cover
Contact Name
Pulung Riyanto
Contact Email
riyantopul@unsub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
vhoelubar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Published by Universitas Subang
ISSN : 24603961     EISSN : 25806335     DOI : -
Core Subject : Education,
BIORMATIKA adalah jurnal ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Ruang lingkup jurnal ini meliputi bidang Ilmu Pendidikan Matematika, Pedidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Reksreasi serta bidang ilmu pendidikan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE BIMBINGAN DAN METODE TUGAS TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI TOTOH WAHID
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 01 (2018): Biormatika: Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.092 KB)

Abstract

Permainan bola voli di tingkat SMP merupakan salah satu materi pembelajaran yang masuk kedalam mata pelajaran pendidikan jasmani dan dengan adanya pendidikan jasmani ini diharapkan siswa mampu mengembangkan keterampilan gerak, mengembangkan wawasan dan membentuk kepribadian yang baik. Passing atas merupakan suatu teknik memainkan bola yang dilakukan oleh seorang pemain bola voli dengan tujuan untuk mengarahkan bola yang dimainkannya kesuatu tempat atau kepada teman seregunya untuk dimainkan di lapangan sendiri. servis adalah tindakan memukul bola oleh seorang pemain belakang yang dilakukan dari daerah servis, untuk menyeberangkan bola kedaerah lapangan permainan lawan. Agar siswa mampu melakukan passing bawah, passing atas, dan servis dengan baik dan benar harus dilakukan secara yang sistematis dan terprogram. Berdasarkan hasil perhitungan data posttest diketahui bahwa nilai signifikansi menunjukkan angka 0,000 < 0,05. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menujukan bahwa adanya peningkatan hasil passing bawah bola voli di SMP Negeri 1 Kasomalang dalam kelompok yang diberi perlakuan bimbingan. Berdasarkan hasil perhitungan data posttest diketahui bahwa nilai signifikansi menunjukkan angka 0,010 < 0,05. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menujukan bahwa adanya peningkatan hasil passing bawah bola voli di SMP Negeri 1 Kasomalang dalam kelompok yang diberi perlakuan tugas Berdasarkan hasil penghitungan menunjukan bahwa model pembelajaran dengan menggunakan model bimbingan akan lebih baik dalam meningkatkan hasil passing bawah dalam permaian bola voli, hal ini terlihat dari hasil penghitungan gain. Adapun hasil penghitungan gain menunjukkan bahwa rata-ratanya 3,93 dan simpangan baku 1,43. Sedangkan hasil penghitungan gain untuk model Tugas adalah dengan rata rata 1,53 dan simpangan baku 1,99
PENGAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN PENDEKATAN ANTARBUDAYA MELALUI MEDIA FILM Fauzi Miftakh; Yuna Tresna Wahyuna
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 01 (2018): Biormatika: Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.705 KB)

Abstract

Pendekatan antarbudaya sekarang ini cukup penting dalam pengajaran bahasa Inggris terutama untuk siswa sebagai penutur asing bahasa Inggris (EFL). Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk membuat siswa menjadi "manusia antarbudaya" (Byram et al, 2002). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif interpretative yang memotret penggunaan film sebagai media teks dalam pengajaran pembelajaran bahasa Inggris antarbudaya di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNSIKA. Kegiatan kelas didasarkan pada prinsip-prinsip pengajaran dan pebelajaran bahasa antarbudaya yang dari Liddicoat & Scarino (2013. Film yang disajikan untuk siswa didasarkan pada pertimbangan latar belakang dan pengaturan yang berkaitan dengan pendidikan. Observasi proses belajar mengajar dan wawancara dengan 30 siswa dilakukan untuk mendapatkan data. Hasilnya, pembelajaran bahasa Inggris antarbudaya dengan menggunakan media film memberi lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk lebih aktif dan kritis terhadap bahasa dan budaya lainnya. Mahasiswa juga sangat senang dengan film yang ditayangkan, selain ceritanya yang menarik, film tersebut juga memberikan nilai-nilai yang baik bagi mereka. Yang paling penting adalah bahwa mereka mengklaim bahwa mereka telah menjadi orang-orang antar budaya dan juga di masa depan.
KEBIJAKAN SERTIFIKASI GURU SEBAGAI INOVASI DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL ENDANG IRAWAN SUPRIYADI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 01 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.378 KB)

