cover
Contact Name
Iklima Ermis
Contact Email
iklimaermis.ismail@tik.pnj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anita.hidayati@tik.pnj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
MULTINETICS
ISSN : 24432245     EISSN : 24432334     DOI : -
Core Subject : Science,
Multinetics is a peer-reviewed journal is published twice a year (May and November). Multinetics aims to provide a forum exchange and an interface between researchers and practitioners in any computer and informatics engineering related field. Scopes this journal are Content-Based Multimedia Retrieval, Multimedia Application, Mobile Computing & Applications, The Internet of Things, Information Systems and Technologies, E- Learning & Distance Learning, Infrastructure Systems and Services, E-Business & E-Commerce, Artificial Intelligence, Embedded System, Network & Data Communication, Big Data and Data Mining, Software Engineering, Computer Network and Architecture, Soft Computing and Intelligent System and Networks and Telecommunication Systems
Arjuna Subject : -
Articles 314 Documents
Perancangan Aplikasi Steganografi Berbasis Android dengan Metode Pixel Value Differencing (PVD) Sinduningrum, Estu; Supriyanto, Anton
MULTINETICS Vol. 2 No. 2 (2016): MULTINETICS Nopember (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v2i2.1032

Abstract

Simplicity in message exchanges on current technological developments. But on the other hand it brings new problems in terms of security of the message. One method used to overcome this problem is steganography. Steganography is a technique for hiding information on an image. The purpose of this study is to analyze the quality of the images used steganography to hide text messages. One of steganography techniques to be used in this research is Pixel Value Differencing (PVD).  Quality of the image of will be declined. The application will be tested using .bmp, .png and .jpg images types and quality of steganography image is tested by calculating the Mean Square Error (MSE) and Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) results of the insertion process of the message. The results of the study showed that the characteristics of the image greatly affect the capacity of the message and the quality of the image after embedded message. Images with different sizes and types tested using MSE get values between 1.62022 dB and 0.000116 dB and using PSNR get values between 46.0 dB and 90.0 dB. This shows that the qualities between the original images and the steganography images are not much different. It can be concluded that the quality of the image are slightly different
Simulasi Prosedur Pencoblosan pada PILGUB Berbasis dengan Teknik Collision Detection dan Biped-Character Rigging Amisena, Ade Achmad; Maulana, Hata; Nanang, Herlino
MULTINETICS Vol. 1 No. 1 (2015): MULTINETICS Mei (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v1i1.1034

Abstract

Di dalam pemilu, salah satu kategori pemilih yang mempunyai pengaruh besar terhadap kehidupan demokrasi di masa kini dan mendatang adalah pemilih pemula. Namun layaknya pemilih pemula, mereka  selalu  dianggap  tidak  memiliki  pengalaman voting.  Pendidikan politik yang masih rendah di kalangan pemilih pemula adalah sumber masalah yang cukup signifikan dalam proses pemilu. Beberapa waktu yang lalu, masyarakat DKI Jakarta telah melangsungkan pemilu untuk menentukan  Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru. Berdasarkan  hasil  rekapitulasi  surat suara, Kota Administrasi Jakarta Timur merupakan wilayah dengan angka golput dan surat suara tidak sah yang tertinggi. Berdasarkan penyebaran kuesioner yang dilakukan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur, para pemilih  pemula  yang  didominasi  pelajar SMA belum mengerti mengenai prosedur pencoblosan, dan merasa sosialisasi yang selama ini dilakukan KPU kurang menarik sehingga diperlukan sebuah media alternatif baru dalam sosialisasinya. Pembuatan aplikasi simulasi menggunakan teknologi 3D Animation dirasa dapat membantu memecahkan masalah tersebut. Penggunaan teknologi 3D Animation ditambah dengan implementasi teknik collision detect- ion untuk menambah unsur realistis dari simulasi dan implementasi teknik biped-character rigging dalam video animasi diharapkan dapat memberikan kesan yang impresif, menarik minat, serta mudah  dipahami  dalam penggunaanya. Pembuatan aplikasi ini menggunakan metode pengumpulan data yang terdiri atas observasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka dan studi literatur, sedangkan untuk metode perancangan aplikasi menggunakan IMSDD (Interactive Multimedia System Design and Development) yang terdiri dari empat tahapan, yaitu system requirement, design consideration, implementation, dan evaluation.
Model Tata Kelola TI Universitas Swasta Jakarta Nirmala, Indah Dwijayanthi; Sucahyo, Yudho Giri
MULTINETICS Vol. 1 No. 1 (2015): MULTINETICS Mei (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v1i1.1036

