cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
PENGARUH LIMBAH KULIT KELAPA SEBAGAI CAMPURAN MATERIAL PAVING BLOCK (DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN KADAR AIR) Sari Utama Dewi; M. Enriko Tosulpa; Farendra Subekti
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2599

Abstract

Paving block adalah suatu komposisi bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen portland atau perekat hidrolik, air, agregat, dengan atau tanpa bahan campuran lain yang tidak mempengaruhi mutu paving block tersebut (SNI 03-0691 -1996). Paving block merupakan salah satu material perkerasan suatu area. Paving block adalah bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan bahan tambahan lainnya yang  digunakan dalam campuran paving stone tanpa mempengaruhi kualitas dari Paving block tersebut. Kajian ini mengacu pada SNI 03-0691-1996. Paving block yang digunakan dalam penelitian ini adalah paving block dengan bentuk hexagonal dengan perbandingan volume pasir komposit 1:6 dan persentase campuran serat sabut kelapa sebesar 0%, 1,5%. 2.5%, dari berat semen yang digunakan. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 10 sampel, dengan rincian 4 benda uji normal, dan 3 benda uji dengan campuran sabut kelapa 1,5% dan 2,5%. Sabut yang digunakan adalah jenis cocofiber yang bisa didapatkan di toko tanaman hias di Kota Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan  serat sabut  pada paving block pada penelitian ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai kuat tekan yang diperoleh. Paving block normal memiliki nilai kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan paving block yang dicampur dengan serat sabut kelapa. Dalam penelitian yang dilakukan, semakin tinggi persentase sabut yang ditambahkan pada paving block, semakin rendah nilai kuat tekan yang dihasilkan. Namun mutu paving block tertinggi dihasilkan pada persentase sabut kelapa sebesar 2,5% dengan nilai mutu 13,68 Mpa. Kuat tekan rata-rata paving block normal setelah 7 hari didapatkan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 128 kg/cm2 dengan mutu 13,44 Mpa. Sedankan nilai kuat tekan paving block dengan proporsi 1,5% sebesar 120,33 Kg/cm2 denan mutu 13,68 Mpa, dan nilai kuat tekan rata-rata paving block dengan proporsi 2,5% sebesar 109 Kg/cm2 memiliki mutu 12,39 Mpa. Dengan persentase kadar air sebesar 6,78%.
PENYEDIAAN AIR BERSIH BERBASIS KUALITAS, KUANTITAS DAN KONTINUITAS AIR Eva Rolia; Chica Oktavia; Sri Retnaning Rahayu; Muhaimin Fansuri; Mufidah Mufidah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2594

Abstract

Salah satu masalah yang sering kita hadapi saat ini adalah rendahnya suplai air ke masyarakat sehingga berdampak pada tingkat kesehatan manusia yang semakin menurun. Hingga saat ini, penyediaan air bersih bagi masyarakat Indonesia pun masih menghadapi sejumlah permasalahan kompleks yang belum terselesaikan secara tuntas. Upaya penyediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan manusia baik secara kualitas, kuantitas, maupun kontinuitas perlu didasarkan pada faktor-faktor Komunitas, Lingkungan, Infrastruktur, dan sistem penyediaan air itu sendiri.
EVALUASI GREEN CAMPUS BERBASIS BIM Muhammad Alvan Rizki; Hendri Hermawan; Atik Wahyuni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2612

Abstract

Anomali iklim merupakan proyeksi lanjutan pemanasan global, yang memberikan dampak langsung pada suhu bumi. Maka akan berdampak kepada manusia yang tinggal di bumi. Meninjau fenomena tersebut, kampus Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) perlu  mengambil peran untuk kepentingan bersama, dengan cara melakukan perubahan iklim skala mikro. Merubah iklim skala mikro adalah salah satu metode dalam menereapkan konsep Green Campus, yaitu melalui metode pendekatan penilaian Greenship pada tahap Rekognisi Desain yang ditetapkan oleh Green Building Council Indonesian (GBCI). Rekognisi desain mengimplementasikan Building Information Modelling (BIM) pada pemodelan 3D. Hasil yang didapatkan Kampus 3 UMSIDA mendapatkan predikat Bronze. Dapat disimpulkan perlu Rekomendasi Teknis dengan total indeks 61,17 agar mencapai predikat platinum
PARAMETER NILAI KUAT TEKAN BEBAS TANAH TERHADAP TINGKAT KEPADATAN TANAH LEMPUNG EKSPANSIF Yusuf Amran; Dionisius Yuda Pradana
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2595

