cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL “PADA SENJA YANG MEMBAWAMU PERGI” KARYA BOY CANDRA Trisman Harefa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i1.2148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, dan memaparkan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel “Pada Senja yang Membawamu Pergi” karya Boy Candra. Nilai-nilai pendidikan tersebut diantaranya, nilai pendidikan budi pekerti, kecerdasan, sosial, kewarganegaraan, estetika, jasmani dan kesejahteraan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Subjek penelitian ini adalah satu buah novel “Pada Senja yang Membawamu Pergi” karya Boy Candra. Objek dari penelitian ini adalah isi cerita yang memuat nilai-nilai pendidikan. Data dikumpulkan dengan cara membaca dan memahami isi novel, selanjutnya mengumpulkan dan mengelompokkan serta mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai pendidikan yang tersirat di dalam novel “Pada Senja Yang Membuat Pergi” karya Boy Candra. Sedangkan instrumen dari penelitian ini adalah penelitian sendiri. Untuk melengkapi referensi yang berhubungan dengan penelitian ini maka peneliti, melakukan penelitian di Perpustakaan IKIP Gunungsitoli sebagai lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa di dalam novel “Pada Senja yang Membawamu Pergi” karya Boy Candra terkandung nilai pendidikan budi pekerti, kecerdasan, sosial, kewarganegaraan, estetika, jasmani dan kesejahteraan keluarga yang secara tidak langsung dapat memberikan suatu pembelajaran, didikan, teladan dan sifat-sifat baik yang dapat mempengaruhi kehidupan dan karakter siswa di sekolah sehingga dapat bermoral baik.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN MORFOLOGI DAN EBI PADA SURAT KABAR REPUBLIKA Eko Wahyu Saputro; Intan Puspita; Nanda Sukmawati; Chafit Ulya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Desember Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i2.2750

