cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2021)" : 40 Documents clear
Penggunaan Media Flash Player untuk Meningkatkan Keterampilan Berpidato Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai Muhammad Dahlan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1207

Abstract

Penelitian ini adalah tindakan kelas (Action Research Classroom) yang bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media flash player dalam meningkatkan keterampilan berpidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dengan jumlah siswa 33 orang yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan media flash layer dalam meningkatkan keterampilan berpidato siswa yang terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus dilaksanakan 4 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan memberikan tes hasil belajar berpidato pada siswa di setiap akhir siklus, data tentang proses belajar mengajar diambil melalui lembar observasi. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskripti kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, hal ini ditandai dengan meningkatnya skor rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 59,66 dengan standar deviasi 11,32 dan pada siklus II skor rata-rata meningkat menjadi 72,24 dengan standar deviasi 12,20 dengan skor maksimal 100. Sedangkan secara kualitatif terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa yaitu ditandai dengan meningkatnya kehadiran siswa, keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar, semakin banyak siswa yang memperhatikan penjelasan guru, semakin banyak siswa yang mengajukan pertanyaan dan semakin banyaknya siswa yang mampu memecahkan masalah, semakin berkurangnya siswa yang meminta bimbingan dan meminta dijelaskan tentang suatu konsep serta semakin berkurangnya siswa yang memperhatikan hal-hal diluar jam pelajaran.
Media Sosial Dan Pembelajaran: Study Efektifitas Instagram dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Ni Made Lisma Martarini; Kadek Ayu Riska Yulianti; Ni Nyoman Ayu J. Sastaparamitha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1227

Abstract

pilih. English for Spesific Purposes (ESP) adalah kemampuan Bahasa Inggris yang dikhususnya untuk tujuan tertentu. Writing skill adalah salah satu skill yang memiliki capaian kurang maksimal dilihat dari nilai hasil pembelajaran Mahasiswa STMIK-STIKOM Indonesia. Di era seperti sekarang ini dimana teknologi digital menjadi konsumsi dan kebutuhan vital dari masyarakat, media sosial adalah salah satu hal yang amat disukai para anak muda. Berangkat dari hal tersebut maka penelitian ini akan menggunakan media sosial kususnya Instagram sebagai media pembelajaran dan dapat memotivasi mahasiswa dalam belajar Bahasa Inggris. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah hasil tulisan baik pre-test maupun post-test, serta observasi, dan dokumentasi. Untuk mengetahui keefektifan media sosial Instagram sebagai sarana belajar akan dinilai dari hasil kuisioner dari mahasiswa. Sampel dari penelitian ini merupakan 30 mahasiswa jurusan Teknik Informatika, STMIK-STIKOM Indonesia. Tahapan dari proses pengambilan data dalam penelitian ini meliputi; (1) observasi kepada subjek penelitian ini, (2) tahap sosialisasi dengan mahasiswa tentang bagaimana tata cara pembelajaran dengan menggunakan media sosial ini khususnya dengan menggunakan Instagram, (3), pelaksanaannya penelitian ini, pada tahap ini mahasiswa akan diberikan materi pada awalnya dimana mereka tidak hanya menerima materi tersebut tetapi harus mencari materi pendukung lainnya, serta berdiskusi dan menerima saran serta masukan dari dosen maupun teman- temannya, (4)Tahapan terakhir adalah tahap pelaksanaan penggunaan Instagram sebagai sarana diskusi serta hasil.
Pembiasaan Membaca dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Gerakan Literasi Sekolah Kartika Megantara; Abdul Wachid BS.
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1230

