cover
Contact Name
Arman Rifat Lette
Contact Email
lette.arman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
vinsenmaking@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
ISSN : 26214091     EISSN : 25809784     DOI : -
Core Subject : Health,
CHMK NURSING SCIENTIFIK JOURNAL memuat naskah ilmiah hasil penelitian atau hasil pemikiran dalam bidang keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 75 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN JARAK TEMPAT TINGGAL DENGAN KEPATUHAN JADWAL KONTROL PASCA KELUAR RUMAH SAKIT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT KHUSUS JIWA (RSKJ) SOEPRAPTO PROVINSI BENGKULU TAHUN 2018 Vike Pebri Giena; Ani Fatma Sari; S Effendi
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 3 No 2 (2019): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.24 KB) | DOI: 10.37792/thenursing.v3i2.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan dukungan keluarga dan jarak tempat tinggal dengan kepatuhan jadwal kontrol pasca keluar rumah sakit pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto (RSKJ) Soeprapto Bengkulu tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua keluarga dan pasien skizofrenia yang berkunjung ke poli psikotik di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, dengan sampel 49 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan menggunakan data primer untuk mengetahui dukungan keluarga dan jarak tempat tinggal dan data sekunder dengan melihat register untuk melihat data kepatuhan jadwal kontrol. Kemudian data diolah dengan carauji chi-square (X2) dan uji contingency coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan : (1) terdapat 26 orang pasien skizofrenia yang mendapat dukungan. (2) terdapat 33 orang pasien skizofrenia yang bertempat tinggal di kota Bengkulu. (3) terdapat 31 orang pasien skizofrenia yang patuh terhadap jadwal kontrol. (4) terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan jadwal kontrol dengan (ρ = 0,016 < 0,05). (5) terdapat hubungan yang signifikan antara jarak tempat tinggal dengan kepatuhan jadwal kontrol (ρ = 0,003 < 0,05). (6) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan kategori tempat tinggal dalam kota Bengkulu dan dukungan keluarga dengan kepatuhan jadwal kontrol (Exact sig.(p) = 0,358). (7) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kategori tempat tinggal luar kota Bengkulu dan dukungan keluarga dengan kepatuhan jadwal kontrol (Exact sig.(p) = 1,000).
HUBUNGAN SELEKSI SDM DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RSUP DR. M.DJAMIL PADANG Fatima Nuraini Sasmita
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 3 No 2 (2019): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399 KB) | DOI: 10.37792/thenursing.v3i2.575

Abstract

Implementing nurses have a very important role in hospitals, one of which is in improving the quality of hospital services. Therefore, the hospital must prepare and have nurses who are professional and have good performance. The performance of nurses in the hospital will be more productive starting from how the hospital selects the nursing staff. This study aims to determine the relationship of selection of human resources with the productivity of the work of nurses in the inpatient RSUP Dr. M. Djamil Padang. This type of research is quantitative with cross sectional approach. The sample in this study amounted to 168 implementing nurses who were determined by using random sampling. Data analysis techniques used Chi-Square (Pearson Chi-Square) and Contingency Coefficient (C) statistical tests. The results showed the majority of implementing nurses (71%) stated the work productivity of implementing nurses in Dr. M.Djamil Padang Baik and almost half of the nurses (29%) said that the work productivity of nurses in Dr. RSUP M. Djamil Padang is not good. That most of the implementing nurses (58.9%) stated that the selection system in RSUP Dr. M.Djamil Padang Good and almost half of the implementing nurses (41.1%) stated that the selection system in Dr. M. Djamil Padang is not good, there is a significant relationship between the selection of human resources with the productivity of the working nurses in the inpatient room RSUP Dr. M. Djamil Padang. From the results of this study it is expected that the hospital can maintain the hospital recruitment selection system especially for nurses so that the hospital can maintain hospital work productivity which will have a direct impact on the quality of hospital services.
Pengaruh Pelatihan Balut Bidai Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) Di SMA N.4 Kota Bengkulu Devi Listiana
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 3 No 2 (2019): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.202 KB) | DOI: 10.37792/thenursing.v3i2.580

