cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
PENGEMBANGAN TARI KREASI KAMPUONG LAMO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN Intan Ningrum; Hukmi Hukmi; Febrialismanto Febrialismanto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.1867

Abstract

Tujuan pengembangan ini adalah untuk tari kreasi kampuong lamo untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun yang valid. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menurut sugiyono. Pada penelitian ini, peneliti hanya melakukan 6 tahap yaitu mengetahui masalah atau potensi, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain dan pembuatan produk. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Angket digunakan saat melakukan validasi ahli materi, ahli media, dan ahli pendidik. Rata- rata penilaian validator ahli materi sebesar 86,6% dengan ktiteria sangat valid , kemudian rata-rata penilaian ahli media sebesar 84% dengan ktiteria cukup valid dan kemudian hasil rata rata penilaian ahli pendidik sebesar 91,1% dengan kriteria sangat valid.
HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PERTIWI KOTA PEKANBARU Yusra Hanum Sinamo; Zulkifli Zulkifli; Daviq Chairilsyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i1.878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji hubungan dengan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Kota Pekanbaru. Populasi penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Kota Pekanbaru. Sampel yang digunakan sebanyak 60 anak. Dalam penelitian ini hipotesisi yang diajukan adalah ada hubungan dengan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan program IBM SPSS for Windows Ver 21. Hasil penelitian diketahui harga diri anak berada pada kategori rendah (54,93%) dan tingkat perilaku prososial berada pada kategori rendah (53,16%). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara harga diri dengan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Kota Pekanbaru dengan nilai koefisien korelasi sebesar rxy = 0,628 dan nilai koefisien determinasi yang dihasilkan sebesar 39,4%, memiliki makna bahwa harga diri memberi pengaruh sebesar 39% terhadap perilaku prososial.
ANALISIS KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN BERDASARKAN PROFESI ORANG TUA DI KECAMATAN KAPUR IX PROVINSI SUMATERA BARAT Rahmi Nilasari; Hukmi Hukmi; Zulkifli N
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1370

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya kemampuan sosial anak usia 5-6 tahun. Kemampuan sosial mempunyai peranan penting dalam masyarakat untuk berinteraksi kemampuan sosial yang baik akan memberikan pengaruh positif bagi perkembangan anak. Tanpa dukungan orangtua, maka anak akan sulit untuk mencapai sesuatu yang maksimal dan akan sulit pula baginya untuk meraih kesuksesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sosial anak usia 5-6 tahun berdasarkan profesi orang tua di Kecamatan Kapur IX Provinsi Sumatera Barat. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian 68 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data adalah angket yang disebarkan kepada kepada orangtua anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Kapur IX sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan skor rata rata 68,15. Artinya kemampuan sosial anak usia 5-6 tahun berkembang sesuai harapan (BSH); secara rinci dilihat dari profesi orang tua anak, diketahui kemampuan sosial anak yang latar belakang profesi orang tua PNS sebagian besar (59,9%) kategori BSH dan BSN, kemudian Pedagang (55,3%). Sedangkan sisanya kategori terendah (BB-MB) berlatar sebagai Buruh Bangunan (12,01%), Petani (12,4%).
KEPRAKTISAN DAN KEEFEKTIFAN LKS BERCIRIKAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI MATRIKS Arini Hidayati; Wildatun Nofiah; Setiawati Setiawati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.1711