Abstract

Aktifitas membaca merupakan bagian dari kegiatan dalam dunia literasi. Literasi merupakan bagian integral dari dunia pendidikan dengan alasan bahwa informasi dan pengetahuan didapatkan melaui kegiatan membaca. Membaca adalah suatu ketrampilan yang dapat menjadi faktor penunjang dalam kemampuan berbahasa lainnya seperti berbicara dan juga menulis. Dalam kehidupan, membaca memiliki posisi yang sangat penting, utamanya di era informasi yang berkembang dengan sangat pesat sebagaimana keadaan yang dirasakan sekarang ini. Akan tetapi pada kenyataannya membaca belum menjadi sebuah kebiasaan di masyarakat Indonesia. Membaca masih hanya menjadi cara untuk mengisi waktu seggang. Maka tak berlebihan bila sebuah penelitian telah menunjukan sangat rendahnya kemampuan membaca pelajar di Indonesia. Hal haruslah menjadi tantangan bagi dunia pendidikan untuk sesegera mungkin memperbaikinya. Gerakan Literasi Sekolah merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Literasi Nasional yang dicanangkan Pada tahun 2016, yang memiliki tujuan Menumbuh kembangkan budi pekerti siswa dengan pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hidupnya. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisa berbagai kegiatan yang terkait Gerakan Litersi Sekolah sebagai suatu upaya menumpuhkan kebiasaan membaca di MI Muhammadiyah Penaruban. Dalam proses penelitian ini peneliti memilih Jenis penelitian deskriptif kualitatif dimana dalam penelitian yang dilakukan peneliti menjeskan dan menguraikan hasil penelitian yang dilakukan mengacu pada data-data yang didapatkan. Berangkat dari data-data yang didapat melalui beberapa metode peneliti berkesimpulan bahwa kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di MI Muhammadiyah Penaruban Kabupaten Purbalingga berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi siswa dalam menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai salah satu bagian dari literasi. Kata Kunci :
Sikap Berbahasa Warga Negara Indonesia Keturunan Tionghoa di Kota Makassar Sry Devi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1239

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini, yaitu mendeskripsikan sikap berbahasa Warga Negara Indonesia keturunan tionghoa yang ada di kota Makassar berdasarkan pendapat Fasold menggunakan teori yang kedua yakni teori mentalistik yang terdiri atas tiga komponen yakni sikap kognitif, afektif, dan konatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, sumber data dalam penelitian ini yakni sikap berbahasa WNI keturunan Tinghoa di kota Makassar. Dari hasil yang diperoleh berdasarkan komponen kognitif, berdasarkan tabel deskriptif statistik memiliki rata-rata 14,95%. Hal ini menunjukkan bahwa sikap berbahasa pada komponen kognitif yakni tentang persepsi WNI keturunan Tionghoa yang ada di kota Makassar perihal bahasa Indonesia terbilang rendah atau masuk kedalam kategori buruk. Pada komponen afektif, berdasarkan deskriptif statistik memiliki rata-rata 14,16%. Hal ini menunjukkan bahwa sikap berbahasa pada komponen afektif yakni tentang keadaan emosional WNI keturunan Tionghoa yang ada di kota Makassar perihal bahasa Indonesia yang terdiri atas penilaian positif atau negatif terbilang rendah atau masuk kedalam kategori negatif. Berdasarkan komponen konatif, deskriptif statistik memiliki rata-rata 16,25%. Hal ini menunjukkan bahwa sikap berbahasa pada komponen konatif yakni kecenderungan untuk bertindak WNI keturunan Tionghoa yang ada di kota Makassar perihal bahasa Indonesia terbilang rendah atau masuk kedalam kategori kurang.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Surat Resmi Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Siswa Kelas VII SMP Negeri 18 Tidore Kepulauan Sasmayunita
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbaikan pembelajaran guna mengatasi kesenjangan yang terjadi dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis surat resmi dengan menerapkan pendekatan atau model pembelajaran Inkuiri.Peneltianinimenggunakan metodedeskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukandenganmelihatpopulasidansampel. Penelitian ini mendapati hasil bahwa guru telah melakukan proses pembelajaran dengan baik sesuai dengan materi pembelajaran menulis surat resmi dengan metode atau model pembelajaran yang tepat. Berdasarkan tabel rekapitulasi hasil penilaian dalam pembelajaran menulis surat resmi siswa kelas VII SMP Negeri 18 Tidore Kepulauan dengan menggunakan 5 aspek penilaian yang telah diuraiakan di atas. Nilai yang diperoleh siswa pada tes awal (PreTest) siswa belum mencapai peningkatan nilai dalam menulis surat resmi nilai yang dicapai 52, belum mencukupi KKM sekolah, sehingga peneliti akan melakukan penelitian lanjutan untuk meningkatkan nilai yang diperoleh siswa pada tes awal (PreTest).Dari hasil tes akhir (PostTest) peneliti bisa katakan para siswa mampu menulis surat resmi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Hal ini bisa dilihat pada tabel yaitu rekapitulasi hasil penilaian, mereka bisa memperoleh nilai yang maksimal karena sebagian besar siswa mampuh mencapai (KKM) yang telah ditetapkan pada SMP Negeri 18 Tidore Kepulauan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menulis surat resmi dan siswa yang mencapai (KKM) berjumlah sebanyak 17 siswa sedangkan yang tidak mencapai (KKM) berjumlah sebanyak 5 siswa yang tidak tuntas.
Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme Netizen di Media Sosial Instagram Ulfatun Ulfatun
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1255