Abstract

ABSTRAK Balut Bidai adalah perawatan umum trauma ekstremitas atau imobilisasi dari lokasi trauma seperti belat (spalk) untuk mempertahankan posisi bagian tulang yang patah agar tidak bergerak dan mencegah terjadinya kontaminasi dan komplikasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh pelatihan balut bidai terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) Di SMA N. 4 Kota Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan balut bidai terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) di SMA N. 4 Kota Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pre-test post-test design. Populasi penelitian ini adalah siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) tahun 2019 sebanyak 33 siswa/i. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan Uji Wilcoxon Signed Rank Test didapat data pengetahuan sebelum perlakukan dan sesudah perlakuan sebesar -4,301 dengan nilai Asymp. Sig (p)=0,000, dan data keterampilan sebelum perlakuan dan sesudah perlakukan sebesar -4,735 dengan nilai Asymp. Sig (p)=0,000. Karena nilai p-value=0,000<0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan balut bidai terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) di SMA N. 4 Kota Bengkulu. Diharapkan kepada pihak sekolah SMA N. 4 Kota Bengkulu mampu bekerjasama dengan PMI, Puskesmas, ataupun pihak yang berwenang tentang penanganan pertama cedera sehingga dapat membantu siswa/i dalam melakukan upaya penanganan terhadap siswa/i yang mengalami cedera dan responden untuk meningkatkan pengetahuan melalui pelatihan, membaca materi tentang balut bidai melalui media cetak seperti buku tentang balut bidai atau media elektronik. Kata Kunci : Pelatihan Balut Bidai, Pengetahuan, Keterampilan ABSTRACT Splint Dressing (Fixation) is a general treatment of extremity trauma or immobilization from the site of trauma such as splinting (spalk) to maintain the position of broken bones so as not to move and prevent contamination and complications. Formulation of problem in this study was whether there is Effect of Splint Dressing (Fixation) Training to Knowledge and Skills of Youth Red Cross (PMR) Students at SMA N. 4 Bengkulu City. The aims of this study was to determine Effect of Splint Dressing (Fixation) Training to Knowledge and Skills of Youth Red Cross (PMR) Students at SMA N. 4 Bengkulu City. This study used pre-eksperiment with one group pre-test post-test design. Population in this study were students of Youth Red Cross (PMR) during 2019 with the amount of 33 students. Data analysis in this study used univariate and bivariate with Uji Wilcoxon Signed Rank Test.The results of this study showed: based on Wilcoxon Signed Rank Test obtained knowledge before treatment and after treatment were -4,301 with value of Asymp. Sig (p)=0,000, and skills data before treatment and after treatment were -4,735 with value of Asymp. Sig (p)=0,000. Because value of p-value=0,000<0,05 so that can be concluded there is Effect of Splint Dressing (Fixation) Training to Knowledge and Skills of Youth Red Cross (PMR) Students at SMA N. 4 Bengkulu City. It is expected that the SMA N. 4 Bengkulu City can collaborate with PMI, Puskesmas, or the authorities regarding the first treatment of injuries so that they can assist students in making efforts to deal with students who are injured and respondents to increase knowledge through training, read material about splint splints through print media such as books on splint splints or electronic media. Keywords: Splint Dressing (Fixation) Training, Knowledge, Skills
Ade Herman Surya Direja HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAN KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK RSKJ SOEPRAPTO PROVINSI BENGKULU Ade Herman Surya Direja
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 3 No 2 (2019): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.89 KB) | DOI: 10.37792/thenursing.v3i2.581