Abstract

Dari 10 komponen portofolio guru yang dinilai, sedikitnya ada lima komponen yang secara implisit menuntut guru untuk melakukan hal-hal yang sifatnya pengembangan, inovasi atau kreativitas sesuai dengan bidangnya masing-masing. Kelima komponen tersebut adalah Rencana Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran, Prestasi Akademik, Karya Pengembangan Profesi, dan Keikutsertaan dalam Forum Ilmiah. Sebagai contoh, Rencana Pembelajaran yang disusun guru secara tidak langsung mencerminkan kontribusi seorang guru dalam pengembangan dan inovasi pembelajaran. Demikian juga dalam pelaksanaan pembelajaran, guru hendaknya memperlihatkan kreativitasnya dalam menggunakan dan mengadaptasikan model-model pembelajaran sesuai dengan tujuan dari pembelajaran itu sendiri. Sementara itu, untuk memenuhi komponen prestasi akademik, karya pengembangan profesi, dan keikutsertaan dalam forum ilmiah guru haruslah menunjukkan kemampuannya dalam melakukan penelitian dan atau penulisan karya tulis ilmiah. Kemampuan ini dilandasi dengan kemampuan inovasi dalam bidang pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bidang studi terkait, kemudian dituangkannya dalam bentuk buku, artikel, laporan penelitian atau makalah yang dipublikasikan melalui suatu kegiatan seminar
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM MENYUSUN RPP SDN KALAPADUA KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG TAHUN 2017 UJEN JAENUDIN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.244 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti, observer, dan subyek yang diteliti. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil kompetensi pedagogik guru dalam mengajar mata pelajaran yang diampu pada siswa SD Negeri Kalapadua melalui Penerapan Supervisi Akademik. Subyek penelitian ini adalah guru pada Sekolah Dasar Negeri Kalapadua Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian Tindakan Sekolah ini dilaksanakan dua siklus, siklus satu, dan siklus dua terdiri dari empat tindakan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dampak positif yang baik dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP Siklus 1 Pada perumusan indikator tujuan pembelajaran sudah ada peningkatan hingga mencapai 60%, Penentuan Bahan/materi pelajaran tetap pada 70%, Kemampuan menentukan Strategi/metode Pembelajaran yang relevan meningkat menjadi 60 %, Perencanaan penggunaan media pembelajaran pada level 60 % tetapi ada peningkatan pada variasi media yang digunakan, dan dalam penentuan rencana evaluasi pembelajaran juga mengalami peningkatan hingga 60% dan sudah terlihat gambaran bentuk dan jenis evaluasi yang digunakan. Sedangkan pada Siklus 2 Perumusan tujuan pembelajaran hasil rata-rata menunjukkan angka 70%. Pada penentuan bahan ajar diperoleh hasil 80%,Penentuan strategi/metode pembelajaran ia dan alat mencapai 75% dengan variasi yang semakin beragam. Pada penentuan media dan alat pembelajaran ada peningkatan hingga 80%, dan Perencanaan kegiatan evaluasi bisa mencapai 70% dan sudah mencantumkan, bentuk, jenis dan bahkan soal yang digunakan beserta kunci jawaban atau pedoman penilaiannya, serta mencantumkan alokasi waktu yang dibutuhkan. Dengan terjadinya perubahan siklus 1 ke siklus 2 terlihat adanya peningkatan yang signifikansehingga dapat dikatakan penerapan supervisi akademik menigkatkan kompetensi pedagogik guru.Begitupun kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dengan terdapatnya perubahan nilai rata-rata siswa di siklus satu dan duaserta aktivitas guru dan siswa sudah semakin baik dengan antusias siswa dalam berdiskusi baik memahami penjelasan guru ataupun bekerja kelompok dengan temannya. Berdasarkan hal itu, penelitian ini berkesimpulan bahwa penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPPdi SD Negeri Kalapadua Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang Tahun Pelajaran 2016/2017.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISISONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNIK PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI ANDREAS KRISPIAN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 01 (2018): Biormatika: Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.727 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui metode pembelajaran kooperatif Student Team Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan kemampuan teknik passing bawah dalam permainan bola voli. Metode yang di gunakan untuk menjawab tujuan penelitian metode ini yakni dengan metode penelitian class-room action researchatau penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TMO SMKN 1 DAUWAN. Berdasarkan hasil penelitian Tentang penerapan metode ini adalah untuk meningkatkan Kemampaun teknik passing bawahdalam permainan bola voli di kelas tersebut. Maka dapat di ambil kesimpulan bahwa adanya peningkatan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif Student Team Achievement Division ( STAD )Di kelas X TMO SMKN 1 Dawuan.
EVALUASI MANAJEMEN PELATDA BOLABASKET DKI JAKARTA MENUJU PON RIAU 2012 Rahmat Iqbal
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 02 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.629 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jawaban yang akurat secara ilmiah tentang ada atau tidaknya evaluasi manajemen pelatda bolabasket dki jakarta menuju PON Riau 2012. Penelitian ini dilaksanakan di Jakarta, tepatnya di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jl. H. Rasuna Said Kav. C-12 Jakarta Selatan, yang menjadi sasaran penelitian adalah Ketua Pengprov PERBASI DKI, Ketua Bidang Prestasi PERBASI DKI, Manajer dan Pelatih, Atlet Bolabasket DKI, yang dilaksanakan pada bulan Mei 2012. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan model Context, Input, Process, Product (CIPP). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : Manajemen PELATDA bolabasket DKI Jakarta pada hakikatnya adalah berfungsi sebagai perencanaan, PELATDA dapat membantu mengembangkan kemampuan para atlet bolabasket secara optimal baik kesehatan fisik, mental, sosial, serta spiritual, serta dibutuhkan kerja sama dari semua pihak yang terkait sehingga target yang ingin dicapai dapat diraih.
METODA JARIMATIKA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA BERHITUNG PERKALIAN DI KELAS II SDN SALEP EEN ROHAENI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.229 KB)