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna penggunaan bahasa sarkasme netizen di media sosial instagram.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiolinguistik. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik catat dan simak. Hasil penelitian ini adalah penggunaan gaya bahasa sarkasme oleh netizen di media sosial instagram ditemukan berbagai macam bentuk sarkasme. Diantaranya, bentuk penyampaian pendapat, penolakan, bentuk larangan, penyampaian informasi, penegasan, perintah, pertanyaan, pernyataan persamaan dan pernyataan sapaan. Adapun jenis dari perubahan makna-makna yang menyimpang diantaranya 1) pengkasaran makna, 2) penyempitan makna, 3) perluasan makna
Keefektifan Penggunaan Metode Clustering dan Show Not Tell terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Peserta Didik SMP Kelas VII Di Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Iskandar Iskandar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1266

Abstract

Desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, yaitu desain penelitian yang diberikan pre-test sebelum diberikan perlakuan dan pemberian post-test setelah diberikan perlakuan atau tindakan. Populasi dalam penelitian ini adalah SMP Negeri se-Kecamatan Binamu yang berjumlah 9 sekolah. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 kelas pada tiga sekolah dengan jumlah 75 peserta didik. Penarikan sampel dilakukan dengan cara random cluster sampling. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah SMP Negeri 9 Binamu sebanyak 33 peserta didik, 27 Peserta didik di SMPN 6 Binamu, dan 25 Peserta didik di SMPN 4 Binamu. Jadi, jumlah keseluruhan peserta didik pada 3 sekolah sebanyak 75 peserta didik.Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Berdasarkan analisis statistik deskriptif kuantitiatif menunjukkan bahwa penggunaan metode clustering dan Show Not Tell efektif dalam pembelajaran menulis teks deskripsi peserta didik SMP kelas VII di Kecamatan Binamu. Hal ini dibuktikan berdasarkan perolehan nilai rata-rata peserta didik pada pre-test 35,62. Selanjutnya, nilai post-test diperoleh nilai rata-rata sebesar 72,24 dengan jumlah sampel sama dengan pretest sebanyak 75. Berdasarkan data statistik tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil penilaian menulis peserta didik berdasarkan nilai pre-test dan nilai post-test. Hasil analisis inferensial menggunakan uji t model paired sampel test tampak bahwa penggunaan metode clustering dan Show Not Tell efektif diterapkan dalam pembelajran menulis teks deskripsi pada peserta didik SMP kelas VII di Kecamatan Binamu. Hal ini berdasarkan hasil diperoleh nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata hasil penilaian menulis teks deskripsi sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) menggunakan metode Clustering dan Show Not Tell.
Alasan Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Grice dalam Program Mata Najwa di Trans 7 Yulia Citra; Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1278

