cover
Contact Name
Fahmi Hafid
Contact Email
poltekita@gmail.com
Phone
+6285255530999
Journal Mail Official
poltekita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 1907459X     EISSN : 25277170     DOI : https://doi.org/10.33860
Core Subject : Health, Science,
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan (e-ISSN: 2527-7170, p-ISSN: 1907-459X) is a peer-reviewed open access scientific journal published by Poltekkes Kemenkes Palu. The scope for Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan includes nutrition, midwifery, nursing, public health, environmental health, food, and nutrition.Each volume of Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is counted in each calendar year that consists of 4 issues. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is published two times per year every February, May, August, and November. Articles could be written in either Bahasa Indonesia or English
Articles 516 Documents
Pengaruh Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Anak di Posyandu Remaja Gawalise Artika Dewie; Mardiani Mangun; Irma Safira
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.992

Abstract

Salah satu penyebab kecenderungan terjadinya pernikahan anak adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran akan akibat dan kerugian dari pernikahan di usia muda. Penyuluhan menggunakan media audio visual merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh audiovisual terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan anak. Desain penelitian ini menggunakan one group pretest-postest dengan total sampling yaitu seluruh Remaja yang menjadi anggota Posyandu remaja Gawalise sejumlah 50 orang. Media yang digunakan adalah berupa video dan Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner. Setelah diketahui data berdistribusi tidak normal, maka analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahw pengetahuan responden sebelum diberikan penyuluhan dengan media audio visual tentang pernikahan anak yaitu berpengetahuan cukup sejumlah 32 responden (64 %), kemudian setelah diberi penyuluhan dengan media audiovisual hampir seluruh responden memiliki pengetahuan baik yaitu 40 responden (80 %). Hasil uji wilcoxon menunjukkan perbedaan pengetahuan tentang pernikahan anak yang bermakna antara sebelum dengan sesudah penyuluhan dengan menggunakan media audio visual (p-value = < 0,001). Media audiovisual berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang pernikahan anak. Kegiatan penyegaran perlu dilakukan secara berkala kepada remaja mengenai konsekuensi terjadinya pernikahan anak dan bekerjasama lintas sektoral untuk melakukan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP).  
Kualitas Bakteriologis Pada Peralatan Makan Di Warung Makan Kadompe Di Kota Luwuk Kabupaten Banggai Herawati Herawati; Sandy Novryanto Sakati; Zulfikar Sumarto
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1133

Abstract

Peralatan makanan haruslah dijaga terus tingkat kebersihannya supaya terhindar dari kontaminasi kuman patogen. Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran kualitas peralatan makan berdasarkan Angka Lempeng Total dan E.coli pada peralatan makan di warung makan kadompe di Kota Luwuk Kabupaten Banggai. Pengambilan Sampel Usap Alat Makan menggunakan Aquades, ,NaCl 0,85 % dalam botol. Pemeriksaan Angka Lempeng Total menggunakan media PCA, Aquades, penelitian deskritif dengan analisis laboratorium untuk memperoleh gambaran tentang kualitas bakteriologis pada peralatan makan berdasarkan total angka kuman dan E. coli yang terdapat pada peralatan makan yang digunakan pada rumah makan Kadompe. Hasil penelitian menunjukan pada pemeriksaan Angka Kuman menunjukan bahwa 11 (91,7%) sampel tidak memenuhi syarat kesehatan berdasarkan Permenkes RI No 1096/MENKES/PER/VI/2011, bahwa angka kuman pada peralatan makan harus 0 Koloni/cm2 Sedangkan 1 (8,3%) sampel memenuhi syarat kesehatan sedangkan pemeriksaan E.coli pada peralatan makan menunjukan bahwa 7 (58,3%) sampel tidak memenuhi syarat kesehatan dan 5 (41,7%) sampel memenuhi syarat kesehatan, di karenakan dalam proses pencucian peralatan makan tidak menggunakan perendaman dengan kaporit, perendaman dengan air panas pada suhu 82-1000C dan tidak menggunakan 3 bak dalam proses pencucian peralatan makan. Kualitas peralatan makan pemeriksaan sampel angka kuman dari 12 sampel dan E. coli dari 12 sampel terdapat 18 (75%) sampel tidak memenuhi syarat kesehatan. Dalam proses pencucian peralatan tidak sejalan dengan teknik pencucian menurut Kemenkes, 2009.
Pengaruh Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Terhadap Kadar Lipid dan Indeks Massa Tubuh Wanita Obesitas Usia Produktif Ririn Afrianto; Tien Tien; Nina Indriyani; Tety Yuniarty Sudiro; Andi Noor Kholidha Syarifin; Haryati Haryati
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1153

