cover
Contact Name
Pulung Riyanto
Contact Email
riyantopul@unsub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
vhoelubar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Published by Universitas Subang
ISSN : 24603961     EISSN : 25806335     DOI : -
Core Subject : Education,
BIORMATIKA adalah jurnal ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Ruang lingkup jurnal ini meliputi bidang Ilmu Pendidikan Matematika, Pedidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Reksreasi serta bidang ilmu pendidikan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
THE INFLUENCE OF JEOPARDY GAME TOWARDS STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY NOVILISA NOVILISA; SUNARA SUNARA; SUMPENA ROHAENDI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 5 No. 01 (2019): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.038 KB) | DOI: 10.35569/biormatika.v5i01.428

Abstract

This research is motivated by the students get difficulties in using the English vocabulary and students needed interesting technique when they learnt English. One of learning techniques that can help students understand about the material is jeopardy game. The purposes of this study are to know Jeopardy Game is influence on the students’ vocabulary mastery and the response of the students’ the learning use Jeopardy game on vocabulary mastery. This research used a quasi-experimental and the research design used is the non-equivalent pre-test post-test control group design. The Research was conducted in SMPN 1 Dawuan. The sample are VIII-A as control class and VIII-B as experiment class. The research instrument that used are test and questionnaire. The result of the research shows; the students’ response to learning by using jeopardy game got a very good category with an average was 65.85% and there is a significant influence between jeopardy game of learning towards students’ vocabulary mastery was 2.4% while the remaining 77.6% is influenced by other factors. Based on the findings, it can be concluded that the application of jeopardy game can not the influence students’ vocabulary mastery. Especially at the first grade student of SMP Negri 1 Dawuan in academic year 2018/2019.
METODE GUIDED DISCOVERY DENGAN PENILAIAN KINERJA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIK MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK TRI ARIF WIHARSO; HELFY SUSLAWATI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 02 (2018): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.009 KB)

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk memperoleh hasil mengenai peningkatan prestasi belajar matematik mahasiswa melalui metode guided discovery learning dengan penilaian kinerja. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk quasi eksperimen dengan membandingkan prestasi belajar mahasiswa yang memperoleh pembelajaran melalui metode metode guided discovery learning dengan penilaian kinerja dengan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional tanpa penilaian kinerja. Desain penelitian menggunakan desain kelompok kontrol pretes-postes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Garut tahun pelajaran 2017/2018 dengan sampel penelitiannya adalah mahasiswa semester II yang berasal dari dua kelas. Satu kelas mendapat pembelajaran dengan metode guided discovery learning serta penilaian kinerja (kelas eksperimen) dan satu kelas mendapat pembelajaran konvensional tanpa peilaian kinerja (kelas kontrol). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes matematik, serta skala sikap mahasiswa. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji t. Dari penelitian ini, diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Peningkatan prestasi belajar matematik mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran dengan metode guided discovery learning dengan penilaian kinerja lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional tanpa penilaian kinerja. 2) Mahasiswa memberikan respon yang positif terhadap metode guided discovery learning. 3)Mahasiswa memberikan respon yang positif terhadap penilaian kinerja.
METODE COOPERATIVE LEARNING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA XI IPS - 1 SMAN I KALIJATI DALAM BERBAHASA INGGRIS DIDIN SALAM NURDIN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 02 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.753 KB)

