cover
Contact Name
Fahmi Hafid
Contact Email
poltekita@gmail.com
Phone
+6285255530999
Journal Mail Official
poltekita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 1907459X     EISSN : 25277170     DOI : https://doi.org/10.33860
Core Subject : Health, Science,
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan (e-ISSN: 2527-7170, p-ISSN: 1907-459X) is a peer-reviewed open access scientific journal published by Poltekkes Kemenkes Palu. The scope for Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan includes nutrition, midwifery, nursing, public health, environmental health, food, and nutrition.Each volume of Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is counted in each calendar year that consists of 4 issues. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is published two times per year every February, May, August, and November. Articles could be written in either Bahasa Indonesia or English
Articles 516 Documents
Hubungan Lingkar Lengan Atas (LiLA), Hemoglobin (Hb), dan Asupan Fe Terhadap Berat Badan Lahir Bayi Nuryani; Ayu Mustika Handayani
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1255

Abstract

Berat badan lahir merupakan salah satu indikator kesehatan bayi baru lahir dan sebesar 16% dari semua bayi lahir dengan BBLR. Faktor penyebab terhadap kejadian bayi baru lahir dengan berat lahir rendah (BBLR) dilihat dari lingkar lengan atas (LiLA), hemoglobin (Hb), dan zat besi di dalam tubuh ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan LiLA, Hb, dan zat besi dengan berat badan lahir bayi. Metode penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah ibu yang melahirkan di Wilayah Kerja Puskesmas Tangkit pada bulan Januari-Desember 2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 212 responden. Uji analisa data menggunakan chi square. Hasil penelitian didapat ada hubungan LiLA dengan berat badan lahir bayi dengan p-value 0,022, OR sebesar 0,231(0,061-0,874). Tidak ada hubungan kadar hemoglobin dengan berat badan lahir bayi dengan p-value 0,703, nilai OR sebesar 1,382 (0,497-3,839). Ada hubungan asupan zat besi (Fe) dengan berat badan lahir bayi dengan p-value 0,759, dengan nilai OR sebesar 0,770 (0,297-2,001). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan LiLA dengan berat badan lahir bayi. Pada variabel kadar hemoglobin dan asupan zat besi (Fe) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan berat badan lahir bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Tangkit.
Nurses’s Burnout and Anxiety about Risk of Infection toward Quality of Life during the COVID-19 Outbreak Ina Martiana; Hendra Dwi Cahyono
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1258

Abstract

The novel coronavirus disease (COVID-19) is a global pandemic in all over countries. Nurses as frontline worker who taking care of infected patients and have high risk of being infected by COVID-19. This pandemic affects physical and psychological conditions of nurses. The aim of this study was to identify the correlation between nurse’s burnout and risk of infection anxiety toward quality of life. This study used descriptive cross-sectional design. A total of 102 participants joined this research. The participants were nurses who work in COVID-19 isolation room. The data collecting process has done by online. The participants filled informed consent and questionnaire by online questionnaire. The study was assessed by Professional Quality of Life-5 (ProQOL-5), C-19ASS (COVID-19 Anxiety Syndrome Scale), and CBI (Copenhagen Burnout Inventory). This study was analyzed using non-parametric Kruskal Wallis. The results of the study were 56.9% of respondents had a high level of anxiety, 50% of them experienced burnout. There is a significant relationship between length of work and quality of life of CS (p value = 0.048). There is also a relationship between burnout and STS quality of life (p value = 0.033). The pandemic situation is being fluctuated and people adapted to it. The anxiety and burnout feeling was also change anytime. The more nurses being prepared, the lower burnout, and having good quality of life. The good teamwork to support and feeling of being appreciate give good quality of life for nurses.  
Intervention of Progressive Muscle Relaxation on Anxiety and Sleep Quality in COVID-19 Patients : A Systematic Review Nurul Imam; Alfian Bayu Indrawan; Rofi Syahrizal; Shafaat Pranata
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1259