Abstract

ABSTRAK Gangguan jiwa termasuk dalam penyakit yang statusnya sama dengan penyakit lain yang bisa diobati, disembuhkan dan mengalami kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan peran keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia di poli klinik RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu. Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang berobat di poli klinik RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu selama bulan Juli-Agustus 2018. Teknik pengambilan sampel adalah Accidental Sampling sebanyak 53 orang. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian terdapat bahwa penderita gangguan jiwa skizofrenia, terdapat 19 orang (35,8%) pengetahuan kurang, 30 orang (56,6%) pengetahuan cukup dan 4 orang (7,5%) pengetahuan baik. Hasil penelitian terdapat 20 orang (37,7%) peran keluarga kurang dan 33 orang (62,3%) peran keluarga baik, dan hasil penelitian terdapat 17 orang (32,1%) pasien kambuh dan 36 orang (67,9%) pasien tidak kambuh. Tidak ada hubungan yang signifikan antara peran keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, hal ini ditunjukkan dengan perolehan didapat nilai C = 0,131 dengan approx sig. (p) 0,336 > 0,05 berarti tidak signifikan. Ada hubungan pengetahuan keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia di Poli RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, dengan kategori hubungan erat. Diharapkan pihak tenaga medis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat khususnya kepada keluarga pasien skizofrenia dengan cara memberikan informasi dan pengetahuan tentang skizofrenia. Kata Kunci: kekambuhan pasien, pengetahuan, peran keluarga ABSTRACT Mental disorders are included in diseases with the same status as other diseases that can be treated, cured and experience recurrence. The purpose of this study is to determine the Relationship of Knowledge and Role of Family with Reccurence of Schizophrenia in Polyclinic RSKJ Soeprapto Bengkulu Province. This study used descriptive approach with cross sectional design. Population in this study were all patients who treated in Polyclinic RSKJ Soeprapto Bengkulu Province during month of July-August 2018. Sampling technique in this study used Accidental sampling with the amount of 53 people. Data analysis in this study used univariate and bivariate with Chi-Square (X2) and contingency coefficient test (C). The result of this study showed there were 19 people (35,8%) lack of knowledge, 30 people (5,6%) moderate knowledge, and 4 people (7,5%) good knowledge. There were 20 people (37,7%) lack role of family and 33 people (62,3%) good role of family, and there were 17 people (32,1%) patients were reccurence and 36 people (67,9%) patients did not reccurence. there is no significant relationship between Role of Family with Reccurence of Schizophrenia in Polyclinic RSKJ Soeprapto Bengkulu Province with the value of C=0,131 with approx sig. (p) 0,336 > 0,05 means not significant. there is significant relationship between Knowledge with Reccurence of Schizophrenia in Polyclinic RSKJ Soeprapto Bengkulu Province with closed category relationship. It is expected that the medical personnel to improve health services to the community, especially to the families of schizophrenic patients by providing information and knowledge about schizophrenia. Keywords: knowledge, reccurence of schizophrenia, role of family
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PERAWAT MELAKUKAN HAND HYGIENE SESUAI SPO DIRUANG KELIMUTU DAN CEMPAKA RSUD. PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG. Yuni Pundar
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 3 No 2 (2019): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.665 KB) | DOI: 10.37792/thenursing.v3i2.594

Abstract

ABSTRACT Background: Compliance was a term used to describde obedience or submissive to pre-determined goal, compliance was the extent to a person's behavior complies with the provisions given by health professionals, according to Niven in Ghana (2010). Obedience was like submissive to orders or rules. Whereas obedience was behavior according to the rules and discipline, according to Lukman Ali (1999), in Suparyono (2010). The purpose of this study was to find out the factors of the five characteristics of nurses: age, sex, level of education, years of service, knowledge that affected nurses' compliance on carrying out hand hygiene according to SPO in the Kelimutu and Cempaka room of RSUD Prof. Dr. W. Z Johannes Kupang with 39 respondents. This research used cross-sectional method study used total sampling techniques. Bivariate analysis of data processing used the Chi-Square test. The results of the study proved that only the work period factor has an influence to the nurse’s compliance with hand hygiene, which results in a P-value of 0.033 <α = 0.05. It can be concluded that the length of service can affected nurse’s compliance with hand hygiene because the longer a person works, the more experience he/she gets and the greater the responsibility and concern for personal, family and patient care. Keywords: Compliance, nurses, hand hygiene, work period.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU DI POSYANDU ANGGREK ASRI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BETUNGAN KOTA BENGKULU Suryani - Suryani; Nurul Khairani; Rina Aprianti; Sunarti Sunarti
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 3 No 2 (2019): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.938 KB) | DOI: 10.37792/thenursing.v3i2.602