Abstract

Saat ini World Health Organization telah menetapkan obesitas sebagai epidemik global. Obesitas sering dihubungkan dengan kejadian dislipidemia termasuk penurunan kadar high density lipoprotein (HDL) dan peningkatan kadar low density lipoprotein (LDL). Hal ini juga sangat berkaitan dengan munculnya risiko penyakit jantung bahkan kematian. Pencarian bahan alami untuk memperbaiki status lipid pada penderita obesitas terus dilakukan, salah yang potensial dengan kandungan metabolitnya yang melimpah adalah minyak zaitun. Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh dan flavonoid yang dapat menurunkan lipotoksisitas dan ukuran sel lemak. Jenis minyak zaitun yang paling baik digunakan adalah extra virgin olive oil (EVOO), sehingga tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar lipid dan indeks masa tubuh (IMT) pada wanita obesitas usia produktif sebelum dan setelah pemberian EVOO. Penelitian ini merupakan studi quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest without control group. EVOO dikonsumsi selama 3 minggu dengan dosis 30 mL/hari. Penelitian ini didapatkan rerata kadar HDL, LDL, dan IMT pada subjek sebelum dilakukan intervensi (pre-test) adalah 42,27 ± 4,5 mg/dL, 131,18 ± 16,9 mg/dL dan 28,4273 ± 3,3 kg/m2, sedangkan rerata kadar HDL, LDL, dan IMT pada subjek setelah dilakukan intervensi (post-test) EVOO adalah 44,09 ±4,6 mg/dL, 127,45 ± 29,4 mg/dL, dan 28,2164 ± 3,4 kg/m2. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar HDL, LDL, dan IMT sebelum dan setelah pemberian EVOO
Analisis Status Gizi dengan Pola Asuh Ibu, Ketahanan Pangan dan Asupan Gizi Di Pusat Pengembangan Anak (PPA) Samarinda Marta Sovianti Hulu; Dina Lusiana Setyowati; Reny Noviasty
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1187

Abstract

Anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap gizi. Pusat Pengembangan Anak (PPA) melibatkan anak-anak dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah yang berisiko mengalami malnutrisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan pola asuh ibu, ketahanan pangan dan asupan gizi anak usia sekolah. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling sebanyak 50 anak yang terdaftar dalam Pusat Pengembangan Anugerah yang berusia 6-12 tahun. Hasil penelitian status gizi anak usia sekolah berdasarkan TB/U menunjukan hasil 92% anak memiliki status gizi normal namun ditemukan anak dengan kategori status gizi buruk sebesar 16%, gizi kurang sebanyak 4%, gizi lebih 14% dan obesitas sebesar 12% berdasarkan indeks antropometri IMT/U. Mayoritas ibu responden (74%) memiliki pola asuh demokratis. Dilihat dari segi ketahanan pangan keluarga, sebagian besar berada pada kategori rawan pangan dengan kelaparan sedang dengan persentase sebesar 64%. Hasil uji chi square diperoleh nilai p value < 0,05 pada variable pola asuh ibu dengan status gizi anak usia sekolah berdasarkan Indeks antropometri IMT/U dan antara variable asupan gizi dengan status gizi anak usia sekolah berdasarkan indeks antrompometri TB/U dan IMT/U. Sementara nila p value > 0,05 ditemukan pada vaiabel ketahanan pangan dengan status gizi anak. Disimpulkan terdapat hubungan antara pola asuh ibu dan asupan dengan status gizi anak, meskipun tidak terdapat hubungan antara ketahanan pangan dengan status gizi gizi anak
Perilaku Menonton Mukbang dan Preferensi Makanan Mahasiswa di Jakarta Adhila Fayasari; Mirta Nur Gustianti; Tri Ardianti Khasanah
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1190