Abstract

Nilai uji kuat tekan bebas tanah lempung ekspansif menggunakan campuran abu kayu dan pasir zeolit. Penelitian ini berguna untuk mengetahui kuat tekan bebas tanah lempung ekspansif setelah dilakukan stabilisasi tanah menggunakan bahan tambahan abu kayu dan pasir zeolit dengan persentase campuran abu kayu dan pasir zeloit 0%, 2%, 5%, 8% lolos saringan no. 4 (4,75 mm), untuk lama pemeraman selama 24 jam. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode desain empiris secara eksperimen yaitu metode yang dilakukan dengan mengadakan kegiatan percobaan untuk mendapatkan data.   Pada   penelitian   yang   telah   dilakukan   dilaboratorium   untuk   dapat mengetahui hasil dari Analisis Kepadatan Tanah Lempung Ekspansif Menggunakan Campuran Abu Kayu Dan Pasir Zeloit Dengan Pengujian Kuat Tekan Bebas, serta menggunakan campuran abu kayu dan pasir zeloit yang berbeda, yaitu : 0%, 2%, 5%, 8%. dari sampel yang telah diujikan dengan abu kayu  dan  pasir  zeolit  yakni  dengan  campuran  0%,  2%,  5%,  8%  pada  10x tubukan, 25x tumbukan, 56x tumbukan yang berbeda menghasilkan perubahan nilai qu  dan cu. Nilai qu  terbesar dihasilkan pada saat berada dikondisi tanah dengan  (abukayu  &  pasir  zeolit),5%  dan  jumlah  tumbukan  56  kali  yang mehasilkan nilai qu   sebesar  2,2495 kg/cm² sedangkan untuk  nilai qu   terkecil berada pada kondisi tanah dengan (abukayu & pasir  zeolit)  0%  dan  jumlah tumbukan 10 kali yang mehasilkan nilai qu   sebesar 0,6440 kg/cm² . Nilai cu terbesar dihasilkan pada saat berada di kondisi tanah dengan (abu kayu & pasir zeolit)  5%,  jumlah  tumbukan  56  kali  yang  mehasilkan  nilai  cu    sebesar 1,1247kg/cm²  sedangkan  untuk  nilai  cu   terkecil  berada  pada  kondisi  tanah dengan  (abu kayu  &  pasir  zeolit)  0%  dan  jumlah  tumbukan  10  kali  yang mehasilkan nilai cu sebesar 0,3220 kg/cm².
ANALISIS TEBAL PERKERASAN JALAN POROS KABUPATEN PINRANG – KOTA PAREPARE MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 1987 Anugrah Yasin; Muh Rafli; Hamka Hamka
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2590

Abstract

Jalan raya poros Kabupaten Pinrang – Kota Parepare merupakan salah satu jalan kolektor yang ada di Sulawesi Selatan memiliki Beban Lalu Lintas Harian yang cukup tinggi, berdasarkan survey yang dilakukan LHR pada tahun 2021 4.779 kendaraan. Jumlah LHR yang cukup tinggi yang menyebabkan jalan mengalami kerusakan berupa retak seperti rambut . berdasarkan hal tersebut maka dilakukan perencanaan tebal perkerasan atau biasa disebut overlay, perencanaan ini dimulai dengan survey jumlah kendaraan yang lewat selama 1 x 24 jam (LHR) kemudian survey kekuatan daya dukung tanah (DDT) menggunakan alat DCP, lalu mengukur kelandaian menggunakan theodolit digital. Kemudian mencari referensi dan data-data sekunder berupa pertumbuhan lalu lintas, data curah hujan dan data kelas jalan. Setelah semua data yang dibutuhkan didapat kemudian dilakukan perhitungan tebal perkerasan jalan menggunakan metode Bina Marga 1987. Berdasarkan perhitungan tersebut lapis ulang perkerasan yang diperlukan adalah 3 cm
KEPADATAN LALU LINTAS AKIBAT HAMBATAN SAMPING RUAS JALAN KI HAJAR DEWANTARA KOTA METRO Leni Sriharyani; Ida Hadijah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2596