Abstract

Judul dalam penelitian ini adalah “Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Morfologi dan EBI pada Surat Kabar Republika”. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan berbahasa dan pembetulannya pada tataran Morfologi dan EBI pada Surat Kabar Republika edisi 16 Oktober 2021 serta mengetahui pentingnya menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai kaidah yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Untuk mengumpulkan data, menggunakan teknik membaca, yakni pengumpulan data dengan cara membaca surat kabar. Hasil penelitian Kesalahan berbahasa yang dianalisis dalam penelitian ini adalah kesalahan pada tataran Morfologi dan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI). Pada tataran Morfologi aspek yang dianalisis meliputi kesalahan penggunaan afiksasi (imbuhan). Sementara, pada Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) aspek yang dianalisis meliputi kesalahan penggunaan kata baku, penggunaan kata serapan, penggunaan huruf kapital, penggunaan tanda baca hubung dan koma. Penelitian ini mengambil sampel berupa Surat Kabar Republika Edisi 16 Oktober 2021. Kesalahan penulisan tataran morfologi terdapat satu kesalahan penggunaan prefiks me(N) dan kesalahan penulisan tataran Ejaan terdapat 29 kesalahan, meliputi: 24 kesalahan penggunaan kata baku, dua kesalahan pada penggunaan huruf kapital, satu kesalahan penggunaan tanda hubung, satu kesalahan penggunaan tanda baca koma, dan satu kesalahan penggunaan preposisi di.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI METODE BERNYANYI DALAM MENGENAL MALAIKAT DAN TUGASNYA PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS IV SDN 46 TUANKU AMIR Zuhudiyah Yasir
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Desember Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i2.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui metode bernyanyi dalam mengenal malaikat dan tugasnya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas IV di SDN 46 Tuanku Amir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian terdiri dari: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui tes kognitif, afektif, dan psikomotor, serta menggunakan lembaran observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas belajar peserta didik melalui metode bernyanyi dalam mengenal malaikat dan tugasnya terjadi peningkatan dengan ketuntasan pada Siklus I adalah 79%, setelah direfleksi meningkat menjadi 97% pada siklus II. Peningkatan hasil belajar peserta didik sangat baik dan meningkat. Terbukti pada siklus I ketuntasan peserta didik mencapai 72%, setelah direfleksi terjadi peningkatan sebesar 97%. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui metode bernyanyi dalam mengenal malaikat dan tugasnya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SDN 46 Tuanku Amir.
Peningkatan Kemampuan Menyimpulkan Teks Persuasi Melalui Model Pembelajaran Example Non Example Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Gunungsitoli Selatan Trisman Harefa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.2149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimpulkan Teks Persuasi melalui model pembelajaran Example Non Example pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gunungsitoli Selatan Tahun Pembelajaran 2019/2020. Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaanya terdiri dari empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) observasi (4) refleksi. Peneliti menggunakan beberapa instrumen penelitian yaitu lembar observasi, tes essay, catatan lapangan, dan dokumentasi. Sebagai subjek penelitian ini adalah siswa kelas XIII SMP Negeri 1 Gunungsitoli Selatan. Berdasarkan hasil penelitian, ternyata ada peningkatan kemampuan siswa dalam menggunakan model pembelajaran Example Non Example terhadap menyimpulkan teks persuasi. Pada Siklus I pertemuan I hasil observasi siswa yang aktif 39.16% dan yang tidak aktif 60.83%. Hasil observasi yang sudah dilakukan peneliti 58.82% dan yang belum dilakukan peneliti 41.17%. Pada siklus I pertemuan II hasil observasi siswa yang aktif 49.16% dan yang tidak aktif 50.83%. Hasil observasi yang sudah dilakukan peneliti 64.70% dan yang belum dilakukan peneliti 35.29%. Pada Siklus II pertemuan I hasil observasi siswa yang aktif 75% dan yang kurang tidak 25%. Hasil observasi yang sudah dilakukan peneliti 82.35% dan yang belum dilakukan peneliti 17.64%. Pada siklus II pertemuan II hasil observasi siswa yang aktif 90.83% dan yang tidak aktif 9.16%. Hasil observasi yang sudah dilakukan peneliti 100% dan yang belum dilakukan peneliti 0%.
KESIAPAN PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN IKIP GUNUNGSITOLI Yelisman Zebua
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.2144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tentang kesiapan mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan IKIP Gunungsitoli semester genap TA 2020/2021. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi mahasiswa semester VIII Teknik Bangunan IKIP Gunungsitoli yang melaksanakan Praktik Kerja Industri (PKI) TA 2020/2021. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 orang mahasiswa dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket, dengan 5 kategori kesiapan mulai dari: tidak siap, kurang siap, cukup siap, siap, sangat siap. Hasil penelitian, didapatkan data kesiapan mahasiswa Jurusan Teknik Bangunan IKIP Gunungsitoli dalam melaksanakan PKI berada pada kategori siap untuk aspek afektif, aspek kognitif dan psikomotor. Dilihat dari aspek secara keseluruhan bahwa kesiapan praktek kerja industri mahasiswa Teknik Bangunan IKIP Gunungsitoli dalam melaksanakan PKI di Kota Gunungsitoli berada pada kategori siap.
FENOMENA PLEONASME DALAM BAHASA INDONESIA: PERSPEKTIF GAYA BAHASA DAN KALIMAT EFEKTIF Jendri Mulyadi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Desember Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i2.2839