Abstract

Mukbang adalah siaran makan yang dilakukan secara langsung dan menyajikan makanan dalam jumlah besar yang viral di media sosial. Budaya mukbang, agama/kepercayaan, status sosial ekonomi, personal preference, rasa lapar, nafsu makan, rasa kenyang, dan kesehatan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi pola makan seseorang. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis hubungan kebiasaan menonton video mukbang dengan preferensi makan pada mahasiswa di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan 413 mahasiswa di DKI Jakarta. Data kebiasaan menonton video mukbang diukur dengan menggunakan Mukbang Addiction Scale (MAS) dan preferensi makanan diukur dengan kuesioner terstruktur yang disebar dengan online form. Data pola makan diukur dengan menggunakan FFQ (Food Frequency Questionnaire). Data dianalisis menggunakan analisis chi-square. Sebanyak 42,8% subjek teradiksi mukbang, dan 7,7% preferensi makan tinggi terhadap fastfood. Data statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan menonton video mukbang dengan preferensi makanan pada mahasiswa di DKI Jakarta (p < 0,05), terutama pada mahasiswa dengan status gizi normal. Preferensi makanan mahasiswa didominasi frekuensi konsumsi protein, sayuran dan fastfood. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kebiasaan menonton video mukbang dengan preferensi makan pada mahasiswa, terutama pada jenis makanan protein, sayuran dan fastfood.
Analysis of Birth Weight and Birth Length with Stunting Incident in Children Aged 0-59 Months in Cinangka Depok Ahid Nur Hidayati; Bagus Aprianto; Chahya Kharin Herbawani
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1208

Abstract

In Indonesia, the frequency of child stunting has remained high over the last decade, with an estimated 37 percent of children stunted at the national level. The prevalence of stunting in Depok accounted for 3.5% of the incidence of stunting, which means that as many as 3,675 of 105,127 children under five experienced stunting in Depok. Data from the Cinangka Primary Health Center, Depok, in 2022 showed 158 children experiencing stunting. This study aims to see whether there is a relationship between birth weight and body length with the frequency of stunting in children aged 0-59 months. With a cross-sectional study approach, primary data were obtained directly from 56 samples of children aged 0-59 months who were stunted by anthropometric examination and interviews with questionnaires. The analysis used Chi-Square statistical test. The result showed that the prevalence of stunting, low birth weight, and low birth length were 80.4%, 25%, and 48.2%. The study found no relationship between birth weight and birth length with the incidence of stunting in children aged 0 to 59 months at the Cinangka Primary Health Center, Depok. Stunting was caused by a complex set of circumstances that included not just the child's birth weight and length but also their nutritional intake, disease exposure, and therapy. The study's outcomes show that comprehensive treatments are needed to improve the stunting incidence in Cinangka Primary Health Center, Depok. Multilevel approaches should be used in interventions to address numerous elements at all levels, from the community to the individual
Pengaruh Senam Diabetes Mellitus terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Nelyta Oktavianisya; Sugesti Aliftitah
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1233

Abstract

Macam-macam tatalaksana penyakit diabetes antara lain edukasi, pengaturan makanan, latihan fisik, dan intervensi farmakologis. Latihan fisik, salah satunya senam diabetes merupakan  salah satu upaya pertama  dalam pencegahan,  kontrol, dan mengatasi diabetes. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam diabetes terhadap penurunan KGD pada penderita DMT2. Desain penelitian adalah pra-eksperimental, one group pra-post test design. Sampel dalam penelitian ini ada 35 responden dengan tekhnik pengambilan sample yang digunakan yaitu teknik simple random sampling. Variabel bebas yaitu senam diabetes dan variable terikat yaitu KGD. Pengukuran KGD menggunakan Glucotest. Data dilakukan analisis dengan menggunakan uji Paired Samples T Tes. Hasil penelitian didapatkan rata-rata KGD setelah dilakukan senam terdapat penurunan sebesar 19,49 mg/dL. Hasil uji analisis data pretest-posttest kadar gula darah menggunakan uji Paired Samples T Test didapatkan nilai ρValue=0,000 dengan α=0,05. Karena ρValue<α maka ada pengaruh senam DM terhadap Penurunan KGDpada Penderita DMT2. Dengan melakukan senam DM pasien DMT2 bisa mengontrol kadar gula darahnya
Performance of Invention Toddler Pneumonia Cases in Public Health Centers Municipality Jambi Rumita Ena Sari; Rizalia Wardiah; Putri Inrian Tari
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1235

