cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 3 (2024)" : 196 Documents clear
Pengaruh Metode Case Method terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia pada Materi Pemerolehan Bahasa Anak Universitas Negeri Makassar Bungatang Bungatang; Filawati Filawati; Nurul Fitrayani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3839

Abstract

Case method menjadi salah satu metode dalam pembelajaran yang bisa mengurangi kesenjangan antara teori dan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode case method terhadap hasil belajar mahasiswa Bahasa dan sastra Indonesia pada materi pemerolehan bahasa anak Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan rancangkan eksperimen desain control group pretest-posttest design. Penentuan sampel dilakukan secara random sampling. Subjek penelitian adalah mahasiswa BSI angkatan 2021 tahun ajaran 2023/2024 kelas A dan B. Kelas A sebagai kelas eksprimen sedangkan kelas B menjadi kelas kontrol. Hasil analisis menunjukkan bahwa signifikansi besarnya 0,000 lebih kecil daripada α = 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran studi kasus berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam materi pemerolehan bahasa anak pada mahasiswa BSI Universitas Negeri Makassar
Citraan dalam Kumpulan Puisi Balada Orang-Orang Senja Karya Sobirin Zaini Sri Rahayu; Regina Anggraini; Reni Ambarwati; Redhalia Hanafi; Willy Dwika Afriani; Wulandari Wulandari; Zahra Putri Maharani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3842

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh pentingnya citraan dalam mengekspresikan imajinasi secara jelas dalam sebuah puisi karena tanpa pemahaman terhadap imajinasi, akan sulit untuk memahami makna yang terkandung dalam puisi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menginterpretasikan kumpulan puisi Balada Orang-Orang Senja Karya Sobirin Zaini dengan menggunakan teori dari Rachmat Djoko Pradopo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu dengan menggunakan teknik Hermeneutik. Dengan langkah-langkah analisis data sebagai berikut, 1). Mengklasifikasikan data sesuai masalah penelitian, 2). Menganalisis data berdasarkan teori Rachmat Djoko Pradopo (2009). Setelah di lakukan analisis data ditemukan hasil penelitian tentang Citraan dalam kumpulan puisi Balada Orang-Orang Senja. Bahwa di dalam kumpulan puisi tersebut penggunaan citraan yang menciptakan suasana khusus, membangkitkan berbagai emosi pembaca serta dapat merasakan dan mengaitkan makna puisi dengan konteks hidup mereka sendiri. Citraan puisi yang dominan digunakan yaitu rabaan. Citraan paling sedikit digunakan yaitu citraan rasaan. Terdapat 32 kutipan puisi yang memiliki dua citraan, 6 kutipan yang memiliki tiga citraan, dan 4 kutipan yang memiliki empat citraan. Hal ini menunjukkan kecenderungan penyair dalam menggunakan citraan yang berkaitan dengan sentuhan fisik atau perlakuan secara langsung, serta keberagaman penggunaan citraan dalam karya puisi tersebut
Wacana Kritis Model Van Dijk Pada Film Pendek Paranoid Karya Ferry Irwandi Gusti Noor Amru Hafizhah; Ellychristina D. Hutubessy; Liliana Muliastuti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3848