Abstract

Kemampuan menulis atau membuat kalimat dalam bahasa Inggris siswa kelas XI IPS 2, SMA Negeri 1 Kalijati masih sangat rendah, hal ini terlihat dari hasil ulangan harian mata belajar bahasa Inggris masih banyak yang dibawah nilai standart ketuntasan minimal yaitu 60. Oleh karena itu diadakan upaya meningkatkan kemampuan menulis siswa dalam bentuk permainan, adapun permainan yang digunakan adalah permainan kartu berantai.Menurut hasil pengamatan awal standar ketuntasan awal adalah 60, tetapi setelah dipergunakan metode cooperative learning maka pada siklus 1 tampak hasilnya ada kemajuan, yaitu ketuntasan belajarnya naik menjadi 66.50 dan nilai rata-rata kemampuan berbahasa Inggris 2,804. Terlihat siswa begitu menikmati bentuk permainan ini. Jadi strategi Chain Card Game atau permainan kartu berantai dapat meningkatkan gairah belajar siswa belajar Bahasa Inggris. Masih rendahnya prosentase ketuntasan dari ketetapan yang dikehendaki, disebabkan karena siswa masih malu dan belum terbiasa berbicara didepan kelas. Pendekatan guru terhadap siswa masih kurang, kurang memotivasi siswa, kelemahan pada guru karena guru masih awam terhadap model pembelajaran cooperative learning tipe groupinvestigation.Pada siklus kedua keberhasilan penggunaan metode cooverative learning ini semakin lebih baik lagi, yaitu ketuntasan belajar siswa 76.50 dan nilai rata-rata kemampuan berbahasa 3,04. Masih rendahnya prosentase ketuntasan dari ketetapan yang dikehendaki disebabkan karena sebagian siswa masih sulit menggunakan kosa kata bahasa inggris dalam kegiatan berbicara dan bercerita dalam bahasa inggris serta mengungkapkan ide ide yang terdapat dalam gambar. Guru juga masih amat sulit memberikan motivasi siswa, namun terjadi peningkatan yang cukup signifikan.Pada siklus ketiga keberhasilan penggunaan metode cooperative learning meningkat lebih baik lagi, yaitu ketuntasan belajar menjadi 94 % dan nilai rata-rata kemampuan berbahasa 3,35 %. Keberhasilan siklus ketiga ini karena guru dan siswa telah terbiasa dengan metode pembelajaran cooperative learning tipe groupinvestigation. Pendekatan guru terhadap siswa sudah tepat sehingga siswa telah berani unjuk kemampuan mengungkapkan ide bercerita didepan kelas
PENERAPAN PENDEKATAN TAKTIS DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN KETERAMPILAN DASAR MENGHENTIKAN BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA DICKY OKTORA MUDZAKIR; YUDHI KHARISMA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 02 (2018): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.019 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini hendak mengkaji mengenai Penerapan Pendekatan Taktis dalam Upaya Meningkatkan Penguasaan Keterampilan Dasar Menghentikan Bola Pada Permainan Sepakbola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas adalah penelitian tentang hal-hal yang terjadi di dalam kelas, dan hasilnya langsung dapat dikenakan kepada kelas yang bersangkutan. Populasi penelitian bertempat di SMP NU Kaplongan Indramayu yang bertempat di Jalan Raya Kaplongan no. 28 Karangampel Indramayu dan subjek penelitian salah satu kelas VIII SMP NU Kaplongan Indramayu. Berdasarkan perolehan perhitungan dapat dibuktikan pada prasiklus diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 71,38 dengan nilai tertinggi 90 dan terendah 50 sebanyak 13 orang atau sekitar 45% dari jumlah seluruh siswa yang mencapai KKM.. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 80,00 dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 60. Siswa yang mencapai KKM sebanyak 21 orang atau 72% dari jumlah keseluruhan siswa yang mencapai KKM.. Akhirnya, pada siklus II atas diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 85,52 dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 80. Seluruh siswa memiliki nilai di atas KKM atau 100% dari jumlah keseluruhan siswa yang mencapai KKM.
ANALYZING ATTITUDINAL FACTORS AND THEIR RELATION TO LANGUAGE LEARNING (AQUANTITATIVE RESEARCH CONDUCTED IN ONE OF THE CLASSES AT STBA X - TANGERANG) SANTOSA SANTOSA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 01 (2018): Biormatika: Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.611 KB)

Abstract

This research is a simple research conducted only to one class of STBA X– Tangerang with 10 students as the subjects of research taken as purposive sampling. This research aims at knowing the relation between the students’ attitude and their accomplishment in English, as well as the other supporting factors of their attitude and lastly attitudinal effect on the students’ learning goal is also explored. Research found that basically the students’ positive attitude (showing in the written scale) has a quite positive impact on their accomplishment despite the fact the data taken are only the last semester test, however from the students’ response, it is clear that they have a quite positive attitude which can probably affect their learning result. It is high time for teachers, parents and other sources who are proven influential to the students’ progress, to always support their students so that the students can always have positive attitude in their learning foreign language, due to their continuous discussion with their teacher or parents rather than absorbing irrelevant information which can possibly affect the children attitude thus jeopardizing their learning process.
PENGARUH PEMANFAATAN ILMU TEKNOLOGI (AUDIO VISUAL ) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENIDIKAN JASMANI DI SMP NEGERI 1 PANJALU Pulung Riyanto
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 01 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.763 KB)

Abstract

aktivitas jasmani yang media gerak nya berupa tubuh manusia atau siswa tubuh yang dirancang untuk menghasilkan beragam pengalaman dan tujuan antara lain belajar, sosial, intelektual, keindahan dan kesehatan. motivasi sebagai proses mempengaruhi atau mendorong dari luar terhadap seseorang atau kelompok kerja agar mereka mau melaksanakan sesuatu yang telah ditetapkan. Motivasi juga dapat diartikan sebagai dorongan (driving force) dimaksudkan sebagai desakan yang alami untuk memuaskan kehidupan. Desain penelitian yang digunakan adalah menggunakan pretest post test control grup dengan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ilmu teknologi (audio visual) terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Panjalu. Berdasarkan hasil perhitungan data posttest , diketahui bahwa nilai signifikansi menunjukkan angka 0,000< 0,05. dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menujukan bahwa adanya peningkatan motivasi belajar siswa yang signifikan pada kelompok eksperimen
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP BANGUN DATAR SEDERHANA MELALUI ALAT PERAGA GEOMETRI KELAS I SEKOLAH DASAR NEGERI SUKAMENAK SUBANG SUCI KOMALA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.142 KB)