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan di suatu wilayah kerja Puskesmas, dimana program ini dapat dilaksanakan di Balai Dusun, Balai Kelurahan, maupun tempat-tempat lain yang mudah didatangi oleh masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan, dan sikap dengan pemanfaatan Posyandu di Posyandu Anggrek Asri wilayah kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Populasi penelitian sebanyak 35 orang ibu yang mempunyai balita umur >12-59 bulan yang berkunjung ke Posyandu Anggrek Asri. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan data perimer dan data sekunder serta teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square dan Contingency Cofficient. Hasil penelitian didapat dari 35 orang ibu terdapat 18 orang ibu (51,4%), berpendidikan menengah, 16 orang ibu (45,7%) berpengetahuan cukup, 20 orang ibu (57,1%) bersikap unfavourable dan 20 orang ibu (57,1%) yang tidak memanfaatkan Posyandu, ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan pemanfaatan Posyandu di Posyandu Anggrek Asri wilayah kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu dengan kategori sedang, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemanfaatan Posyandu di Posyandu Anggrek Asri wilayah kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu dengan kategori sedang, dan ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan pemanfaatan Posyandu di Posyandu Anggrek Asri wilayah kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu dengan kategori erat. Disrankan bagi masyarakat terutama ibu balita agar menambah pengetahuan dengan cara mengikuti kegiatan promosi keshatan, konsultasi dengan tenaga kesehatan, membaca buku tentang Posyandu sehingga ibu mengetahui manfaat Posyandu dan dampak buruk apabila tidak memanfaatakan Posyandu.
HUBUNGAN IMPLEMENTASI MODEL ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL (MAKP) TIM – PRIMER DENGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. BEN MBOI RUTENG Yohanes Dion Yohanes Dion
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 3 No 2 (2019): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.812 KB) | DOI: 10.37792/thenursing.v3i2.614

Abstract

ABSTRAK Perubahan bidang kesehatan di Indonesia saat ini terjadi begitu pesat, persaingan bebas terjadi di semua tatanan kesehatan terutama rumah sakit. Pepelayanan keperawatan merupakan bagian dari sistem kesehatan di sebuah rumah sakit. Pepelayanan keperawatan merupakan kegiatan yang selalu ada yaitu selama 24 jam di rumah sakit, sehingga baik buruknya sebuah rumah sakit sangat dipengaruhi oleh kualitas pepelayanan keperawatan. Untuk mempertahankan eksistensinya dalam persaingan bebas ini adalah dengan cara meningkatkan kepuasan pelanggan (pasien dan keluarga). Kepuasan pasien tersebut bisa dicapai diantaranya dengan meningkatkan kualitas pepelayanan keperawatan melalui penerapan Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan implementasi MAKP Tim-Primer dengan mutu pelayanan keperawatan di RSUD Dr. Ben Mboi Ruteng. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan data kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi MAKP Tim – Primer disebagian besar ruangan rawat inap berada pada kategori baik yaitu sebanyak 81 (86,2 %); mayoritas responden menyatakan bahwa mutu pelayanan perawatan di ruang rawat inap RSUD Dr. Ben Mboi Ruteng baik yaitu sebanyak 68 orang (72 %). Berdasarkan hasil uji statistik disimpulkan bahwa ada hubungan antara Implementasi MAKP Tim – Primer dengan Mutu pelayanan keperawatan di ruang rawat inap RSUD Dr. Ben Mboi Ruteng (α = 0,019). Hasil tersebut menunjukan bahwa ada hubungan antara Implementasi MAKP Tim-Primer dengan Mutu Pelayanan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Ruteng. Beberapa saran yang berhubungan dengan implementasi MAKP Tim – Primer dan usaha mempertahankan kualitas pepelayanan keperawatan di ruang rawat inap RSUD Dr. Ben Mboi Ruteng yaitu sebagai berikut: 1). Sebaiknya menerapkan MAKP Tim, sebab MAKP Tim sangat sesuai jika dilihat dari latar belakang pendidikan perawat yang umumnya D III Keperawatan; 2). Tingkatkan komitmen institusi RSUD Dr. Ben Mboi Ruteng dalam melaksanakan asuhan keperawatan; 3). Meningkatkan kualifikasi pendidikan perawat khususnya Kepala Ruangan dan Perawat Primer dengan memberikan kesempatan untuk studi lanjut dibidang keperawatan ke jenjang Ners; 4). Pertahankan kualitas pepelayanan kepada pasien yang dirawat. Kata Kunci: MAKP, Mutu Pelayanan Keperawatan
GAMBARAN INDEKS KELUARGA SEHAT DI DAERAH TERPENCIL KABUPATEN SIKKA, NUSA TENGGARA TIMUR Yasinta Betan
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 3 No 2 (2019): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.577 KB) | DOI: 10.37792/thenursing.v3i2.615