Abstract

Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang digunakan untuk menyampaikan nilai atau moral dari sebuah realitas yang ada di masyarakat. Melalui film, informasi dan nilai atau moral yang terkandung disampaikan secara tersirat dan tidak tersirat. Film pendek merupakan salah satu kategori film yang memiliki durasi 30 menit atau kurang. Sama halnya dengan film, film pendek juga mengandung informasi serta nilai atau moral. Banyak film pendek yang dapat diakses secara mudah, salah satunya melalui media YouTube. Salah satu film pendek yang terdapat di media YouTube yang dianalisis adalah film pendek berjudul “Paranoid” karya Ferry Irwandi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan untuk menganalisis film pendek tersebut adalah analisis wacana kritis oleh Van Dijk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dalam dimensi teks, tema film pendek tersebut yaitu hilangnya privasi seiring berkembangnya teknologi, (2) film pendek tersebut mengangkat isu sosial terkait perkembangan teknologi, dan (3) film pendek tersebut berangkat dari kejadian di masyarakat terkait perlindungan privasi di era teknologi.
Asesmen Formatif Pembelajaran Diferensiasi pada Alih Wahana Teks Rekon Kelas X SMA dengan Strategi ATM Inspiratif Nurul Amanah; Imam Agus Basuki; Pidekso Adi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan instrumen asesmen formatif pembelajaran alih wahana teks rekon untuk siswa kelas X SMA dengan strategi ATM Inspiratif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini digunakan untuk mendeskripsikan data tentang 1) perencanaan asesmen formatif, 2) strategi pelaksanaan asesmen pembelajaran materi alih wahana teks rekon, 3) penyusunan instrumen asesmen formatif pembelajaran alih wahana teks rekon. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara, dan kajian literatur. Tahapan analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah instrumen formatif pembelajaraan diferensiasi materi alih wahana teks rekon dengan strategi ATM inspiratif meliputi instrumen penilaian alih wahana teks rekon menjadi cerpen, alih wahana teks rekon menjadi naskah drama, alih wahana teks rekon menjadi puisi. Instrumen tersebut dapat digunakan oleh guru saat melaksanakan kegiatan pembelajaran alih wahana teks rekon dengan pendekatan diferensiasi.
Pengembangan Purwarupa Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Strategi Literasi pada Siswa Fase D Nunik Eka Sugiyanti; Fathiaty Murtadho; Liliana Muliastuti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan purwarupa modul projek penguatan profil pelajar Pancasila melalui strategi literasi pada siswa fase D di SMPN I Cikupa. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau research and development melalui model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Analisis data dilakukan dengan teknik kuantitatif dan kualitatif yang diambil melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan wawancara. Proses validasi dilakukan kepada ahli media dan ahli materi. Hasil validasi ahli materi yang diperoleh adalah 4,83 dengan kriteria “Sangat Layak”, sedangkan hasil validasi ahli media sebesar 4,67 dengan kriteria “Sangat Layak.” Hasil pengembangan produk ini disebarluaskan kepada pengguna modul, yakni siswa kelas 7 fase D dan fasilitator P5 SMP Negeri 1 Cikupa. Setelah disebarluaskan, hasil tanggapan dari dua belas orang fasilitator dan lima puluh delapan siswa terhadap modul projek sebesar 4,30 memiliki kriteria “Sangat Layak.” Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa modul projek penguatan profil pelajar Pancasila melalui strategi literasi pada siswa fase D, khususnya siswa kelas 7 di SMPN 1 Cikupa ini sangat layak untuk digunakan
Types of Articulation Errors Produced by 3,5 Years Old Child: Study Case of PA Anisa Nurjanah; Vivi Indriyani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3854

Abstract

Articulation errors are often found in children. One of them is PA, 3.5 years old, a preschool student. This study aims to describe articulation errors shown by PA when communicating. This error will have a negative effect on PA if left without proper treatment. The author collected data by recording every word pronounced by PA according to the author's request. Then, the author pays attention to the articulation errors made and groups these errors into four types of articulation errors proposed by Fogle (2017). The author found three types of articulation errors that were often made by PA. PA shows a substitution error in the sound /s/ which changes to the sound /t/ if it is located at the end of the word. However, it changes to /c/ if it is located at the beginning and middle of a word. The sounds /r/ and /l/ change to /n/ when they are at the end of a word, but /r/ changes to /l/ when they are at the beginning and middle of a word. The /n/ sound will change to /ꬼ/ if it is in the middle of a word that has repeated sounds. The author also found omission errors, namely the sounds /g/, /k/, /d/, /j/ will be lost if they are at the beginning of the word. The sounds /l/ and /r/ will also disappear if they are in the middle of a word. Errors in adding sounds were found in the middle of words in the form of a nasal /m/ sound if followed by a /b/ sound and an /n/ sound if followed by a /d/ sound. Meanwhile, the sounds /n/ and /ꬼ/ will appear in the middle of words that have repeated sounds.
Representasi Kekuasaan dalam Teks Pidato Presiden Joko Widodo: AWK Norman Fairclough Hajrah Hajrah; Jufri Jufri; Ambo Dalle
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3858