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada kelas II disebabkan sebagian besar siswa belum mampu menguasai operasi hitung perkalian. Dalam operasi hitung perkalian siswa masih bingung membedakan bilangan terkali dan dikali serta lambat dalam menghitungnya. Masalah lainnya juga karena mayoritas siswa pasif mengajukan pertanyaan dan enggan mengerjakan ke depan.Berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran pada materi perkalian d kelas II SDN Salep kecamatan Subang dari jumlah 31 siswa hanya 75% mencapai ketuntasan.Kenyataannya banyak siswa yang kurang terampil dalam materi perkalian dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung perkalian siswa dengan menggunakan teknik jarimatika pada siswa kelas II SDN Salep.Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas II SDN Salep, teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan teknik jarimatika dapat meningkatkan kemampuan berhitung perkalian. Kondisi awal sebelum tindakan nilai rata-rata siswa adalah 61% yang diperoleh dari siklus I adalah 72% dan nilai rata-rata siklus II adalah 84 %.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENGAJAR ILMU SAINS MELALUI KONSEPSI MODEL PEMBELAJARAN BERFIKIR, MENULIS, DAN BERDISKUSI PADA GURU DI SD NEGERI SUMURBARANG KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG TAHUN 2016 agus syukur
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 01 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.307 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti, observer, dan subyek yang diteliti. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil kinerja guru dalam mengajar mata pelajaran Ilmu sains pada siswa SD Negeri Sumurbarang melalui Penerapan Konsepsi Model Pembelajaran Berfikir, Menulis Dan Berdiskusi. Subyek penelitian ini adalah guru pada Sekolah Dasar Negeri Sumurbarang Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian Tindakan Sekolah ini dilaksanakan dua siklus, siklus satu, dan siklus dua terdiri dari empat tindakan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dampak positif yang baik dalam meningkatkan kinerja guru dalam pengaruhnya terhadap ketuntasan belajar siswa dengan terjadinya perubahan pemahaman siswa di siklus satu sebanyak 61%, meningkat di siklus dua terjadi ketuntasan belajar sebanyak 80%. Begitupun kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dengan terdapatnya perubahan nilai rata-rata siswa di siklus satu dan dua maupun siklus tiga serta aktivitas guru dan siswa sudah semakin baik dengan antusias siswa dalam berdiskusi baik memahami penjelasan guru ataupun bekerja kelompok dengan temannya. Berdasarkan hal itu, penelitian ini berkesimpulan bahwa penggunaan metode Konsepsi Model Pembelajaran Berfikir, Menulis Dan Berdiskusi dapat Meningkatkan Kinerja Guru Mata Pelajaran Ilmu sains pada siswa di SD Negeri Sumurbarang Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang Tahun Pelajaran 2015/2016.
PENGARUH LATIHAN BALL FEELING TERHADAP KETERAMPILAN DRIBBLING PADA PEMAIN BOLA DI SSB PERSEBA BONGAS KU 9-11 TAHUN DENI KURNIA; ARIS RISYANTO; DEDEN BUDI ROSMAN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 02 (2018): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.988 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini berdasarkan hasil pengamatan pada saat bemain atau pada saat sesi game. Pada saat menggiring bola pemain masih kurang baik bahkan bisa dikatakan jauh dari kata sempurna. Banyak siswa yang masih menggiring bola dengan menggunakan ujung kaki dan jarak kaki dengan bola terlalu jauh, sehingga mudah direbut lawan. Mata siswa saat menggiring bola juga masih selalu tertuju ke bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan ball feeling terhadap keteramplan dribling pada pemain bola di SSB PERSEBA Bongas KU 9-11 tahun.Penelitian ini adalah penelitian Pre-Eksperimen dengan menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh pemain bola SSB PERSEBA Bongas yang berusia 9-11 tahun yang berjumlah 24 orang. Seluruh pemain dikenai pretest setelah itu dilakukan treatment kemudian dilakukan posttest untuk mencari seberapa besar peningkatan keterampilan Driblingnya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes dribling dari Subagyo Irianto (1955:15) dengan validitas 0,779 dan reliabilitas 0,637. Teknis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Uji prasyarat analisis menggunakan uji Kolmogorrov-Smirnov Test untuk uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t untuk pengujian hipotesis. Hasil pengujian menunjukan bahwa terdapat pengaruh latihan ball feeling terhadap keterampilan dribling bola. Uji hipotesis menunjukan dengan nilai thitung 34,330 dan nilai p 0,000 < 0,05, sehingga hal tersebut menunjukan ada perbedaan yang signfikan terhadap keterampilan dribling setelah dilakukan treatment latihan ball feeling selama 16 kali pertemuan, berdasarkan hasil rata-rata (mean) menunjukan rata-rata posstest < pretest. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari latihan ball feeling terhadap keterampilan dribling pada pemain bola di SSB PERSEBA Bongas KU 9-11 tahun. Pningkatan keterampilan sebesar 5,49083 atau 22,19%
PENGGUNAAN KOMIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERITA FANTASI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-A SMP NEGERI 3 SUBANG TAHUN PELAJARAN 2016-2017 NENENG RAHAYU
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.365 KB)