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran indeks keluarga sehat di daerah terpencil kabupaten Sikka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 320 Kepala Keluarga. Sampling yang digunakan adalah proporsi sampling. Uji statistic yang digunakan adalah uji descriptive statistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (52 %) masyarakat di daerah terpencil Kabupaten Sikka tergolong dalam keluarga pra sehat dan 19 % tergolong dalam keluarga tidak sehat. Oleh karena itu, diharapkan tenaga kesehatan secara teratur melakukan kunjungan rumah pada keluarga-keluarga didaerah tersebut dan pemerintah daerah lebih fokus dalam meningkatkan kesehatan keluarga di tingkat desa dalam rangka pencapaian program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga. Kata Kunci: Indeks keluarga sehat, daerah terpencil
Studi Deskriptif: Perkembangan Anak Usia 3-6 Tahun di Paud Beato Tommaso Maria Fusco, Kota Kupang Maria Paula Marla Nahak
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 3 No 2 (2019): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.592 KB) | DOI: 10.37792/thenursing.v3i2.625

Abstract

Prevalensi penyakit maupun masalah keterlambatan perkembangan pada anak cenderung tinggi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat perkembangan (Motorik halus, motorik kasar, bahasa dan adaptasi sosial) anak usia 3-6 tahun pada PAUD Beato Tommaso Maria Fusco, Sikumana, Kota Kupang.Sampel penelitian diambil menggunakan total sampling dimana peneliti mengukur tingkat perkembangan semua anak yang hadir sejumlah 43 anak dari total 48 anak yang belajar di Paud Beato Tommaso Maria Fusco.Hasil penelitian menunjukkan sebesar 21 orang (48.8%) anak mengalami keterlambatan perkembangan (suspect), sebesar 20 orang (46.5%) anak berada pada kategori normal, 2 orang (4.7%) anak tidak dapat diperiksa (untestable). Sebagian besar anak mengalami keterlambatan perkembangan (suspect) Kata Kunci: Anak, status perkembangan, Denver II
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS OEPOI-WILAYAH KERJA KOTA KUPANG Ariyance Hana Ndapaole
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 4 No 1 (2020): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/thenursing.v4i1.582

Abstract

Background: Hypertension is a serious problem and always causes anxiety because of someone's ignorance of hypertension such as causes, complications and methods of prevention or treatment. Due to these conditions, is expected to provide health education about hypertension regularly so that patients can control themselves from the disease, to reduce the level of anxiety they felt. According to the World Health Organization (WHO) in 2014 there were one billion people in the world suffering from hypertension. Two thirds of them found in developing countries with low to moderate income, such as Indonesia. The purpose of this study was to determine the effect of health education by using booklet media towards the level of anxiety in hypertensive patients at Oepoi Community Health Center in the Work Area of Kupang City.This research used pre-experimental method with one-group pre-post test design. The sampling technique used was purposive sampling with 30 sample respondents. The results showed a decrease in anxiety levels in hypertensive patients after getting health education by using booklet media. The results of the research hypothesis test used Wilcoxon statistical test and obtained a value of p = 0,000. The data is said to have an effect if p <0.05 so that H1 is accepted, which means there was a significant influence on the provision of hypertension with booklet media towards anxiety levels in hypertensive patients at Oepoi Health Center - the Work Area of Kupang City. Suggestion: It is expected that the results of this study can be used as input for the implementation of health education which has been running in Oepoi Health Center so that it is maintained and carried out periodically health education related to Non-Communicable Diseases (NCD) in this case one of which is hypertension. Keywords: Anxiety, Booklet, Health Education, Hypertension