Abstract

Ruas Jalan Ki Hajar Dewantara Kota Metro merupakan kawasan pusat pendidikan, dimana di area tersebut  terdapat sekolah mulai  dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Volume lalu lintas pada saat jam puncak pagi dan sore sangatlah tinggi. Hambatan samping jalan pada ruas jalan ini terjadi pada pagi hingga sore hari. Parkir kendaraan orang tua yang menjemput anaknya disisi kanan dan kiri jalan serta pedagang makanan yang berjualan disisi kanan dan kiri jalan bahkan di atas trotoar sangatlah menggangu pengguna jalan. Tingginya kejadian hambatan samping ini sangat berdampak besar terhadap kelancaran arus lalu lintas sehingga menimbulkan kepadatan dan kemacetan terutama pada sore hari ketika jam sekolah telah selesai. Minimnya pengawasan dan rekayasa lalu lintas pada ruas jalan ini membutuhkan solusi untuk penyelesaiannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pengumpulan data dengan pengamatan dan observasi langsung di lapangan dengan melakukan  survei traffic counting, survei hambatan samping, survei kecepatan sesaat dan survei geometrik jalan. Volume lalu lintas yang melintasi ruas jalan Ki Hajar Dewantara adalah sebesar 1229,7 smp/jam. Kepadatan lalu lintasnya adalah 960 kendaraan/km. Aktivitas hambatan samping yang terjadi pada ruas jalan Ki Hajar Dewantara tergolong tinggi pada jam puncak pagi pukul 06.00-07.00 dengan frekuensi kejadian 770 dan frekuensi berbobot 524,4. Kegiatan kendaraan masuk dan keluar segmen jalan mendominasi 85,8 % dari seluruh hambatan samping yang terjadi. Hendaknya ada rambu, fasilitas penyeberangan orang dan petugas yang mengatur ketertiban lalu lintas pada saat jam sibuk pagi dan sore hari
REDESAIN GEDUNG ASIMETRIS PADA GEDUNG SISTEM ONLINE UNIVERSITAS TERBUKA Chica Oktavia; Feby Aristia Putri; Aris Sujiani
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2591

Abstract

Perilaku bangunan bertingkat selama gerakan gempa tergantung pada konfigurasi struktural yang mana konfigurasi tidak teratur,  baik dalam rencana atau elevasi diakui sebagai salah satu penyebab utama kegagalan selama gempa bumi. Sedangkan dimensi struktur gedung yang besar juga menjadi beban sendiri terhadap bangunan. Oleh karena itu, analisis konfigurasi tidakberaturan struktur Gedung Sistem Ujian Online Universitas Terbuka Lampung dilakukan untuk mengetahui kinerja gedung terhadap simpangan antar tingkat akibat beban gempa  dan  perhitungan pembebanan dilakukan untuk menghasilkan struktur yang lebih optimal dan efisien
OPTIMASI DAERAH IRIGASI KB 6 DESA ADIREJO DAN SIDODADI KECAMATAN PEKALONGAN MENGGUNAKAN PROGRAM LINIER Eri Prawati; Leni Wulandari
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2597