Abstract

Pleonasme dalam bahasa Indonesia dapat dipandang sebagai gaya bahasa. Namun di sisi lain, pleonasme menjadi faktor ketidak efektian kalimat. Pleonasme adalah salah satu gaya bahasa yang kerapkali digunakan dalam bahasa Indonesia. Pleonasme merupakan pemakaian kata yang mubazir (berlebihan). Jika ditinjau dari hakikatnya sebagai gaya bahasa, keberadaan pleonasme dapat dipandang sebagai sebuah kewajaran. Pleonasme sering digunakan oleh penutur untuk mempertegas sebuah pikiran atau memperkuat sifat ekpresif kalimat. Kalimat sebagai sarana penyampaian pesan dalam komunikasi tentunya harus memuat informasi secara lengkap, akurat, dan tidak bertele-tele. Kehematan adalah salah satu ciri yang perlu diperhatikan dalam membentuk kalimat efektif. Dengan demikian, hal ini tentunya berbenturan dengan hakikat pleonasme. Pleonasme secara jelas menunjukkan penggunaan kata-kata secara berlebihan dari yang dibutuhkan. Dilihat dari sudut pandang keefektifan penggunaan unsur bahasa dan kalimat efektif, pleonasme tidak dapat diterima keberadaanya.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT IMAM AL-GHAZALI Devi Syukri Azhari; Mustapa Mustapa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Desember Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i2.2865

Abstract

Menurut Al-Ghazali, pendidikan Islam yaitu pendidikan yang berupaya dalam pembentukan insan paripurna, baik di dunia maupun di akhirat. Menurut Al Ghazali pula manusia dapat mencapai kesempurnaan apabila mau berusaha mencari ilmu dan selanjutnya mengamalkan fadhilah melalui ilmu pengetahuan yang dipelajarinya. Menurut Al Ghazali tujuan utama pendidikan Islam itu adalah ber-taqarrub kepada Allah Sang Khaliq, dan manusia yang paling sempurna dalam pandangannya adalah manusia yang selalu mendekatkan diri kepada Allah. Tujuan itu tampak bernuansa religius dan moral, tanpa mengabaikan masalah duniawi Metode yang digunakan untuk diklasifikasikan al-ghazali menjadi dua bagian :Pertama, metode khusus pendidikan Agama, metode khusus pendidikan agama ini memiliki orientasi terhadap pengetahuan aqidah karena pendidikan agama pada realitasnya lebih sukar dibandingkan dengan pendidikan lainnya, karena pendidikan agama menyangkut problematika intuitif dan lebih menitikberatkan kepada pembentukan personality peserta didik. Kedua, metode khusus pendidikan Akhlak, Al-ghazali mengungkapkan :” Sebagaimana dokter, jikalau memberikan pasiennya dengan satu macam obat saja, niscaya akan membunuh kebanyakan orang sakit, begitupun guru, jikalau menunjukkan jalan kepada murid dengan satu macam saja dari latihan, niscaya membinasakan hati mereka.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN KESALAHAN PEMILIHAN DIKSI PADA BUKU MITOLOGI DUNIA KARYA HEGAR VALDMAR REVALDO Alya Puteri Noordiniyah; Faathimah Zamrudul Jannah; Lina Khoirun Nisa; Septa Kurnia Sari; Chafit Ulya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Desember Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i2.2934

Abstract

Judul dari penelitian ini adalah “Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Kesalahan Pemilihan Diksi pada Buku Mitologi Dunia Karya Hegar Valdmar Revaldo”. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh dari buku berjudul Mitologi dunia karya Hegar Valdmar Revaldo. Fokus dari penelitian ini terletak pada kesalahan pemilihan diksi yang dibagi menjadi tiga segi, yakni segi makna, segi gramatikal, dan segi sosial. Pengumpulan data menggunakan teknik simak-catat, yaitu membaca buku Mitologi dunia karya Hegar Valdmar Revaldo, kemudian mencatat kesalahan yang ditemukan. Data yang sudah dikumpulkan lalu diklasifikasi berdasarkan fokus dari penelitian. Kesalahan tersebut antara lain kesalahan pada segi makna, kesalahan pada segi gramatikal, dan kesalahan pada segi sosial. Kesalahan pada segi makna terdapat 4 kesalahan. Kesalahan pada segi gramatikal terdapat 19 kesalahan dengan rincian antara lain kesalahan penulisan miring, mubazir kata, kesalahan penggunaan huruf kapital, kesalahan penggunaan kata preposisi, serta kesalahan pemilihan diksi. Sedangkan kesalahan pada segi sosial terdapat 2 kesalahan dengan rincian kesalahan pemilihan diksi yang kurang familier di kalangan pembaca.
VIRTUAL COFFEE MORNING : MENGHUBUNGKAN PARA DOSEN MELALUI PERCAKAPAN ONLINE Karina Wanda; Wiene Surya Putra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Desember Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i2.2948