Abstract

COVID-19 is an infectious disease. COVID-19 patients will experience anxiety, thus disturbing the patient's sleep quality. Pharmacological therapy given in the long term poses a risk to the health of the body. This study aims to determine the effectiveness of progressive muscle relaxation in COVID-19 patients to reduce anxiety and improve sleep quality. The studies were identified systematic by searching the database with the keywords “COVID-19 AND Anxiety AND Sleep Quality AND progressive Muscle Relaxation.” The results consist of Web of Science 3 articles, Scopus 3 articles, Science Direct 135 and Pro Quest 501 articles. Eligible articles were selected according to the inclusion and exclusion criteria, COVID-19 patients with anxiety and sleep disturbances as well as with PMR intervention and articles published in English based on the last 3 years study. In assessing the bias and methodological quality of this study using the Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal checklist tool. From 642 references, after a selection there were 5 references describing in detail progressive muscle relaxation exercises that could be used together with pharmacological during treatment in isolation rooms. Progressive muscle relaxation exercises are performed 2 times a day, in the morning and before going to bed, with a duration of 20-30 minutes. Progressive muscle relaxation significant reduces anxiety and improves sleep quality in COVID-19 patients during isolation treatment.
Evaluasi Klinis dan Efek Samping Terapi Obat Antivirus Pada Pasien Covid-19 Di RSPAD Gatot Soebroto Jeanette Mangiwa; Ros Sumarny; Dian Ratih Laksmitawati; Renni Septini
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1333

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan jenis obat antivirus Covid-19 dengan outcome klinis dan lama rawat berdasarkan derajat keparahan Covid-19 di ruang rawat inap Paviliun Soehardo Kertohusodo RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dan pengambilan data secara retrospektif melalui rekam medis periode bulan September - November tahun 2020. Sampel adalah pasien Covid-19 derajat sedang dan berat. Data demografi dan klinis pasien serta profil pengobatan dianalisis secara deskriptif berdasarkan derajat keparahan Covid-19. Analisis data yaitu uji Spearman’s rho. Hasil menunjukkan terdapat 79 pasien Covid-19 yang memenuhi kriteria inklusi dengan derajat sedang 62,03% dan derajat berat 37,97%. Penggunaan antivirus pada derajat sedang yaitu oseltamivir sebanyak 28 pasien (57,14%), favipiravir 13 pasien (26,53%) sedangkan penggunaan antivirus pada derajat berat adalah oseltamivir & favipiravir. Hubungan lama status positif RT-PCR dan lama rawat terhadap derajat keparahan Covid-19 diperoleh p <0,05. Hubungan profil penggunaan obat antivirus dengan derajat keparahan Covid-19 diperoleh p=0,00. Hubungan jenis regimen obat antivirus dengan nilai skala rasio parameter klinik d-dimer pre p=0,01 dan post p=0,03 dan parameter klinik SGPT (pre) p=0,04 da (post) p=0,00 pada derajat berat. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan yang signifikan profil penggunaan regimen obat antivirus dengan derajat keparahan Covid-19 dan terdapat hubungan yang signifikan pada penggunaan obat penunjang yaitu antikoagulan, antihistamin, obat gangguan saluran cerna dan obat hepaprotektor dengan derajat keparahan Covid-19
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Ernidayati Ernidayati; Sugeng Eko Irianto; Noviansyah Noviansyah; Endang Budiati; Aila Karyus
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1385

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Crossectional. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Kabupaten Lampung Selatan pada bulan Mei-Juli 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Balita berjumlah 1459 orang dengan jumlah sampel  adalah 181 orang diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa dari 181 responden dengan tidak mengalami stunting sebanyak 68,0%, responden dengan status gizi ibu saat hamil baik sebanyak 84,5%, responden dengan jumlah anggota rumah tangga ≥ 4 orang sebanyak 76,8%, responden dengan pemberian tidak ASI eksklusif sebanyak 64,1%, responden dengan riwayat penyakit infeksi tidak ada riwayat sebanyak 69,1%, dan responden dengan tahan pangan sebanyak 75,1%. Variable yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Lampung Selatan adalah status gizi saat ibu hamil (p = 0,000), riwayat penyakit infeksi (p = 0,000), ASI Eksklusif (p = 0,012), dan ketahanan pangan (p = 0,003). Variable dengan OR tertinggi adalah status gizi saat ibu hamil yaitu 12,509
Analisis Strategi Dalam Menjalankan Bisnis Apotek dan Meningkatkan Omzet Pada Masa Pandemi Covid 19 Mochammad Widya Pratama; Delina Hasan; Lies Putriana
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1391