Abstract

Air memiliki peranan yang sangat penting bagi tanaman. Peningkatan produksi tanaman dapat dilihat dengan ketersediaan air dan memperhatikan faktor cuaca. Saat ini peningkatan produksi tanaman menjadi prioritas utama dalam upaya pembangunan pertanian. Untuk mengetahui Jumlah air irigasi yang masuk dalam lahan pertanian dapat diketahui dengan debit air yang mengalir. Data debit air menjadi informasi yang penting untuk pengelolaan sumber daya air. Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan, yaitu dengan memenuhi kebutuhan air. Beberapa usaha yang dapat dilakukan dalam memenuhinya, yaitu dengan pemanfaatan sumber air, baik sumber air permukaan seperti sungai dan waduk, ataupun sumber air tanah dalam dengan sumur bor. Pertumbuhan dan produksi tanaman padi sangat tergantung dengan ketersediaan air. Selama masa pertumbuhan tanaman padi membutuhkan air, jika semakin baik ketersediaan air hasil yang didapat pun juga akan baik. Pada daerah KB.6 Di desa Adirejo dan Sidodadi Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur ketika memasuki musim tanam lahan petani sering terjadi kekurangan air. Sedangkan air yang dialirkan dari hulu ke hilir cukup besar. Hal ini terjadi dikarenakan pengelolaan air irigasi dan pendistribusinya masih kurang merata, biasa disebabkan karena terdapatnya sedimen pada saluran irigasi, pencurian distribusi air yang dilakukan oleh oknum warga setempat, dan kerusakan pada saluran irigasi. Sehingga hal ini dapat sangat berpengaruh pada hasil produksi petani. Berdasarkan hasil perhitungan, maka jumlah ketersediaan air terbesar 6518,443 liter/detik. Jumlah kebutuhan air terbesar 6502,221 liter/detik. Hasil keuntungan panen yang paling optimal sebesar Rp. 1.811.500.000.
RANCANG BANGUN ALAT PEMANTAUAN ELEVASI AIR BENDUNGAN Pranu Arisanto
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2592

Abstract

Keamanan bendungan direncanakan dari proses desain, konstruksi dan terus berlangsung selama bendungan difungsikan. Pada tahapan operasi, pemeliharaan dan pemantauan, kebijakan keamanan bendungan oleh pengelola sangat bergantung pada data yang tersaji dari instrumentasi dan pengamatan secara visual. Kebutuhan pembacaan instrumentasi sangat beragam dengan interval waktu dari jam, hari, minggu bahkan bulan. Kebutuhan akan pengamatan yang tepat, cepat dalam melaporkan data dapat dibantu dengan peralatan pengamatan elektronik. Pelaksanaan pemantauan keamanan bendungan salah satunya adalah mengamati level muka air, baik di daerah hulu sebagai masukan air ke waduk, muka air di tampungan, rembesan dan bocoran di tubuh bendungan, muka air daerah hilir bendungan sebagai luaran dan muka air tanah. Elevasi muka air ini dapat diamati secara langsung dengan visual dan alat ukur. Guna menunjang keamanan bendungan dan analisis prilaku tubuh bendungan, pengamatan perlu ditingkatkan dengan bantuan peralatan pembaca muka air otomatis. Dengan peralatan otomatis ini pembacaan dapat diatur sesuai kebutuhan pada setiap jam, menit bahkan detik. Rancang bangun peralatan ini cukup sederhana dan terbilang murah yaitu dengan menggunakan sensor ultarasonik yang membaca muka air kemudian diproses oleh mikrokontroller. Data yang terekam di dalam mikrokontroller ditampilkan di monitor dan datanya dapat disimpan secara otomatis pada interval waktu yang diinginkan. Peralatan ini juga dapat dijadikan sebagai bagian dari early warning system dengan menambahkan perangkat komunikasi seperti GSM atau WIFI
PENGARUH CAMPURAN DEDAK PADI SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU SEDANG Sari Utama Dewi; Bagus Saputra
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3401

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh campuran dedak padi terhadap kuat tekan beton yang diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal.Pada penelitian ini digunakan bahan tambah campuran dedak padi sebagai pengganti sebagian agregat halus dengan persentase 0% dedak padi (beton normal), persentase 5%, 10 % dan 15% dedak padi. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kuat tekan beton dengan campuran dedak padi sebagai pengganti sebagian agregat halus pada presentase 0% diumur ke 28 hari yaitu dengan rata-rata sebesar 20,005 Mpa, pada presentase 5% mengalami peningkatan yaitu sebesar 20,750 Mpa, pada presentase 10% mengalami penurunan yaitu sebesar 18,948 Mpa dan pada presentase 15% juga mengalami penurunan yaitu sebesar 15,192 Mpa. Penambahan campuran dedak padi pada persentase 5% dapat menambah nilai kuat tekan beton namun apabila persentase campuran ditambahkan melebihi 5% atau semakin banyak maka menyebabkan penurunan nilai kuat tekan beton, hal itu dikarenakan agregat halus yang tergantikan oleh dedak padi yang memiliki perbedaan kekuatan material antara dedak padi dan agregat halus, dan penyerapan dedak padi yang tinggi sehingga dapat mempengaruhi faktor air semen dalam pengikatan beton