Abstract

Acara Coffee Morning Virtual atau dengan kata lain minum kopi sambil ngobrol-ngobrol tentang hal-hal yang berkembang tentang Pendidikan, dilaksanakan biasanya berlangsung selama 60 menit, kesempatan belajar profesional informal yang sering diadakan di kedai kopi atau restoran. Di masa pandemi Covid-19, penyelenggaraan acara Coffee Morning secara tatap muka tidak memungkinkan, sehingga acara Coffee Morning dilakukan secara virtual menggunakan video conference zoom. Selama Coffee Morning, para dosen-dosen, lintas semester dan bidang program-program studi, terhubung satu sama lain untuk berbagi praktik pengajaran. Karena didorong oleh peserta dari dosen-dosen Pendidikan dan non-pendidikan, topik diskusi muncul dari kebutuhan dan minat peserta coffee morning. Untuk melanjutkan pembelajaran profesional untuk dosen Pendidikan dan dosen non-pendidiakn selama karantina di rumah masing-masing, acara Coffee Morning virtual mendukung berbagi sumber daya dan saran bersama dengan memberikan empati dan solidaritas dari orang lain dalam konteks serupa.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN KONTROL JEMURAN PAKAIAN BERBASIS IOT Risnadona Putra Milandika; Widhi Bagus Nugroho; Tri Raharjo Yudantoro; Wahyu Sulistiyo; Wiktasari Wiktasari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Desember Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i2.2965

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia pasti akan melakukan kegiatan kebersihan mulai dari hal kecil seperti membersihakan diri sendiri hingga hal besar seperti membersihkan rumah. Salah satu kegiatan kebersihan yang dilakukan hampir setiap hari oleh manusia di setiap rumah tangga adalah membersihkan pakaian dengan cara mencuci hingga bersih lalu menjemurnya supaya kering. Meski dilakukan hampir setiap hari, membersihkan pakain bukan berarti tidak memiliki kendala. Karena kegiatan ini sering dilakukan oleh orang-orang di usia produktif  dan sibuk dengan kegiatan mereka sehingga mereka lupa untuk memonitor pakaian yang dijemur. Jika terjadi hujan pakaian yang sudah dicuci dan dijemur dan tidak segera di angkat atau diteduhkan maka akan basah kembali, sehingga harus dicuci ulang yang berarti membutuhkan waktu dan tenaga lebih untuk membersihkan pakaian kembali. Selain itu, di usia produktif ini, tak jarang orang-orang yang pilangnya terlambat hingga larut malam karena kesibukannya dan tidak bisa mengangkat jemurannya ketika sudah sore hari dan pakaian masi di luar ruangan dapat mengakibatkan pakaian lembab dan bau apek dan harus dicuci kembali. Untuk memudahkan mengontrol dan memonitor pakaian yang dijemur, diperlukan sebuah alat yang dapat meneduhkan pakaian yang dijemur secara otomatis jika terjadi hujan. Alat ini menggunakan beberapa sensor yang dapat membantu memonitor status jemuran. Menggunakan sensor hujan untuk mendeteksi hujan sehingga dapat melakukan aksi yaitu berupa meneduhkan jemuran supaya tidak kehujanan dan sensor cahaya (LDR) untuk mendeteksi cahaya matahari, ketika cahaya matahari redup yang diakibatkan mendung atau sore hari, alat dapat melakukan aksi meneduhkan jemuran supaya tidak lembab dan harus dicuci ulang kembali.

Page 15 of 469 | Total Record : 4688