Abstract

Banyak peserta didik di SMP Negeri 3 Subang yang tidak mampu mengapresiasi dengan baik dan benar walaupun mereka telah belajar Bahasa Indonesia sejak dari sekolah dasar. Para pelaku pendidikan semakin meluaskan pandangan tentang objek yang dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran. Permasalahan yang sering terjadi adalah apakah media tersebut disukai dan menarik perhatian peserta didik. Oleh karena itu, muncul sebuah pemikiran untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran melalui objek yang secara umum disukai dan dekat dengan dunia peserta didik, khususnya peserta didik kelas VII. Media tersebut berupa komik, yang nantinya dapat diaplikasikan dalam pembelajaran mengapresiasi cerita, sehingga disebut sebagai media komik.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan kemampuan mengapresiasi pada peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang pada pembelajaran dengan menggunakan media komik, (2) mengetahui respon peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang terhadap pembelajaran dengan menggunakan komik sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan mengapresiasi, (3) mengetahui aktivitas guru melakukan pembelajaran dengan menggunakan komik sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang dalam mengapresiasi cerita fantasi. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-A sejumlah 35, terdiri dari 17 peserta didik perempuan dan 18 peserta didik laki-laki. Penelitian ini bersifat penelitian tindakan (PTK), terdiri dari 2 siklus (tiap siklus terdiri dari dua pertemuan), masing-masing siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi.Data yang terkumpul bersifat kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh bahwa: Pada akhir pelaksanaan siklus I, hanya 23 orang (65,71%) peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh peserta didik adalah 80, dan nilai terendah adalah 50, dengan nilai rata-rata sebesar 65,25. Pada akhir pelaksanaan siklus II, sebanyak 28 orang (80%) peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh adalah 85, dan nilai terendah adalah 55, dengan nilai rata-rata sebesar 74,25. Hasil angket menunjukkan bahwa penggunaan komik sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Hasil observasi bahwa aktivitas guru maupun aktivitas peserta didik selama pembelajaran menunjukkan interaksi edukatif yang menyenangkan, sehingga pembelajaran berlangsung kondusif. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) penggunaan komik sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan mengapresiasi peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang pada cerita fantasi, (2)penggunaan komik sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan respon peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang, (3) penggunaan komik sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan kreativitas dan aktivitas guru di kelas VII-A SMPN 3 Subang.