cover
Contact Name
Nasrul Wathoni
Contact Email
majalah@farmasetika.com
Phone
842 888888 Ext : 3510
Journal Mail Official
majalah@farmasetika.com
Editorial Address
Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran Jl. Bandung-Sumedang KM.21, 45363 Sumedang
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Majalah Farmasetika
ISSN : -     EISSN : 26862506     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah Farmasetika Edisi Khusus merupakan majalah online farmasi di Indonesia berbentuk artikel ilmiah populer, artikel review, laporan kasus, komentar, dan komunikasi penelitian singkat di bidang farmasi. Edisi khusus ini dibuat untuk kepentingan informasi, edukasi dan penelitian kefarmasian. Majalah Farmasetika Edisi Khusus terbit 5 kali dalam setahun.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2, Tahun 2026 (In Press)" : 3 Documents clear
Identifikasi Alkaloid Ekstrak Etanol dan Fraksi Kulit Carica pubescens dengan Kromatrografi Lapis Tipis Pratiwi, Yunia; Dewi, Ratna Sari
Majalah Farmasetika Vol. 11 No. 2, Tahun 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v11i2.69882

Abstract

Tanaman Carica pubescens merupakan komoditas dataran tinggi yang berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif. Optimalisasi pemanfaatan limbah kulit buah Carica memerlukan data ilmiah mengenai kandungan metabolit sekunder, khususnya golongan alkaloid yang memiliki aktivitas farmakologis luas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi kualitatif senyawa golongan alkaloid pada ekstrak etanol dan fraksi kulit buah Carica (Carica pubescens) menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Ekstraksi dilakukan secara remaserasi dengan etanol 70%, dilanjutkan fraksinasi bertingkat (n-heksan, etil asetat, dan air). Analisis KLT menggunakan fase diam silika gel GF254 dan fase gerak metanol-kloroform (0,5:9,5) dengan pembanding piperin serta pereaksi semprot Dragendorff. Hasil analisa ekstrak etanol dan fraksi etil asetat menunjukkan hasil respon positif alkaloid dengan terbentuknya bercak jingga kecokelatan, dengan nilai Rf 0,94 serupa dengan nilai Rf baku pembanding piperin. Berdasarkan hasil profil kromatografi mendukung dugaan keberadaan senyawa golongan alkaloid secara kualitatif.
Pemanfaatan Aloe Vera sebagai Solusi Baru dalam Perawatan Hidrasi dan Regenerasi pada Kulit : Literature Review Iskandar, Benni; Zalianti, Amelia; Nayla Shafiya, Arifa; Luthfia Meirizka, Fathina; Gideon, Briandy; Nurliza, Era; Ananda, Fhilein; Vania Asshaf, Hanifa; Deriska, Tasya; Khairi Muhtadi, Wildan; Arif, Muhammad
Majalah Farmasetika Vol. 11 No. 2, Tahun 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v11i2.69148

Abstract

Aloe vera atau tanaman lidah buaya merupakan salah satu bahan alam yang banyak dimanfaatkan dalam industri kosmetik karena kandungan senyawa bioaktifnya yang berpotensi meningkatkan hidrasi dan mendukung regenerasi kulit. Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Aloe vera sebagai bahan aktif kosmetik dalam sediaan liquid dan semisolid, khususnya gel, lotion, emulgel dan krim. Metode yang digunakan adalah studi literatur pencarian dengan mesin pencarian basis data “PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar” terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025 sebagai artikel utama, dengan dukungan referensi tambahan hingga sepuluh tahun terakhir. Total sebanyak (n=15) artikel utama berhasil melewati proses sreening sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pada review ini, kemudian keseluruhan artikel dianalisis berdasarkan jenis sediaan, parameter evaluasi fisikokimia, efektivitas hidrasi kulit, serta potensi regenerasi kulit. Hasil review menunjukkan bahwa sediaan gel Aloe vera merupakan bentuk yang paling dominan dan efektif, dengan pH yang sesuai dengan pH fisiologis kulit, stabil secara fisik, serta mampu meningkatkan kelembapan kulit dan menurunkan kehilangan air transepidermal. Selain itu, Aloe vera juga menunjukkan aktivitas biologis yang mendukung regenerasi kulit melalui efek antiinflamasi dan antioksidan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Aloe vera memiliki potensi yang kuat sebagai bahan aktif kosmetik berbasis liquid dan semisolid dan layak dikembangkan lebih lanjut dalam formulasi kosmetik modern berbahan alam.
Evaluasi Aktivitas Antiinflamasi Nanoemulsi Teripang (Stichopus variegatus) Secara In Vitro dengan Metode Denaturasi Bovine Serum Albumin Hermawati, Ema; Ismyama, Dian Farida; Christian, Yulius Evan; Chandra, Pra Panca Bayu
Majalah Farmasetika Vol. 11 No. 2, Tahun 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v11i2.69257