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menilai kepraktisan dan keefektifan LKS bercirikan pendekatan saintifik pada materi matriks yang sebelumnya telah dikembangkan oleh peneliti. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI Agama 2, MA Negeri 1 Probolinggo. Penelitian dilakukan dengan mengujicobakan LKS yang telah dikembangkan di kelas uji coba dengan jumlah subjek uji coba sebanyak 13 siswa, untuk menilai kepraktisan dan keefektifan LKS. Untuk nilai kepraktisan diperoleh dari hasil observasi dua orang observer, sedangkan untuk nilai keefektifan diperoleh dari nilai uji kompetensi dan angket respon siswa. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS dinyatakan sangat baik dengan persentase 90,5%, yang artinya LKS yang dikembangkan memenuhi kriteria kepraktisan. Untuk keefektifan LKS dilihat dari hasil belajar siswa. Sebanyak 85% siswa dinyatakan tuntas dan mereka memberikan respon positif terhadap LKS, dengan rata-rata skor keseluruhan hasil respon siswa yaitu 3,34 yang artinya respon siswa masuk dalam ketegori tinggi.
DAMPAK PEMBELAJARAN JARAK JAUH TERHADAP PERASAAN TERTEKAN PADA SISWA KELAS TUJUH SMP SAAT MEMAHAMI KONSEP MATEMATIKA Meinanda Putri Zalsabella; Darmadi Darmadi; Pupung Puspita Ningrum; Sindi Ardila Yuliarisma; Ayu Safitri; Yohannes Eko Prasetyo; Risvya Faiz Nabila
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari pembelajaran jarak jauh terhadap perasaan tertekan siswa kelas tujuh SMP saat memahami konsep matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah salah satu siswa kelas 7 MTsN Kuncen Madiun dan salah satu siswi kelas 7 SMPN 13 Madiun. Penerapan pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran tatap muka di era pendidikan normal baru memiliki implikasi psikologis bagi siswa. Dukungan dari orang tua, guru, dan sesama rekan sangat dibutuhkan agar siswa tidak stres. Kelompok SMP memiliki sederet faktor pendorong penyesuaian, mulai dari ada tidaknya pedoman yang jelas, ketersediaan infrastruktur, hingga tingkat beban tugas. Selain itu, secara psikologis, anak-anak SMP masih dalam masa transisi dari pembelajaran dasar ke menengah. Secara psikologis, yang membuat siswa merasa negatif adalah berkurangnya penguasaan materi utamanya mata pelajaran Matematika selama pembelajaran jarak jauh. Siswa, khususnya, paling terpengaruh selama pembelajaran jarak jauh. Mereka memiliki penyesuaian akademik, interaksi sosial yang terbatas, dan kemungkinan perasaan negatif. Aspek psikologis yang muncul seperti itu tidak bisa ditolerir. Ketidakteraturan dan ketiadaan alat ukur untuk pembelajaran jarak jauh seperti kurikulum yang belum diterbitkan dan penyederhanaan kompetensi dasar semakin berdampak negatif bagi peserta didik.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SMP NEGERI 1 MOROO Toroziduhu Waruwu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.2150

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa terhadap penggunaan media dalam pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah randomized control-group posttest only design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Moroo sebanyak 120 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pada kelas kontrol sebesar 70,50, sedangkan nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 84,50. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh penggunaan multimedia dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penggunaan media Infokus lebih meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan media konvesional.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN FISIKA Envilwan Berkat Harefa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.2145