Abstract

Meningkatnya peran teknologi informasi maka investasi di bidang teknologi Informasi semakin besar dan semakin kompleks dalam pengelolaannya. Oleh karena itu dibutuhkan suatu tata kelola teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasinya. Saat ini, Universitas di Indonesia sebagai salah satu bentuk organisasi membutuhkan suatu tata kelola teknologi informasi yang baik, agar investasi teknologi informasinya dapat berjalan dengan baik. Penulisan ini membuat suatu tata kelola teknologi informasi untuk universitas dengan menggunakan gabungan model tata kelola teknologi informasi model Van Grembergen, Weil dan Ross, AS-8015 dan COBIT 5. Dalam membangun model ini, dilakukan analisa dari beberapa dokumen penelitian karya ilmiah secara kualitatif  dengan pendekatan grounded theory, dalam menentukan kriteria yang tepat dan benar untuk membentuk sebuah model tata kelola teknologi informasi pada universitas, dan dilakukan validasi model ke beberapa universitas. Hasil dari kajian model tersebut nantinya adalah usulan model tata kelola teknologi informasi pada universitas swasta di jakarta. Model ini diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk tata kelola TI pada universitas dengan menekankan aktivitas-aktivitas identifikasi tujuan, akusisi TI, identifikasi TI, estimasi biaya anggaran, dan pengelolaan SDM.
Analisa Pengiriman Citra Terkompresi SPIHT dengan Teknik Spread Spectrum Direct Sequence (DS-SS) Maulidia, Nia
MULTINETICS Vol. 1 No. 1 (2015): MULTINETICS Mei (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v1i1.1037

Abstract

Pada era teknologi informasi saat  ini permintaan akan kebutuhan komunikasi multimedia terus meningkat. Situs web di internet dibuat semenarik mungkin dengan menyertakan visualisasi berupa gambar atau video yang dapat diputar. Citra (image) sebagai salah satu komponen multimedia memegang satu peranan sangat penting sebagai bentuk informasi visual. File citra  memiliki kapasitas yang cukup besar, dan untuk mengaksesnya dibutuhkan waktu yang lama, sehingga  dibutuhkan  sebuah teknik kompresi data, dengan tujuan untuk mengurangi redudansi dari data-data yang terdapat dalam file citra, sehingga file citra dapat disimpan atau ditransmisikan secara efisien. Dalam hal ini file citra akan dikompresi dengan menggunakan algoritma SPIHT (Set Partitioning In Hierarchical Trees), SPIHT merupakan algoritma kompresi citra yang mampu mencapai rasio kompresi yang tinggi. Dengan cara mengkodekan koefisien hasil transformasi wavelet secara bertahap, dikarenakan  aliran data terkompresi sangat rentan terhadap gangguan kanal. Pada proses transmisi digunakan teknik Direct Sequence Spread Spektrum (DS-SS). Hasil yang didapat setelah simulasi, berupa citra-citra rekonstruksi yang diukur dengan parameter penilaian obyektif yang berdasarkan nilai Peak Signal to Noise Ratio. Penilaian obyektif kualitas citra rekonstruksi yang efisien dengan rate 2bpp diperoleh nilai PSNR 46.834 dB.
Penggunaan Notifikasi Berbasis Android untuk Memantau Perawatan pada Sistem Otomasi Akuaponik Menggunakan Mikrokontroller ATmega 2560 Neforawati, Indri; Adani, Dinabilah; Rahmawati, Eka; Fitriana, Ayu
MULTINETICS Vol. 2 No. 2 (2016): MULTINETICS Nopember (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v2i2.1038