Abstract

Dalam pelaksanaan pembelajaran Matemtika di Sekolah Dasar harus diciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran anak. Didukung oleh adanya keterampilan guru dalam memproses belajar mengajar. Kondisi di Sekolah Dasar menunjukkan belum diterapkannya pembelajaran menggunakan metode yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan untuk pembelajaran Matematika, termasuk di SDN Sukamenak. Tujuannya mendeskripsikan efektifitas penggunaan metode pembelajaran dengan penggunaan alat peraga geometri untuk pembelajaran Matematika. Hipotesisnya bila pembelajaran Matematika menggunakan alat peraga geometri diharapkan dapat meningkatkan interaksi belajar mengajar siswa. Metode Penelitian Tindakan Kelas deskriptif kualitatif model siklus dengan langkah: rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Subjeknya kelas I Sekolah Dasar Negeri Sukamenak, waktunya semester ganjil 2016/2017. Pengumpulan data dengan observasi partisipatif selama tindakan dan dokumen hasil siswa. Hasil Penelitian Tindakan Kelas: (1) Untuk pembelajaran Matematika diperlukan pengunaan alat peraga geometri; (2) pengunaan alat peraga geometri tersebut meningkatkan interaksi belajar mengajar; (3) kendalanya keterbatasan waktu, bahan, dan kemampuan siswa; (4) rekomendasi: penggunaan alat peraga geometri diharapkan dapat diterapkan di Sekolah Dasar untuk pembelajaran Matematika.
THE EFFECTIVENESS OF USING DISCUSSION METHOD IN TEACHING WRITING DESCRIPTIVE TEXT AT 10th ADMINISTRASI PERKANTORAN GRADE 1st SEMESTER IN SMKN 1 SUBANG RA SANTIANI KARINA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 01 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.63 KB)

Abstract

Nowadays, writing lead people getting success, but some people says is hard, but for the rest is easy, is needed collaborate between who is told hard and easy one. So, discussion method is one of a way, because when work on the group it will be help and suggest. Population on this research is all of students’ X Administrasi Perkantoran (AP) SMKN 1 Subang and the sample are X AP 1 as control class and X AP 3 as experiment class. The result of this research with using Mann-Whitney test is there is no the effectiveness using discussion method on writing descriptive text.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI TKJ–2 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI POKOK PERILAKU KOMPETITIF DALAM KEBAIKAN DAN KERJA KERAS MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DI SMK NEGERI 1 SUBANG Palah Palah
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 02 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.182 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI TKJ-2 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Materi Pokok Perilaku Kompetitif dalam Kebaikan dan Kerja Keras melalui Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) di SMK Negeri 1 Subang. Penelitian dilaksanakan dengan menerapkan rancangan penelitian yang dikembangkan oleh Kurt Lewin, terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan terhadap 33 orang siswa kelas XI TKJ-2 SMK Negeri 1 Subang tahun pelajaran 2015-2016 semester ganjil. Proses penelitian dibagi kedalam tiga siklus, dan setiap siklus satu tindakan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen, yaitu: observasi guru, observasi kelas dan observasi prestasi belajar siswa. Semua data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik prosentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI TKJ-2 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Materi Pokok Perilaku Kompetitif dalam Kebaikan dan Kerja Keras di SMK Negeri 1 Subang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan prestasi belajar siswa kelas XI TKJ-2 yang menunjukkan tuntas belajar sebagai berikut: data awal 12 dari 33 siswa (36,36%), pada siklus I meningkat 24 dari 33 siswa (72,73%), pada siklus II meningkat 28 dari 33 siswa (84,85%) dan pada siklus III 33 siswa (100%) sudah tuntas belajar.
The Influence Of English Song As Learning Materials Towards The Students' Pronunciation Dewi Yulyanti; Slamet Wahyudi Yulianto; Muhammad Anjar Nugraha
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 5 No. 02 (2019): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.822 KB) | DOI: 10.35569/biormatika.v5i02.511

Abstract

This research investigated whether or not there is the influence of English song towards the student’s pronunciation. This research used a quantitative method. Research design is an experimental class and control class, two classes were selected from eleventh-grade students at SMAN 1 Ciasem Subang. The Quasi-Experimental Research was conducted in four meetings. The data were obtained by observing the teaching and learning process, test, questionnaire, and interviewing the students. The research result of the analysis quantitative and qualitative data were as follows. The analysis of quantitative data, mean score of pre-test in the experimental class was 14.44. While the mean score in the control class was 14.58. Furthermore, the mean score of the post-test in the experimental class was 82.98. While the mean score post-test in the control class was 60.56. Based on the result, the experimental class students’ score on post-test were better in which the mean = 82.89 than their scores on pre-test the mean = 60.56 . in addition, the two-tailed value of p was 0.000 which was lower than 0.05 . in conclusion, the calculation of paired t-test showed that there was a significant difference between the pre-test and post-test scores of experimental group. The analysis of qualitative data show that used English song influence through students’ pronunciation by observing the teaching and learning process, test, questionnaire, and interviewing the students. The students were more confident and were not afraid of making mistakes when pronunciation.