cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN" : 12 Documents clear
MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DALAM PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE THERAPY Zulfajri Hidayah; Giyono Giyono; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.829 KB)

Abstract

The aims of this study was to know the improvement self confidence of students by using rational emotive therapy. The method used in this research was Quasi experimental with one group pretest-posttest design, and stastiscally analyzed by non-parametric Wilcoxon test. The subjects of this study were 6 students, who had low self confidence in learning. It was shown stastiscally analyzed  which obtained z output = -2,207 and z table 0,05 = 0. Because z output z table, then Ho was ignored and Ha was accepted. It meant that there was significant increases between self confidence of students before and after being given rational emotive therapy. The conclusion was that self confidence of students could be increased by using rational emotive therapy of students of grade VIII of SMP Negeri 3 Natar in 2013/2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan percaya diri siswa dengan menggunakan rational emotive therapy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi experimental dengan bentuk one group pretest-posttest, kemudian dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subyek penelitian sebanyak enam orang siswa yang memiliki percaya diri rendah dalam pembelajaran. Hasil analisis statistik menunjukkan z hitung = -2,207 dan z tabel = 0. Karena z hitung z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kepercayaan diri siswa sebelum dan setelah diberikan pendekatan rational emotive therapy. Kesimpulan, kepercayaan diri siswa dapat ditingkatkan menggunakan rational emotive therapy pada siswa kelas VIII  SMP Negeri 3 Natar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata kunci : bimbingan dan konseling, kepercayaan diri, rational emotive therapy.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PEMANFAATAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH Sri Wahyuni; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.166 KB)

Abstract

The aims of this research was to determine corelations of student’s motivation and using of school learning facilities to students' learning achievement. The method used in this research was correlation method. The subjects in the study  were 36 students gotten by random sampling technique. Data collecting techniques  using a scale of motivation to learn and questionaire of utilization of school facilities . The results obtained indicate that there was a relationship between learning motivation and utilization of student learning, it was shown from the results of data analysis using Person Product Moment Correlation (r) tehniques, r output by 0.4 then consulted with r tabel of 0.325. The conclusion is  there is a corelations between learning motivation and using learning of school  learningn facilities to students learning achievement.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi belajar siswa dengan pemanfaatan fasilitas belajar di sekolah pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 36 siswa yang didapat melalui teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan skala motivasi belajar dan angket pemanfaatan fasilitas belajar. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan pemanfaatan fasilitas belajar siswa, ditunjukkan dari hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Person Product Moment (r), diperoleh nilai rhitung sebesar 0,4 kemudian dikonsultasikan dengan rtabel sebesar 0,325. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan pemanfaatan fasilitas belajar di sekolah pada siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, fasilitas belajar, motivasi belajar siswa
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENGURANGI PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA DI SEKOLAH Dian Pratiwi; Muswardi Rosra; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.247 KB)

Abstract

The purpose of this research was to reduce the student discipline violations in the school by using group counseling. The method used was the method of quasi experiment with one group pre-test post-test design. The subjects were 9 subjects who violated school rules. Data collecting technique use observation. The results obtained from Wilcoxon test indicate that violations of the student discipline in schools was reduced after the given group counseling. The results of the pretest and posttest obtained Z = 2692 = 6 then Z tabel 0.05, Ho was ignored and Ha was accepted, which meant a violation of students in school discipline was reduced after the given group counseling. The conclusion of this research was a violation of students in the school was reduce after the given group counseling Class VII student of SMP Negeri 3 Natar years 2013/2014.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi pelanggaran tata tertib siswa di sekolah dengan menggunakan konseling kelompok. Metode yang digunakan adalah metode quasi experiment dengan one group pre-test post-test design. Subjek penelitian 9 subjek yang melakukan pelanggaran tata tertib di sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil yang diperoleh dari uji Wilcoxon menunjukkan bahwa pelanggaran tata tertib siswa di sekolah berkurang setelah diberikan konseling kelompok. Hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = 2.692 Z tabel 0.05 = 6, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya pelanggaran tata tertib siswa di sekolah berkurang setelah diberikan konseling kelompok. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pelanggaran tata tertib siswa kelas VII SMP Negeri 3 Natar Tahun Pelajaran 2013/2014 berkurang setelah diberikan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, pelanggaran tata tertib
NILAI PREDIKSI IEKAD UNTUK KEBERHASILAN STUDI SISWA PADA JURUSAN STUDI TERTENTU Ira Yulyatin; Syarifuddin Dahlan; Yusmansyah Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.573 KB)