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yakni (1) mengungkap nilai eksperensial, (2) mengungkap nilai relasional, (3) mengungkap nilai ekspresif dalam teks pidato Presiden Joko Widodo pada HUT RI ke-71, 73, 75, dan 77. Penelitian ini merupakan kajian analisis wacana dalam bentuk analisis wacana kritis (AWK). Data yang diperlukan dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalusa, dan kalimat yang terindikasi nilai eksperensial, nilai relasional, dan nilai ekspresif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik pustaka, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan pada aspek nilai eksperensial ditemukan kata-kata ideologis yang diperjuangkan, proses leksikal, relasi makna ideologis, dan metafora. Nilai relasional ditemukan penggunaan modalitas (akan, harus, mampu, ingin), dan kata ganti. Nilai ekspresif ditemukan penggunaan ekspresi penguatan, ekspresi penolakan, ekspresi simbolik, evaluasi positif, dan evaluasi negatif.
Improving Reading Comprehension of Grade Eight Students Throught Experience Text Relationship (ETR) Method Megayanti Lasagena; Sudarkam R. Mertosono; Maf'ulah Maf'ulah; Darmawan Darmawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3863

Abstract

This research aims to determine if the implementation of the Experience Text Relationship (ETR) method can improve the reading comprehension of grade eight students of SMP Negeri 14 Palu. The sample for this study consisted of the grade eight students Slamet Riyadi as the control group and grade eight students Pattimura as the experimental group, selected using cluster random sampling. The researcher used pencil and paper with a test method as the instrument for data collection in the pretest and posttest techniques. Based on the test results, the average pretest score in the control group was 64.1, while in the experimental group, it was 49.7. After treatment in the experimental group, there was an increase above the control group, as evidenced by an increase in the posttest. The posttest score in the control group was 77.13, while in the experimental group, it was 80.2. Furthermore, the researcher calculated the t-counted to be 5.625, applying a significance level of 0.05 with degrees of freedom (df) 58, and the t-table value was 1.684. This means that the t-value is greater than the t-table value, leading to the conclusion that the Experience Text Relationship method can improve students' reading comprehension more effectively.
The Implementation of Dictogloss Technique In Improving Listening Comprehension of The Eighth-Grade Students of MTS Negeri 2 Parigi Nurdia Nurdia; Aminah Aminah; Desrin Lebagi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3868

Abstract

The purpose of this study is to find out how well the Dictogloss technique helps class VIII students at MTs Negeri 2 Parigi improve their listening comprehension. The Dictogloss technique's efficacy in enhancing listening comprehension is the primary research question. This quantitative study employed a quasi-experimental research design with a pre-test, treatment, and post-test with two classes designated as the experimental class and control class. The member in this test was eighth grade understudies. The researcher used a pretest and a posttest to gather data. SPSS version 23 was used to analyze the data that were collected. Students in the experimental class scored 53.83 higher on the posttest on average than students in the control class (42.22). The independence sample t-test revealed that the sig (2 tailed) value (0.000) was less than 0.05. This demonstrates the acceptance of the alternative hypothesis. Subsequently, the analyst presumed that the Dictogloss technique is successful in further developing the listening understanding of class VIII understudies at MTs Negeri 2 Parigi.
The Evolution of English Morphemes: Sociocultural Perspectives and Future Trajectories Ellisa Indriyani Putri Handayani; Agus Hari Wibowo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3872

Abstract

This research observes at how English morphology changes over time, focused on the changes that happen because of new technologies and social upheavals. This study looks at some important issues related to how cultural changes can affect certain morphological patterns and what might happen in the future with the origins of English words. In this project, a qualitative study method is used to look into language data from academic discourse, digital media, and patterns of communication around the world. The results make clear three important events: the rise of neologisms caused by new technologies; the spread of digital communication morphemes; and the effect of global English on morphological structures. As part of this discussion, these facts are looked at, and it is shown that globalization and digitization encourage morphological innovation, which finally leads to the fast adoption of new morphemes. Another thing it looks at is how these changes affect and show the users' linguistic and cultural traits. The paper comes to the conclusion that English grammatical rules are changing because of how language and social interactions work together. It stresses the need for more research into how important this is for teaching languages and making policy, as well as how computer linguistics can be used to track changes in language in real time.

Page 3 of 20 | Total Record : 196