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisa Strategi Dalam Menjalankan Bisnis Apotek dan Strategi Meningkatkan Omzet Pada Pada Masa Pandemi Covid 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung di Apotek Jejaring dan Apotek Konvensional yang seluruhnya tersebar di Kabupaten Tangerang yang melakukan transaksi di Apotek. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah sebanyak 255 yang diambil secara nonprobability sampling dengan pendekatan sampling incidental. Data yang dikumpulan yaitu data sosio-demografi meliputi jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan pada responden di apotek jejaring dan apotek konvensional. Kemudian data jenis strategi pemasaran yang digunakan di Apotek, data omzet apotek, data jumlah transaksi apotek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan strategi pemasaran yang diterapkan oleh kedua jenis Apotek yaitu terdapat 8 strategi pemasaran apotek yang sama-sama diterapkan yaitu kehadiran apotek, ketersediaan obat, fasilitas ruang tunggu yang memadai, fasilitas parkir, apotek melakukan promosi, harga jual yang terjangkau, apotek melakukan sosialisasi/penyuluhan, penjualan secara online dan adanya program discount. Data strategi pemasaran apotek jejaring dan apotek konvensional menggunakan strategi penyuluhan, pemberian diskon, penjualan online menunjukan hasil >50%. Data omset pada bulan Desember 2021 – April 2022 menunjukan pertumbuhan 16 % pada apotek konvensional dan pertumbuhan 34% pada apotek jejaring dimana mempunyai nilai positif sehingga bisa dikatakan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan sudah tepat
Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketepatan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Balita Di Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio Kota Baubau Suwartin; Dahmar; Fitriani
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1396

Abstract

Pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Kelurahan Bugi masih sangat rendah. Hal ini dikarenakan ibu takut anaknya diimunisasi dan melupakan jadwal imunisasi bayinya. Ketepatan pemberian imunisasi pada bayi merupakan disiplin waktu dalam kunjungan imunisasi sesuai jadwal dan umur bayi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita di Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio Kota Baubau. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional study dengan menggunakan total sampling yang berjumlah 99 ibu. Hasil uji chi-square dengan batas kemaknaan (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,027), dukungan keluarga (p = 0,000) dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita. Tidak ada hubungan antara pendidikan (p = 0,764), pekerjaan (p = 0,958), dukungan petugas kesehatan (p = 0,718), dan keterjamgkauan ke tempat pelayanan kesehatan (p = 0,226) dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluaraga dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita. Tidak ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, dukungan petugas kesehatan, dan keterjangkauan ke tempat pelayanan kesehatan dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada balita.
Hubungan Kompetensi Ketua Tim Terhadap Kepuasan Kinerja Perawat Pelaksana Dalam Penerapan Model Praktik Keperawatan Profesional Metode Tim Saman; Sova Evie
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1413