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Numbered Head Together belum optimal diterapkan sehingga hasil belajar siswa pada mata pelajaran konstruksi jalan dan jembatan belum memenuhi Standar KKM. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Gunungsitoli Idanoi dengan subjek penelitian siswa kelas X. Hasil penelitian : (1) pada siklus I (pertama) rata-rata pengamatan proses pembelajaran (responden guru) yaitu 48,60%, rata-rata persentase pengamatan keaktifan siswa yaitu 45,23% belum mencapai target yang ditetapkan, rata-rata hitung hasil belajar siswa adalah 66,93 tergolong kategori cukup, persentase ketuntasan siswa mencapai 38,88%. (2) pada siklus II (kedua) rata-rata pengamatan proses pembelajaran (responden guru) yaitu 91,06%, rata-rata persentase pengamatan keaktifan siswa yaitu 84,54% telah mencapai target yang ditetapkan, rata-rata hitung hasil belajar siswa adalah 82,16 tergolong kategori baik dan persentase ketuntasan belajar mencapai 100%, telah mencapai target yang ditetapkan yaitu 70. Dari temuan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Numbered Head Together pada pelajaran fisika dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SMAN 1 Gunungsitoli Idanoi
PERBEDAAN BEBERAPA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP KOMPETENSI BELAJAR IPA SMP NEGERI 1 SIROMBU Toroziduhu Waruwu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 2 No. 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v2i2.2158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi siswa pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, tipe TPS dan tipe STAD. Rancangan penelitian ini menggunakan Randomized posttest only desig, subjeknya adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Sirombu yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui tes dan non tes. Data kompetensi siswa aspek kognitif diperoleh melalui objektif tes, kompetensi siswa aspek afektif dan psikomotor diperoleh melalui lembar observasi. Analisis data aspek kognitif menggunakan uji anava satu arah, sedangkan aspek afektif dan psikomotor menggunakan uji kruskall wallis. Hasil penelitian mengungkap nilai rata-rata kompetensi siswa pada aspek kognitif di kelas NHT sebesar 81,41, kelas TPS sebesar 73,16 dan kelas STAD sebesar 76,91. Nilai rata-rata kompetensi siswa pada aspek afektif di kelas NHT sebesar 76,77, kelas TPS sebesar 67,60 dan kelas STAD sebesar 72,29. Nilai rata-rata kompetensi siswa pada aspek psikomotor di kelas NHT sebesar 72,08, kelas TPS sebesar 63,54 dan kelas STAD sebesar 66,81. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi siswa pada aspek kognitif yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan tipe TPS memiliki perbedaan secara signifikan, sedangkan antara tipe NHT dengan tipe STAD dan tipe TPS dengan tipe STAD tidak signifikan perbedaannya. Kompetensi siswa pada aspek afektif yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, tipe TPS dan tipe STAD memiliki perbedaan, tipe NHT lebih baik dibandingkan dengan tipe TPS dan tipe STAD. Kompetensi siswa pada aspek psikomotor yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, tipe TPS dan tipe STAD memiliki perbedaan, tipe NHT lebih baik dibandingkan dengan tipe TPS dan tipe STAD.
PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP Ratna Natalia Mendrofa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.2147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model examples non examples dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Swasta Pembda 2 Gunungsitoli Tahun Pelajaran 2020/2021. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen dan VII-1 sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemahaman konsep matematis. Data dianalisis dengan menggunakan statistika inferensial. Berdasarkan rata-rata hasil postest untuk tes kemampuan pemahaman konsep siswa diperoleh kelas eksperimen 80,30 sedangkan pada kelas kontrol 63,00. Sehingga dapat disimpulkan bahwa menerapkan model examples non examples pada proses pembelajaran matematika lebh efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU DAN SISWA DI SMA NEGERI 1 LOLOFITU MOI Adrianus Bawamenewi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.2252

Abstract

Kesuksesan dalam membina dan meningkatkan kedisiplinan serta mutu pendidikan yang berkualitas di sekolah tergantung pada peran kepala sekolah. Kedisiplinan merupakan sikap mental seseorang yang berkenan menaati dan melaksanakan aturan di sekolah serta bertindak sesuai dengan yang seharusnya. Sekolah yang disiplin akan menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi warga sekolah serta merupakan bagian dari indikator kesuksesan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru dan siswa. Berdasarkan temuan dan hasil pembahasan disimpulkan bahwa: Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru dan siswa di SMA Negeri 1 Lolofitu moi masih kurang maksimal terlaksana sebagaimana yang diharapkan, untuk itu perlu dievaluasi sehingga lebih baik, sebab masih terjadi kelemahan dari sisi keteladanan, kemampuan merangkul warga sekolah, kurangnya penegakan kedisiplinan, dan gaya kepemimpinan yang dilakukan masih perlu ditingkatkan sesuai kompetensi sebagai pimpinan. Kendala kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru dan siswa yaitu kurangnya komunikasi dan kerjasama dengan sesama bapak/ibu guru. Menyebabkan peningkatan disiplin di sekolah sangat tidak efektif penerapannya.

Page 14 of 469 | Total Record : 4688