Abstract

Permasalahan masyarakat di kota-kota besar saat ini adalah sulitnya melakukan perawatan terhadap tanaman yang saat ini mulai ditanam menggunakan sistem akuaponik. Maraknya fenomena penggunaan smartphone di masyarakat perkotaan, serta penerapan mikrokontroler dalam bidang pertanian menjadikan sebuah sistem notifikasi berbasis smartphone untuk memonitoring sistem akuaponik mampu menjadi solusi yang baik untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dibuatnya sistem adalah untuk memudahkan perawatan sistem akuaponik sehingga masyarakat perkotaan tertarik untuk bertani dengan mengoptimalisasi penggunaan smartphone dan mikrokontroller sebagai teknologi  yang populer saat ini. Metode yang digunakan untuk membangun sistem adalah metode Waterfall. Keuntungan menggunakan aplikasi ini, pengembangan dan daur ulang sistem akan menjadi lebih mudah dan terarah. Setelah proses pengujian sistem, dapat disimpulkan bahwa sistem yang telah terbangun 80% ini mampu mengirimkan notifikasi pada kondisi-kondisi yang telah ditentukan
Visualisasi Sistem Tata Surya Menggunakan Teknologi Augmented Reality Berbasis Android Laya, Mauldy; Rewaldy, Rewaldy
MULTINETICS Vol. 1 No. 1 (2015): MULTINETICS Mei (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v1i1.1039

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi membuat perkembangan pula pada bidang virtual reality menjadi augmented reality. Augmented reality secara cepat berkembang di berbagai bidang termasuk dalam bidang pendidikan. Salah satu kelebihan dari augmented reality yaitu dapat diimplementasikan secara luas dalam berbagai media sebagai aplikasi mobile dalam smartphone. Makalah ini mengembangkan aplikasi dengan menggunakan teknologi augmented reality untuk visualisasi sistem tata surya. Visualisasi terbagi menjadi 4 bagian yaitu visualisasi matahari dan planet-planet, pengelompokan planet-planet, gerhana, dan benda-benda langit. Software yang digunakan diantaranya Unity 3D, Vuforia, Cinema 4D, Android SDK. Hasil pengujian bahwa aplikasi berjalan baik pada perangkat smartphone dengan RAM minimal 278MB dan kecepatan prosesor minimal 800MHz. Hasil kuesioner pengguna menunjukkan aspek desain navigasi, kualitas, dan tingkat kepuasan lebih dari 50%.
Perancangan dan Realisasi Aplikasi Berbasis Web untuk Enkripsi dan Dekripsi Data dengan Algoritma 3DES dan Twofish Delimayanti, Mera Kartika; Sudirko, Danu
MULTINETICS Vol. 1 No. 1 (2015): MULTINETICS Mei (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v1i1.1041

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan dan realisasi sistem berupa aplikasi berbasis web untuk enkripsi dan dekripsi data dengan algoritma 3DES dan Twofish yang berfungsi untuk mengamankan sebuah data. Sistem dapat digunakan untuk mencegah tindakan pencurian informasi data dengan cara menyandikan informasi menggunakan teknik kriptografi berupa enkripsi dan dekripsi dengan menggunakan 2 metode yakni 3DES dan Twofish. Fungsi enkripsi adalah untuk menyandikan data sebenarnya (plaintext) menjadi data sandi (chipertext) dan fungsi dekripsi adalah sebaliknya. 3DES adalah salah satu algoritma enkripsi yang cukup  populer dan perkembangan dari DES dengan menggunakan panjang kunci 168 bit, sedangkan Twofish merupakan algoritma dengan panjang kunci bervariasi 128-bit, 192-bit, dan 256-bit. Sistem dirancang dan dibangun berbasis web untuk mempermudah penggunaan yang dapat multi platform. Implementasi sistem telah dilakukan dengan menggunakan berbagai macam tipe file dengan ukuran tertentu dan aplikasi telah berfungsi dengan baik tanpa mengubah file asli dengan teknik penyandian yang dipilih.
Implementasi Network Monitoring System Nagios dengan Event Handler dan Notifikasi Telegram Messenger Habibullah, Tubagus; Arnaldy, Defiana
MULTINETICS Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v2i1.1042