Abstract

The prevalence of toddler pneumonia in Jambi was fluktuative since 2019, and never achived of minimal standart services. This study aims to determine performance of finding pneumonia under five by health workers at the Jambi City Health Center in 2021. This type of research was a quantitative study with a Cross Sectional design. The sampling technique used a total sampling of 60 health workers. Data collected by using a questionnaire. The results showed that there was a significant relationship between motivation,, supervision,, support from the head of the health center, training, and support from colleagues, with performance of finding pneumonia. It is hoped that the health center will carry out outreach efforts to the community regarding the prevention of pneumonia which is integrated with the STOP Pneumonia program. It is also hoped that the Jambi City Health Office will routinely hold training on pneumonia under five.
Dampak Paparan Merkuri Terhadap Gangguan Kesehatan Penambang Emas Skala Kecil: Systematic Review Murniwati Bagia; Onny Setiani; Mursid Rahardjo
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i3.1238

Abstract

Pemakaian Merkuri (Hg) untuk pemisahan emas dari batuan (amalgamasi) sangat berbahaya pada kesehatan dimana dapat nebimbulkan gangguan kesehatan. Paparan Hg terjadi akibat mengkonsumsi makanan atau air yang mengandung merkuri atau menghirup partikel merkuri. Tujuan systematic review yaitu untuk mengetahui dampak paparan merkuri terhadap gangguan kesehatan penambang emas skala kecil. Penelusuran literatur artikel terkait dengan menelusuri artikel di jurnal-jurnal PubMed, Researchgate, google scholar search, ChemPubSoc Europe, International Journal of Environment Research and Public Health (IJERP), semanticscholar, International Journal of Education And Research (IJERN) dan Science Direct, geosciences, dan jurnal nasional melalui Portal Garuda Indonesia, Indonesia Widget One Search yang dipublish tahun 2012 hingga tahun 2022 dengan kata kunci “paparan merkuri penambang emas tradsional”. Hasil penelitian yaitu terdapat 6 artikel yang menunjukkan bahwa adanya gejala gangguan neurologis dan 5 artikel lainnya menunjukan adanya gejala gangguan fungsi hati dan ginjal (1), gangguan neurologis dan ginjal (1), gangguan fungsi hati (1) serta gangguan kesehatan lainnya tanpa menyebutkan gangguan kesehatan spesifik (3). Penggunaan merkuri pada pengolahan emas dalam jangka waktu lama sangat berdampak pada kesehatan
Analisis Kondisi Geografis dan Ketersediaan Peralatan di Puskesmas Terpencil/Sangat Terpencil di Indonesia Amir Su’udi; Rudi Hendro Putranto; Harna Harna; Andi Muh Asrul Irawan; Iin Fatmawati
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1246

Abstract

Puskesmas merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan primer atau tingkat pertama dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang optimal dan berkualitas. Kondisi geografis dan ketersedian peralatan yang belum memadai di puskesmas daerah terpencil/sangat terpencil dapat menurunkan kualitas pelayanan sehingga berdampak pada kesehatan masyarakat setenpat. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan menganalisis kondisi wilayah dan geografis serta ketersediaan set peralatan di puskesmas daerah tertinggal/sangat tertinggal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian adalah cross sectional. Penelitian ini merupakan bagian dari Studi Validasi Lokus Penempatan Tim NS Tahun 2019. Penelitian dilaksanakan bulan Februari-Desember 2019. Lokasi penelitian dilakukan di 25 provinsi di Indonesia dan terdapat 193 puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 73.1% puskesmas memiliki keterbatasan aksesibilitas yang menjadi hambatan puskesmas mencapai wilayah kerja. Kondisi geografis yang memisahkan wilayah kerja dengan puskesmas yaitu adanya sungai, laut, gunung, lembah dan hutan belantara. Lebih dari 50% puskesmas sudah memiliki set peralatan standar minimal 80%, namun masih kurangnya ketersediaan set peralatan lainnya. Tidak tercukupinya ketersediaan obat esensial 33 jenis dan vaksin pada sebagian besar puskesmas. Saran bagi pemerintah yaitu perlunya perhatian khusus untuk meningkatkan ketersediaan peralatan standar minimal dan obat pada puskesmas terpencil/sangat terpencil