Abstract

Teripang atau dikenal juga dengan sebutan gamat (Stichopus variegatus) merupakan bahan alam kelautan yang banyak dimanfaatkan di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Teripang berpotensi dikembangkan di bidang obat maupun bidang kosmetik, karena mengandung berbagai macam bioaktif.  Salah satu kandungan teripang adalah saponin yang berpotensi memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi dan aktibakteri. Tantangan dari pembuatan produk kosmetik yang terbuat dari bahan aktif bahan alam adalah stabilitas dan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit. Teknologi nanopartikel digunakan untuk meningkatkan stabilitas dan bioavabilitas bahan aktif. Ekstrak teripang diperoleh melalui metode maserasi dengan rendemen 5,3%. Kadar saponin pada ekstrak teripang yang ditetapkan secara kuantitatif menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan kadar sebesar 6,14 mg/g sampel. Nanoemulsi ekstrak teripang diformulasikan menggunakan metode gelasi ionik dengan kitosan sebagai polimer pembentuk. Hasil karakterisasi menunjukkan ukuran partikel rata-rata 733,7 nm, polydispersity index (PDI) 0,584, serta zeta potensial +29,14 mV, yang mengindikasikan stabilitas koloid yang baik. Aktivitas antiinflamasi diuji menggunakan metode denaturasi Bovine Serum Albumin (BSA) dan diperoleh nilai IC₅₀ sebesar 144,34 bpj, yang menunjukkan kemampuan penghambatan denaturasi protein.

Page 1 of 1 | Total Record : 3


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2, Tahun 2026 (In Press) Vol 11, No 1 (2026) Vol 10, No 6 (2025) Vol 10, No 5 (2025) Vol 10, No 4 (2025) Vol 10, No 3 (2025) Vol 10, No 2 (2025) Vol 10, No 1 (2025) Vol 9, No 6 (2024) Vol 9, No 5 (2024) Vol 9, No 4 (2024) Vol 9, No 3 (2024) Vol 9, No 2 (2024) Vol 9, No 1 (2024) Supl. 9 No. 1, Tahun 2024 Vol 8, No 5 (2023) Vol 8, No 4 (2023) Vol 8, No 3 (2023) Vol 8, No 2 (2023) Vol 8, No 1 (2023) Vol 7, No 5 (2022): Vol. 7, No. 5, Tahun 2022 Vol 7, No 4 (2022): Vol. 7, No. 4, Tahun 2022 Vol 7, No 3 (2022): Vol. 7, No. 3, Tahun 2022 Vol 7, No 2 (2022): Vol. 7, No. 2, Tahun 2022 Vol 7, No 1 (2022): Vol. 7, No. 1, Tahun 2022 Vol 6, No 5 (2021): Vol. 6, No. 5, Tahun 2021 Vol 6, No 4 (2021): Vol. 6, No. 4, Tahun 2021 Vol 6, No 3 (2021): Vol. 6, No. 3, Tahun 2021 Vol 6, No 2 (2021): Vol. 6, No. 2, Tahun 2021 Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6, No. 1, Tahun 2021 Vol. 6, Supl. 1, Tahun 2021 Vol 5, No 5 (2020): Vol. 5, No. 5, Tahun 2020 Vol 5, No 4 (2020): Vol. 5, No. 4, Tahun 2020 Vol 5, No 3 (2020): Vol. 5, No. 3, Tahun 2020 Vol 5, No 2 (2020): Vol. 5, No. 2, Tahun 2020 Vol 5, No 1 (2020): Vol. 5, No. 1, Tahun 2020 Vol 4, No 5 (2019): Vol. 4, No. 5, Tahun 2019 Vol 4, No 4 (2019): Vol. 4, No. 4, Tahun 2019 Vol 4, No 3 (2019): Vol. 4, No. 3, Tahun 2019 Vol 4, No 2 (2019): Vol. 4, No. 2, Tahun 2019 Vol 4, No 1 (2019): Vol. 4, No. 1, Tahun 2019 Vol. 4, Supl. 1, Tahun 2019 Vol 3, No 5 (2018): Vol. 3, No. 5, Tahun 2018 Vol 3, No 4 (2018): Vol. 3, No. 4, Tahun 2018 Vol 3, No 3 (2018): Vol. 3, No. 3, Tahun 2018 Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, Tahun 2018 Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Tahun 2018 Vol 2, No 5 (2017): Vol. 2, No. 5, Tahun 2017 Vol 2, No 4 (2017): Vol. 2, No. 4, Tahun 2017 Vol 2, No 3 (2017): Vol. 2, No. 3, Tahun 2017 Vol 2, No 2 (2017): Vol. 2, No. 2, Tahun 2017 Vol 2, No 1 (2017): Vol. 2, No. 1, Tahun 2017 Vol 1, No 5 (2016): Vol. 1, No. 5, Tahun 2016 Vol 1, No 4 (2016): Vol. 1, No. 4, Tahun 2016 Vol 1, No 3 (2016): Vol. 1, No. 3, Tahun 2016 Vol 1, No 2 (2016): Vol. 1, No. 2, Tahun 2016 Vol 1, No 1 (2016): Vol. 1, No. 1, Tahun 2016 More Issue