Abstract

Jaringan komputer sekarang ini sudah seperti sebuah kebutuhan, sehingga diperlukan adanya pemeliharaan dan kontrol teratur untuk menjamin agar jaringan dapat berjalan sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu diperlukan sebuah fasilitas pendukung yaitu network monitoring system agar network administrator dapat memonitor suatu perangkat ataupun service pada suatu jaringan meskipun tidak di depan komputer secara langsung. Nagios merupakan salah satu aplikasi open source untuk network monitoring dan memiliki banyak fitur seperti monitoring, notifikasi alert, report, Event Handler dan lain-lain. Dalam penelitian ini diimplementasikan network monitoring system menggunakan Nagios dengan Event Handler dan notifikasi Telegram Messenger yang dapat melakukan monitoring perangkat dan services pada jaringan, dapat mengirimkan notifikasi melalui Telegram Messenger jika host atau service mengalami gangguan, serta dapat melakukan restart terhadap service yang gagal fungsi secara otomatis. Pengujian sistem dilakukan dengan menguji fungsionalitas kinerja sistem Nagios. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa Nagios dapat mendeteksi perubahan status dengan selang waktu interval 5 menit untuk hosts dan 10 menit untuk services, notifikasi alert dapat terkirim kepada Group Telegram dengan selang waktu rata-rata 5-10 menit setelah Nagios mendeteksi adanya perubahan status down/recovery, dan Event Handler dapat melakukan restart terhadap services yang gagal fungsi dengan rata-rata waktu aksi 2 menit. Hal ini membuktikan bahwa Nagios dapat memonitoring perangkat dan services pada jaringan dengan baik sesuai dengan konfigurasi yang telah dilakukan.
Aplikasi Penjualan Kelapa Sawit Berbasis Web pada KUD di Kab. Dharmasraya Edyal, Rhiyan; Putra, Bintang Eka
MULTINETICS Vol. 2 No. 2 (2016): MULTINETICS Nopember (2016)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v2i2.1044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana proses penjualan kelapa sawit di tingkat petani serta pembuatan aplikasi penjualan kelapa sawit berbasis web pada KUD di Kab. Dharmasraya. Metode penelitian dalam pembuatan aplikasi menggunakan pengambilan data melalui wawancara dan observasi lapangan langsung, sampel diambil menggunakan purposive sampling dan data adalah berupa foto dan dokumen. Aplikasi dibangun dengan menggunakan Hypertext Preprocesor (PHP), Adobe Flex dan My SQL sebagai yang digunakan untuk data base. Proses penjualan kelapa sawit diawali di tingkat petani atau di kebun, kemudian dibawa ke KUD untuk selanjutnya dilakukan penimbangan ke pabrik dan setelah itu dilakukan pencairan uang di KUD. Aplikasi yang dibuat dapat memangkas waktu dan jarak, memberikan data yang lebih akurat dan informasi harga yang lebih baik, dengan demikian petani dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya karena proses transaksi yang lebih akurat dan transparan
Perbandingan Hasil Analisis Aplikasi dengan Metode COCOMO I dan II Baqir, Habib Muhammad; Hidayati, Anita
MULTINETICS Vol. 1 No. 2 (2015): MULTINETICS Nopember (2015)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v1i2.1048