Abstract

The aim of this research was to determine the effectiveness of study majors stabilization using IEKAD. Problem of this research was how many the IEKAD prediction studies on successful students for specific programs option in SMA Bandar Lampung. Method used in this research is descriptive method of verification. The samples in this study were 178 students using a random technique. Data collection techniques in this study by using IEKAD and interviews. The results obtained show that the effectiveness of the IEKAD the majors they have chosen is the science students have a value of 0.961 and 0.303 in the IPS students. The conclusion of this study is that the effectiveness of the results obtained from the calculation of the stabilization IEKAD student learning that is students IPS by 0.303 while 0.961 of students IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat keefektifan pemantapan jurusan studi dengan menggunakan IEKAD. Masalah dalam penelitian ini adalah jurusan studi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 178 siswa dengan menggunakan teknik random. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan IEKAD dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah SPSS 17.  Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa keefektifan antara IEKAD dengan jurusan yang telah mereka pilih yaitu pada siswa IPA memiliki nilai 0.303 dan pada siswa IPS 0.961. Simpulan dalam penelitian ini adalah secara statistik dapat disimpulkan bahwa IEKAD memiliki nilai prediksi yang memadai (cukup) bagi perkiraan keberhasilan studi siswa SMA pada jurusan tertentu (IPA dan IPS). Ketentuan nilai prediktifnya juga bervariasi . jurusan IPA dapat dikategorikan cukup dan IPS di kategorikan cukup. Kata kunci: IEKAD, jurusan studi, keberhasilan studi 
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DAN MINAT SISWA DENGAN AKTIVITAS MENGIKUTI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING Widi Sujatmiko; Muswardi Rosra; Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.477 KB)

Abstract

The research objective was to determine (1) perceptions of the relationship with the service following activities BK, (2) the relationship with the interest following the activity of BK services, (3) the relationship of perception and interests with activity following the BK service. The method used descriptive research method. The study sample 67 students of class XI was taken with the technique and Quota Sample Stratified Random Sampling. The results obtained (1) rhitung = 0.302 = 0.235 rtable then Ho is rejected and Ha accepted. It means that there is a connection with the students perceptions of the service following activities BK, (2) rhitung =0.252 =0.235 rtable then Ho is rejected and Ha accepted. It means that there is a connection with the students interest following the activity of BK services, (3) rhitung =0322 rtable =0.235 then Ho is rejected and Ha accepted. It means that there is a relationship perceptions and interests of students with activity following the BK service.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) hubungan persepsi  dengan aktivitas mengikuti layanan BK, (2) hubungan minat  dengan aktivitas mengikuti layanan BK, (3) hubungan persepsi dan minat dengan aktivitas mengikuti layanan BK. Metode yang digunakan metode penelitian deskriptif. Sampel 67 siswa dari 270 siswa kelas XI diambil dengan teknik Sampel Berstrata. Hasil yang diperoleh (1) rhitung =0.302 rtabel =0.235 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada hubungan persepsi siswa dengan aktivitas mengikuti layanan BK, (2) rhitung =0.252 rtabel =0.235 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada hubungan minat siswa dengan aktivitas mengikuti layanan BK, (3) rhitung =0.322rtabel =0.235 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada hubungan persepsi dan minat siswa dengan aktivitas mengikuti layanan BK.kata kunci: aktivitas mengikuti layanan BK, minat, persepsi siswa
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DALAM BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Asep Lukman Efendi; Muswardi Rosra; Yusmansyah Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.658 KB)

Abstract

The intention of this study  is to determine (1) the relationship between X1 and Y, (2) the relationship between X2 and Y, (3) the relationship between X1 and X2 with Y. The method used is quantitative research methods and data collection techniques using scale. Subjects in this study were student guidance and counseling class of 2010, 2011, 2012. Results showed that (1) there is a relationship between X1 and Y, (2) there is a relationship X2 with Y (3) there is a relationship between X1 and X2 with Y, this is evidenced by obtaining the count r r table then Ha is accepted. The conclusion of this study is the concept of self-learning that can positively affect academic achievement, and high motivation to learn can affect academic achievement and self-concept in a positive learning and high learning motivation can affect academic achievement. Tujuan penelitianini untukmengetahui (1) hubungan antara X1 dengan Y, (2) hubungan antara X2 dengan Y, (3) hubungan antara X1 dan X2 dengan Y.Metode yang digunakanadalahmetode penelitian kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan skala. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa bimbingan dan konseling angkatan 2010, 2011, 2012.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada hubungan antara X1 dengan Y, (2) ada hubungan X2 dengan Y(3) ada hubungan antara X1 dan X2 dengan Y, hal ini dibuktikan dengan diperolehnya rhitung rtabel maka Ha diterima.Kesimpulan penelitian ini adalah konsep diri dalam belajar yang positif dapat mempengaruhi prestasi akademik, dan motivasi belajar yang tinggi dapat mempengaruhi prestasi akademik serta konsep diri dalam belajar yang positif dan motivasi belajar yang tinggi dapat mempengaruhi prestasi akademik.  Kata kunci :konsep diri dalam belajar,motivasi belajar, prestasi akademik.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Yuda Pratama; Giyono Giyono; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.729 KB)