Abstract

Adanya perbedaan penerapan prinsip kerja sama yang dikemukan oleh Grice dengan yang terjadi di Indonesia menyebabkan pelanggaran prinsip kerja sama sering terjadi. Hal ini membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang pelanggaran prinsip kerja sama Grice dalam program Mata Najwa di Tran 7. Sumber data dalam penelitian ini adalah aktivitas berbahasa yang terjadi dalam program Mata Najwa dengan tema Bara di Markas Jaksa pada hari Rabu 28 Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi. Teknik pengumpulan data adalah teknik dokumentasi, simak, dan catat. Hasil penelitian ini adalah dari 271 tuturan ditemukan 83 tuturan yang dilanggar. Dari 83 data tuturan tersebut terdapat 25 tuturan yang melanggar maksim kuantitas dengan 6 kategori alasan pelanggarannya. Untuk maksim kualitas terdapat 8 tuturan yang melanggar dengan 5 kategori alasan pelanggarannya. Selanjutnya, untuk maksim relevansi terdapat 23 tuturan yang melanggar dengan 7 kategori alasan pelanggarannya. Untuk maksim cara/pelaksanaan terdapat 27 tuturan yang melanggar maksim cara/pelaksaan dengan 7 kategori alasan pelanggarannya. Adapun jenis pelanggaran keempat maksim tersebut adalah berbagi informasi, keramahan, kesantunan, humor, menyangkal, menegaskan, kesal, mengelak, penolakan, memerintah, provokasi, sindiran, keakraban, pembelaan diri, basa-basi, dan tidak tahu jawaban pasti. Meskipun terjadi pelanggaran, mitra tutur tidak mempermasalahkannya dan percakapan tetap berjalan dengan baik. Pelanggaran pada prinsip kerja sama Grice merupakan hal yang lazim terjadi. Perbedaan budaya membuat prinsip kerja sama Grice tidak bisa diterapkan secara universal pada semua bahasa khususnya yang terjadi dalam program Mata Najwa Bara di Markas Jaksa di Trans 7. Kata kunci: Pelanggaran, Maksim kuantitas, Maksim Kualitas, Maksim relevnsi, Maksim cara/pelaksanaan
Unsur Kearifan Lokal Masyarakat Atoni Pah Meto dalam Legenda Oepunu Metropoly Merlin J. Liubana; Ibrahim Nenohai
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1287

Abstract

Kebudayaan lokal suatu masyarakat, erat kaitannya dengan tradisi masyarakat itu sendiri. Seperti yang terangkum dalam legenda Oepunu. Pengkajian terhadap legenda Oepunu dilakukan untuk mendeskripsikan kearifan lokal masyarakat Atoni Pah Meto di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan data primer berupa cerita rakyat legenda Oepunu yang dikumpulkan dari informan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik mengobservasi, merekam, dan mencatat. Kemudian data dianalisis secara deskriptif dengan langkah mentranskripsikan data ke bentuk teks, mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menginterpretasikan, dan mengeksploitasi dalam penguraian secara detail dengan pendekatan mimesis dan teori kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan kearifan lokal yang terbagi menjadi beberapa hal yaitu: pengetahuan sebagai peramal (mnane); hasil keterampilan lokal berupa esu, mau dan tais: solidaritas kelompok lokal berupa budaya mamat dan tarian bonet; kepercayaan Uis Pah, dan Uis Neno; Marga sebagai Identitas Masyarakat Atoni Pah Meto yang terdiri atas marga Tusi, Tano, Leobanu, dan Ana Bansoma; Latar berupa Oekbiti, Putu, Oepunu, Kono; dan faut esu sebagai peninggalan.
Bentuk dan Makna Ritual Ma’nene’ To Sarani di Toraja Utara Haryeni Tamin; Hasan Hasan; Kasmawati Kasmawati; Indarwati Indarwati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1300

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis bentuk prosesi dan makna dari ritual ma’nene’ to Sarani di Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi dengan menggunakan teknik catat dan wawancara (interview). Lokasi penelitian bertempat di kecamatan Denpina, kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa ritual ma’nene’ to sarani yang dilakukan oleh masyarakat kecamatan Denpina, yaitu ma’bukka’ liang (membuka liang kuburan), ma’bawa pangan (membawa jenis makanan), masseroi (membersihkan), mangallo batang rabuk (menjemur jasad), ma’palobo (mengganti pembungkus),’ mangrapa (memasukkan kembali)’, dan ma’tutu’ liang (menutup liang kubur). Setiap prosesi yang dilakukan ini mengandung makna dan tujuan tertentu.

Page 1 of 4 | Total Record : 40