhan pengendara. Namun, keberhasilan pengendalian lalu lintas tetap memerlukan dukungan berupa penegakan hukum, pemeliharaan rambu secara rutin, serta edukasi masyarakat guna meningkatkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas
DAMPAK AKTIVITAS SAMPINGAN TERHADAP PERFORMA JALAN DI RADEN INTAN KOTA BANDAR LAMPUNG Palsamu, Andantino Putra; Wulandary, Irvebry Ayu; Karim, A Ikhsan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i1.4764

Abstract

Kota Bandar Lampung memiliki jumlah penduduk sekitar 1.015.910 jiwa. Pertumbuhan populasi yang terus meningkat berdampak pada bertambahnya jumlah kendaraan serta intensitas aktivitas masyarakat, yang pada akhirnya menimbulkan permasalahan sosial dan ekonomi yang sangat bergantung pada kondisi sistem transportasi jalan raya. Salah satu jalur utama dengan tingkat kepadatan tinggi di kota ini adalah Jala Raden Intan, yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Karang Pusat. Jalan tersebut menghubungkan Jalan R.A. Kartini dan Jalan Teuku Umar hingga Bundaran Adipura. Di sepanjang ruas ini, terdapat beberapa titik rawan kemacetan seperti di kawasan Pasar Tengah, Ramayana, dan Jalan Katamso, yang umumnya disebabkan oleh aktivitas hambatan samping. Hambatan tersebut mencakup kegiatan parkir di bahu jalan, keluar-masuk kendaraan menuju area pasar, serta keberadaan arus lalu lintas lambat seperti mobil pribadi, angkot, maupun gerobak dorong. Berdasarkan penelitian berjudul “Dampak Aktivitas Sampingan Terhadap Performa Jalan di Jalan Raden Intan Kota Bandar Lampung)”, diketahui bahwa volume lalu lintas tertinggi tercatat sebesar 3843,75 skr/jam pada hari Minggu, 30 Juli 2024, antara pukul 10.00–11.00 WIB, dari arah Kedaton menuju pusat kota. Sementara itu, tingkat hambatan samping tertinggi terjadi pada hari Senin, 31 Juli 2024, sekitar pukul 17.00–18.00 WIB, yang termasuk dalam kategori sangat tinggi (ST). Hasil analisis korelasi menggunakan SPSS menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara jumlah kendaraan parkir dan volume lalu lintas pada hari Minggu, dengan nilai korelasi sebesar 0,659 di ruas Jalan Raden Intan. Sedangkan hasil analisis regresi linier memperlihatkan hubungan positif antara kendaraan parkir serta kendaraan yang keluar terhadap volume lalu lintas, dengan tingkat pengaruh mencapai 72,4%. Berdasarkan analisis tersebut, diperoleh model persamaan regresi yang menggambarkan hubungan tersebut secara kuantitatif   Y = -542.961 + 6.165X3 + 3.921X5. Besarnya nilai R² yang diperoleh dalam analisis ini adalah 0,724
REVIEW PENGARUH JENIS ALKALI AKTIVATOR TERHADAP SIFAT BETON GEOPOLIMER Wulandary, Irvebry Ayu; Apriliana, Estu Ema; Palsamu, Andantino Putra; Lau, Debora
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v15i1.4766

Abstract

Paper ini meninjau pengaruh jenis aktivator alkali terhadap sifat mekanik dan durabilitas beton geopolimer. Material ini dikembangkan sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti semen Portland dengan memanfaatkan sumber aluminosilikat seperti abu terbang dan slag yang diaktivasi oleh larutan alkali. Aktivator yang umum digunakan meliputi NaOH, KOH, serta kombinasi dengan natrium atau kalium silikat. Hasil kajian dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa jenis dan konsentrasi aktivator sangat memengaruhi reaksi geopolisasi dan pembentukan gel N–A–S–H maupun C–A–S–H. Kombinasi NaOH dan Na₂SiO₃ dengan rasio optimal menghasilkan kekuatan tekan dan ketahanan kimia lebih tinggi, sedangkan rasio silikat/hidroksida berlebih menurunkan workability dan stabilitas mikrostruktur. Tantangan utama meliputi sifat korosif aktivator, variasi bahan baku, dan belum adanya standar formulasi yang baku. Secara keseluruhan, pemilihan jenis aktivator yang tepat berperan penting dalam meningkatkan kinerja dan keberlanjutan beton geopolimer, sekaligus membuka peluang penerapan luas pada konstruksi hijau masa depan