Abstract

The purpose of this research was to improve students' motivation using group guidance services. The method used was pre-experimental with one-group pretest-posttest design. Subjects were eight students who had low learning motivation. Data collection techniques use Motivation Scale Learning. The results showed that students' motivation could be enhanced by using group guidance services. The analysis of the data using different Wilcoxon test, from the pretest and posttest results obtained z output z tabel (-2.530 1,960) Ha was accepted, and Ho was rejected. The conclusion of this research is the motivation to learn could be improved by using group guidance services for students of  eleventh grade SMK Waskita Bekri Academic  Year 2012/2013. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini pre-eksperimental dengan one-group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian sebanyak delapan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Skala Motivasi Belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh z output z tabel (-2,530 1,960) maka Ha diterima, dan Ho ditolak. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah motivasi belajar dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas XI SMK Waskita Bekri Tahun Ajaran 2012/2013. Kata kunci : bimbingan kelompok, bimbingan konseling, motivasi belajar.
PENINGKATAN PENYESUAIAN DIRI SISWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK Tika Febriyani; Syaifuddin Latief; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.761 KB)

Abstract

The research aims to determine the increasing of student’s self-adjustment by group counseling class. The research method was quasi-experiment with one-group pretest-posttest design. The research subject was six students of grade X who had low self-adjustment at school. Data collecting technique used scale and observation. The research result showed that student’s self-adjustment increased after being given group counseling, it proved from the result of pretest and posttest which obtained Zoutput=-2.207 and Ztable 0.05= 0. ZoutputZtable, so that Ho was rejected and Ha was received, it meant that there is a difference with a significance level of 5% between the adjustment of students at the school before and after a given group counseling. The conclusion that there is an increasing on student’s self-adjustment by group counseling of the students grade X SMAN 9 Bandar Lampung.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan penyesuaian diri siswa melalui bimbingan kelompok. Metode penelitian ini adalah pre-experiment dengan one group pre-test post-test design. Subjek penelitian ini adalah enam siswa kelas X yang memiliki penyesuaian diri rendah di sekolah. Teknik pengumpulan data adalah skala dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan penyesuaian diri siswa di sekolah meningkat setelah kegiatan bimbingan kelompok, hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Zhitung = -2.207 Ztabel 0.05 = 0. ZhitungZtabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan dengan taraf signifikansi 5% antara penyesuaian diri siswa di sekolah sebelum dan setelah diberikan bimbingan kelompok. Kesimpulannya adalah terdapat peningkatan penyesuaian diri siswa di sekolah setelah diadakannya bimbingan kelompok pada siswa kelas X SMA Negeri 9 Bandar Lampung.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, penyesuaian diri
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DALAM BERKOMUNIKASI DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL Amilia Ratih Dewanti; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.389 KB)

Abstract

The research aims to determine the relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication. The research problem is whether there is a significant relationship between confidence in communicating with interpersonal communication”. The research method used was the correlational research method. The research respondents were 47 students of class VII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung academic year 2012/2013. Data collecting technique used was interpersonal communication and self-confidence scale. The research result showed that there was a significant relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication, it proved from the result of Product Moment Pearson test obtained r output=0.979 and r table 0.05=0.288. r output r table,  thereby Ho was rejected and Ha was accepted, it meant that there was a significant relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication. The conclusion was there was a significant relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication of the students’ classVII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung Year Academic 2012/2013. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal. Permasalahan penelitian adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal. Metode penelitian adalah metode penelitian korelasional. Responden penelitian yaitu 47 siswa kelas VII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung Tahun Ajaran 2012/2013. Teknik pengumpulan data adalah skala komunikasi interpersonal dan skala kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal, ini ditunjukkan dari hasil perhitungan menggunakan korelasi Product Moment, diperoleh data r hitung=0.979 dan r tabel 0.05=0.288. r hitung r tabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal di sekolah pada siswa kelas VII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung Tahun 2012/2013.Kata kunci : bimbingan dan konseling, kepercayaan diri dalam berkomunikasi, komunikasi interpersonal.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERINTERAKSI SOSIAL SISWA DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK Sri Rahayu W.N; Giyono Giyono; Ranni Rahmayanti Zulkifli
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.734 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine the increase in students' social interaction through group counseling services. The method that was used in this study was a quasi-experimental with one-group pretest-posttest design. Subjects of this study were seven person who have low social interaction on VII class. Data collection techniques in this study used sociometry, observation, and interview. The analysis showed that z outputz table (-2,3792) means that Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that social interaction in students can be improved by using group counseling services.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan interaksi sosial siswa menggunakan layanan konseling kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini quasi eksperimen dengan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak tujuh orang yang memiliki interaksi sosial rendah pada kelas VII. Teknik pengumpulan data menggunakan Sosiometri, Observasi dan Wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa z outputz tabel (-2,3792) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Maka penelitian ini dapat disimpulkan interaksi sosial pada siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, interaksi sosial, konseling kelompok.

Page 1 of 2 | Total Record : 12