Abstract

Kompetensi adalah kemampuan individu untuk melaksanakan suatu pekerjaan dan memiliki keunggulan menyangkut pengetahuan, keahlian dan sikap. Ketua tim menjadi secondline di ruangan untuk mengarahkan perawat pelaksana dalam penerapan MPKP di rumah sakit agar kinerja perawat pelaksana baik dan lebih ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah teridentifikasinya hubungan kompetensi ketua tim terhadap kepuasan kinerja perawat pelaksana dalam menerapkan model praktik keperawatan professional (MPKP) pemula di RSUD Mokopido Tolitoli, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan studi korelasi, dengan pendekatan deskriptif cross sectional. Jumlah sampel 37 perawat pelaksana di 5 ruang rawat inap. Proses analisa data dengan SPSS 22 untuk menguji variable. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kompetensi management approach ketua tim dengan kepuasan kinerja perawat pelaksana (p=0,009). Terdapat hubungan signifikan antara kompetensi patient care delivery system dan compensatory reward ketua tim dengan kepuasan kinerja perawat pelaksana (p=0,040). Terdapat hubungan antara kompetensi profesional relationship ketua tim dengan kepuasan kinerja perawat perawat pelaksana (p=0,001), pada tingkat kepercayaan 95% (alpha 5%). Kesimpulan menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara kompetensi ketua tim (dalam 4 pilar) dengan kepuasan kinerja perawat pelaksana dalam penerapan MPKP Metode Tim di RSUD Mokopido Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Pengaruh Edukasi Melalui Video Terhadap Pengetahuan Parenting Orang Tua Anak tentang Pencegahan Covid 19 Di Kelurahan Menteng Widya Warastuti; Nang Randu Utama
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan orang tua tentang pencegahan covid setelah edukasi dengan media video. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi exsperiment dengan Control Group Design yang dilakukan Puskesmas Menteng dengan memberikan perlakuan kepada kelompok eksperimen pada orang tua sebanyak 30 orang yang diedukasi melalui media video dan kelompok kontrol adalah orang tua diberikan edukasi dengan leaflet sejumlah 30 responden. Analisis data yaitu Uji t-dependen dan Uji t-independen dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan edukasi menggunakan video terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan parenting orang tua tentang pencegahan covid yaitu dari 50,7 menjadi 67,4 dengan nilai P value = 0,000 <α 0,05. Hal yang sama terjadai pada kelompok kontrol yaitu terdapat juga peningkatan nilai rata-rata pengetahuan setelah edukasi dengan metode leaflet yaitu dari 47,8 menjadi 59,8 dan nilai P value = 0,000 <α 0,05. Kemudian, hasil analisis perbedaan nilai rata-rata antara kelompok eksperimen dan kontrol menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan nilai p = 0.008 dimana nilai rata-rata atau mean 67,4 ± 10,809 (kelompok eksperimen) dan 59,8 ± 10,605 (kelompok kontrol). Kesimpulan yaitu edukasi kesehatan melalui video tentang parenting orang tua anak mengenai pencegahan covid memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode leaflet kepada orang tua anak di Kelurahan Menteng.
The Study of Citrus Peels (Citrus amblycarpa) Mass Ratio Substitution on Physicochemical of Rich-Antioxidant of Liang Tea Yohana S. K. Dewi
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1439

Abstract

The purpose of this study was to obtain the mass ratio substitution of citrus peel in the rich-antioxidant of liang tea formulation which produced the best physicochemical characteristics. The ingredients for making rich-antioxidant of liang tea are dried herbal plant ingredients consisting of muje leaves (D. chinensis), nanas kerang leaves (Tradescantia spathacea Sw.), origanum leaves (Origanum vulgare Wilder), pandan leaves (Pandanus amaryllifolius), stem bark from Secang wood (Caesalpinia sappan), midrib skin from Lidah Buaya (Aloe vera chinensis) and jeruk sambal peels (Citrus amblycarpa) with mass ratios according to treatment. The treatment was in the form of mass ratio of liang tea and citrus amblycarpa peel (100:0; 90:10; 80:20; 70:30; 60:40; 50:50 and 40:60).  Parameters to observed are physical characters include color, pH and chemical characters include qualitative phytochemical testing, vitamin C content, total phenol content, total flavonoid content and antioxidant activity with DPPH inhibitory activity. The results showed that the formulation of the mass ratio of liang tea: citrus peel 70:30 had the highest total phenol content, total flavonoid and antioxidant activity (63,82 ± 3,70 mg GAE/g ext, 47,73 ± 4,34 mg QE/g ext and 83,28 ± 1,99 % respectively). The formulation liang tea and citrus peel with mass ration 60:40 showed the highest pH value (6,89 ± 0,04. The colour of tea formulation of liang tea and citur peel with mass ratio  70:30 showed colour characteristics are *L value (32,07 ± 0,06), *a (2,03 ± 0,06), *b (0,6 ± 0),*C (2,53 ± 0,06) and *h (15,23 ± 1,04).