Abstract

Ada beberapa metode yang sudah dikembangkan untuk melakukan perkiraan upaya yang dibutuhkan oleh seseorang atau sebuah tim dalam mengembangkan sebuah perangkat lunak. Diantaranya adalah metode analisis Function Point, Line of Code, dan Constructive Cost Model (COCOMO). Artikel ini berfokus kepada model COCOMO I dan II. Untuk mencari perbedaan COCOMO I dan II, dilakukan estimasi pada sebuah aplikasi .NET yang menggunakan Windows Forms. Pada COCOMO I, terjadi peningkatan hampir 100% terhadap usaha yang dibutuhkan untuk mengembangkan aplikasi yang dilakukan di fase basic dan intermediate. Hal tersebut karena cost driver yang mempengaruhi tingkat usaha penyelesaian dapat dikenali sehingga dapat mengubah perencanaan untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya yang telah diberikan. Pada COCOMO II fase Application Composition, hasil estimasi yang didapatkan tidak berbeda jauh dengan hasil estimasi dengan menggunakan basic COCOMO I, karena tidak memperhitungkan faktor atau hal-hal yang dapat mempengaruhi hasil estimasi yang dilakukan pada fase lanjutan. Hasil estimasi fase Early Design mirip dengan hasil perhitungan Intermediate COCOMO karena ada tujuh cost driver baru yang teridentifikasi. Pada fase Post-Architectural hasil estimasi meningkat hampir dua kali lipat dari perhitungan fase sebelumnya. Ini menunjukkan aplikasi yang dianalisis membutuhkan usaha yang tinggi untuk melakukan pengembangan lebih lanjut.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 02 (2025): MULTINETICS Nopember (2025) Vol. 11 No. 1 (2025): MULTINETICS Mei (2025) Vol. 10 No. 2 (2024): MULTINETICS Nopember (2024) Vol. 10 No. 1 (2024): MULTINETICS Mei (2024) Vol. 9 No. 2 (2023): MULTINETICS Nopember (2023) Vol. 9 No. 1 (2023): MULTINETICS Mei (2023) Vol. 8 No. 2 (2022): MULTINETICS Nopember (2022) Vol. 8 No. 1 (2022): MULTINETICS Mei (2022) Vol. 7 No. 2 (2021): MULTINETICS Nopember (2021) Vol. 7 No. 1 (2021): MULTINETICS Mei (2021) Vol. 6 No. 2 (2020): MULTINETICS Nopember (2020) Vol. 6 No. 1 (2020): MULTINETICS Mei (2020) Vol 6, No 1 (2020): Multinetics May (2020) Vol. 5 No. 2 (2019): MULTINETICS Nopember (2019) Vol 5, No 2 (2019): Multinetics Nopember (2019) Vol. 5 No. 1 (2019): MULTINETICS Mei (2019) Vol 5, No 1 (2019): MULTINETICS MEI (2019) Vol 5, No 1 (2019): MULTINETICS MEI (2019) Vol 4, No 2 (2018): MULTINETICS NOPEMBER (2018) Vol 4, No 2 (2018): MULTINETICS NOPEMBER (2018) Vol. 4 No. 2 (2018): MULTINETICS Nopember (2018) Vol. 4 No. 1 (2018): MULTINETICS Mei (2018) Vol 4, No 1 (2018): MULTINETICS MEI (2018) Vol. 3 No. 2 (2017): MULTINETICS Nopember (2017) Vol 3, No 2 (2017): MULTINETICS NOPEMBER (2017) Vol 3, No 1 (2017): MULTINETICS Mei (2017) Vol. 3 No. 1 (2017): MULTINETICS Mei (2017) Vol 2, No 2 (2016): MULTINETICS Nopember (2016) Vol. 2 No. 2 (2016): MULTINETICS Nopember (2016) Vol. 2 No. 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016) Vol 2, No 1 (2016): MULTINETICS Mei (2016) Vol 1, No 2 (2015): MULTINETICS Nopember (2015) Vol. 1 No. 2 (2015): MULTINETICS Nopember (2015) Vol. 1 No. 1 (2015): MULTINETICS Mei (2015) Vol 1, No 1 (2015): MULTINETICS Mei (2015) More Issue